[Unimportant] Review Goblin Eps 4, the Piece of His Heart.

       

     Hahahahaha! Aku berniat langsung mereview episode 5 saja, tapi episode 4 benar-benar menggelitikku, laugh everywhere! 😀 . Cuaca tidak menentu bunga cherry tumbuh di musim gugur?????? Hahahahahaha…. Sakura adalah bunga yang ditunggu-tunggu di musim semi alias Spring! Dan saking cantiknya sampai-sampai musim semi disebut musimnya jatuh cinta XD , dan Sakura kira-kira bertahan seminggunan dalam satu musim, orang-orang pun berlomba-lomba untuk menyaksikannya serta mengabadikannya. Jadi kalau in Autum season kita ketemu bunga sakura, itu membuatku tertawa XD. Bunga yang mustinya tumbuh di tahun berikutnya malah tumbuh di akhiran tahun sebelum winter *lol

Keajaiban alam! Kim Shin lagi stresss di episode 4 *kkkkkkk

       Banyak aktor keren tapi tidak semuanya bisa aku sukai. Tergantung selera… 😉 tapi tahun ini aku tidak secara khusus menyukai Park Bo Gum/Lee Min Ho/apalagi Song Joong Ki. Sudah lewat fase sukanya, coba saja drama mereka tayang ketika aku masih suka mereka, ak! pasti pas nonton rasanya beda T_T, sayang sekali sayang sayang…. *ckckckck, sudah bosan! *Haha #dasar!

    Umurnya Shin 939 tahun, saat nonton episode 1 aku menduga dia sudah hidup lebih dari 1.000 tahun eh… tapi ternyata kurang. Pria tampan yang tidak bisa mati, punya kekuatan hebat dan sempurna, konsep semacam itu akan nonsense alias biasa aja kalau dramanya pakai cerita vampire karena sudah pasaran, tapi jadi berbeda kalau berupa alien ganteng- Do Min Joon dulu di tahunnya dan sekarang Dokkaebi? Goblin? Dan ceritanya kaya sekali (re: bukan uang, tapi ceritanya/storiesnya). Wuaaah! Gong Yoo jjang!

      Yang menulis naskah dramanya memang wanita, tapi kan PD: Produser yang mengarahkan akting pemainnya kan pria, kru filmingnya juga banyakan prianya, jadi agak gak fair kalau ada orang yang bilang drama itu hanya untuk kaum hawa. That’s not true! Pikirannya jangan sesempit itu, karena drama ada banyak jenisnya, tinggal pilih mau yang genre apa, cuman… kalau yang manis-manis romantis memang banyak favoritnya kaum hawa makanya bisa raise up sekali.

      Eun Tak sengaja tidak bilang bisa lihat pedang di tubuh Shin karena alasan kesopanan, dia pikir akan terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan kalau dia ngomong ke Shin. Dan lagi, mempertimbangkan finansialnya Shin sebelum diklaim asli pengantinnya Goblin, karena sekarang sudah kenal dan tahu Kim Shin kaya sekali apalagi tampan… ayo nikah! *Hahaha.

My Favorit Scenes:

  • Shin syok berat dan langsung mengatakan ke Wang Yeo kalau Eun Tak bisa melihat pedangnya. Yang membuatnya lucu adalah… Shin mengganggu ritual tidur mayatnya Wang Yeo, kkkkk di eps 2 kan Wang Yeo tidurnya kedua tangan terlipat di depan dada, selimut putih menutupi seluruh tubuh dan backsoundnya benar-benar merepresentasikan acara kematian :v, seperti mayat.

  • Eun Tak tanya tipe istri seperti apa yang Shin sukai, elegan? Seksi? Atau yang pro? Atau Eun Tak berubah-ubah saja tiap harinya?. Dan waktu memuji-muji Shin dalam hati, kata-katanya memang memalukan kalau diucapkan secara langsung “Ajussi, kau tampan sekali. Kau keren sekali. Sejak aku bertemu denganmu, aku tidak pernah lagi melihat bintang. Kenapa aku harus melihat bintang? Aku bisa melihat matamu. Ajussi, kau dengar pikiranku ini?”

     Hahahaha… Shin bingung dong ditatapi saja seperti itu, yang aslinya dia bohong gak bisa baca pikiran Eun Tak. Eun Tak marah, dia selama ini hati-hati sekali jangan sampai Shin tahu Eun Tak memikirkannya tapi kesal malah dibohongi.

