[Sinopsis] Voice Episode 5

CHAPTER: Ringing from theDarknessvoice-1

      Jin Hyuk sampai di sekitaran Kyung Il dan rekannya. Kwon Joo sudah terkubur di dalam liang. Karena Jin Hyuk dihubungi oleh Kepala Jang dan menimbulkan suara berisik, Kyung Il dan rekannya langsung berusaha kabur.

voice-2

Jin Hyuk menembaki mobilnya. Lalu Jin Hyuk mengeluarkan Kwon Joo dari dalam tanah. Syukurlah Kwon Joo bisa diselamatkan. Kwon Joo mengkhawatirkan keadaannya Eun Byul, ia mengatakan niatan Kyung Il yang ingin merekam Eun Byul jam sepuluh malam nanti.

voice-3

112 Center menerima berita diselamatkannya Kwon Joo. Nenek Eun Byul histeris, betapa tidak adilnya… kenapa orang-orang yang memiliki kuasa selalu didahulukan?. Nenek ingin Eun Byul segera diketemukan, tega-teganya polisi mementingkan anggota timnya terlebih dahulu sedangkan cucunya entah masih hidup atau sudah tak bernyawa. Nenek melampiaskan amarahnya ke Eun Soo juga, apa gunanya Eun Soo yang selalu pamer berprofesi sebagai polisi tapi nyatanya tidak mampu menyelamatkan orang lain.

       Nenek kesal, memangnya dia ini siapa pula berhak menyalahkan orang lain?. Nenek pun mengungkit-ungkit masa lalu ayah Eun Byul dan Eun Soo kenapa dulu harus bertemu wanita itu (mungkin ibu eun-byul Soo,). Eun Soo heran kenapa Neneknya mengungkit-ungkit ayah di di sini.

Hyun Ho iba, ia mendekati nenek dan cucu itu, bertanya apakah Nenek baik-baik saja. Eun Soo menyuruhnya fokus mengurusi Eun Byul saja, biar Eun Soo yang menenangkan Neneknya. voice-4Hyun Ho  kembali ke 112 center, ia menerima panggilan dari Kepala Kang. Ia khawatir dan meminta Kepala Kang ke rumah sakit. Kang Kwon Joo ingin bertanya mengenai masa lalu Hwang Kyung Il.

voice-5

       Jin Hyuk berseloroh, untungnya tadi dia menemukan Kwon Joo disaat yang tepat. Kepala Jang datang, dia heran kenapa si penculiknya memiliki Radio Ham (Operator radio menggunakan frekuensi rendah untuk berkomunikasi). Jin Hyuk bersikeras melihat ada antena radio ham di atas mobil pelakunya. Eun Byul sepertinya memang akan direkam pukul 10 nanti, Kepala Jang tidak mau ambil pusing.. ia senang Jin Hyuk sudah sadar kembali setelah kematian istrinya tapi memangnya cuman Jin Hyuk yang bersimpati ke Eun Byul? Kami juga!.

Karena Kwon Joo merasa Satuan Unit Kejahatan mengabaikan posisi Golden Time Team, Kwon Joo memutuskan untuk jalan sendiri-sendiri saja.

voice-6

Dari info terbaru didapat bahwa ada pria usia 30an yang memiliki ciri seperti Hwang Kyung Il. Kepala Jang dan yang lainnya lalu hendak pergi ke Pelabuhan. Sebelum pergi Kepala Jang memperingatkan Kwon Joo untuk jangan bertingkah seenaknya sendiri jika tidak mau jatuh ke lubang yang sama.

Jin Hyuk menyuruh Kwon Joo mengabaikan omongan Kepala Jang tadi.

voice-7

Seorang pria yang Jin Hyuk tanyai jalan lain selain tol datang ke kantor polisi. Pria itu langsung mengerti maksud Jin Hyuk, ingin mengetahui radio yang frekuensinya rendah dan tidak bisa semua orang dengar. Tapi dia tidak mau membantu Jin Hyuk dengan gratis. Jin Hyuk mengancam pria itu dengan mengatakan akan membuatnya menjadi zombie jika tidak segera bertindak. Pria itu langsung takut karena maksud Jin Hyuk adalah memukulinya sampai tidak bisa jalan dengan benar (Hahahaha)

voice-8

         SMP Illak, bangunan yang sudah tidak terawat lagi. Pukul 20:33 tempat Eun Byul disekap. Kyung Il memarahi rekannya, apa benar radionya bisa difungsikan? Tapi kenapa mereka tidak bisa mendengarkan percakapan para polisi?. Rekannya juga tidak mengerti, jangan-jangan polisi sudah tahu tentang radio ham mereka. Kyung Il masih bisa tenang sedangkan temannya sudah mulai takut kalau kalau polisi tahu lokasi mereka. Kyung Il santai karena ponselnya sudah dimatikan.

