Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 10 – 2

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-1

Keesokan harinya, kamar yang selama musim panas ini ditinggali Misaki sudah kosong. Rumah terasa sepi, sebelum pergi Misaki memandangi rumah keluarga Shibasaki, dia membungkuk berterima kasih karena telah memberikan kenangan yang indah selama ini.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-2

Touma yang masih mengantuk keluar dari rumah bersama Chiaki.

Touma : Kau terlalu dingin! Kau pergi tanpa berpamitan!

Chiaki : Setidaknya biarkan kami mengantarmu.

Misaki berterima kasih pada keduanya, Touma langsung pura-pura mewek. Chiaki bersyukur Misaki datang kemari di musim panas, semoga berhasil, ganbatte-ne!. Touma menggoda, kalau Misaki mau dirinya ikut maka dia akan ikut. Misaki mendorong Touma yang jahil.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-3

Kanata ada di laut, karena melihat orang-orang berfoto dengan pose melompat, dia teringat saat memotret Misaki dulu. Pertemuan pertama mereka. Misaki tidak langsung pergi, dia berbalik dan menuju ke Sea Sons terlebih dahulu.

Dia ingin menyimpan Sea Sons dalam ingatannya, ia raba dapurnya. Semuanya tentang Kanata, ketidakcocokan mereka dulu, keangkuhan Kanata, kemudian mereka berangsur-angsur akrab, serta perasaan cinta yang muncul tanpa diduga-duga sebelumnya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-5

Misaki bertemu Kanata, rupanya Kanata berselancar tadi, apa ombaknya besar?. Kanata hanya menjawabnya dengan sepatah kata saja.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-4

Misaki : Jaga dirimu,

Kanata kembali menjawabnya singkat, Misaki bertaya bisakah Kanata mengatakan hal lain?. Bagaimana kalau mengucapkan jaga diri atau mendoakan kesuksesanku?. Misaki akan pergi ke New York, mungkin mereka tidak akan bisa bertemu lagi. Kanata merasa tidak ada yang perlu dia ucapkan.

Misaki melangkah lagi, di dekatnya Kanata ia mengatakan “Kalau begitu sampai jumpa.” . Kanata juga langsung berjalan pergi. Namun Misaki memanggilnya, Kanata tetap menyebalkan sampai akhir. Sikapnya dingin dan suka merendahkan orang lain, sebenarnya Misaki beberapa kali menaruh paku paying ke sepatunya Kanata. Bagi Misaki musim panas ini sangat menyenangkan, ia berterima kasih, dan musim panas yang seperti ini tidak akan terjadi lagi. “Bye bye!”

Kanata menoleh menatap kepergian Misaki.

Restoran berjalan seperti biasa tanpa Misaki. Watase-san sudah datang ke Sea Sons, Chiaki menyambutnya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-6

Di bandara..

Misaki melihat papan jadwal penerbangannya, lalu menarik kopernya. Tanpa sengaja dia melihat seseorang sedang membaca artikel tentang Kanata Shibasaki,

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-7

Touma terlihat kesal sekali karena dikiranya tamu mereka ini seperti Oyama Kaibara, Apa itu?, hanya suara yang menyenangkan. Bisiknya pada Kanata. Kanata menyuruhnya diam dan bekerja sana.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-9

Misaki, melihat artikel tentang Kanata. Kanata mengungkapkan “Musim panas ini adalah titik balik” . Di Sea Sons, Kanata melihat notes dari Misaki berbentuk wajan lucu “Terima kasih, maaf tidak minta maaf secara langsung kepadamu”

Misaki memandangi wajah Kanata di majalah dengan senang. Kanata, dia teringat kembali kebersamaannya dengan Misaki dulu, ia menahan diri untuk menangis.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-8

Kanata meremas notes itu, Chiaki bertanya ada apa dengan Kanata. Kanata meminta maaf, Chiaki menyodorkan kertas ke Kanata. Kalau Kanata bergegas ia bisa bertemu Misaki nanti.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-10

Untuk tamu mereka kali ini serahkan saja pada Chiaki dan Touma.Dua bersaudara ternyata tidak ada rencana, mereka akan minta maaf saja kalau begitu. (wkwkwkwk sok sok keren tapi mereka ga ada rencana )

