[Sinopsis] Man To Man Episode 3

Woon Kwang mengalami syok dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Do Ha berusaha keras meyakinkan diri bahwa Woon Kwang tidak apa-apa.

Ketika Do Ha hendak memberikan tanggapan pada reporter via telepon, langkahnya oleng dan hampir jatuh. Seol Woo membopongnya sembari mengatakan “Kau juga pasien”.

 

Do Ha khawatir, sepertinya Seol Woo lebih terluka ketimbang dirinya. “Permisi, pasien tampan. Kami akan mensterilkan lukamu”

Seol Woo merasa aneh, rupanya itu adalah Lee Dong Hyun yang sedang menyamar.

Seol Woo memperoloknya kenapa justru menyamar menjadi perawat?. Dong Hyun mengutarakan alasannya, ia kalau memilih jadi dokter kan tidak bisa mengurusi tulang patah, dan paling parahnya nanti bagaimana kalau dia ikut membantu prosesi melahirkan?

Seol Woo merasa kecelakaan ini adalah kecajahatan, sengaja dilakukan oleh seseorang yang sepertinya adalah tentara yang pernah menjalani pelatihan khusus. Ia bukannya khawatir Yeo Woon Kwang meninggal, hanya saja akan merepotkan kalau tujuannya Seol Woo untuk menemukan ukiran kayu belum berhasil tapi Woon Kwang sudah meninggal.

Mo Seung Jae tampak bahagia melihat berita kecelakaannya Woon Kwang. Song Mi Eun datang membawakan minuman untuk suaminya. Seung Jae tanya pendapat Mi Eun, apa sudah lihat beritanya? Bagaimana soal pembuatan filmnya?. Mi Eun santai menjawab, tinggal ganti saja aktornya.. dengan begitu investasi Seung Jae tidak akan mubazir.

Seung Jae memuji Mi Eun lebih kejam rupanya, ketimbang suaminya yang seorang pebisnis ini.

Anak mereka datang, mengajak ayahnya mandi bersama.

Ji Se Hoon mengirimi Mi Eun pesan tentang keadaannya Yeo Woon Kwang sekarang. Mi Eul lalu menghubunginya, berusaha mencarikan dokter terbaik untuk merawat Woon Kwang.

Yeo Woon Kwang bukan sekali ini mengalami kecelakaan mobil. Sebelumnya ia pernah mengalami kecelakaan saat pengambilan gambar, remnya blong. Disaat yang bersamaan Song Mi Eun meninggalkannya demi Seung Jae dari Songsan.

Woon Kwang benar-benar hancur.

Dilihatnya cincin yang nampaknya menjadi ikatan diantara mereka. Semuanya telah berakhir, Mi Eun akan menikah dengan Mo Seung Jae.

Mimpi buruk. Woon Kwang tidak tenang dalam tidurnya. Seol Woo menjaganya, Do Ha masuk dan penasaran apa Oppanya ini sudah siuman tadi?. Seol Woo menjawab tadi Woon Kwang sudah siuman dan sekarang sedang tidur.

Eun Soo datang, ia mengenakan pakaian yang menonjol sekali, Sengaja kalau-kalau reporter memotretnya nanti.

Eun So sewaktu dituduh-tuduh Do Ha langsung menjelaskan hubungannya dengan Woon Kwang sudah berakhir karena Seol Woo.

Dulu saat di restoran Seol Woo mengatakan “Hubungan sejati bagi aktris sepertimu adalah kemewahan yang tidak mampu kau beli. Jika kau sungguh mencintai seseorang, saa kau bertindak, matamu… menggambarkan sebuah kebohongan. Itulah katanya (Woon Kwang) sambil berlinang air mata” Kata Seol Woo dengan dramatisnya setelah menghapus foto-fotonya Woon Kwang di ponselnya Eun Soo.

Eun Soo terharu, ia memegangi tangan Seol Woo, memohon untuk disisakan satu fotonya dengan Woon Kwang. Seol Woo menahannya, “Kau tak cocok jadi wanita posesif.”

Eun Soo mengakhiri hubungannya dengan Woon Kwang dengan baik-baik. Ia juga ingin Seol Woo jadi pengawalnya, bahkan menawarinya gaji 3 kali lipat. Do Ha mencegahnya dengan mengatakan kalau Seol Woo ini sudah seperti keluarganya. Eun Soo pergi, dan ingin Seol Woo menghubunginya kalau berubah pikiran.

Do Ha ingin bicara dengan Seol Woo. Do Ha berterimakasih sekali atas bantuan Seol Woo hari ini, dan tidak memecat Seol Woo.

Pertemuan Do Ha dan Woon Kwang adalah di rumah sakit.

Saat itu Do Ha mengenakan pakaian serba hitam berkabung. Di atap ia melihat seorang paman yang dikiranya hendak bunuh diri. Saat itu Do Ha belum tahu Woon Kwang adalah aktor laga.

Saling berbagi cerita, Do Ha mengatakan nasehat dari kakeknya tentang orang tidak akan mati hanya karena jantung telah berhenti berdetak, tidak akan mati selama masih ada orang yang mengingatnya.

Woon Kwang pikir ia pun sudah mati karena tak ada yang menginginkannya dan mencintainya. Do Ha tidak sependapat, ia hanya ingin Woon Kwang ingat saja mengenai hidup.