  • Bibi Eun Tak dan anak-anaknya si kantor polisi karena dituduh mencuri emas yang seharusnya berada di Federal Reserve Bank di New York!, Imo ngelak dia ambil emas itu dari laci keponakannya. Tapi pas ditanya siapa nama keponakannya dia gak inget, pas ditanya alamat rumah juga gak inget, anak cowoknya bingung apa mereka punya rumah dulu? Kita punya rumah ya? Wkwkwkwk hukumannya Shin. Kupikir Shin akan membiarkan mereka jauh-jauh dari Eun Tak dengan cara diberi emas biar hidup berkecukupan, tapi rupanya emasnya berujung ke sel jeruji.

  • Shin minum 3 obat sekaligus, obat ini untuk saraf, ini untuk bipolar disorder, dan ini untuk insomnia. Sekali tenggak XD. Deok Hwa tanya kenapa Samchoon minum itu?. Shin bilang akhir-akhir ini tidak stabil, senang, lalu sedih, kesepian, lalu senang sekali. Dan membuatnya tidak bisa tidur, berat badannya juga turun. (nah loh… yang gak bisa tidur silahkan tiru caranya Shin biar tenang selamanya… hahahaha!)

     Wang Yeo pun juga sama, dia ikut menenggak banyak obat. Gara-gara meneteskan air mata untuk pertama kalinya setelah bertemu wanita. Wang Yeo mengunyah obatnya seperti keripik. Deok Hwa kan panggil dia Samchoon kamar terakhir, tiap aku denger itu pengen ketawa geli. Mentang-mentang kerjaannya Wang Yeo adalah malaikat pencabut nyawa.

  • Mbak mbak-mbah mbak (lol) misterius di acara TV, dia menjadi dokter narasumber yang menerangkan mengenai kesehatan mental. Bipolar disorder, gangguan saraf, dan insomnia adalah penyakit kronis yang menempel pada orang-orang dewasa seperti bayangan. Gejala (1.) pertama bipolar adalah gila belanja, (2.) gejala lainnya adalah rasa percaya diri yang berlebihan. (3.) gejala terakhirnya adalah mulai lebay mengkhawatirkan kesehatannya. Semuanya ada di Kim Shin:
  • dan Shin tampaknya habis belanja banyak dari home shopping di TV. Kardusnya sampai bertumpuk-tumpuk di di Deok Hwa.
  • Shin keluar dari kamar dan ngajakin ke sauna. Kalau gak Pede gak usah ikut!, sambil pamer badan (sesaat saat nonton adegan ini aku berharap kaosnya agak naik ke atas dikit lagi wkwkwwk, dulu di Big itu roti sobek bikin mata jreeng! Haha! #ngarep) Deok Hwa jengkel, dia ngajakin Samchoon kamar terakhir mengikat Shin, wkwkwk padahal Shin pernah mengikat Deok Hwa dalam sedetik… apa dia gak takut?. Wang Yeo terima tawarannya Shin, dia pede kok! Hhh!
  • Shin memegangi perutnya, di khawatir kayaknya kanker perut dan meminta minuman yang Wang Yeo bawa. Wang Yeo langsung meminumnya dan memarahinya, Shin pun meledak-ledak lalu nangis 😀
  • Shin mabuk di mini mart dan muter-muter di tiang. Keceplosan ke Eun Tak soal menarik pedang tapi Shin gak bilang bisa lenyap jika pedangnya dicabut. Eun Tak salah mengira Shin akan jadi sapu kalau pedangnya dicabut. Mereka janjian di salju pertama harus ketemuan untuk mencabut pedangnya.
  • Deok Hwa bawa koran banyak, pemberitaan besar-besaran soal bunga yang bermekaran, cuaca tidak menentu apakah itu aman?. Deok Hwa marah-marah dan menduga Samchoon nya mabuk semalam. Pffffttt… Gong Yoo rambutnya acak-acakan kok masih charming ya? *OOT
  • “Eun Bi adalah putrinya Hye Jin.” Wang Yeo dan Deok Hwa, juga pelanggan yang lainnya terkejut dengan baris line drama pagi yang ada di TV. “Daebak!” wkwkwkwwkwk… Semua orang kaget kecuali Shin yang sibuk mikir apa dia mabuk semalam.
  • Keluar dari restoran Shin syok inget kejadian semalam, gara-gara Deok Hwa minum minuman yang sama dengan Eun Tak (lol) dan Wang Yeo malah komentar apa ini reaksi terlambatnya Shin soal tahu Eun Bi itu putrinya Hye Jin?. Hahahahahaha… lebih syok lagi pas inget ngomong ke Eun Tak kalau pengantin goblin harus menarik pedang darinya. Dari penglihatan Deok Hwa dikiranya Shin ngomong sendirian padahal aslinya sama Wang Yeo. Wang Yeo kalau pakai topi tidak akan terlihat oleh manusia.