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-11

Misaki hampir berangkat, Kanata berlarian dan masuk ke taksi. Waktunya sudah mepet, ia dengan cemas melihat jam di ponselnya berkali-kali, ia meminta sang supir mempercepat laju mobilnya. Misaki sudah masuk antrian pengecekan, tiba-tiba dua anak gembul yang selalu muncul disaat-saat kritisnya Misaki, salah satu gembul membuat kotor bajunya Misaki. Keluarga biru-buru itu langsung meminta maaf semuanya. Misaki tidak apa-apa, dia akan membersihkannya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-12

Kanata sudah sampai di Bandara Haneda, dia berlarian mencari Misaki. Lalu mereka bertemu, Misaki malah memarahi Kanata kenapa datang kemari sedangkan ini adalah hari pentingnya Kanata. Kanata mengejek bajunya Misaki yang kotor. Bajunya terkena es krim, tadinya Misaki mau ganti baju tapi kopernya sudah masuk pemeriksaan.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-13

Misaki penumpang terakhir yang dipanggil, “Sampai jumpa,” Misaki pergi meninggalkan Kanata, ia menunduk sedih. Kanata memanggilnya dengan keras “Misaki!” membuat Misaki tertegun, ia berbalik dan Kanata menghambur kepelukannya. Ini pertama kalinya Kanata memanggil namanya.

“Aku mencintaimu, aku akan selalu berada disisimu”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-15

“Tapi, aku harus ke New York..”

Kanata menghentikan Misaki dengan mengecupnya, “Dimana pun kau berada, aku akan berada disisimu. Jadi tetaplah berada di sisiku juga,”

Misaki kemudian memeluk Kanata lagi, dia senang sekali. Misaki juga akan selalu berada di sisinya Kanata. Mereka lalu saling menatap dan berciuman, seolah dunia milik berdua.

——Sukina Hito Ga Iru Koto—–

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-16

-=Hari ini kami tutup karena tidak ada koki, Kami mohon maaf=-
sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-17

Di rumah, Touma menatap aneh pada kue buatannya yang gosong. Fuka juga ada di sana untuk membantu persiapan, bagaimana ini?, semua orang sebentar lagi pulang. Touma ingin membuat kue lagi kalau begitu. Fuka dan Touma bahu membahu membuat adonan kue.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-18

Himura, dia mengenakan kostum rusa kutub. Himura melamar Mikako, “Aishiteru, Mikako..” . “Aku juga mencintaimu, Nobuyuki!” . Lalu Himura hendak mencium Mikako tapi terhalang moncong rusa kutubnya. Dengan tidak sabaran dia menyingkirkan kepala rusa kutub itu dari kepalanya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-19

Kaede sedang memainkan pianonya ditunggui oleh seorang pria asing.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-20

Manami menulis surat untuk Kanata “Shibasaki Kanata apa kabar, berkat kau, ibu akan segera dipulangkan dari rumah sakit”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-21

Wakaba merayakan natal dengan banyak orang yang mengenakan kostum santa, kali ini dia menggamit lengan pacarnya. Dia kembali menjadi leadernya, buktinya saat dia bilang “Marry Christmas!” semua orang langsung mengikutinya. Dia izin pamit ke Misaki, karena Wakaba sedang ngedate dengan kecengan barunya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-22

Chiaki pulang ke rumah, Touma dan Fuka menyambutnya. Lalu Touma menunjukkan sesuatu pada ke Chiaki. Di New York turun salju.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10

Misaki dan Kanata berjalan berdampingan. Misaki heran karena Kanata datang ke New York tanpa membawa apa-apa,

“Memangnya kenapa?”

“Kau tidak berubah sedikit pun,”

“Apa kau baik-baik saja di sana?”

“Ya”

“Apa Sea Sons baik-baik saja?”

“Lumayan”

“Sudah kukatakan, jangan hanya bilang baiklah atau lumayan”

Misaki kesal, sudah sekian lama tidak bertemu seharusnya ada banyak hal yang bisa diceritakan. Kanata berhenti sejenak, dia bilang tidak ada banyak yang bisa diceritakan.