Seol Woo berpendapat kalau orang yang sudah mati tidak akan bisa hidup lagi hanya karena ada yang mengingatnya. Maka yang sudah berpulang harus dilupakan. Ucapan dingin tersebut membuat Do Ha kesal,

Ia menyentuh dada kiri Seol Woo, pikirnya pasti Seol Woo ini derajatnya bukan 36,5 melainkan 3,6 derajat celcius. Seol Woo tidak ambil pusing, ia bahkan tidak menanggapi komentar Do Ha tentang Seol Woo yang tidak pernah pacaran.

Seol Woo pergi, ia merasa bingung. Karena detak jantungnya Seol Woo tadi cepat sekali. (Mm… kurasa Seol Woo sudah jatuh cinta sejak pertama bertemu Do Ha di Jongro Jongro *wkwkwk)

Malam harinya Seol Woo  dan Dong Hyun membicarakan soal kamera canggih yang akan digunakan mengintai rumah Vicktor.

Mengenai Woon Kwang mati tidaknya, Seol Woo malah berkomentar lagipula Woon Kwang tidak akan mati kalau Seol Woo pun tidak ke sana, karena ada orang yang mengingatnya.

Dong Hyun bingung apa maksudnya, Seol Woo hanya mengatakan itu adalah omong kosong yang seharian ini dia dengar.

Di RS, Do Ha meminta Woon Kwang untuk istirahat saja. Woon Kwang menolak tidur, menurutnya mimpinya terlalu berisik dan ia tidak suka bau rumah sakit. Secepatnya kata dokter bisa pulang.

Di rumah, kepulangannya disambut meriah dengan tepuk tangan. Hanya satu yang aneh, tepuk tangan Seol Woo yang setengah hati *wkwkwk.

Woon Kwang pun meminta Kim Guard juga ditepuk tangani.

Setelah kecelakaan Woon Kwang jadi kepikiran apa yang sebenarnya terpenting dalam hidupnya. Jawabannya adalah dirinya sendiri. Woon Kwang juga ingin Kim Guard selalu berada disisinya, dikasih kamar sendiri dan naikkan gajinya! Iya kan Ji Daepyo? (Hahahahaha)

Seol Woo tidak bisa membantah, hanya merasa jengkel dengan pemikiran Woon Kwang. Frustasi tapi ia hanya bisa mengiyakannya saja.

Ji Daepyo setuju dan mulai tanya kapan Woon Kwang bisa mulai bekerja?. Woon Kwang langsung pura-pura pusing dan hendak tidur.

Yang paling menderita adalah Seol Woo. “Mati aku.” gumamnya (Hahahahahaha!)

Woon Kwang tidak mau melanjutkan syutingnya dengan alasan sakit, masalah di mobilnya tidak ada kecurigaan kalau ada yang sengaja menyalahinya.

Semua jadwal dicancel, Seol Woo tanya bagaimana soal ulang tahun Vicktor di Rusia minggu ini?. Ji Daepyo mengatakan, tentu saja tidak bisa.

Seol Woo amat kecewa.

Seol Woo diantarkan ke kamarnya. Sebuah kamar yang isinya foto Woon Kwang, karena Woon Kwang ingin dekat dengan Seol Woo. Seol Woo bertanya kenapa semuanya dibatalkan, untuk proses penyembuhan kan jalan-jalan ke luar negeri mungkin bisa membantu. Do Ha malah mengira Seol Woo ingin ke luar negeri, ia bilang kapan-kapan bisa ke luar negeri, sementara waktu bawa saja barang-barang Seol Woo ke rumah ini sebagai gantinya.

Dong Hyun Jang Tae Ho mendiskusikan tentang agen K yang sedang mengalami kesulitan. Tidak bisa meminta intelejen Rusia karen Victor pun juga sulit ditemui orang Rusianya sendiri. Mengenai kecelakaan Woon Kwang nampaknya merupakan kejahatan berkedok kecelakaan, 7 tahun silam juga sama. Kemungkinan besar ada hubungannya dengan Song Mi Eun dan didalangi oleh Mo Seung Jae.

Do Ha dan Seol Woo memperagakan adegan di naskahnya Woon Kwang. Aktingnya Seol Woo terlalu dingin dan kaku, sedangkan Do Ha lebay sekali. Itu komentar Woon Kwang.

Woon Kwang ingin mengkhayati perannya, dia memilih Seol Woo sebagai partnernya padahal Do Ha sudah berharap untuk bisa melakukan yang terbaik. Ekspresi Seol Woo seolah mengatakan tidak, sehingga membuat Woon Kwang kesal. Marah dan ngambek.

Seol Woo menahan Woon Kwang, ia akan coba ikut ambil peran di adegan 14 sebagai wanitanya.

“Apa kita sekarang…harus berpisah?” Woon Kwang memuji aktingnya penuh penjiwaan. Lalu Woon Kwang mengucapkan kalimatnya

“Apa masalahmu? Kenapa kau tidak mau menurutiku? Aku membutuhkanmu lebih dari sekadar hidup itu sendiri.

“Oppa, aku tidak bisa mengkhianatinya.” Kata Seol Woo sambil mewek

Adegannya sudah di cut pun masih mewek dan Woon Kwang menenangkannya (Uuuuu… urri wangja-nim! Too much, much fun :v)

Paketan datang, lagi-lagi Dong Hyun menyamar menjadi kurir. Soal Rusia dan Vicktor, bahkan intelejen sana pun kesulitan menghubunginya. Jadi jalan mereka untuk menemukan ukiran kayu memang hanya menggandeng Yeo Woon Kwang.

Seol Woo kesal, ia mengambil minum dan di atas sana ada Do Ha menerima panggilan dari lapas. Ayahnya menelepon minta dikirimi uang, Do Ha marah bagaimana bisa ayahnya tiap tahun di penjara? Seperti pulang ke kampung halaman saja!