voice-9

Eun Byul terbangun, ia kebingungan. Kyung Il melihatnya dan menyuruh temannya menulis pengumuman bahwa siarannya akan ditayangkan 20 menit lebih awal. Rekannya hendak membantah, namun pada akhirnya ia menuruti keinginan Kyung Il.

voice-10

Kwon Joo sudah dapat kabarnya, ia memberitahukan pengumuman di situsnya Kyung Il ke Jin Hyuk. Mereka menduga pasti Kyung Il bukan penjaja konten pornografi biasa, pasti masih ada yang mereka sembunyikan.

       Jin Hyuk berpendapat mungkin yang diincar mereka bukan hanya uang, akun mereka telah diblokir dan berencana melarikan diri dengan bitcoin itu.

voice-11

voice-12

     Kwon Joo juga berpikir ada yang aneh setelah menyelidiki masa lalu Hwang Kyung Il, alasan kenapa membakar rumahnya sendiri. Diceritakan ibunya Kyung Il yang bernama Kim Soo Ja memiliki  yang buruk di lingkungannya sehingga membuat Kyung Il menjadi penyendiri.

       Kim Soo Ja memarahi Kyung Il muda untuk membereskan wadah makanan karena Kim Soo Ja sibuk. Kyung Il sebenarnya sangat menyayangi ibunya.

voice-13

voice-14

     Kyung Il dan kawannya mengintip Kim Soo Ja yang nampak bergenit-genit ria sembari menawarkan asuransi. Kawannya Kyung Il berbicara, ia dengar dari ibunya kalau Ibunya Kyung Il itu suka menggoda pria dan menawarkan jasa asuransinya. Perkataan kawannya Kyung Il tersebut membuat Kyung Il meradang, ia mencengkeram kerah kawannya. Tak lama kemudian ibunya Kyung Il datang, melerai keduanya dan mengajak Kyung Il pergi.

voice-15

       Kim Soo Ja meminta Kyung Il jangan percaya dengan omongan orang tentang ibunya ini yang suka menggoda pria. Apa Kyung Il tidak tahu betapa kerasnya Ibu bekerja demi menopang hidup Kyung Il dan ayahnya?.

voice-16

Satu-satunya yang peduli dengan Kyung Il di sekolah adalah gurunya. Gurunya tersebut mengizinkan Kyung Il masuk klub film karena Kyung Il suka menonton film. Kyung Il dipinjami kamera, saat sedang asyik mengambil gambar ia melihat ibunya terburu-buru menuju sekolahnya.

voice-17

Betapa hancur hatinya melihat ibunya bersama gurunya tadi. Kim Soo Ja mengeluhkan bahwa ia muak pada anak dan suaminya. Semenjak saat itu Kwon Joo berpikir pastilah Kyung Il yang syok melihat kelakuan ibunya sendiri mulai berpandangan yang tidak-tidak mengenai wanita.

voice-18

Setiap Kyung Il marah akan wanita dan ibunya pasti selalu membakar apapun untuk meredakan amarahnya. Pada tahun 1999, setahun setelah kematian ayahnya.. saat itulah dia membakar rumahnya dan ibunya meninggal.

“Dia memang psikopat” Komentar Jin Hyuk. Tapi Jin Hyuk mempertanyakan apa alasan Kwon Joo berpikir ada yang aneh? Karena setiap tindakan pasti jelas ada maksud dan tujuannya apa.

Kwon Joo mengatakan saat ia berbicara dengan Kyung Il sebelumnya, Kyung Il menggumamkan kata-kata “Kau itulah yang sampah”

“Kau itulah yang sampah?” bingung Jin Hyuk.

