[Trivia] J-Movie; Daytime Shooting a Star.

    Mau saya kasih judul review juga kurang pantes *wkwk. Karena saya tidak membahas detail rincian dari lighting, naskah, make up – busana, de el el. Ternyata saya tidak betah untuk tidak nulis di blog.. yaudah, bikin ini aja…
Trivia saja. Saya pernah membahas film ini awal tahun 2017 kalau tidak salah, tapi udah dihapus kayaknya… kkkk hobi hapus postingan.
Film Jepang bagus kebanyakan mengambil latar high school. Entah mengapa ya?
Bermula dari Suzume Yosano ( Mei Nagano ) ditinggal ayah dan ibunya pergi, ia disuruh ke kota sendirian menemui pamannya, pindah sekolah dan menikmati masa – masa SMA di kota serta tinggal dengan keluarga Pamannya. Di perjalanan Suzume nyasar dan pingsan lalu ditolonglah oleh Satsuki Shishio ( Shohei Miura ). Satsuki ini rupanya junior pamannya dulu dan sekarang menjadi pelanggan setia restoran pamannya.
Suzume merasa was-was dan curiga dengan penampilan Satsuki yang aneh, Suzume sempat tidak percaya bahwa ia barusan ditolong Satsuki dan diantarkan ke tempat pamannya.
Suzume si anak kampung cukup kesulitan beradaptasi dan mencari teman. Dia dianggap norak dan tidak gaul, cupu. Akhirnya bisa berteman dengan teman sebangkunya yang bisa dibilang alergi dengan anak perempuan. Percikan cinta datang, apalagi saat Suzume ditipu cewe yang naksir temen satu-satunya Suzume.. Suzume dibohongi disuruh mencari kayu/ngapain ke gunung oleh Pak Satsuki. Dan temen cowonya tadi bantu mencari.

Saya suka kedua leadingnya kece. Kelihatan pantes banget disandingin meski perbedaan umur mereka jauh sekali. Mei Nagano ini line 99 kalau tidak salah, sedangkan Shohei Miura pantesnya jadi omnya Mei Nagano.

Tampangnya Suzume seolah bilang “Penampilan orang ini aneh! Mencurigakan!”
Aku: Enak aja… kasep gini dibilang aneh. Lucu yaampuuun… saya sudah kesengsem Shohei Miura sejak di Sukina Hito Ga Iru Koto *wkwk

Sewaktu Satsuki mendekatkan wajahnya dan ingin memanggil Suzume Chun Chun saja, itu… bikin jantungan pemirsa…
“Kalau begitu aku panggil Chun Chun saja ya?”
Aku: Panggil “sayang” sekalian juga gapapa Pak… cocok kalian ini! *wkwk
Haduuuh, napas napas napas… oksigen plis… ganteng banget ini orang? Senyumannya… aduh, saya malah jadi inget omongannya Eun-Tak sewaktu mengira Shin bisa baca pikiran, dialog yang ini kira-kira… “Aku tak perlu menatap bintang-bintang lagi semenjak mengenalmu, …”

Coba dapet tutor se good looking gini waktu sekolah dulu…
Pas upacara kalau dia jaga di barisan belakang pasti banyak yang pura-pura pingsan, pura-pura sok tanya bab yang gak dimengerti pas pelajarannya, pura-pura amnesia nyasar ke rumahnya “Lho? Ini rumahnya bapak? Kirain rumahnya temen saya? Aku siapa? ini di negara mana?”, sok nanya “Jadi guru les privatku dong pak!?” Atau “Buka les dong pak!”,

Eh, jangan norak dong… 😂

Advertisements

Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto Episode 10 – 2

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-1

Keesokan harinya, kamar yang selama musim panas ini ditinggali Misaki sudah kosong. Rumah terasa sepi, sebelum pergi Misaki memandangi rumah keluarga Shibasaki, dia membungkuk berterima kasih karena telah memberikan kenangan yang indah selama ini.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-2

Touma yang masih mengantuk keluar dari rumah bersama Chiaki.

Touma : Kau terlalu dingin! Kau pergi tanpa berpamitan!

Chiaki : Setidaknya biarkan kami mengantarmu.

Misaki berterima kasih pada keduanya, Touma langsung pura-pura mewek. Chiaki bersyukur Misaki datang kemari di musim panas, semoga berhasil, ganbatte-ne!. Touma menggoda, kalau Misaki mau dirinya ikut maka dia akan ikut. Misaki mendorong Touma yang jahil.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-3

Kanata ada di laut, karena melihat orang-orang berfoto dengan pose melompat, dia teringat saat memotret Misaki dulu. Pertemuan pertama mereka. Misaki tidak langsung pergi, dia berbalik dan menuju ke Sea Sons terlebih dahulu.

