K-Drama: Kkondae Intern || Yesterday Was So-So..

Padahal saya baru baru ini banyak memikirkan apa kaki mereka tidak sakit? Berlatih setiap hari untuk penampilan 3 – 4 menit yang menuntut kesempurnaan. Karena salah satu peserta I Land mengundurkan diri karena alasan kesehatan, nyaris tidak bisa berjalan lagi. Ketika jatuh kita masih bisa bangkit lagi, tetapi jika kaki sudah tidak bisa untuk berjalan adalah masalah lain.

 

Bagaimana kalau kita buat istilah Idol sebagai olah raga jenis baru HHHHHHHHH.

  • Drama: Kkondae Intern / Old School Intern (literal title)
  • Revised romanization: Kkondaeintern
  • Hangul: 꼰대인턴
  • Director: Nam Sung-Woo
  • Writer: Shin So-Ra
  • Network: MBC
  • Episodes: 24
  • Release Date: May 20 – July 1, 2020
  • Runtime: Wednesday & Thursday 21:00 (35 minutes each / 2 episodes per day)
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Plot Synopsis by AsianWiki Staff ©

After graduation, Ka Yeol-Chan (Park Hae-Jin) landed his first job at a company. His boss there, Lee Man-Shik, was a “kkondae” which refers to a rigid, old school type of person. He would force his old school ways of thinking on Ka Yeol-Chan. Due to Lee Man-Sik and his old school ways of thinking, Ka Yeol-Chan quit his job there. Ka Yeol-Chan then found a job at a ramen company. He worked very hard and was promoted unusually quickly, due to his radical planning and aggressive marketing. Ka Yeol-Chan now works as the chief of the sales and marketing department at the ramen company. His position actually wields the most power in the company. One day, Ka Yeol-Chan gets a senior age intern. That intern is Lee Man-Shik, who gave him such a hard time at his first job.

Menderitanya Anak Magang. Mau sepinter apapun kamu pokoknya harus NURUT!

Karena posisi kita sebagai anak magang, kita hanya akan dicobai selama paling tidak 6 bulan atau lebih. Jika performa kita baik maka akan dilanjutkan kontrak satu atau dua tahun baru kemudian diangkat menjadi tetap. Bisa jadi sebelum kontrak berakhir bisa diangkat menjadi tetap karena kinerja kita bagus.

Sayangnya proses magang magang ini banyak memakan korban. Apa itu? Hati.. hahahahah, karena terkadang kamu tidak memiliki pekerjaan fokus tetap, ada banyak hal yang mesti kamu kuasai dan pelajari sendiri dengan bantuan rekan lainnya. Kalau baik ya enak.. kalau temen dan seniornya jahat? Ya udah.. berjuang wkwk

Ga Yeol Chan ini baru lulus dan masuk ke Perusahaan Ramyun yang cukup terkenal di industri mie mie instan ini. Sayangnya dia mendapatkan lingkungan pekerjaan yang kurang menyenangkan, setiap ide yang ia miliki tidak banyak dihargai. Dia mendapatkan perlakuan tegas dan keras oleh atasannya.

Suatu hari dia diperintahkan untuk mengunjungi kedai sup yang akan perusahaannya gunakan sebagai rasa selanjutnya. Tetapi mereka bertikai di pengadilan, katanya perusahaan mencuri resepnya. Ga Yeol Chan diperintahkan untuk menengok apakah pemiliknya bunuh diri? Atau akan bunuh diri?

Yeol Chan datang dalam keadaan kelaparan, makanya si pemilik yang tadinya hendak bunuh diri langsung memasakkannya. Yeol Chan pas ditanya jawabnya enak, tetapi langsung memuntahkannya saat pemiliknya pergi ke dalam. Karena ketahuan, Yeol Chan merasa tidak enak hati. Dia diusir dan kabar terbarunya si pemilik melakukan percobaan bunuh diri lagi. Yeol Chan merasa dikambing hitamkan oleh perusahaan, terlebih Manajernya menyuruhnya melakukan resign. Semenjak itu dia hampir bunuh diri juga..