“Kemungkinan dia menderita gangguan kepribadian histrionik. Setiap kali dia mendengar nama Eun Byul, dia marah. Kau bisa dengar suaranya bergetar.” (Histrionik: gangguan dimana seseorang terlalu mencemaskan penampilan mereka, mencari perhatian, dan berperilaku dramatis)

“Tunggu. Jadi maksudmu Hwang Kyung Il dan Eun Byul saling kenal sebelumnya?”

“Aku tak tahu. Intinya, aku punya firasat aneh. Dan juga, orang itu.., …dia sepertinya tahu tentang insiden Eunhyung-dong.”

Jin Hyuk termangus sesaat. “Kau serius?”

voice-19

voice-20

     Kyung Il melepaskan ikatan Eun Byul. Eun Byul panik dan meminta Kyung Il jangan berbuat seperti ini, Eun Byul percaya Kyung Il orangnya tidak seperti ini. Kalau ini demi uang maka Eun Byul rela mengeluarkan berapapun dan melakukan apapun asal bukan ini. Kyung Il menanggapinya santai, bukankah Eun Byul pernah bilang mau jadi aktris? Anggap saja ini debut pertamanya.

     Kyung Il mengungkit-ungkit sikap Eun Byul selama ini. Kalau sedang kesusahan pasti merayu Kyung Il dan kalau Kyung Il yang menyusahkan Eun Byul justru Eun Byul malah tidak menganggapnya.

“Oppa, apa maksudmu? Aku takut. Jangan seperti ini.”

“Eun Byul. Aku bukan orang yang bisa kau manfaatkan seperti mantan-mantanmu.”

Kyung Il menyuruh rekannya untuk merekam. Eun Byul lari, ia menjatuhkan kameranya dan menangis. Kyung Il menyuruh rekannya ambil kamera mereka yang ada di mobil.

Dengan enggan kawannya menuruti Kyung Il.

voice-21

      Jin Hyuk memarahi temannya yang terus mengeluh sedari tadi, malas sekali disuruh-suruh Jin Hyuk melakukan hal remeh temeh seperti melacak radio ham.

     Rekannya Kyung Il menggerutu, entah apa yang dipikirannya Kyung Il sekarang. Padahal mereka bahkan tidak memiliki waktu untuk melarikan diri.

voice-22

Seseorang yang dipanggil Hyung-nim menghubungi rekannya Kyung Il yang hendak mengambil kamera tadi. Hyung-nim mendesak keduanya segera menuju kapal sebelum terlambat dan diketemukan polisi. Dan lagi, memangnya si gendut ada uang untuk biaya hidup di Hong Kong nanti?. Si gendut menjawab mereka masih punya akun bitcoin. Hyung-nim menjelaskan ke si gendut kalau pasti sudah dibodohi oleh Kyung Il, kita tidak tahu apakah Kyung Il masih memiliki bitcoin atau tidak.

      Kwon Joo dan Jin Hyuk telah menemukan lokasi Kyung Il, mereka kemudian meminta Hyun Ho menemukan tempat persembunyian Kyung Il. Sebelah selatan Kantor Polisi Illak.  Kwon Joo hendak ikut serta, ia merasa bertanggungjawab dan tidak ingin membuat kesalahan yang sama.

“Kang Kwon Joo. Baiklah. Tapi jika kau tidak bisa fokus bersamaku…, aku takkan menunggumu.”

Kwon Jo mengangguk. Jin Hyuk menyuruh Kwon Joo masuk ke mobil.

voice-23

Hyun Ho telah mengecek lokasinya, kemungkinan merupakan SMP. Jin Hyuk meminta Hyun Ho mengecek SMP tempat Kyung Il bersekolah dulu. Hyun Ho terkejut, rupanya SMP tersebut adalah tempat bersekolah Kyung Il. Jin Hyuk bergegas pergi.