Ayahnya melakukan investasi dan gagal, janji kalau keluar akan memberikan bermilyar-milyar pada Do Ha. Do Ha sudah sering dengar omong kosong itu. Panggilan pun Do Ha putus.

Seol Woo menguping.

Mi Eun dan Tae Ho bertukar informasi.

Do Ha, Sang Shik dan Song Yi minum-minum. Song Yi berkomentar, konon katanya orangtua dan anak adalah penghutang dan pemberi hutang di kehidupan sebelumnya, pasti Do Ha adalah penghutangnya.

Do Ha mabuk dan ia pulang ke rumah Woon Kwang.

Seol Woo kebingungan bagaimana caranya membuat Woon Kwang mau bekerja lagi?. Ia berhubungan dengan Dong Hyun. Waktu mereka sudah mepet.

Do Ha mabuk, ia naik ke tangga dan menuju kamar Seol Woo. Seol Woo langsung menguncinya, Do Ha lalu membuka kuncinya dengan antingnya.

Seol Woo pura-pura tidur, Do Ha menyandari Seol Woo. Dipikirnya bantal, tapi kenapa keras sekali?, mulai bercerita tentang ayahnya. Sudah lama menghilang dan kembali lagi, semenjak kakeknya meninggal Do Ha pun ingin mati saja rasanya.

Di hari pemakamannya ia justru dikerubuti oleh rentenir dan penghutang. Sebenarnya ia bohong pada Kim Guard soal Do Ha yang menjadi penyelamatnya Woon Kwang dulu, Woon Kwang lah yang menjadi penyelamatnya Do Ha hari itu.

Dari celotehannya Do Ha, Seol Woo mengerti sekarang bagaimana cara membangkitkan Woon Kwang. Song Mi Eun orangnya.

Seol Woo keluar dari kamar menemui Woon Kwang. Woon Kwang meminta Seol Woo memaklumi Do Ha yang kalau mabuk selalu tidur di kamar yang Seol Woo tempati.

Seol Woo mengajak Woon Kwang minum, mereka bicara. Woon Kwang menceritakan insiden kecelakaannya dulu, kakinya hampir patah dan selama beberapa waktu menjalani terapi yang menyakitkannya lagi kekasihnya meninggalkannya dan menikah.

Seol Woo mengutarakan dirinya ini ditugasi oleh Song Min Eun Samunim, Woon Kwang bertanya jadi Seol Woo ini milik Songsan atau milik Woon Kwang?. Seol Woo menjawab dirinya ini milik orang yang dia layani.

“Keyakinan, pengharapan, dan cinta…tidak bisa menyelamatkan seseorang. Apa yang menyelamatkan seseorang…adalah rasa benci dan amarah. Akhir kebencian dan amarah Woon Gwang…adalah Song Mi Eun.”

Setelah merenung, Woon Kwang kembali lagi.

Woon Kwang membaca naskahnya, ia tahu soal Song Mi Eun adalah pemegang saham terbesar Chewing Group.

Ji Daepyo serba salah ketika Woon Kwang menuduhnya sebagai managernya Song Mi Eun selama ini.

Mi Eun menanyakan keadaannya Woon Kwang. Sharon menjawab Woon Kwang sudah kembali lagi, sampai kapan Mi Eun akan seperti ini?. Mi Eun menajwab, sampai ia berhasil melindungi yang ia harus lindungi.

Woon Kwang akan kembali bekerja, ia keluar dari Chewing dan schedule pertamanya adalah pestanya Vicktor di Moscow Rusia.

Seol Woo menghubungi Dong Hyun, ia menerima sesuatu yang mirip koin. Seol Woo terpana melihat Do Ha berjalan masuk menggunakan gaun putik bak dewi yunani. Do Ha merasa canggung dan Seol Woo memujinya cantik.

Woon Kwang menggombali Cha Do Ha, mana Do Ha? Karena yang didekatnya sekarang adalah wanita cantik. dan membuat Seol Woo muak.

Ketiganya memasuki kediaman Vicktor.

Kongres Kim mendapatkan laporan ketika jogging. Agennya memberitahukan soal Jaksa Lee Dong Hyun yang sekarang ada di Rusia.

Pengamanan sangat ketat, sebelum masuk mereka diceki terlebih dahulu. Seol Woo terdeteksi membawa sesuatu, namun tidak masalah karena hanya koin.

Semuanya berjalan sesuai rencana sejauh ini. Mereka bertemu dengan Song Mi Eun dan Mo Seung Jae, Woon Kwang memberitahukan keluarnya ia dari Chewing.

Apapun yang terjadi Kongres Kim ingin memiliki ukiran kayu itu, ia tidak mau tunduk pada Mo Seung Jae dari Songsan itu lagi.

Vicktor menyapa Woon Kwang, paling terkesan melihatnya sebagai Dark Death. Victor meminta Woon Kwang untuk menikmati pestanya.

Lalu Vicktor menyapa Seung Jae, mereka kemudian membicarakan soal yang pernah mereka bicarakan di Siberia dulu.

Do Ha pergi ke kamar kecil, kemudian Seol Woo dan Woon Kwang sepakat untuk merahasiakan obrolan mereka sebelumnya. Tidak ada rahasia antara VIP dan Guardnya. Song Mi Eun mendekat, menyuruh Woon Kwang jangan terlalu memperhatikan harga diri dan justru keluar dari Chewing, karena menurutnya Woon Kwang akan kehilangan segalanya kalau keluar dari Chewing.