Maju Terus! Pantang Mundur. Meski Dendam Sebagai Amunisinya.

Tetapi Yeol Chan mendapatkan inspirasi mie ayam pedas dari tempatnya makan malam-malam di kedai mie kuah pedas. Ia mengembangkan produknya sendiri di perusahaan baru yang ia tempati. Kerja kerasnya membuahkan hasil, dia menjadi pimpinan yang disegani dan diakui kehebatannya.

Pernah dengar kalau sumbu terkuat dalam mencapai sesuatu tak jarang adalah rasa dendam, amarah, kebencian, dan segala macam emosi negatif lainnya?

Barangkali Yeol Chan juga sama.

Jika Kelak Aku Jadi Dia Takkan Bersikap Sewenang-wenang Seperti Itu! Janji!

Sayangnya meski dia masih sangat mendendam pada atasannya yang terdahulu, tanpa sadar dia justru melakukan tindakan serupa ketika atasannya yang dulu magang di tempatnya! Taraaa… wkwk munafik!

Pedasnya Versi Ramyun Korea Ternyata Enggak Aku Banget, Wkwkw

Apakah kalian sependapat denganku? Mie instan paling aman dan enak adalah versi dasarnya? Sedaap goreng, sedaap kriuk, Indomie goreng, Indomie ayam bawang, soto dan versi dasar lainnya? Setuju? Wkwkkw,

Selain itu rasanya aneh! Saya belum pernah mencoba. Pernah nyoba bukan yang versi terkenal itu… kalau versi lokal saya lebih suka Jalapeno, murah dan pedasnya mantap!.

Karena mereka bekerja di industri makanan, kita akan kebingungan.. bagi yang belum paham atau kaget.. ketika melihat karyawannya secara tidak langsung disuruh beli produknya sendiri. Nah begitu.. sempat satu produk mereka gagal dan tidak laku di pasaran, para karyawan dianjurkan membelinya sendiri menggunakan uang pribadi. Dan sebanyak engkau beli mie itu akan menentukan penilaian juga, duh..

Punya Kolega Baik Itu Penting, Tetapi Jangan Terlalu Membuat Relasi Menggunakan Hati.

Akan selalu ada ngomongin di belakang, gak salah.. cuman.. ya kudu sabar.. Saya Tau… Kita Semua Benci Pada Atasan, Apalagi Rekan Kerja yang Tidak ada Gunanya.

 

Pada Akhirnya yang Terpenting Adalah Kemampuan Menyesuaikan Diri.

Setelah dipecat, pindah perusahaan. Kemudian mengundurkan diri, atau dipecat lagi. Mereka harus menyesuaikan diri lagi.. Entah bekerja untuk bisnis sendiri atau menguasi lingkungan di tempat kerja baru.

Saya tidak pernah percaya kalau disaat dia bekerja dia jahat tetapi diluarnya baik di kehidupan pribadinya? Hahah.. justru orang itu baru kelihatan aslinya saat tertekan. Kalau jahat ya jahat aja.. ga usah ngaku-ngaku baik.

Semua Tokohnya Konyol:

Gak akan saya sebutin semua, cukup yang punya kesan lucu lucu..

Lee Tae Ri sempat ditembak Yeol Chan. Tetapi Tae Ri menolaknya, karena merasa Yeol Chan ini seperti orangtua, kaku. Yeol Chan salah paham menanggapinya sebagai cemo’ohan, padahal Tae Ri maksudnya kagum dengan Yeol Chan, tetapi untuk mereka jadi pasangan belum. Lucunyaaaa.. kan Tae Ri anaknya Lee Man Shik, dan tidak ada yang tau.. Yeol Chan langsung bingung, ini gimana? Bagaimana kalau kita menjalin hubungan dan Lee Man Shik jadi mertuaku? Hahahaha terus Man Shiknya denger, Yeol Chan dipukuli wkwkw Siapa yang mau punya mantu kau! wkwk

  • Lee Tae Ri

Sempat tidak disukai Ga Yeol Chan karena sikapnya yang aneh saat memperkenalkan diri, seperti anak kecil. dan tidak cukup kempeten untuk bidang ini.

