Sinopsis Koe Koi (Voice Love) Episode 10

      Episode 10: Jarak Antara Kita.

     Yuki dan dua asistennya memantau keadaan Yoshioka Yuiko. Satu hari sebelum kemarin, pukul 8:09 dia jatuh sendiri ketika menaiki tangga sekolah. Kemarin pukul 15:23 Yuiko lupa menutup resleting roknya.

Kalau tidak diingatkan Aki pasti Yuiko tidak akan sadar. Dan hari ini pukul 13:10 ketika makan roti melon sambil melamun, Aki menepuk punggungnya dan roti melonnya terlepas dari genggaman.

     Ryoichi datang, bukannya Yoshioka orangnya memang seperti itu? (ceroboh). Yuki yakin ini tidak seperti biasanya, yang jelas Yoshioka Yuiko telah kehilangan senyumannya. Sepertinya ini karena seorang wanita yang datang mencari Matsubara saat Bunkasai. Yuki bahkan juga punya foto gadis tersebut, menurut informasi yang Yuki tahu dia adalah teman semasa kecilnya Matsubara. Dan situasi ini merupakan kesempatan emas bagi Kaichou untuk mendekati Yoshioka.

     Yang sedang dibicarakan sekarang tengah melamun menatap keluar jendela. Yuki tidak ingin melihat ekspresi sedihnya Kaichou lagi. Ryoichi menatap Yuki Aoyama penuh maksud, ia menduga Aoyama sudah jatuh cinta semendalam itu pada Makoto Hyodo. Yuki berdalih ia melakukan ini semua hanya demi melihat senyuman Kaichou yang seperti ini.

Yuki menunjukkan foto-foto Kaichou yang tersenyum cerah, dua asistennya membenarkan. Ryoichi tetap tidak bisa ditipu, ia hanya tersenyum dan pergi meninggalkan ketiganya.

     Yuiko memikirkan kata-kata Kaori tempo hari lalu, senyum Matsubara menyelamatkan Kaori. Itu artinya Kaori pernah melihat senyuman di wajah Matsubara. Jika memang seperti itu seharusnya bagus, tetapi entah mengapa fakta itu membuat dada Yuiko sesak.

Matsubara memanggil Yuiko, ia berterimakasih karena sudah dibuatkan makan malam dan meminta maaf karena tidak ada rumah ketika Yoshioka menjenguknya.

     Yuiko tidak apa-apa, karena mata Yuiko sudah berkaca-kaca dan situasi menjadi tidak nyaman.. Yuiko berpura-pura lupa membawa buku matematikanya, ia berlari meninggalkan Matsubara untuk meminjam buku orang.

Yuichi bertanya sebenarnya apa yang terjadi?. Matsubara teringat saat Kaori bicara padanya, katanya senang melihat senyuman Shu sewaktu SD dulu, benar-benar membuat Kaori jatuh cinta. Matsubara tidak menanggapinya, ia malah masuk ke kamar.

     Yuiko kembali ke kelas. Ia melihat Matsubara dan langsung kabur ke tempat duduknya. Yuichi dan Aki memperhatikan keduanya. Menurut Aki ini buruk,

Jika mereka tetap seperti ini sampai libur musim dingin, akan jadi buruk. Yuichi membenarkannya, lalu Yuichi hendak mengatakan sesuatu. Aki memotong kalimatnya, ia meminta jangan mengungkit saat Aki menangis tersedu melihat Kyoshiro bersama pacarnya. Betapa pun kecewanya Aki saat itu, yang terjadi biarlah terjadi… kali ini Aki ingin membuat Yuiko bahagia untuk kepentingan Aki juga.

   Aki mengajak Yuiko merayakan pesta natal. Yuiko terkejut, bukannya Aki biasanya tidak suka dengan acara semacam itu?. Aki tanya apa Yuiko tidak suka?. Yuiko bilang dia sangat menantikannya.