      Eun Soo bertanya ke Hyun Ho apa benar tadi katanya penculiknya bersekolah di SMP Illak? Dan Eun Byul berada di sana sekarang?

voice-24

     Jin Hyuk tidak habis pikir kenapa Kyung Il membawa Eun Byul ke tempat ibunya dulu berselingkuh. Pastilah itu merupakan kenangan yang paling mengerikan dan menyakitkan bagi Kyung Il. Hidup itu bagaikan sekotah cokelat, Kau takkan pernah tahu apa yang akan kaudapatkan. Jin Hyuk merasa aneh dengan korelasi antara semua itu di Hwang Kyung Il.

voice-25

     Rekannya Kyung Il kembali. Kyung Il mempertanyakan di mana lampu kameranya?. Rekannya khawatir mengenai bitcoin mereka, tapi Kyung Il tidak mau memberitahu. Rekannya minta setengah dari bitcoinnya Kyung Il dan janji tidak akan melakukan apapun. Mereka berdebat, rekannya menusukkan pisau ke perut Kyung Il dan Kyung Il balas menusukkannya ke kaki, mereka saling serang sampai si gendut terbunuh oleh Kyung Il.

voice-26

     Eun Byul berusaha kabur, namun Kyung Il menghadangnya dengan menggeser pintu ruangan.

voice-27

      Kwon Joo meminta Jin Hyuk mempercepat laju mobilnya. Eun Soo menelepon keduanya, ia menceritakan perihal Hwang Kyung Il sejak awal telah merencanakan ini dan mengincar Eun Byul. Ayahnya Eun Soo merupakan gurunya Kyung Il yang berselingkuh dengan ibunya Kyung Il. Ayah dan Ibunya Eun Soo bercerai karena perselingkuhan tersebut, lalu tak lama kemudian meninggal dan kehidupan Eun Soo-Eun Byul menjadi sulit.

Sebenarnya mantan pacarnya Eun Byul yang telah tewas pernah menghubungi meminta Eun Byul berhati-hati pada Kyung Il yang berbahaya. Eun Soo menyesal sekali, seharusnya dulu lebih perhatian pada mantan pacarnya Eun Byul yang sepertinya dalam kesulitan, bukan malah mengabaikannya dengan alasan sibuk. Eun Soo meminta dengan sangat agar Golden Time Team menyelamatkan Eun Byul adiknya.

      Eun Soo meneriaki Kyung Il sebagai pembunuh. Kyung Il balas menyebut ayah Eun Byul dan wanita itu sampah (ibunya sendiri).

Pukul 00:43, 12 jam lewat 50 menit setelah Park Eun Byul diculik, SMP Illak. Kwon Joo dan Jin Hyuk sampai di halaman sekolah. Di dalam gedung, Kyung Il menyeret Eun Byul yang sudah tak sadarkan diri.

voice-29

      Kepala Jang dan timnya menunggu disekitar pelabuhan. Hyun Ho menjelaskan situasinya ke Kepala Jang dan timnya untuk segera ke SMP Illak. Kepala Jang menuju ke sana, namun ia menarget akan sampai dalam waktu 20 menit. Hyun Ho cemas, bisakah Kepala Jang lebih cepat lagi? Di SMP Illak masalahnya hanya ada dua orang yang menangani.

       Kwon Joo dan Jin Hyuk hendak masuk ke gedung. Hyun Ho memberitahukan SMP tersebut ditutup tahun lalu, ada 10 ruang kelas di setiap lantainya. Pasti sulit jika hanya 2 orang yang mencari. Hyun Ho meminta keduanya menunggu tim yang lain datang.

Jin Hyuk menolak, mereka harus bertindak karena tidak punya banyak waktu sekarang.

voice-30

       Jin Hyuk dan Kwon Joo menelusuri gedung. Jin Hyuk tanya ke Kwon Joo apakah bis amendenagr suara-suara?. Kwon Jo mencoba fokus, sayangnya tidak bisa mendengar karena ada angin.

Darah menetes dari pelipis kanan Kwon Joo, Jin Hyuk bertanya apa tidak apa-apa?, ia tahu ini berat bagi Kwon Joo tapi Kwon Joo harus tetap waspada.

      Jin Hyuk masuk ke ruang kelas 2-3, Jin Hyuk mengecek duluan baru Kwon Joo ikut ke ruangan. Di sana diketemukan mayat pria yang bersama Kyung Il. Jin Hyuk mengabarkan ke Hyun Ho bahwa ada mayat di lantai 2, diharapkan Tim Forensik segera datang. Eun Soo semakin khawatir saja, ia bertanya-tanya apakah Eun Byul baik-baik saja?

    Ketika sedang melanjutkan pencarian, Kwon Joo mendengar seseorang menyeret. Sepertinya itu Kyung Il dan Eun Byul.