Padahal Seol Woo dan Dong Hyun sudah memperkirakannya dengan matang rentang waktu mereka beraksi. Tapi karena Woon Kwang ingin Seol Woo ikut masuk ke ruangan pribadi Vicktor, Seol Woo menjadi frustasi

Baginya Seol Woo lebih dari Guardnya, sudah seperti saudara yang 24 bersama. Victor tidak bisa menolak permintaannya Dark Death.

Yang paling cerewet adalah Dong Hyun, karena Seol Woo harus masuk ke ruangan, maka ia hanya punya 1 menit untuk beraksi.

 

Komentar:

Plis, tonton saja dramanya dan jangan terlalu banyak protes. Aktris cantik banyak, aktris cantik yang berbakat juga banyak, namun pasti ada alasan kenapa leadingnya adalah Kim Min Jung. Berhentilah! Dulu jaman CITT pun sama, Kim Go Eun juga dipermasalahkan gak pantes disandingkan dengan Hae Jin, filmnya apa kabar? Meski saya tidak suka dengan female leadingnya pasti akan saya tunggu :v

Whoooa!! Plan B, kurasa aku tahu apa itu?.

Di eps 4 nampaknya Seol Woo hendak memperdaya Do Ha dengan cinta? Lagi? Bagaimana kalau aku saja Oppa? Wkwkwkkwk “Kau ada di depan mataku” Anjiiiir… itu Seol Woo bisa ngomong begitu ke Do Ha?

1 Mei Park Hae Jin ulang tahun lhooo… Saengil Chukae~ Nae byul-iii, keep shining and bright like a star, Hae Jin Jjang! ^^

Nice atmosphere.. ^^

 

Advertisements

[Sinopsis] Man To Man Episode 2

“Aku ghost. Agen K. Bayangan tanpa nama atau reputasi. Tugasku adalah bertempur tanpa akhir… untuk melindungi…kebebasan…dan ketertiban.”

Seol Woo meragukan tingkat keamanan disekitar Yeo Woon Kwang. Dan mulai hari ini ia adalah Kepala Keamanan Yeo Woon Kwang. Woon Kwang berkomentar ia tidak peduli, yang jelas apa yang Seol Woo lakukan hari ini sangat tidak sopan, ia menyuruhnya melepaskan Do Ha.

Seol Woo melepaskannya sampai Do Ha mau jatuh, dan dengan entengnya Seol Woo memegangi luaran Do Ha.

Woon Kwang bisik-bisik dengan Ji Se Hoon, mengutarakan ketidaksukaannya pada Seol Woo yang merupakan pengawal terbaik dai Songsan dan terlebih lagi Woon Kwang tidak suka merah.

Do Ha ingin berbicara dengan Seol Woo. Do Ha memarahinya, jadi Seol Woo bukan fanboy dan bukan pula Paparazi. Seol Woo memperkenalkan dirinya ini Kim Seol Woo dan apa yang terjadi baru-baru ini ia lakukan untuk menguji tingkat keamanan Yeo Woon Kwang.

Do Ha kesal kenapa tidak sejak awal mengatakan sesuatu?. Seol Woo balas tanya, ia kan hanya mengatakan dua kalimat yaitu “Siapa kau?” dan “Kau cantik”. Dari keduanya manakah yang tidak dimengerti Do Ha?. Apakah siapa kau? Atau Kau cantik? Dan sontak membuat Do Ha serba salah.

Di atas sana Yeo Woon Kwang tampak melamun. Do Ha bersimpati dan mendekatinya.

Yeo Woon Kwang memandangi kepergian Song Mi Eun. Woon Kwang hendak merokok, Do Ha memberikan korek. Woon Kwang langsung bilang ia sudah berhenti merokok sejak lama.

Woon Kwang menyesalkan ia tidak bisa memahami perasaan untuk adegan syuting besok. Do Ha heran, bukankah Oppa pernah dapat penghargaan sebagai aktor yang ditikam dari belakang?

“Rasa sakit yang kau derita berbeda setiap usianya.” Kata Woon Kwang

“Rincian rasa sakit yang berbeda setiap saat itu, yang akan membuat aktingmu semakin mempesona. Seorang aktor memang harus berbeda setiap waktu.” Balas Do Ha

Woon Kwang memuji kata-kata Do Ha barusan bagus. Yang padahal kata-kata itu pernah Woon Kwang sendiri katakan, makanya ia bilang kata-katanya bagus. Dan mengenai bodyguard itu keduanya jelas tidak suka padanya tapi tidak bisa menyingkirkannya.

Do Ha punya usul bagaimana kalau kita manfaatkan dia, campakkan, maka bodyguard itu pasti akan pergi sendiri kalau tidak senang.

Ide bagus, keduanya terbahak-bahak, Do Ha senang sekali dipuji habis-habisan oleh Woon Kwang.

Sementara itu si bodyguard yang mereka maksudkan sejak lama menguping dari jarak beberapa meter. Mengernyitkan alisnya mendengar pembicaraan konyol keduanya.

“Apa ini?” Gumamnya setengah bingung

Sekarang sesi wawancara, semuanya sempurna namun resume kurang masa lalunya Seol Woo. Seol Woo pun tidak bisa menjawab VIP siapa saja yang pernah dia jaga karena privasi perusahaan. Lalu Do Ha memberikan pertanyaan dan mengharuskan Seol Woo untuk menjawabnya dalam 3 detik.

“Kau berada di sebuah pulau terpencil. Kau melihat buah. Buah apa itu? Semangka, apel, anggur, cherry, atau peach?”

“Semangka “

“Kau berjalan di padang pasir, binatang apa yang berjalan di sampingmu? Singa, kuda, sapi, domba atau monyet?”