Dia ingin menyimpan Sea Sons dalam ingatannya, ia raba dapurnya. Semuanya tentang Kanata, ketidakcocokan mereka dulu, keangkuhan Kanata, kemudian mereka berangsur-angsur akrab, serta perasaan cinta yang muncul tanpa diduga-duga sebelumnya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-5

Misaki bertemu Kanata, rupanya Kanata berselancar tadi, apa ombaknya besar?. Kanata hanya menjawabnya dengan sepatah kata saja.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-4

Misaki : Jaga dirimu,

Kanata kembali menjawabnya singkat, Misaki bertaya bisakah Kanata mengatakan hal lain?. Bagaimana kalau mengucapkan jaga diri atau mendoakan kesuksesanku?. Misaki akan pergi ke New York, mungkin mereka tidak akan bisa bertemu lagi. Kanata merasa tidak ada yang perlu dia ucapkan.

Misaki melangkah lagi, di dekatnya Kanata ia mengatakan “Kalau begitu sampai jumpa.” . Kanata juga langsung berjalan pergi. Namun Misaki memanggilnya, Kanata tetap menyebalkan sampai akhir. Sikapnya dingin dan suka merendahkan orang lain, sebenarnya Misaki beberapa kali menaruh paku paying ke sepatunya Kanata. Bagi Misaki musim panas ini sangat menyenangkan, ia berterima kasih, dan musim panas yang seperti ini tidak akan terjadi lagi. “Bye bye!”

Kanata menoleh menatap kepergian Misaki.

Restoran berjalan seperti biasa tanpa Misaki. Watase-san sudah datang ke Sea Sons, Chiaki menyambutnya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-6

Di bandara..

Misaki melihat papan jadwal penerbangannya, lalu menarik kopernya. Tanpa sengaja dia melihat seseorang sedang membaca artikel tentang Kanata Shibasaki,

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-7

Touma terlihat kesal sekali karena dikiranya tamu mereka ini seperti Oyama Kaibara, Apa itu?, hanya suara yang menyenangkan. Bisiknya pada Kanata. Kanata menyuruhnya diam dan bekerja sana.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-9

Misaki, melihat artikel tentang Kanata. Kanata mengungkapkan “Musim panas ini adalah titik balik” . Di Sea Sons, Kanata melihat notes dari Misaki berbentuk wajan lucu “Terima kasih, maaf tidak minta maaf secara langsung kepadamu”

Misaki memandangi wajah Kanata di majalah dengan senang. Kanata, dia teringat kembali kebersamaannya dengan Misaki dulu, ia menahan diri untuk menangis.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-8

Kanata meremas notes itu, Chiaki bertanya ada apa dengan Kanata. Kanata meminta maaf, Chiaki menyodorkan kertas ke Kanata. Kalau Kanata bergegas ia bisa bertemu Misaki nanti.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-10

Untuk tamu mereka kali ini serahkan saja pada Chiaki dan Touma.Dua bersaudara ternyata tidak ada rencana, mereka akan minta maaf saja kalau begitu. (wkwkwkwk sok sok keren tapi mereka ga ada rencana )

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-11

Misaki hampir berangkat, Kanata berlarian dan masuk ke taksi. Waktunya sudah mepet, ia dengan cemas melihat jam di ponselnya berkali-kali, ia meminta sang supir mempercepat laju mobilnya. Misaki sudah masuk antrian pengecekan, tiba-tiba dua anak gembul yang selalu muncul disaat-saat kritisnya Misaki, salah satu gembul membuat kotor bajunya Misaki. Keluarga biru-buru itu langsung meminta maaf semuanya. Misaki tidak apa-apa, dia akan membersihkannya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-12

Kanata sudah sampai di Bandara Haneda, dia berlarian mencari Misaki. Lalu mereka bertemu, Misaki malah memarahi Kanata kenapa datang kemari sedangkan ini adalah hari pentingnya Kanata. Kanata mengejek bajunya Misaki yang kotor. Bajunya terkena es krim, tadinya Misaki mau ganti baju tapi kopernya sudah masuk pemeriksaan.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-13

Misaki penumpang terakhir yang dipanggil, “Sampai jumpa,” Misaki pergi meninggalkan Kanata, ia menunduk sedih. Kanata memanggilnya dengan keras “Misaki!” membuat Misaki tertegun, ia berbalik dan Kanata menghambur kepelukannya. Ini pertama kalinya Kanata memanggil namanya.