Di kelas semuanya merayakan pestanya, ketika gelas dibagi-bagikan.. Yuiko menjatuhkan gelasnya saat hendak memberikannya ke Matsubara. Mereka masih canggung satu sama lain, Aki agak sebal melihat sikap keduanya. Saat tos minuman pun Matsubara dan Yuiko masih canggung.

    Yuki berkeliling, ia memotret kerenggangan hubungan Matsubara dan Yuiko. Kaichou dipaksa mengenakan kostum santa. Ryoichi bilang ini karena natal, Yuki meminta Kaichou untuk tersenyum pada semua orang. Bukankah itu tugasnya santa? Memberikan kebahagiaan pada semua orang?. Seperti keinginan Kaichou yang ingin membuat semua siswa senang!

Makoto mengeluh, santa itu tidak ada! Seperti anak kecil saja!. Yuki gemas melihat Kaichou manis sekali saat menggerutu begitu. Ryoichi sekali lagi memandang Yuki yang sudah terlalu dalam sukanya ke Kaichou.

    Di kelas 1 C, mereka mulai main games. Yang pertama main Dengon Game, dibagi menjadi dua barisan. Yuiko kesal sekali berdiri di belakang Matsubara, di depannya ada Aki, lalu Yuichi. Yuiko tampaknya sebal karena harus main game dengan Matsubara (aku tahu rasanya, itu bikin otak ngeblank Hahahahaha,,, awkward moment)

    Aki dan Yuichi memang sengaja mendekatkan Yuiko dan Matsubara. Mereka sudah merencanakan sesuatu.

Kata-kata yang dibisikkan adalah: Antonio Inoki menaruh mayonnaise di kue |Antonio Inoki ga k ki ni zu zaketa.

Kata-katanya sudah sampai di Yuichi, Yuichi ke Aki, Aki ke Matsubara. Yuiko menantikan Matsubara membisikinya, rasanya gugup sekali, ia tidak bisa bernafas.

    Matsubara bilang ingin bicara dengan Yoshioka lagi. Yuiko terkejut, namun ia menjawab ia juga ingin bicara dengan Matsubara lagi.

     Ryoichi melihatnya, ia tidak yakin apa Yoshioka memang sedang patah hati. Yuki bilang dia yakin sekali memang patah hati. Kaichou mendekat, dia tanya ada apa?. Ia lalu menyaksikan Yuiko dan Matsubara sedang bermain game. Yuki menyemangati Kaichou, masih ada kesempatan untuk mendekati Yoshioka.

Kaichou bergumam sudah cukup, ia berterimakasih pada Aoyama Yuki atas bantuannya. Kaichou berjalan menjauh, mengajak semuanya beli kue setelah berpatroli hari ini. Kaichou pergi.

Di kelas 1 C masih main game (yang aneh) siapa yang patah hati tahun ini dan Jatuh cinta?. Aki sadar diri, Yuichi mengamatinya sejak tadi tahu kalau Aki tentunya patah hati. Lalu ke Yuiko, dia tidak merasa perasaannya ini termasuk patah hati, masih canggung dengan Matsubara.

Karena Yuiko dan Matsubara tidak memilih di bagian kubu jatuh cinta/patah hati, mereka kena hukuman. Harus beli jus. Keduanya mengobrol, Matsubara mulai tanya duluan tentang liburan musim dingin Yoshioka mau ke mana?. Yuiko bilang ia dan keluarga akan membersihkan rumah. Membersihkan rumah saat akhir tahun dipercaya bisa mensucikan tempat tinggal dan menyambut dewa tahun baru.

Matsubara senang, mereka bisa mengobrol seperti sebelumnya. Yuiko lalu berhenti berjalan, ia mengakui tadi saat bermain game ia sebenarnya berbohong kalau tidak ada yang disukainya. Berusaha tidak bertemu, menahan perasaannya sendiri.. Yuiko tidak suka itu.

“Shu!”