“Singa.”

“Seorang pembunuh berantai yang sedang dalam pengejaran menelponmu. Mengapa dia menelponmu?”

“Untuk menemukan tempatku dan membunuhku.”

“Bagaimana jika kau menemukan seorang pencuri yang memegang pisau dan bersembunyi di lemarimu?”

“Aku harus menunggu. Begitu dia keluar, aku akan mengambil pisau dan menusuknya.

“Seperti yang diharapkan…Seperti yang diharapkan, golongan darahmu adalah B. Dan juga, bintangmu adalah Aries, jadi… Kau dan Oppa adalah mitra yang cocok luar biasa.”

Do Ha bertemu dengan Sang Sik. Dari semua jawabannya Seol Woo mereka tahu Seol Woo dan Woon Kwang sama sekali tidak cocok. Sang Sik bertaruh, Do Ha bilang kalau Sang Sik ikut membantu menyingkirkan si Bodyguard dalam seminggu..  Do Ha akan memberi Sang Sik 100.000 won. Sang Sik menawar 300.000 won tapi Do Ha tidak mau, lupakan!. Baiklah, Sang Sik setuju. Do Ha langsung membisiki ide mereka untuk besok pagi.

Rencana dimulai. Seol Woo disuruh membangunkan Woon Kwang selama Sang Sik pergi beli kopi Jongro Jongro.

Seol Woo memintanya bangun. Woon Kwang beralasan dia ini sedang mengkhayati peran sebagai mayat. Seol Woo mengambil salah satu weker Woon Kwang , lalu menuju kamar mandi. Woon Kwang sendiri berpikir mungkin Seol Woo sudah menyerah.

Tidak, Seol Woo tidak kehabisan akal. Dia sedang merakit sesuatu. Ia tahu betul sosok Yeo Woo Kwang adalah psikopat yang keras pada yang lemah dan lemah pada yang  tinggi. Suka melecehkan orang lain.

Woon Kwang mulai penasaran kenapa pengawalnya tidak membangunkannya lagi.

“Apa ini?!” Kagetnya melihat sesuatu berkedip kedip bunyi bip di depannya.

“Jika kau tidak menekan tombol dalam waktu 20 detik detelah jam 7 pagi, itu akan meledak.” Kata Seol Woo menjelaskan. “Apa ini bom?” Woon Kwang tidak percaya. Seol Woo menambahkan “Ketika bahan kimia menjadi tidak stabil, maka ia akan meledak. Sangat mudah untuk membangun sebuah bom dengan menggunakan pengetahuan dasar fisika dan kimia.”

Ini disebut “IED,” Alat peledak improvisasi. Ini sering dipakai dalam serangan teror di pesawat terbang. Seol Woo mulai melihat jamnya dan melangkah mundur. Membuat Woon Kwang panik.

Woon Kwang menekan tombolnya. Seol Woo mendekat dan mengatakan VIP bangun tepat pukul 7. Woon Kwang tidak percaya bom ini bisa meledak betulan atau tidak.

Seol menepuk tangannya dan memuji Woon Kwang melakukan kerja bagus. Lalu ia pamit menyiapkan transportasi untuk VIP. Woon Kwang kesal sekali diperlakukan seperti ini.

Jalanan macet parah. Woon Kwang berdebat dengan Sang Sik. Sang Sik mengatakan 5 menit terlambat maka akan terlambat 1 jam karena macet. Woon Kwang marah, jadi ini semua karena salahnya Woon Kwang?. Ia memukul Sang Sik untuk pelampiasan karena tidak suka melihat Sang Sik tampak kesal. Seol Woo tampak gerah, ia mengambil benda yang digunakan Woon Kwang untuk memukul Sang Sik, dengan alasan menjauhkan segalanya yang bisa membahayakan VIP.

Woon Kwang tidak terima, seharusnya Seol Woo buang saja Woon Kwang sekalian.Yang paling berbahaya kan dia. Dan lagi, sebagai pengawal harusnya Seol Woo bisa membawa Woon Kwang tepat waktu, naik helikopter atau apa sejenisnya supaya tepat waktu.

“Catatan kedua tentang Yeo Woon Kwang. Seorang anak manja yang mengamuk saat dia tidak mendapat kemauannya. Seorang anak manja akan diam begitu dibantu oleh ibunya.”

Ada satu cara. Woon Kwang pikir Seol Woo sudah berhenti kerja. Tapi ia salah, Seol Woo menariknya keluar dari mobil dan mengajaknya lari menuju kereta. (So sweet lah pokoknya XD )

Do Ha mengikuti mereka.

Woon Kwang khawatir kalau orang-orang mengenalinya. Padahal orang-orang sibuk dengan gadged mereka masing-masing. Seol Woo mengambil kacamata Woon Kwang. Seol Woo mundur dan Woon Kwang angkat suara, tak tunggu waktu lama Woon Kwang langsung dikerubungi.

Bahkan pria asing juga mengenalinya.

“Catatan ketiga tentang Yeo Un-gwang. Dia tidak menyukai ini maupun itu. Dia benci diakui maupun tidak dikenali. Hal terbaik bagi bintang top yang tidak tahu apa yang dia inginkan. Adalah mudah senang dengan orang yang menyukainya dan komentar orang terhadapnya.”

Anaknya sengaja meletakkan kacang agak kepinggir lalu ayahnya mengambilnya diam-diam. Aksi keduanya diketahui Song Mi Eun. Menyuruh anaknya jangan pilih-pilih makanan. Seung Jae membisiki anaknya sesuatu, kalau anaknya mau makan kacang maka akan diberikan sesuatu.