 

  • Wang Yeo mulai sinting karena semua orang yang dilihatnya berubah menjadi Sunny. Kkkkkk apakah ini cinta?

 

  • Eun Tak hendak dibuli teman-temannya, para hantu membantu Eun Tak dengan meletakkan rokok di tangan si gadis preman. Dan yang membuatku tertawa ada dobel, satu karena ketua kelasnya Eun Tak adalah pemerannya Yoo Na di Cinderella and Four Knights yang padahal perannya dia jadi kakak tiri jahatnya Ha Won. Di sini dia jadi ketua kelas yang baik+rajin *hahahhahaha dan keduanya karena gadis premannya namanya Park Seo Joon *heol XD

 

  • Eun Tak pulang dengan para hantu, para hantu kabur karena melihat Dokkaebi datang. Kalau kataku sih… Hey! Jangan kabuuuur…. Kalau itu aku pasti sudah nontonin Gong Yoo keluar dari mobil, terpesona-sona sona sona….! ❤ . Chemistry? Sudah mulai agak tambah dikit.

 

  • Shin terpesona dengan Eun Tak yang hendak menyeberang, tapi dia main-main lompat di zebracross karena waktu dipijak jadi berubah warna gara-gara Shin.  “Sesuatu tidak perlu besar untuk memiliki berat. Seorang gadis yang sekecil bunga violet… Seorang gadis yang bergerak seringan kelopak bunga… menarikku dengan kekuatan lebih besar daripada kekuatan bumi menariknya.

Dalam sekejab… Sama seperti apel Newton… Aku terjatuh dan menggelinding mendekatinya tanpa mampu berhenti.”

      Mengenai cerita gadis lemah tak berdaya dan kesepian dengan seorang pria yang hebat. Itulah kenapa judul dramanya “Goblin: The Lonely and Great God”. God god nya bukan Tuhan, tapi God dewa dalam artian sesuatu yang tak kasat mata di depan manusia. Sesimpel itu… tapi cerita dramanya sangatlah kaya, rich story.

“Ajussi.”

“Debar jantungku terus bergerak antara surga dan bumi tanpa henti…  Inilah cinta pertamaku”

Ini drama mendebarkan sekali. Kalau mau baca sinopsisnya yang dibawa seru-seruan+ dikasih trivia info terbaru Goblin lihat aja di blognya Mb Hazuki Airin-Clover blossoms, kalau mau yang serius fokus sama ceritanya tapi tepat sasaran inti ceritanya lihat blognya Mb Puji-My little Hobbie, nah… kalau mau yang diluar kedua hal itu kunjungi blog lainnya.no-longer-heroin-49

Aaaaack! Episode 7 kapan tayang?. Jawab: Jum’at! >_< gak perlu dijawab kaleee, ini pertanyaan retorik~ episode 7 kapan tayang??? *kkkkk

[Unimportant] Review Goblin Eps 3:  The Lonely and Great God.

     Saat aku masih kecil aku tidak terlalu perduli dengan bunga, hanya sekedar menikmati keindahannya dan oh ya… that’s enough, flower is beauty. Tapi saat bertambahnya waktu aku merasa bunga itu indah, apapun jenisnya dan tiap jenis bunga memiliki maknanya sendiri, punya makna dan maksud yang berbeda. Karena di Goblin ada bunga soba yang maknanya adalah kekasih.., aku jadi teringat pada bunga favoritku dan menjadi logo blog ini. Primrose… bunga merah muda di header blog ini adalah primrose.

primrosee

Primrose dalam bahasa bunga punya arti yang sangat mendalam. Sepertinya kamu sudah benar-benar mentok dengan orang ini. Bunga ini berkata, “Saya tidak bisa hidup tanpamu”.

Review Ep 1>>>>[Unimportant] Review Goblin Episode 1, the Greatest Drama for This Year!.

Okeh review!, wkwkwkwk kupikir aku akan hanya menyukai The legend of the Blue Sea saja di akhir tahun. Dugaanku salah, Goblin lebih entertaining dan menghiburku, bromance yang keren sekali! Wanjong daebak!. Dan selalu membuatku tidak sabar melihat Deok Hwa, Kim Shin, dan Wang Yeo dalam satu scene, pasti sukses membuatku tertawa.