Panggil Kaori, ia datang mengajak Matsubara datang ke pesta dengannya. Kaichou juga melihat ketiganya saat kembali membeli kue. Yuiko menghindar, ia berpura-pura harus pergi membeli jus. Matsubara mau mengejar tapi tangannya ditahan Kaori.

Yuiko berjalan cepat sekali, Ryoichi dan Yuki datang. Kaichou bilang dia ingin melihat Yoshioka tersenyum lagi. Yuki mendorong Kaichou untuk mengejar Yoshioka. Air matanya sudah menggenang sempurna, ini sudah cukup… melihat sifat asli Kaichou kembali… itu kebahagiian tersendiri untukku.

    Ryoichi menepuk-nepuk puncak kepala Yuki satu dua kali.

     Kaori lumayan menyesal, apa Shu marah karena telah mengatakan kebohongan pada Yuiko Yoshioka sebelumnya?. Matsubara meminta maaf, ia memang melanggar janji mereka saat SD dulu.

    Sebelum Kaori ke Amerika ia berjanji memperlihatkan wajahnya. Kaori meminta Matsubara menunjukkan wajahnya agar ketika ia sendirian ia bisa mengingat Shu dan tidak merasa kesepian. Matsubara tidak menunjukkan wajahnya.

Kaori tidak merasa masalah, ia bisa menyelamatkannya saat itu namun sekarang tidak. Ia lalu hendak membuka kantung kertasnya Matsubara.

     Kaichou dikeroyok oleh anak-anak, meminta kue yang Makoto bawa. Kebetulan Yuiko juga melihat Kaichou yang tengah kesulitan. Makoto jengkel, dia ini bukan santa! Aku terlihat seperti santa tapi aku ini ketua OS…

Bruukk! Makoto jatuh. Anak-anak langsung pergi.

Yuiko mendekat menanyakan apa Kaichou baik-baik saja. Kue yang jatuh tadi masih utuh, beberapa detik kemudian seorang siswa melindasnya dengan sepeda. Beberapa anak yang sedang pemanasan pun hanya melihat Kaichou dan melewati kuenya.

Wajah Kaichou dan Yuiko jadi kotor karena kuenya.

“Merry Cristmas!” kata Kaichou,

Yuiko lalu tertawa, Kaichou mengajak Yuiko ke kuil di liburan musim dingin ini untuk mengusir nasib buruk. Keduanya lalu tertawa karena krim di wajah masing-masing.

Komentar:

  Yuki…. T_T kau tangguh sekali!?kk4

  Ada kalanya melihat orang lain bahagia membuat kita sendiri ikut bahagia, dan ada kalanya melihat orang lain bahagia itu membuat kita sendiri tidak bahagia. Kalau harus memilih tentunya lebih suka opsi pertama, membuat orang lain bahagia maka membuat diri sendiri bahagia. Sayangnya opsi kedua pun juga sulit untuk dihindari.

     Kamu benar jika hidup ini yang terpenting adalah akal, tapi aku juga benar kalau hidup ini yang terpenting adalah kebahagiaan. Jika hidup hanya dengan akal saja tanpa ada perasaan apa kamu bisa hidup menjalani rutinitas yang sama sepanjang harinya tanpa adanya kebahagiaan? Tapi kebahagiaan pun butuh akal untuk mengontrolnya, karena ada beberapa jenis kebahagiaan yang seharusnya tidak dirasakan, seperti selingkuh/bolos kerja walau ingin/mencaci orang lain.

Karissa: “Akal membuatmu hidup, dan kebahagiaan bisa membuatmu bertahan hidup”  😉

Jangan lupa like FP blog ini untuk tahu update-an terbarunya!>>>>>FANPAGE

 

Sinopsis Koe Koi (Voice Love) Episode 9

Episode 9: Senyummu

    Yuiko memandangi tempat duduk Matsubara yang kosong. Untuk pertama kalinya Matsubara absen. Aki menyarankan Yuiko menjenguknya saja kalau memang khawatir.