Tapi entah kenapa benih-benih cinta muncul diantara keduanya, karena Tae Ri sering ditolong Yeol Chan dan Yeol Chan seperti merasakan ada yang berbeda tiap Tae Ri didekatnya. Selalu memberikan inspirasi dalam pekerjaannya mengembangkan produk.

Karena… Lee Tae Ri memanglah gadis berambut krebo yang menyelamatkan hidupnya, dulu ketika terpuruk dia melihat gadis berambut krebo menangis meracau sambil memaki mie yang dimakannya pedas, tetapi terus memakannya meski kepedasan. Ga Yeol Chan terinspirasi Lee Tae Ri dari mulai mie ayam pedas dan bentuk mascot mienya.

Lagi mikirin Negara..

  • Ga Yeol Chan

Mungkin akan kelihatan keren di depan para bawahannya dan atasannya. Tetapi Yeol Chan mulai bertindak kekanak-kanakan setelah menerima Lee Man Shik sebagai pegawai magang di Departemennya. Yeol Chan balas dendam, ia memperlakukan Man Shik sebagaimana dia pernah diperlakukan dulunya.

Tidak memberikannya tugas, menyuruhnya membelikan minuman dengan takaran dan rasa yang macam-macam, karena Man Shik sudah cukup tua dan cara bicaranya Yeol Chan terlalu cepat.. dia merekamnya di ponsel dan menyodorkan ke resto atau kafe yang jual. Meski banyak ditertawakan oleh orang, terlebih membuat antrean panjang.. wkwk

Ini sewaktu mereka terdampar di pulau yang masih tradisional. Yeol Chan tidak punya uang cash, tidak ada penginapan tersisa, kapal tidak mungkin datang karena laut sedang tidak tenang. Mereka bikin tenda dan nyobain ramen pake apa saja yang ada, ngakak saya tuh.. meski Yeol Chan jahat dan dingin dan hubungan mereka tidak terlalu baik.. mereka bisa akur bikin ngakak di sini.

  • Lee Man Shik

Dia ceritanya ngambek kenapa gak dipekerjakan sebagai Direktur setelah bertahun-tahun mengabdikan dirinya. Namun bukannya naik pangkat,, dia malah disuruh mengelola gudang. .Walhasil Lee Man Shik ngambek. Hla wong aku yang berkontribusi sejak berdirinya perusahaan kog ditaroh gudaang? Mbuk ya ngaca?! Hahaha..

Resign, dia malah bingung mau kerja apa, kemudian dapat tawaran jadi pemagang di perusahaan ramyun pesaingnya dulu.

Meski harus nurunin egonya, ia harus terima. Anak bungsunya masih kecil.

  • Namgoong Joon-Soo

Gak tau rasanya berkompetisi untuk mendapatkan sesuatu, karena dia adalah anaknya si Bos perusahaan. Ambisinya adalah mendapatkan posisi Presdir. Maka dari itu dia selalu mengawasi Ga Yeol Chan yang berpotensi menduduki posisi itu. Walaupun perusahaan ini adalah milik ayahnya.

Cerdas, tetapi yang dipikirannya cuman cara buat menjatuhkan Yeol Chan wkwk. Coba dia fokus ke menunjukkan kemampuannya ke ayahnya, pasti gak perlu ada drama drama saam Yeol Chan, lagian Yeol Chan tidak tertarik menjadi Presdir,

Karena Yeol Chan alergi anjing, dia langsung pelihara anjing di lobi kantornya. Wkwkwk,

Ya namanya perusahaan, kepemilikan menjadi abu-abu, atau bahkan terkadang justru dipegang oleh pemilik saham mayoritas. Bisa satu orang atau satu kelompok yang memiliki tujuan yang sama. Bisa jadi dia hanya duduk duduk tidak melakukan apapun, tetapi suaranya sangat mempengaruhi kebijakan dan rapat rapat.