     Chemistry…, aku tidak merasakannya di Gong Yoo dan Kim Go Eun. Bukan karena aku envy Gong Yoo beromansa dengan Kim Go Eun di drama ini, tapi memang benar aku tidak merasakan adanya ketertarikan dan keterikatan yang pokoknya mereka harus ketemu. Rasanya belum bisa berkomentar “gak afdol kalau Eun Tak dan Kim Shin gak bersama”, ostnya saat mereka pandang-pandangan dan saling merindu itu bagus banget, romantis! Bahkan boleh dibilang sebuah lagu yang mungkin bisa mengingatkanmu bagaimana rasanya jatuh cinta, sayangnya sampai episode 3 aku belum menemukan sense of romance dari Eun Tak dan Kim Shin. Kenapa ya? Ada apa sebenarnya ini?, semoga kedepannya di episode 5 ke atas diantara Gong Yoo dan Kim Go Eun bisa dapet feel biar chemistry nya jadi.

     Rating episode 1 sampai 3. Aku ingatkan sekalian, kalau mau menonton drama jangan perdulikan rating, akan tetapi rating bisa dipertimbangkan untuk melihat kualitas dan seberapa banyak sih orang yang menonton drama tersebut di jam tayang Korea Selatannya? Di jam asli drama tersebut tayang untuk pertama kalinya. Seberapa populerkah drama tersebut? Maka cek saja ratingnya. Bagus tidaknya suatu drama benar-benar tergantung selera, bisa jadi saya bilang Goblin lebih bagus dari The Legend of the Blue Sea sedangkan kamu bilang TLOBS lebih bagus daripada Goblin.

  • Episode 1 ratingnya 6,32%. Keren sekali bukan? Baru tayang perdana sudah setinggi itu di TV kabel pula!.
  • Episode 2 berating 7,9%. Wow! Peningkatan yang signifikan. Aku menonton ulang episode 2 berkali-kali lho, menyenangkan sekali lihat bromancenya ^^
  • Episode 3 dapet rating 12,47%. Can you believe it? 12,47% ratings on TV cabel? That was amazing!. Selama ini TV kabel memiliki stigma kalau rating 5 dan 6 sudah bisa dianggap sebuah prestasi tersendiri. Rating 10 an ke atas hanya bisa diraih oleh TV publik, namun Goblin menghapus stigma tersebut. Tidak perduli di manapun tayang dramanya… jika memang bagus maka ratingnya akan tinggi. Yaps! Itu baru bener :))

Tiga episode pertama mereka tidak pelit durasi waktu, dapat tayang spesial dengan 1 jam lebih. Untuk mengenalkan jalan cerita dan para tokohnya. Ini tayangan TV yang kualitasnya Movie, sangat menghibur.

K-Dictionary:

  • Dokkaebi: Goblin
  • Jeosang-Saja: Malaikat pencabut nyawa.
  • Cheonsa: Malaikat
  • Samchoon: Paman (biasanya panggilan untuk yang lebih muda dari ortu kita)
  • Ahjussi: Paman/Pak/Mr. (lebih sering digunakan untuk orang asing)

My Favorit Scene:

  • Setelah menyelamatkan Eun Tak, Shin dan Wang Yeo jalan bersama Eun Tak. Sementara Eun Tak masih marah dan syok, Wang Yeo dan Shin mengobrol dalam hati yang tidak bisa Eun Tak dengar, Wang Yeo kesal kenapa Eun Tak tidak berterimakasih malah marah dan Shin yang jengkel dengan Wang Yeo langsung membentaknya “Diam!”. Kkkkk Eun Tak terkejut, kenapa kau berteriak? *asliBikinNgakak

 

  • Kakeknya Deok Hwa berkunjung ke rumahnya Kim Shin dan kebetulan Wang Yeo ada di sana. Si Deok Hwa membangun scenario kalau Wang Yeo temannya Samchoon-nya dan kemari lagi main sekalian mengucapkan selamat tinggal karena Shin mau ke luar negeri. Wang Yeo dadah dadah kaku,

 “Selamat tinggal. Jaga kesehatanmu. Jangan datang lagi.  Kuharap kau bahagia sampai kau mati di sana…” hahahahaha! >_< dan Shin pun juga sambil dadah dadah balas menjawab