Lalu 3, 2, 1 hitung mundur, pohon natal di belakang Kanata dan Misaki menyala berwarna-warni. Misaki mengambil foto bersama Kanata, Kanata berjalan lagi.

“Apa yang kau lakukan?”

“Tidak ada”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-23

Misaki kedinginan dan menggosokkan kedua telapak tangannya. Kanata langsung menggenggam tangan Misaki, keduanya tersenyum. Misaki penasaran mereka mau kemana sebenarnya?. Kanata menyuruhnya berhenti bertanya, nanti akan tahu sendiri.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-24

—End—


Komentar :

Cukup membuat senyum-senyum juga endingnya, apalagi pas bagian Chiaki dan Touma ternyata tidak ada ide setelah Kanata pergi mengejar Misaki. Wkwkwk Chiaki mengajak minta maaf saja ke tamu mereka .

Klise sekali, selalu selalu selalu.. adegan mengejar seseorang di bandara lalu kissue dan mereka jadi pasangan. Yeeeaaay… !, yattaaa… Kanata memanggilnya “Misaki!” untuk pertama dan yang terakhir dari kesepuluh episode yang ada.

Terima Kasih banyak bagi yang mengikuti Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto di  sini sampai selesai,

Arigatou Minna ^^ ! ❤

 1-1  | 1-2  | 2-1  |  2-2  |  3  |  4-1  | 4-2  |  5-1 |  5-2  |  6-1  |  6-2  |  7-1  |  7-2  |  8-1  |  8-2  |   9-1 | 9-2  | 10-1  |  10-2 End ||Complete

Advertisements

Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 9 – 1

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-1

Misaki melamun sambil melihat kuenya yang terjatuh tadi, tindakan Chiaki tadi mengejutkannya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-2

Chiaki ada di pinggir laut, merenung sendiri menatap langit malam. Misaki pulang, sebelum bertemu dengan Kanata dia menyiapkan hatinya dulu, berusaha bersikap tidak ada apa-apa. Kanata bilang Misaki telat, dia telah membuatkan makanan yang Misaki inginkan. Kanata menyiapkan sup nya, Misaki meminta maaf karena gagal membuat kuenya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-3

Tadinya Misaki sudah membuatnya tapi jatuh saat mau dia masukkan ke kotak, disaat yang sama Chiaki pulang ke rumah. Misaki dan Chiaki bertatapan sekilas, Misaki segera membuat alasan pada Kanata kalau perutnya tiba-tiba sakit. Maaf, karena Kanata sudah menyiapkan makan malam, kalau begitu Misaki mau tidur dulu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-4

Kanata menatap kepergiannya dengan kecewa, bagaimana pun juga sebelumnya Misaki sudah berjanji akan  memberikan jawabannya malam ini.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-5

Kanata mencoba melihat Misaki dari dalam kamarnya sendiri, namun Misaki di dalam kamarnya sedang lesu dan bingung sendiri dengan perasaannya. Chiaki menelfon seseorang, Kanata menyingkirkan dua piring hamburger  omelet buatannya tadi.

—-A Girl And Three Sweethearts—-

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-6

Misaki menelfon Wakaba, Wakaba terkejut sampai terduduk dari posisi berbaringnya, karena dia lagi perawatan ( Lagi…?, ini orang pasti waktu ditelfon Misaki adaaa aja kerjaannya, yang jadi supporter baseball lah.., pawai, akupuntur, perawatan kecantikannya bejibun :v, perasaan wajahnya gak ada bedanya deh~ wkwkwk ), si perawat kecantikan yang sedang bertugas sampai harus mendudukkan Wakaba kembali . Misaki sendiri tengkurap di balik selimutnya.

Apa?, Chiaki-san memeluk Sempai-nya?. Mungkin Chiaki-san ada rasa pada Misaki. Misaki mengelak, bisa saja bukan seperti itu, misalnya saat kita merindukan seseorang biasanya akan memeluk guling/bantal. Wakaba tetap yakin kalau Chiaki-san menyukai Misaki, tidak mungkin memeluk seseorang jika tidak ada perasaan cinta.