   Jeng Aki menelfon Yuiko, memberitahukannya makanan apa saja yang perlu Yuiko bawakan untuk Matsubara. Yuiko merasa tidak perlu repot-repot, dia akan menjalankan tugasnya sebagai perwakilan kelas dengan baik. Telepon dimatikan.

   Aki sedikit jengkel dengan Yuiko. Entah Yuiko mengerti atau tidak kalau ini sebenarnya adalah kesempatannya untuk dekat dengan Matsubara. “Kesempatan ?” tanya Yuichi yang berjalan di samping Aki. Aki mengatakan kalau berhembus rumor saat Bunkasai, gadis yang datang menemui Matsubara katanya adalah mantannya Matsubara. Jadi sebelum sesuatu yang tidak terduga terjadi, Aki harap Matsubara dan Yuiko harus semakin dekat.

   Mantan pacar ?. Yuichi sendiri pun tidak begitu yakin. Namun sejak gadis itu datang, tingkah Matchan menjadi sedikit aneh.

Yuiko sampai di rumah Matsubara. Ia disambut oleh Kei, adiknya Matsubara. (Unyuuu ! >_<) dalam hati Yuiko memuji adiknya Matsubara yang sangat sopan, benar-benar adiknya Matsubara banget. 

Yuiko memberikan catatan pelajaran hari ini dan hendak memberikan labunya ketika Takashima Kaori keluar rumah bertanya pada Kei siapa yang datang. Yuiko dan Kaori. Keduanya agak terkejut, tapi langsung saling memperkenalkan diri.

    Matsubara mondar-mandir di dalam kamar, dia sedang tidak mengenakan kantung kertasnya. Kei masuk kamar, memberitahu kalau Yoshioka Yuiko datang. Matsubara langsung tergesa-gesa mengenakan kantungnya, naas-nya kakinya malah menatap meja.

   Kei mengatakan pada kedua gadis tadi kalau kakaknya sedang ada di Rumah Sakit. Kei sejak tadi sudah berbohong pada Kaori tentang Matsubara yang tidak ada di rumah. Kei tidak bisa mengatakan alasan sebenarnya.

   Secara kebetulan Yuiko dan Kaori membawa labu. Yuiko tersenyum riang, iya Matsubara senang dengan labu bukan ?. Kaori mengatakan, sejak dulu Shu suka dengan labu. Sejak dulu ?, Yuiko terkejut sejenak mendengar pernyataan itu. Kaori menjelaskan, dirinya dan Matsubara adalah teman masa kecil. Yuiko terlihat sedih mendengarnya.

   Aki bertanya, sebenarnya apa hubungan gadis itu dengan Matsubara. Yuichi mengatakan, gadis tersebut adalah teman SD nya Matsubara, tapi Matsubara tidak pernah menyebut namanya saat SMP. Aki menduga, kalau begitu gadis itu lebih tahu tentang Matsubara ketimbang Yuichi sendiri ?.

Yuichi membenarkannya. Aki merasa resah kemudian, ini gawat… biasanya seorang gadis akan merasa terancam jika seorang gadis lain yang menyukai pria incaranmu muncul dan ternyata gadis itu lebih tahu tentang pria incaranmu lebih dari sahabat pria itu sekarang.

Biasanya ?, Yuichi tidak mengerti maksud dibalik kata-kata Aki. Aki menjelaskan kalau Yuiko tipe orang yang seperti itu.

   Kei datang menemui para gadis. Kakaknya akan pulang sekitar 1 jam-an. Yuiko lalu pamit pulang kalau begitu. Kaori bertanya di mana ibunya Kei ?. Kei menjawab, ibunya sedang bekerja dan pulang pukul 8 nanti. Kaori lalu hendak membuatkan makan malam, dia ingin bicara banyak dengan Yoshioka.

Yuiko dan Kei terkejut.