Sebenarnya Man Shik tidak jahat, hanya saja Yeol Chan baru memahaminya sekarang. Ada banyak alasan memperlakukan Yeol Chan seperti itu dulu, pertama Lee Man Shik memang bosnya dulu.. dan punya kuasa seenaknya sendiri. Kaku kolot seperti orangtua yang sering digambarkan. Namun ketika dulu ada masalah dengan bos pemilik sup sapi, itu hanya kesalahpahaman yang Yeol Chan terlambat sadarinya.

 

Saya cukup senang melihat Park Hae Jin main di drama yang santai seperti ini, dia tidak harus serius keren seperti peran yang selama ini mainkan.

[Sinopsis] K-Movie: Cheese In The Trap – Part 1

Hasil cetakan Soul sudah keluar, tak sengaja seseorang menyenggolnya hingga kertasnya berjatuhan.
“Maaf”

Ucap pemuda itu tanpa rasa bersalah sambil lalu.
Soul sedikit kesal, ia berusaha mengambilinya. Terlihat kaki Yoo Jung tak jauh dari kertas Soul
“Makanya.., kau harus lebih berhati-hati.” Ucap Yoo Jung dengan dinginnya.

Soul tampak kelelahan, ia memejamkan matanya. Tak lama kemudian Yoo Jung datang membawakan secangkir kopi, Soul merasa agak sungkan.. Sunbae tak perlu repot-repot.
Yoo Jung meminta Soul untuk pulang, berkat Soul yang sudah memilah datanya dengan baik.. Yoo Jung yakin sisanya akan dia selesaikan cepat.

Dalam hati Soul heran, senyuman Sunbae, nada bicaranya, keramahannya, semua orang memperhatikan Yoo Jung Sunbae kemanapun ia pergi. Soul merasa tidak nyaman.

Yoo Jung mengantarkan Soul pulang. Meskipun ia diperlakukan dengan baik, Yoo Jung pasti memiliki sisi lain yang tidak diketahui oleh banyak orang.. Soul yakin akan itu.

Soul menceritakan keanehan Yoo Jung pada Bora, semester lalu Sunbae tidak sebaik ini padanya, Bora menyuruh Soul berpikiran yang positif.. barangkali Sunbae ingin menjalin hubungan baik dengan Soul.. atau jangan-jangan Sunbae naksir Soul?
Bora terkejut dengan pemikirannya sendiri.

Eun Taek merasa Yoo Jung Sunbae tidak mungkin naksir Soul. Bora tidak setuju, memangnya ada yang salah d

ngan Soul? Dia cantik, pintar, juga baik hati.
Eun Taek balas mengatakan kalau Yoo Jung Sunbae itu rumornya hanya pacaran dengan artis.
Bora tidak mau kalah, baginya Soul itu juga mirip artis. Soul kesal, Bora terlalu membual.
**
Yoo Jung datang, ia menyapa semuanya. Ia mengajak Soul ketemuan setelah selesai kuliah. Soul kebingungan, maaf?
Yoo Jung bilang untuk menyelesaikan tugas yang kemarin, tinggal dicetak.
Meski masih bingung ia pun mengiyakan. Soul tetap merasa aneh dengan perubahan sikap Sunbae yang jauh berbeda dengan tahun lalu.
♡Chapter 1: Senior yang Mencurigakan♡

Setahun lalu,
Bora bertanya apakah Hong akan mengajukan tinggal ke asrama?. Soul bilang ia akan melakukannya tahun depan.

Uang hasil kerja sambilannya sudah digunakan oleh keluarganya.
Bora menyayangkan jarak rumah Soul dengan kampus cukup jauh, memakan waktu 4 jam perjalanan.
Soul tak memusingkannya, ia mengajak Eun Taek dan Bora makan saja, jangan dipikirkan.

Sang Cheol seeorang senior bersuara keras memanggil Soul. Senang Soul kembali kuliah setelah cuti.
Setelah kepergiannya Bora kesal, apa-apaan suaranya itu? Kalau orang hamil dengar suaranya tadi pasti langsung keguguran karena kaget.