Wakaba bertanya lalu bagaimana dengan Kanata?, Misaki menjawab apa?. Misaki bilang justru itu masalahnya, dia melewatkan kesempatan untuk mengatakan isi hatinya ke Kanata karena Chiaki memeluknya. Misaki bahkan juga melewatkan kencannya dengan Kanata.

Wakaba mengingatkan pada Misaki kalau menunggu orang yang disukai tapi tidak datang-datang itu rasanya menyakitkan, Kanata tentunya tidak bisa menunggu Misaki terlalu lama.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-7

Misaki pikir Kanata ada di dapur, dia menyiapkan dirinya untuk mengutarakan perasaannya tapi rupanya yang ada di dapur adalah Touma. Kanata pergi untuk mengecek lokasi Dining Out, Touma merasa ada yang aneh, apa Misaki dan Kanata bertengkar?. Touma memanaskan makanan yang dibuat Kanata semalam, Misaki terkejut melihatnya. Touma menawarkan makanannya, tapi Misaki langsung berlari meninggalkan rumah.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-8

Misaki menuju ke Sea Candle Enoshima, Kanata sedang mengukur lokasi Dining Out. Misaki mendekatinya, apa Kanata menganggapnya orang asing?, kenapa tidak mengajaknya pergi mengecek bersama?. Kanata hanya menyuruhnya memotret tempat ini. Kanata mau menemui penanggung jawab lokasi,

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-9

Misaki meminta maaf atas kejadian semalam, Kanata hanya menatapnya dingin. Tapi segera tersenyum, apa boleh buat kalau Misaki sakit perut. Kanata pikir Misaki hari ini masih sakit jadi dia tidak mengajaknya melihat lokasi Dining Out. Kanata lalu mengajaknya bertemu penanggung jawab lokasi.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-10

Chiaki dan Kaede bertemu, Chiaki bilang ada yang ingin dia bicarakan dengan Kaede. Ekspresi Kaede berubah menjadi sedih, dia mungkin tahu apa yang akan Chiaki katakan padanya. Tapi sebelum Chiaki memberitahu apa yang ingin Chiaki katakan, Kaede ingin mengajak Chiaki pergi ke suatu tempat.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-11

 Kaede mengajak Chiaki ke taman hiburan, sejujurnya Kaede sudah lama ingin pergi kemari dengan Chiaki.

Mereka seharian bermain,

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-12

Di wahana terakhir Chiaki bilang setelah ini dia bertanya bolehkan setelah ini dia mengatakan sesuatu pada Kaede?. Kaede ingin melakukan satu hal lagi dengan Chiaki baru setelahnya dia akan mendengarkan Chiaki.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-13

Misaki melamunkan perkataan Wakaba, kalau dia memang menyukai Kanata maka Misaki harus menjawabnya karena Kanata tidak bisa menunggu lama. Kanata datang dan menempelkan minuman dingin ke pipi Misaki, Kanata penasaran apa yang sebenarnya Misaki pikirkan sampai begitu?.

Kanata membukakan minuman dan memberikannya pada Misaki. 

Minuman yang Misaki minum sekarang ini mengingatkannya pada masa kecilnya dulu, dia sangat ingin mengeluarkan kelereng dari dalam botolnya tapi tidak pernah bisa. Tiap meminum ini membuatnya merasa sedih, akhirnya Misaki hanya bisa membuang botol beserta kelereng di dalamnya.

Kanata bertanya memangnya kenapa Misaki ingin melakukan itu?, bukankah tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan kelereng itu?. Misaki menegaskan kalau benda-benda yang berkilauan selalu membuat perempuan bermimpi dan merindu. Kanat tetap tidak mengerti. Misaki bilang mengumpulkan mainan saat kecil itu menyenangkan, ngomong-ngomong apa mainan Kanata saat kecil?.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-14

Entahlah, Kanata tidak ingat. Yang Kanata ingat dia sejak kecil selalu memasak dengan ayahnya. Misaki memuji Kanata hebat.

Kanata : Apa?