Anaknya tampak antusias seketika.

Ji Se Hoon menghubungi Song Mi Eun, inhin membicarakan tentang Yeo Woon Kwang dan pengawal rekomendasi Mi Eun. Mi Eun bilang ia ingin mengobrolkannya langsung saja. Seung Jae tidak curiga ketika Mi Eun menjawab pertanyaannya bahwa istrinya tadi dimintai Ji Se Hoon saran.

Barangkali untuk investasi projek yang ada Yeo Woon Kwang akan sukses karena Woon Kwang sangat terkenal di China.

Di lokasi syuting, Do Ha khawatir jika terjadi apa-apa pada pengawal itu. Apa sudah dipecat?. Woon Kwang datang setelah menjalani adegan matinya. Do Ha cemas pada Oppanya, ini semua gara-gara Pengawal yang tak jelas ini menggandeng tangannya dan membawanya ke kereta bawah tanah. Do Ha berbicara keras pada Seol Woo tapi dilarang Woon Kwang.

Sebaliknya Woon Kwang malah berbuat sok baik pada Seol Woo. Menyuruhnya duduk di kursinya dan menawarinya minum. Mengambilkan kacang almond yang Seol Woo mau. Dan sekarang ia memanggil Seol Woo “Penjaga Kim”

Do Ha bingung ada apa ini?. Kedua rekannya mengatakan kalau ini karena pencarian di situs internet yang sedang populer adalah Yeo Woon Kwang yang melayani permintaan fans di kereta bawah tanah.

Kedua rekannya memuji senyuman Penjaga Kim itu membunuh. Do Ha beda pendapat, baginya senyuman itu senyuman miliknya pembunuh. Dan Seol Woo seolah mendengarnya, menatap Do Ha dengan tajam. Saling pandang tantang menantang, musuhan.

Song Mi Eun dan Sharon Kim membicarakan Yeo Woon Kwang. Tema kali ini adalah penjahat. Mi Eun menemukan satu foto Woon Kwang yang tampak berbeda. Ia ingin temanya diganti menjadi pria yang moody-nan, projek Woon Kwang selanjutnya kan melodrama mungkin cocok. Sharon agak susah mengiyakannya, pasti nanti tim majalah akan marah.

Mi Eun santai menyuruh mereka bertemu kalau perlu, lagipula ia tidak memaksa Sharon pula. Sharon mengalah, ia akan menurutinya.

Lee Dong Hyun bertemu dengan Jang Tae Ho. Dong Hyun baru tahu kalau Song Mi Eun adalah informannya Jang Tae Ho, Tae Ho dan Mi Eun saling berbagi informasi.

Mengenai ukiran kayu, agen Baek juga sedang mencarinya. Pihak Baek agennya suka main kasar, Seol Woo harus hati-hati.

Do Ha masuk ke kamarnya Woon Kwang yang siap-siap tidur cantik dengan maskernya. Do Ha merasa aneh dengan pengawal Kim, kata-kata yang digunakannya aneh sekali. Woon Kwang akan menyingkirnya di momen yang tepat. Tidak mau pakai barangnya Songsan terlalu lama.

Woon Kwang minta ayam untuk perayaan trending topiknya. Do Ha melarangnya, Oppa kan sedang diet dan aturan dalam dietnya tidak boleh ada makanan setelah jam  6 sore. Treadmill dan tidur nyenyak.

Kongres Kim dan Seung Jae bertemu, membicarakan tentang perkembangan pencarian ukiran kayu. Seung Jae menyesalkan Kongres Kim yang membunuh sembarangan, sehingga ukiran kayunya lama ditemukan. Seung Jae akan mendukung Kongres Kim sampai menuju ke kursi Presiden, menurutnya politik harus bersih.. dalam artian Kongres Kim wajarnya jadi walikota dulu sebelum menjadi Presiden.

Dong Hyun menghubungi Seol Woo, memberitahukan soal ukiran kayu juga dicari oleh

Karena mulai hari ini Woon Kwang diet, Sang Sik dan para asisten lainnya ditugaskan untuk mengawasi makannya Woon Kwang. Mala mini Sang Sik shift malam, ia di luar memesan semua jenis makanan enak. Woon Kwang melihatnya dari atas dengan marah.

Woon Kwang melihat lemari es, tidak ada makanan. Ia merencanakan sesuatu.

Di restoran, Do Ha mempertanyakan tindakannya Seol Woo hari ini. Kenapa lari di jembatan dan membuat artisnya dalam bahaya. Seol Woo menjawab, dia hanya menuruti keinginan VIP untuk datang tepat waktu, dan semua yang bertemu dengan Woon Kwang di kereta benar-benar aman karena berada dalam kendalinya Seol Woo. Ada satu pria mabuk tapi dengan mudahnya Sel Woo halau. Do Ha tetap tidak mau mengerti, yang seharusnya selalu tahu tentang Woon Kwang harusnya Do Ha sebagai managernya.

Seol Woo melihat rekaman kamera di rumah Woon Kwang. Ia tersenyum melihat tindak tanduknya Woon Kwang yang mengendap-endap keluar menuju restoran ayam.

Do Ha memperingatkan Seol Woo, suatu hari nanti Seol Woo akan dipecat.

Park Song Yi langsung mendekat dan tanya apa benar Do Ha beneran cantik?. Seol Woo tidak menanggapi, ia justru memasang ekspresi lain. Song Yi jadi salah paham, diam dianggapnya setuju.

Woon Kwang mendapatkan ayamnya. Baru mau mengambil satu, sumpit melayang menembus kulit ayam. Itu lemparan dari Do Ha.