—-Koe Koi —||— Voice Love—

   Kaori dan Yuiko mengolah labu mereka. Yuiko mengiris labunya, Kaori menyiapkan bumbu sup spesial. Kaori bilang, sup labu dengan cara pengolahan keluarganya ini sangat disukai oleh Matsubara saat SD. Ibu Kaori membuatkannya saat SD dan natal juga, Kaori dan Matsubara bertukar hadiah dan makan labunya bersama. Melihat reaksi Yuiko. Kaori meminta maaf karena sudah bercerita banyak.

Kei memandangi pertarungan urat syaraf keduanya. Yuiko mungkin sedikit terganggu dengan kenangan Kaori. Namun Yuiko membalasnya dengan mengatakan, pasti Matsubara akan segera sembuh jika memakan labunya. Kedengarannya menyenangkan bagi Yuiko.

oo11

  Kaori terlihat jengkel, kenapa  Yuiko malah senang ?.

   Kei mendatangi kakaknya. Melaporkan apa yang sedang terjadi. Kedua gadis sedang memasak untuk Matsubara. Atau mungkin lebih tepatnya ‘Cooking Battle’. Matsubara terkejut. Kei melajutkan penjelasannya, ia sedikit kesulitan menggambarkannya seperti apa. Yang jelas kelihatannya Kaori sedang berusaha memukul Yoshioka tanpa menyentuhnya. Kei menyuruh Matsubara mencuri kesempatan agar bisa keluar dan pura-pura baru pulang dari Rumah Sakit.

   Kaori lalu menyerang Yuiko lagi. Dia mengambil wadah minuman. Ia dan Matsubara membeli wadah minum pasangan itu di kencan pertama mereka. Ngangenin sekali rasanya melihat wadah minum ini. Kei melihatnya, ini serangan tiba-tiba dara Kaori. Yuiko tidak merasa terlalu terganggu, dia senyum dan segera teringat bahwa.. di rumah dia juga punya satu yang seperti ini. Kei masih mengamati jalannya perang, Yuiko ternyata tidak merasa diserang dan bisa membalas Kaori dengan baik. Yuiko mengambil wadah minum tersebut dan menyebutkan nama-nama karakter yang menempel dengan antusias, benar-benar ngangenin !

    Menurut Aki, Yuiko orangnya itu tidak sadar kalau sedang merasa cemburu atau rendah diri. Yuichi heran dan penasaran kenapa Aki dan Yuiko bisa berteman baik.  “Apa maksudmu ?” Aki memukul Yuichi sampai tersedak.

   Aki melihat Kyoshiro, ia berlari meninggalkan Yuichi. Yuichi terluka melihatnya.

   Matsubara mengendap-endap keluar. Dia mengamati ruang makan, dikejutkan dengan tatapan Kaori. Matsubara segera masuk kembali. (bersikap seperti maling di rumah sendiri XD AHahahaha..)

    Aki hendak mengejutkan Kyoshiro. Seorang wanita mendekati Kyoshiro dan membuat Aki mengurungkan niatnya. Kyoshiro mencandai pacarnya tersebut dengan menyentuh pipi bawah dekat bibirnya, ada sesuatu di sana. Pacarnya terkejut, ada apa ?. Kyoshiro menjawab ada tahi lalat. Pacarnya lalu tertawa, kemudian keduanya berjalan pergi dengan mesra.

  Yuichi mendekati Aki. Tidak menyangka ternyata pria itu (Kyoshiro) sudah punya pacar, memang agak depresi rasanya. Yusichi menoleh ke Aki. Mata Aki sudah berkaca-kaca.

   Di rumah Matsubara. Yuiko mengeluarkan kukis Matsubara dari oven. Kei memuji kuenya lucu, ia dan Yuiko senang. Tapi Kaori menyuruh mereka berdua berhenti, kantung kertas itu menunjukkan betapa sedihnya Matsubara. Yuiko tertegun mendengarnya.

Matsubara juga mendengarnya.

Kaori: Jangan main-main dengan itu.