Menurut Misaki Kanata hebat dan sudah mewujudkan impiannya menjadi koki Sea Sons. Kanata bilang bukankah Misaki impiannya juga sudah terwujud?, mendapatkan pekerjaannya saat ini.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-15

Benar, tapi sejujurnya Misaki ingin bekerja di toko kue terkenal yang ada di luar negeri. Keluarganya memiliki restoran dango jadi Misaki ingin merasakan kehidupan yang berbeda. Itu adalah impiannya sejak kecil, namun ketika dewasa dia merelakan semua impiannya itu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-16

Kanata : Kau membuat semuanya jadi rumit,

Kanata lalu membuka bagian atas botol minumannya dengan menara Tokyo hadiah Misaki. Kanata berhasil mengeluarkan kelerengnya, ia memberikannya pada Misaki. Lihat, satu impianmu sudah terwujud, maka dari itu lindungi impianmu. Misaki senang mendengar kata-kata Kanata tersebut.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-17

Setelah Dining Out selesai ada hal yang benar-benar harus Misaki katakan pada Kanata. Kanata mengeluh “lagi?” , Kali ini Misaki mengajak Kanata bekerja keras demi Dining Out nya. Kanata menyetujuinya, mereka saling tersenyum . Kanata menatap matahari tenggelam dan Misaki kembali melihat kelerengnya. Satu impian kecilnya yang telah terwujud.

——Sukina Hito Ga Iru Koto—–

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-18

Kaede dan Chiaki bermain kembang api, Kaede berterima kasih pada Chiaki karena hari ini Kaede bisa melakukan hal-hal yang ingin Kaede lakukan bersama Chiaki. Kembang api Kaede sudah mati

Kaede : Ah.., sudah selesai,

Seakan menggambarkan hubungannya dengan Chiaki yang mungkin saja berakhir hari ini. Kaede membuang kembang apinya, sekarang bagi Kaede musim panasnya telah berakhir.

Chiaki dengan berat hati mau mengutarakan isi hatinya, “Ano-sa..”. Tapi Kaede mendahuluinya, dia juga ada yang ingin dikatakan pada Chiaki.

Kaede : Chiaki-san, mari kita putus. Temanku membuka sekolah musik di Boston.

Temannya mengajak Kaede bekerja di sana sekalian belajar di Boston. Kaede ingin mengejar mimpinya lagi, jadi Chiaki juga harus jujur pada dirinya sendiri.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-19

Chiaki mengabaikan perasaannya sendiri karena tidak mau orang lain terluka. Tapi lihatlah Chiaki sekarang, justru menjadi orang yang terluka. Kaede meminta Chiaki untuk berjanji kelingking dengannya, Yosh ! dengan begini Chiaki harus menemui orang yang Chiaki inginkan.

Chiaki : Gomen, arigatou..

Kaede mengerti, dia melepaskan Chiaki dari sisinya dengan senyuman, Chiaki pamit pergi. Ketika Chiaki pergi, ekspresi Kaede mengatakan sebaliknya dari saat melepaskannya tadi. Terlihat jelas sebenarnya dia tidak rela melepaskan Chiaki, tapi ini demi kebaikan Chiaki dan dirinya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-20

Chiaki berlari menuju cintanya. Kaede malam itu juga diantarkan Himura dan Mikako menuju ke bandara, keduanya sangat bangga pada keputusannya Kaede. Mikako menyesal sekali kenapa Kaede itu perempuan sedangkan Nobuyuki Himura laki-laki?, kalau Kaede laki-laki maka Mikako ingin menikah dengan Kaede saja. Himura balas mengatakan kalau Mikako tidak ada apa-apanya dibandingkan Kaede, dia juga ingin menikahi Kaede ketimbang Mikako. Mikako menjewer  Himura, Kaede senang karena terhibur oleh Himura dan Mikako.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-21

Misaki sedang ada di Sea Sons untuk menyiapkan makanan, dia tersenyum melihat kelereng yang Kanata berikan padanya tadi. Kanata di rumah, sibuk dengan persiapan Dining Out nya, dia dikagetkan dengan kedatangan seseorang.