“Aku mencintaimu, aku akan selalu berada disisimu”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-15

“Tapi, aku harus ke New York..”

Kanata menghentikan Misaki dengan mengecupnya, “Dimana pun kau berada, aku akan berada disisimu. Jadi tetaplah berada di sisiku juga,”

Misaki kemudian memeluk Kanata lagi, dia senang sekali. Misaki juga akan selalu berada di sisinya Kanata. Mereka lalu saling menatap dan berciuman, seolah dunia milik berdua.

——Sukina Hito Ga Iru Koto—–

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-16

-=Hari ini kami tutup karena tidak ada koki, Kami mohon maaf=-
sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-17

Di rumah, Touma menatap aneh pada kue buatannya yang gosong. Fuka juga ada di sana untuk membantu persiapan, bagaimana ini?, semua orang sebentar lagi pulang. Touma ingin membuat kue lagi kalau begitu. Fuka dan Touma bahu membahu membuat adonan kue.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-18

Himura, dia mengenakan kostum rusa kutub. Himura melamar Mikako, “Aishiteru, Mikako..” . “Aku juga mencintaimu, Nobuyuki!” . Lalu Himura hendak mencium Mikako tapi terhalang moncong rusa kutubnya. Dengan tidak sabaran dia menyingkirkan kepala rusa kutub itu dari kepalanya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-19

Kaede sedang memainkan pianonya ditunggui oleh seorang pria asing.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-20

Manami menulis surat untuk Kanata “Shibasaki Kanata apa kabar, berkat kau, ibu akan segera dipulangkan dari rumah sakit”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-21

Wakaba merayakan natal dengan banyak orang yang mengenakan kostum santa, kali ini dia menggamit lengan pacarnya. Dia kembali menjadi leadernya, buktinya saat dia bilang “Marry Christmas!” semua orang langsung mengikutinya. Dia izin pamit ke Misaki, karena Wakaba sedang ngedate dengan kecengan barunya.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-22

Chiaki pulang ke rumah, Touma dan Fuka menyambutnya. Lalu Touma menunjukkan sesuatu pada ke Chiaki. Di New York turun salju.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10

Misaki dan Kanata berjalan berdampingan. Misaki heran karena Kanata datang ke New York tanpa membawa apa-apa,

“Memangnya kenapa?”

“Kau tidak berubah sedikit pun,”

“Apa kau baik-baik saja di sana?”

“Ya”

“Apa Sea Sons baik-baik saja?”

“Lumayan”

“Sudah kukatakan, jangan hanya bilang baiklah atau lumayan”

Misaki kesal, sudah sekian lama tidak bertemu seharusnya ada banyak hal yang bisa diceritakan. Kanata berhenti sejenak, dia bilang tidak ada banyak yang bisa diceritakan.

Lalu 3, 2, 1 hitung mundur, pohon natal di belakang Kanata dan Misaki menyala berwarna-warni. Misaki mengambil foto bersama Kanata, Kanata berjalan lagi.

“Apa yang kau lakukan?”

“Tidak ada”

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-23

Misaki kedinginan dan menggosokkan kedua telapak tangannya. Kanata langsung menggenggam tangan Misaki, keduanya tersenyum. Misaki penasaran mereka mau kemana sebenarnya?. Kanata menyuruhnya berhenti bertanya, nanti akan tahu sendiri.

sinopsis-sukina-hito-ga-iru-koto-eps-10-24

—End—


Komentar :

Cukup membuat senyum-senyum juga endingnya, apalagi pas bagian Chiaki dan Touma ternyata tidak ada ide setelah Kanata pergi mengejar Misaki. Wkwkwk Chiaki mengajak minta maaf saja ke tamu mereka .

Klise sekali, selalu selalu selalu.. adegan mengejar seseorang di bandara lalu kissue dan mereka jadi pasangan. Yeeeaaay… !, yattaaa… Kanata memanggilnya “Misaki!” untuk pertama dan yang terakhir dari kesepuluh episode yang ada.

Terima Kasih banyak bagi yang mengikuti Sinopsis Sukina Hito Ga Iru Koto di  sini sampai selesai,

Arigatou Minna ^^ ! ❤

 1-1  | 1-2  | 2-1  |  2-2  |  3  |  4-1  | 4-2  |  5-1 |  5-2  |  6-1  |  6-2  |  7-1  |  7-2  |  8-1  |  8-2  |   9-1 | 9-2  | 10-1  |  10-2 End ||Complete