“Oppa, apa yang kau lakukan?”

“Nn. Cha, mau paha?”

“Yang ini akan kutusukkan di kaki Oppa!”

Woon Kwang lari membawa ayam, Do Ha mengejarnya. Seol Woo menarik Woon Kwang.

Prioritasnya adalah memastikan keamanan VIP. Woon Kwang bisa bernapas lega sekarang, tapi Seol Woo mengambil ayamnya. Seol Woo menggeleng-geleng, tidak boleh..

“Tapi tidak ada ayam”

“Hanya satu gigitan” Melas Woon Kwang.

“Tidak!”

“Tidak makan!”

Disaat yang sama Do Ha melihat mereka. “Apa yang kalian lakukan dengan paha ayam?”

Do Ha marah-marah lagi. Woon Kwang menyadari kaki Do Ha keseleo, ia memijatnya dan ingin Seol Woo memanggil ambulance. Do Ha menolak, akhirnya Do Ha digendong Woon Kwang pulang. Inilah kenapa ia menjadi fangirlnya Oppa, sifat hangatnya.

Seol Woo sendiri kesal, dia menendang sepatu Do Ha sebagai pelampiasan.

Do Ha menceritakan senangnya ia digendong Woon Kwang. Song Yi memulai pembicaraan soal Pengawal tampan itu, Do Ha jadi tidak senang mendengar Seol Woo dibahas. Menurutnya Seol Woo itu aneh, dan dari caranya memperlakukan Woon Kwang membuatnya semakin tidak suka. Apa jangan-jangan… “Dia bukan gay!” Sergah Song Yi

Song Yi yakin, dari tatapan Seol Woo jelas terlihat dia normal.

Seol Woo dan Dong Hyun bermain game. Dong Hyun tanya bagaimana rasanya jadi bodyguardnya Woon Kwang? Dan apa yang mengganggu pikiran Seol Woo sudah mereda?

Seol Woo teringat saat Woon Kwang perhatian sekali pada Do Ha. Lalu ia bergumam, tidak ada gunanya juga… toh dia akan mati dan menghilang nanti.

Kongres Kim memarahi anak buahnya, harusnya bekerja lebih keras lagi.

Projek terbarunya Woon Kwang adalah melodrama. Melodrama pertamanya dan Woon Kwang menyebutnya ini juga action, actionnya hati (hahahaha). Mengenai pesta ulang tahunnya Victor, yang akan datang tentu Woon Kwang, Manager Do Ha, Ji Se Hoon, lalu Seol Woo.

Seol Woo nampak menahan senyumnya. Berhasil! (aku memutar scene ini berulang-ulang, manis banget! Dan ketawa terus-terus lagi lagi lagi… XD )

Di lokasi syuting. Woon Kwang kesal menerima banyak pesan dari Eun Soo. Tak disangka Eun Soo datang ke lokasi. Woon Kwang kembali lagi ke dalam mobil. Seol Woo menawarkan diri untuk membereskannya.

Seol Woo menyuruh Eun Soo jangan mendekati Woon Kwang lagi kalau tidak mau gosipnya disebarkan. Ia juga menelepon Eun Soo, kalau ada sesuatu yang Eun Soo ingin bilang ke Woon Kwang maka lewat Seol Woo saja. Hubungi aku ya!

Eun Soo pergi, Woon Kwang penasaran bagaimana cara Seol Woo mengusirnya?. Seol Woo jawab “Aku mengatakan kalau VIP menyukai pria”

Syok! Woon Kwang syok “Aku?”

Seol Woo mengangguk. “Semakin cepat dan menyakitkan sebuah perpisahan, maka itu semakin efektif”Merasa aneh artisnya bersama si pengawal itu.

Do Ha dapat panggilan dari wartawan yang ingin memberitakan Eun Soo dan Woon Kwang. Di sebuah restoran, Seol Woo bertemu dengan Eun Soo. Seol Woo tidak menyangka ditelfon lebih cepat dari dugaannya.

Do Ha di tempat yang sama. Kaget melihat Seol Woo, tidak mau melewatkan kesempatan ia pun memotret pasangan manis tersebut.

Seol Woo meminta Eun Soo menghapus fotonya Yeo Woon Kwang dari ponselnya.

Sharon Kim, tuan Ji, dan Mi Eun merayakan projek film pertama buatannya Tuan Ji.

Seung Jae bermain dengan putranya. Putranya memuji ayahnya adalah orang paling pintar di dunia ini dan Dark Death adalah yang terkuat di alam semesta ini. Seung Jae heran darimana anaknya tahu soal itu?. Anaknya bilang ia sudah menonton Dark Death lebih dari 10 kali dengan ibu.

Mi Eun pulang dalam keadaan mabuk. Seung Jae tanya kenapa istrinya minum? Tidak seperti biasanya. Mi Eun bilang ini karena merayakan film pertamanya Tuan Ji dan terimakasih untuk Seung Jae yang sudah berinvestasi untuk filmnya Tuan Yeo kita.

Seung Jae tidak senang, ia meminta bawahannya untuk mengurus Yeo Woon Kwang.

Pagi hari, di ruang make up. Do Ha menyuruh semua asisten keluar dulu. Membicarakan tentang Kim Seol Woo yang aneh itu. Mengenai itu, Woon Kwang suka dengan Seol Woo karena bisa digunakan disaat yang pas.