Seketika Yuiko merasa bersalah. Kaori menyadari situasinya menjadi tidak nyaman, dia lalu meminta maaf pada Yuiko. Yuiko meski masih tertegun, dia menjawab tidak apa-apa.  Kei memecah suasananya dengan berkata, tapi kuenya memang lucu sampai tidak tega memakannya.

   Aki bercerita. Saat SD dia benci sekali dengan anak laki-laki, suka menjahili dan menjambak rambut orang lain, sampai membuat Aki ingin mencukur habisa rambutnya. Tetapi Kyosiro-san suatu hari mengatakan kalau dia suka rambut Aki yang panjang. Dengan satu kalimat itu saja membuat Aki kuat dan melupakan kesedihannya itu. Tapi kenapa sekarang Kyoshiro-san malah jadian dengan perempuan yang rambutnya sangat pendek ?.

   Aki tidak bermaksud memiliki perasaan padanya, tapi entah mengapa ia hanya terus memandang Kyoshiro. Yuichi bersimpati pada Aki, dia lalu mengambil roti melon dan memberikannya ke Aki. Roti melon rasa stroberi. Apa-apaan ini ?, ini rasa melon atau stroberi ?. Aki minta penjelasan.

Yuichi kemudian bergumam sendiri yang maksudnya roti melon tersebut memiliki rasa yang tak jelas, seperti hubungannya dengan Aki.

   Kaori mempersilahkan Yuiko mencicipi supnya. Kaori meminta Kei ikut mempersiapkan meja makan. Yuiko memuji sup buatan Kaori enak, Matsubara pasti senang nanti. Kaori bertanya, apa Yoshioka benar-benar menyukai Matsubara ?. Yuiko  menjawab dia suka dengan Matsubara, orangnya baik, banyak membantu Yuiko dan saat ia flu di semester pertama.. Matsubara menelfonnya untuk memberikan dukungan, suaranya lembut. Itu membuat Yuiko senang dan bersemangat.

   Matsubara juga mendengarkan ocehan Yuiko tersebut. (mungkin agak jengkel, apa cuma dianggap teman saja nih ??)

   Kaori lalu mengatakan kalau Matsubara tidak berubah. Dulu saat SD Matsubara juga membantu Kaori. Kaori adalah siswa pindahan dan senyum lembut Matsubara benar-benar menyelamatkannya saat itu.

Mendengar kata-kata Kaori membuat Yoshioka sedih. Senyum lembut ?, Yuiko cemburu. Dia memutuskan untuk segera pulang.

    Yuiko keluar rumah dengan tergesa-gesa. Kaori memanggilnya. “Apa kau mau meninggalkan aku seperti dulu ?” Tanya Kaori kesal. Sepertinya sejak tadi Kaori menyadari keberadaan Matsubara di rumah ini.

   Yuiko menangis di sepanjang jalan. Matsubara tersenyum di depan Kaori ?. Yuiko sungguh tidak mengerti kenapa dia bisa menangis dan kenapa rasanya bisa sesakit ini ?. Kenapa hatinya begitu sakit ?.

Di tempat lain. Aki makan sambil menangis.

    Yuiko benar-benar sedih, dia bingung dan tidak tahu harus bagaimana.

KOMENTAR:

   Kitabisa  tebak wajah abangnya seperti apa jika Kei Matsubara seunyu itu wajahnya XD, wkwkwk

   Aku tidak terlalu suka dengan cerita yang mengungkit-ungkit cinta di masa kanak-kanak lalu dewasanya mereka bersama kembali dengan kenangan indah masa kecil mereka. Masa kecil ternodai oleh cinta-cintaan gak bagus kali ah…??!!, SD itu harusnya si bocah lagi seneng-senengnya mengeksplore diri. Cinta monyet berujung menjadi cinta brontosaurus Yah… amazing sekali rasanya jika kejadian di dunia nyata *wkwkwk*. So sweetnya itu gak natural menurutku (entah drama/film manapun), mending ketemu gede sama gedenya. Maksudku cukup Yuiko-Matsubara saja lah.. ❤