Chiaki memanggil-manggil Misaki, Misaki keluar menemui Chiaki. Chiaki bilang dia menyukai Misaki, ia tahu ini memang terlambat dan Chiaki juga tahu siapa orang yang Misaki sukai. Tapi tetap saja Chiaki menyukai Misaki, Misaki bingung harus berkata apa.

Misaki tidak harus menjawabnya sekarang, namun Chiaki meminta Misaki untuk mempertimbangkannya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-22

Di rumah, Chiaki pulang dan memberitahu Kanata kalau dia tadi menyatakan perasaannya ke Misaki, tapi belum dijawab. Chiaki tidak bermaksud apa-apa, dia hanya ingin Kanata tahu.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-22a

Misaki melangkah pulang dengan gontai, Kanata mencegatnya. Kanata curiga pada malam sebelumnya saat mereka janjian untuk merayakan bersama-sama, Misaki bersama Chiaki kan?.

Misaki meminta maaf karena sudah berbohong. Kanata memberikannya selamat, impian Misaki yang lainnya sudah terwujud, Misaki selalu ingin bersama Chiaki.

Misaki : Kenapa kau bilang begitu?

Kanata : Aku benar kan?

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-23

Misaki kesal dengan Kanata yang selalu berbuat semaunya sendiri, tidak mau mengerti perasaan Misaki. Kanata membentaknya, justru Misaki lah yang egois karena tidak memikirkan perasaan orang lain,

Kanata : Aku sangat kesal melihatmu sekarang, aku harap kau tidak pernah datang kemari

Misaki sama kesalnya dia bilang dia harap tidak pernah mengenal Kanata!. Misaki kembali ke kamarnya, dia melihat kelerengnya lalu membuangnya. Kanata juga mendengarnya.

suki-na-hito-ga-iru-koto-episode-9-24


Komentar :suki_na_hito_ga_iru_koto

Wakaba oh.. Wakaba… dia perawatan kecantikannya banyak sekalii…????. Berasa Cheerfull tiap lihat dia bawaannya, konyolnyaaa….

Betewe yaa perasaan geli dan pengen ngakak terus adalah pas lihat Touma dan Wakaba, banyol abis mereka. Apa jadinya kalau mereka dipasangkan?, Wakaba yang riweuh cerewet dan serba perfect ketemu sama Touma yang urakan dan tengil tapi kadang keren juga.

Kaede mungkin sudah ada firasat kalau Chiaki menyukai Misaki dan dia mengajak Chiaki melakukan hal-hal yang sangat ingin Kaede lakukan bersama Chiaki sebelum mereka benar-benar putus.

Tema Episode kali ini mimpi, sejak awal pembicaraannya Kanata dan Misaki. Juga Kaede dan Chiaki, tidak ada kata terlambat untuk mimpi, sekecil apapun itu pasti bisa diwujudkan dan jangan pernah melepaskanya. Jika belum datang mungkin belum waktunya mimpi itu terwujud, atau bahkan mimpi itu tidak layak untukmu karena ada impian lainnya yang lebih pantas dan baik untuk terwujud.

Tapi adakalanya mimpi yang terwujud akan tetapi kita harus melepaskannya karena mimpi tersebut sudah tidak relevan dengan situasi dan kondisi.

Chiaki orangnya fair ya..?, dia memberitahu saingan cintanya. Bukan malah mencari kesempatan untuk menjatuhkan atau curang, gw suka gaya lu bang… tapi bisa jadi mungkin itu merupakan gertakan juga bagi Kanata. Melihat track record nya Chiaki yang dicintai oleh Misaki selama beberapa tahun, Hubungan Kanata dan Misaki masih rapuh, jadi biarlah…

Betewe Chiaki pastinya denger percekcokan Misaki dan Kanata kan.. ?, kupingnya dimana kalau ga denger :DD , haruskah dia merasa sedih atau senang karena bakal pasangan itu marahan. Wkwkwkwk

Satu yang membuatku penasaran adalah pas Chiaki meluk Misaki, awkward nya seperti apa dan pembicaraan mereka saat itu apa ?. Chiaki langsung pergi gitu aja kah ?, hmm… drama ini sukanya lompat lompat.