Do Ha memprovokasinya, bagaimana kalau Woon Kwang punya pacar baru dan masih punya pengawal arogan sepertinya?. Woon Kwang lama berpikir, ia tidak setuju.. pecat dia! Wajahnya tidak disukai orang, tidak ada kerendahan hati di wajahnya. (Asumsi ku sih gini… gak rela pengawalnya lebih ganteng dari artisnya. Nanti pacarnya Woon Kwang larinya ke Seol Woo lagi…)

Man To Man

Sutradara tanya apakah Woon Kwang ingin pakai stuntman atau tidak. Mengingat Woon Kwang memiliki pengalaman buruk dimasa lalu untuk syuting pengambilan gambar film/dramanya.

Do Ha tanya apa yang Seol Woo lakukan di foto. Seol Woo menjawab “lembur”. Do Ha panjang lebar menjelaskan, dia ingin memecat Seol Woo. Seol Woo bertelfon dengan Dong Hyun, perihal ukiran kayu yang mereka cari sebentar lagi berhasil, seminggu lagi penyamaran Seol Woo akan berakhir. Do Ha terus cerewet, sementara itu Seol Woo memperhatikan gerak-gerik aneh seorang teknisi.

Benar, rem mobilnya Woon Kwang disabotase. Ingatan buruk Woon Kwang dimasa lalu kembali lagi. Seol Woo dan Do Ha mengejar Woon Kwang yang tidak bisa mengendalikan mobilnya.

Mobil Woon Kwang melaju di jalan raya, sampai di perbaikan jalan dan nyaris masuk ke tebing. Seol Woo menghadang Woon Kwang dengan mobil polisi, kaca mobil di sisi dimana Seol Woo mengemudi pecah ditabrak mobil Woon Kwang. Keduanya terdorong menuju tebing.

K O M E N T A R :

Saya jadi kepengen punya pengawal model beginian. Apa coba? Apa cobaaaa…. Gimana coba? Hadoooh. Ini kenapa saya gak bisa berhenti senyum gini? Haduuh… Dari bangun tidur dan kegiatan di luar dijaga 100% biar aman. Satu saja, satu saja yang seperti ini Tuhan… aku akan baik-baik saja 😀 , lengkap hidupku lengkap! Hahahaha

Harusnya itu aku yang digandeng begitu, lari-larian begitu :v mulaiGila

Waktu Woon Kwang dikerubungi. Saya pengen komentar ke Seol Woo– Hadoooh, ngganggur? Akang sini deh… saya saja yang minta foto dan tandatangannya… Kyaaaa!!

Owh… ini orang keren banget!!!! Aku siap menulis sinopsis drama ini jikalau JTBC berubah pikiran menjadikannya serial 100 episode :v *Hahahahaha… Gawat! Aku terlalu bahagia dan mukaku jadi merah gini gegara kebanyakan ketawa dan senyum,

Justru saya sering ketawa geli disaat akting minor wajahnya Hae Jin, dimana pas dia cuman ngangkat sebelah alis, atau nge-wink matanya, senyum samar, tampak nahan senyum, kaget, merengut-rengut lucu. Itu manis banget! Gemes rasanya..pengen punya satu yang model begini deh ah… ^^

terlepas dari sosok Hae Jin sendiri yang ganteng banget! Cerita drama ini lumayan menarik kog. Nanti Song Joong Ki akan menjadi cameo drama ini, entah episode berapa. Apakah tiba-tiba muncul sebagai mantan rekannya Seol Woo? Apakah dia muncul sebagai Yoo Si Jin? Wkwkwk

Belum jelas garis besar masalahnya. Saya suka drama yang punya 1 fokus masalah dan tujuan episode-episode yang ada yaitu untuk memecahkan masalahnya. Ending terserah. Karena kalau gak fokus ceritanya, seunyu apapun tiap episodenya~ rasanya akan hambar. Kataku sih, tujuannya Seol Woo dan orang-orang disini adalah mencari ukiran kayu bukti penggelapan. Aidunno.. baru juga episode 2, mau komentar apa coba? Selain orang-orang di drama ini yang kece dan ternyata tempat-tempatnya sering gw lihat di drama lainnya *kkkk

Iya, saya suka Park Hae Jin salah satunya karena gantengnya itu namun orang ganteng kan banyak… attitude dan kepribadiannya lah yang membuatnya makin perfect dan makin kagumlah sama si Pangeran satu ini ^^, tapi… kalau boleh jujur ya~ akhir-akhir ini saya pun sering mendapati sista-sista yang nonton drama ini cuman ditonton bagian Park Hae Jinnya doang hadooh. “Coba deh masuk ke ceritanya… nanti ketawa mu bisa lebih tulus lagi. Coba deh pahami gaya aktingnya dia, nanti senyumanmu bisa lebih manis dari sekarang ^^V”  Lagipula siapa orang yang suka cuman dipuji ganteng / cantik doang, Park Hae Jin pun juga begitu kurasa,,, ingin dinilai kemampuan aktingnya, kecakapannya. Begitulah… Saya jadi ingat perkataannya Misaki- Sukina Hito Ga Iru Koto “Daripada dipuji cantik aku lebih suka dipuji Kakkoi/keren” Begitu pun denganku, kesannya kalau hanya sekedar dipuji ganteng/cantik cuman enak dilihat doang… sedangkan keren? Kesannya kamu telah berkontribusi dalam suatu hal, kamu bikin sesuatu dan bermanfaat serta membuat orang lain takjub, atau kamu melakukan sesuatu yang memang pantasnya hanya dipuji keren. Perbandingannya antara cuman dilihatin doang sama yang bikin sesuatu yang guna *JustMyOpinion

Sekian, sampai jumpa di postingan selanjutnya! *ciao!

Like FP blog ini untuk tahu update-annya>>> FANPAGE