Tapi setelah didekati suaranya justeru menghilang. Sepertinya Kyung Il mendengar suara langkah kaki Jin Hyuk dan Kwon Joo.

voice-31

       Sebuah alat pemadam kebakaran menggelinding di koridor. Jin Hyuk meragukan pendengarannya Kwon Joo. Namun Kwon Joo yakin tadi ia mendengar seseorang menyeret manusia. Jin Hyuk memutuskan untuk berpencar, ia menyuruh Kwon Joo memeriksa lantai 3.

Jin Hyuk pergi, Kwon Joo mendengar suara erangan kesakitan dari balik lorong gelap. Kwon Joo perlahan-lahan berjalan mendekati sumber suara.

     Kwon Joo masuk ke sebuah ruangan, ia mencoba fokus mendengarkan namun hanya angin. Entah mengapa ia merasa aneh hari ini. Sementara itu Jin Hyuk masih mencari-cari.

      Ia mencurigai sebuah ruangan, malah bertemu kucing. Kwon Joo semakin dekat dengan suara yang mencurigakan. Ia buka lemari, ia temukan Eun Byul di sana. Eun Byul syok berat dan mengira Kwon Joo adalah Kyung Il. Setelah agak tenang, langkah demi langkah Kyung Il datang dan memacu jantung.

Jin Hyuk masih di tempat yang sama, ia menayadari ada hal yang ganjal.

voice-32

         Kyung Il terkejut bertemu Kang Kwon Joo lagi. Ia sibuk, tidak mau main-main dengan Kwon Joo. Kwon Joo nyaris terkena obat bius yang kuat dan terkena pisau. Kwon Joo melawannya dengan sigap. Jin Hyuk mulai khawatir, ia menanyakan keadaan lantai 3.. sayangnya tidak ada tanggapan dari Kwon joo. Jin Hyuk langsung berlari menuju lantai 3.

Kyung Il hendak menyerang Kwon Joo lagi. Eun Byul menahannya.. Eun Byul bilang bukan hanay Kyung Il yang hidupnya berat.. semenjak insiden perselingkuhan itu Eun Soo dan Eun Byul kesulitan sekali, Kyung Il membanting Eun Byul ke meja sampai jatuh ke lantai. Kwon Joo membantu Eun Byul bangkit. Kwon Joo menganalisis keadaan dan Kyung Il

“Orang yang menderita gangguan kepribadian histronik… cenderung tidak bisa mengendalikan amarahnyajika seseorang mengekspos titik lemah mereka.”

voice-33

“Sekarang, kenapa tidak kita sudahi saja sekarang?” Kata Kyung Il

“Hwang Kyung Il. Aku tahu kau selama ini… merekam video porno sebagai bentuk balas dendam pada ibumu. Tapi suatu hari, Min Ji Seok mengetahui perbuatanmu dan kau mencoba membunuhnya… dengan membuatnya berpikir bahwa Eun Byul yang mengirim SMS itu. Dan pagi ini, kau membunuhnya. Kau memidahkan mayatnya ke Taman Hiburan Myunghwa-dong… dan memanipulasinya sebagai tindakan  bunuh diri. Aku tahu itu semua. Berapa banyak orang lagi yang harus mati… karena balas dendammu itu?”

“Ini semua karena… wanita kotor dan pria itu!”

“Tidak. Kau sendirilah orang yang menghancurkan hidupmu. Karena pemikiranmu yang suka macam-macam. Kalau orang yang waras…, mau semenderita apapun mereka, mereka tidak akan menyalahkan orang lain…”

Kwon Joo terus memancing amarah Kyung Il dengan mangatakan perbuatan memperkosa dan membunuh orang lain mungkin dianggap Kyung Il hebat hanya karena ada orang-orang yang memuji Kyung Il disitusnya. Pada kenyataannya Kyung Il hanyalah penjahat hina dan keji. Kwon Joo mengambil kesempatan untuk menusuk Kyung Il dengan benda tajam di meja.