Kebetulan Yoo Jung yang cuti juga sudah kembali kuliah. Hong diperkenalkan, belum menyapa dengan benar tapi Yoo Jung langsung mengatakan “Iya”
Membuat Soul sedikit kesal.

Seorang junior genit mengajak Yoo Jung minum. Tapi Yoo Jung beralasan ia sedang berbicar dengan Sang Cheol. Gadis itu terus memaksa, Yoo Jung tanpa sengaja menjatuhkan gelas minum air mineralnya. Yoo Jung menyuruh gadis itu bersih-bersih.

Soul yang memperhatikan sejak tadi pun merasa aneh karena Yoo Jung mengelap air di meja dengan handuk orang lain, sedangkan mengelap tangannya sendiri dengan handuk sendiri. Yoo Jung menyadari dirinya diamati Soul, ia hanya menatapnya dingin.

**
Di luar Yoo Jung entah menelfon siapa, Soul pikir Yoo Jung bertengkar dengan pacarnya. Yang lebih anehnya Soul mendengar Yoo Jung mengatakan bahwa semua mahasiswa yang cuti hadir dan membuatnya kesal.

Terbatuk-batuk Soul mencoba menutupinya, ia lihat Yoo Jung sudah tidak ada di gang gelap. Lalu Soul menemukan sebatang rokok baru, akan ia berikan ke Bora.

Ketika berbalik ia melihat Yoo Jung. Membuatnya kaget, Yoo Jung tidak mengatakan apa-apa.. hanya menatap puntung rokok dengan sinis. Soul mencoba menjelaskan bukan dia yang merokok. Namun Yoo Jung mengabaikannya.

**
Bora heran kenapa Soul harus merasa tidak nyaman dengan Yoo Jung Sunbae. Soul tetap merasa tidak nyaman, Sunbae aneh menurutnya. Sang Cheol Sunbae yanf mendengarnya langsung berteriak-teriak
“Jeong! Apa kau pernah cari gara-gara dengan Hong Hubae? Dia bilang tidak nyaman denganmu”

Sang Cheol tidak mengerti kenapa Soul seperti itu. Yoo Jung yang melintas dan mendengarnya pun terlihat kesal. Ia mengabaikan Soul.

Soul merasa tertekan karena Yoo Jung sekarang tahu bahwa dirinya merasa tidak nyaman. Cetakannya sudah selesai, namun ia disenggol seorang mahasiswa lain dan akhirnya kertasnya jatuh berantakan. Disaat Soul hendak memungutinya ia lihat kaki seseorang

Itu adalah seniornya, Yoo Jung Sunbae. Bukannya menolong justru menyuruh Soul lebih berhati-hati.

Itu kejadian setahun lalu. Namun sekarang Sunbae terlihat berbeda dari sebelumnya. Seperti sekarang, setelah selesai dengan tugasnya ia mengajak Soul makan bersama. Semula Soul bingung dan kaget

Yoo Jung bertanya apa tidak apa-apa makan ini saja?. Soul bilang ia tak apa-apa. Yoo Jung kesulitan membuka bungkusan Samgak kimbabnya karena ini pertama kalinya ia memakan ini. Soul bahkan tersedak ketika Sunbae bertanya apakah Soul merasa tidak nyaman dengannya?. Bukannya tidak nyaman, cuma.. karena belum akrab..

Padahal dalam hati Soul merasa situasinya semakin tidak nyaman. Soul berterima kasih atas traktirannya.

.

.

Yoo Jung lain kali akan membelikan Soul makanan yang enak. Dengar kata lain kali membuat Soul terkejut.
Terlebih ketika Yoo Jung terus mendekatinya dan mengamati wajahnya. “Sampai jumpa besok..”

Di rumah, Yoo Jung berlatih membuka samgak kimbab sembari menonton video tutorialnya.
Setelahnya ia memakan makan malamnya di ruang lain.
**

Di sebuah ruangan temaram foto Soul keluar dari mesin cetakan.