“Selamat tinggal. Kita tidak terlalu dekat. Cepat pergi dari rumahku. Jangan pernah kembali lagi.” Lalu dia senyum manis bangeeeet setelah mengusir Malaikat pencabut nyawa itu dengan halus/kocak. Deok Hwa sok sok membela, Paman kenapa begitu dengan temanmu?, Shin juga ngusir Deok Hwa sekalian “Kau juga pergilah. Yang sangat cepat sekali.” kkkkkkkk

  •        Di kafe, Shin menyihir dua orang sekarakter (sama-sama tipe yang merugikan dan menyebalkan) jatuh cinta dan sama-sama saling ngaku masih jomblo padahal punya pacar. Melihat yang romantis-romantis membuat Eun Tak malah nyorakin “Popohae! Popohae! Popo POPO popohae!” cium! Cium! Cium! Wkwkwk kalau aku jadi Eun Tak aku juga nyorakin mereka buat ciuman lho *ROFL >_<.    Eun Tak tanya apa Shin itu cupid? Tapi Shin bilang mereka tadi itu reinkarnasi, di kehidupan lampau sama-sama membuat menderita orang lain jadi kalau keduanya berpasangan maka menjadi neraka bagi masing-masing. Terkadang dewa seperti Shin mempertemukan dua orang dan manusia sebut itu seperti sihir.
  • Ketika seorang nenek/wanita cantik yang aku masih belum tahu apa jenisnya dia. Malaikat? Malaikat pencabut nyawa? Goblin? Penyihir? Atau peramal?… dia sengaja mempertemukan Jeosang-saja dengan Sunny.

Secara ajaib Joesang-saja Wang Yeo menangis melihat cincin giok yang dijual mb mb cantik itu, kebetulan Sunny juga ingin membeli cincin tsb. Wang Yeo tidak mau mengalah, ia ingin Sunny meninggalkan cincin tersebut.

 Sunny (Yoo In Na) rela ngalah jika dapat no HPnya Wang Yeo tapi Wang Yeo bilang gak punya HP. Akhirnya Sunny yang kasih dia no HP.

 Aku menduga mb mb cantik itu wujud aslinya nenek-nenek tapi bisa berubah bentuk ke muda dengan suatu alasan tertentu. Kata-kata yang dia ucapkan itu makna multitafsir “Tidak masalah siapa yang membayar. Kalian berdua akan membayarnya dengan sangat mahal” mwo? Insaeng? Dengan takdir mereka?. Cincin tersebut adalah cincin yang Ratu kenakan di eps 1 (cameo Kim So Hyun).

 

  • Di akhiran ketika Shin menemukan Eun Tak di pinggir laut, tempat mereka bertemu pertama kali. Eun Tak saat itu sedang seidh karena difitnah dan dimarahi gurunya.

Shin datang memayunginya, hujan terjadi karena Shin sedang sedih dan hujan berhenti saat suasana hati Shin membaik. Eun Tak jadi tidak enak, sekarang kalau melihat hujan dia akan berpikir Shin sedang sedih, kalau hujan lebat pasti Shin sedihnya tak terkira. Shin menjelaskan tidak semuanya hujan karena Shin, tapi itu kehendak alam.

      Eun Tak memberikannya laminating daun maple, Shin menepuk-nepuk kepala Eun Tak. Seperti yang kubilang sebelumnya, aku tidak merasakan terlalu mendalam… harusnya bisa lebih dari ini, backsongnya gila! Cocok banget! XO, aku tidak meragukan sama sekali akting keduanya, tapi lama-lama aku merasanya hubungan Eun Tak dengan Shin seperti anak SMA yang berkeliaran di dekatnya om om ( Ahjussi). Kkkkkk… please, naikin lagi chemistry-nya… yayayayaya?. Episode 4 sudah mulai up sih, tapi masih kurang… naikin lagi please!, biar penonton ikut lumer menontonnya.

  • Ketika Eun Tak menunjuk pedang yang tertancap di tubuh Shin.

Di episode 4 aku tidak rela Shin berpikiran untuk pergi, mengakhiri hidupnya. Karena tidak ingin terlalu merasakan kebahagiaan bersama Eun Tak sehingga membuatnya semakin lama ingin hidup. Kalau semisal Eun Tak mencabut pedang dari tubuhnya… kuharap Shin masih tetap ada dan merasakan kebahagiaan, melupakan bebannya selama beratus tahun menjadi Dokkaebi (Goblin). Semoga!

Like FPnya untuk dapatkan update-annya>>>>> FANPAGE