Kemudian terlihat tangan seseorang yang menempelkan foto tadi ke dinding. Yang rupanya banyak foto lainnya di sana.
**

Baek In Ho sudah ditahan-tahan temannya. Kapan pulang kemari? Mau ke mana?
Baek In Ho dengan santainya berkata, ia akan kembali jika merindukan temannya, jangan menangis.. pria tulen tidak perlu lebay begitu. Tujuannya adalah Seoul.
Kapal menepi dan Baek In Ho berjalan pergi tanpa menoleh lagi

● Chapter 2: Tamu Tak Diundang ●

In Ha di rumanya sedang santai-santai.

Mendengar bel berbunyi berkali-kali membuatnya kesal.

Dipikirnya kurir, setelah ia buka pintu rupanya adik kembarnya yang datang, Baek In Ho.
*

In Ho mengomentari tempat In Ha yang lumayan juga, ada kursi pijatnya. Sayangnya terlalu berantakan. In Ho tergelak melihat buku finance komputer. In Ha menjelaskan dia diminta Hoejang-nim untuk kursus supaya bisa masuk ke perusahaannya.In Ho pikir itu cuma akal-akalannya Hoejangnim untuk mendepak In Ha.In Ho memperingatkan Baek In Ha untuk jangan berpikir Hoejangnim menganggap mereka sebagai anaknya sendiri. In Ho menyuruh In Ha mencari jalan hidup sendiri, jangan bergantung pada keluarganya Yoo Jung terus.In Ha kesal dibuatnya, ia membentak In Ho dan melemparkan pisaunya. Mereka berkelahi.

Seperti sewaktu kecil, In Ha dipukuli seorang wanita karena tidak menurut. Sementara itu In Ho duduk ketakutan menyaksikannya. In Ha terus membantah.

Sampai ayahnya Yoo Jung datang, In Ha kecil mengadukan perlakuan yang ia terima. Ia juga menunjukkan lebam-lebam bekas pukulan di badannya.

Setelah memohon-mohon seperti itu akhirnya Hoejangnim membawa keduanya.Teringat masa silam. In Ho melepaskan In Ha, ia meninggalkan nomor hapenya dan meminta In Ha menghubunginya jika ada apa-apa.
**

Hong Soul menjalani rutinitasnya, kerja paruh waktu dan sebagainya. Melihat sepasang sepatu di etalase toko membuatnya berhenti lama menatapinya.

Di kelas ia kepikiran dengan harga sepatu tersebut. 200 ribu won, ia mengurungkan niatnya.
Dilihatnya Yoo Jung tidak ada di kelas, ia dipikitnya Yoo Jung bukan tipe orang yang suka bolos. Padahal Soul ingin meminta data yang berhasil Sunbae kumpulkan.
Tak berapa lama Sunbae mengiriminya pesan, ia akan memberikan datanya ke Soul.

In Ho bertanya dimana fakultas bisnis. Gadis yang berhadapannya dengannya tidak fokus, ia terbengong-bengong kenapa ada pria seganteng ini.

Bukannya memberitahu tapi gadis itu sudah grogi dan kabur, karena saking gantengnya.

In Ho terkejut melihat Yoo Jung bersama Soul.

Terlebih senyuman Yoo Jung yang tidak biasa itu benar-benar membuat In Ho tidak percaya apa yang dilihatnya ini nyata.Soul menunggu keretanya. In Ho mengejutkannya. Bertanya apa hubungan Soul dengan Yoo Jung, ia ini adalah temannya Yoo Jung.
**
Soul dengan kesal menjawab ia tak ada hubungan apapun dengan Yoo Jung!.
Karena mereka tarik-tarikan, akhirnya Soul memukul In Ho hingga hidungnya berdarah.

Sebagai gantinya Soul mentraktir In Ho makan. In Ho mengomentari rambut Soul yang seperti bulu anjing.
Soul tidak kaya dan In Ho yakin pasti bukan pacarnya Yoo Jung.

Soul terkejut melihat kedua tangan In Ho bisa digunakan. In Ho menjelaskan aslinya ia ini kidal, namun berkat perbuatannya Yoo Jung ia jadi harus menggunakan tangan kanannya. Setelah yang kiri sembuh ia jadi bisa menggunakan kedua tangannya.