     Namun Kyung Il jauh jauh sudah menyadari itu. Ia mendorong Kwon Joo sampai jatuh. Kyung Il rupanya telah mengatur seluruh ruangan ini dan menyiraminya dengan minyak tanah. Dengan sebuah korek api di tangannya, sekali klik saja bisa membumi hanguskan.

voice-34

      Jin Hyuk meminta Kwon Joo mengamankan Eun Byul. Kyung Il menuruti perintah Jin Hyuk untuk menurunkan pisaunya. Tak lama setelahnya Kyung Il melemparkan sebotol cairan kimia kearahnya Jin Hyuk. Jin Hyuk menghindar, Kyung Il kabur. Berkali-kali Jin Hyuk melepaskan tembakannya.

Mereka kejar-kejaran, yang lebih mengkhawatirkan adalah pemantik api di tangan Kyung Il. Jin Hyuk meminta bantuan.

voice-35

       Eun Soo menghubungi Eun Byul. Eun Byul meminta maaf pada Eonninya itu, andai saja menuruti perkataan Kakaknya pasti semuanya ini tidak akan terjadi. Eun Soo meminta Eun Byul bertahan sedikit lagi karena ambulans segera datang.

voice-36

      Jin Hyuk dan Kyung Il berhadapan. Kyung Il menyuruh Jin Hyuk meletakkan senjatanya kalau tidak mau sekolah ini ia bakar. Jin Hyuk menurutinya, Kyung Il mengambil senjata api tersebut, Jin Hyuk mencoba melawan.

“Hwang Kyung Il. Berhenti main-main dengan api. Kau itu sudah terlalu tua buat main-main sama api sekarang. Mau kau apakan pistol itu?” Jin Hyuk tak takut meski Kyung Il mengacungkan senjata api ke wajahnya sekarang. Jin Hyuk memainkan peran psikologinya, berkata kalau pelurunya sudah habis karena banyak menembak tadi. Kyung Il tidak percaya, ia pikir Jin Hyuk hanya menggertak saja.

voice-37

Jin Hyuk memanas-manasinya untuk tembak saja. Lagipula Kyung Il mana berani? Kyung Il itu pengecut yang suka membuat alasan-alasan demi pembenarannya sendiri. Kyung Il kalah telak dari Jin Hyuk. Jin hyuk berseloroh pemandangan malam ini indah, terlebih untuk hari kematiannya Kyung Il.

Jin Hyuk lalu berjongkok dan berbicara pada Kyung Il.

voice-38

“Dengar baik-baik. Kaulah pecundang terparah di seluruh dunia. Eun Byul dan kakaknya sama menderita sepertimu…, tapi mereka tidak menyalahkan orang lain dan menjalani kehidupan mereka. Semua wanita yang kaulecehkan dan kau bunuh sampai sekarang… Kematian orang-orang jahanam sepertimu itu… tidak akan membuat mereka hidup lagi. Kau tahu itu, ‘kan?. Jadi kita tebus saja semua itu… dengan hidupmu hari ini.”

Jin Hyuk menyeret Kyung Il. Kyung Il terlihat frustasi, “Jadi, apa lagi yang bisa kulakukan? Tidak ada orang yang mengajariku menjalani hidup ini. Tak seorangpun!”

voice-39

Jin Hyuk menekan Kyung Il dengan senjata apinya. Jin Hyuk menyuruh Kyung Il untuk terus hidup dan menebus dosa-dosanya. Itu pastilah yang diharapkan oleh ibunya juga, ibu yang ia bunuh dengan tangannya sendiri.

voice-40

Kyung Il membakar rumah disaat ibunya tertidur pulas. Api membakar ruangan, Ibunya meminta diselamatkan namun Kyung Il malah pergi begitu saja. Jin Hyuk melaporkan ke Tim 1, semuanya terlihat lega.

voice-41

   Eun Soo berterimakasih pada Hyun Ho yang mengabarkan Eun Byul akan dibawa ke RS. Hyun Ho senang sekali setelah Eun Soo pergi.

voice-42

voice-43

     Eun Byul ditangani tim medis. Jin Hyuk mendatangi Eun Soo, Eun Soo berterimakasih sekali diselamatkan oleh Ajussi Jin Hyuk (Kkkkkk), tidak menyangka Jin Hyuk keren sekali. Jin Hyuk membercandai Eun Soo seharusnya memanggilnya Oppa bukannya Ajussi. Eun Byul juga berterimakasih pada Kwon Joo. Kwon Joo mengelak, justru ialah yang harusnya berterimakasih karena Eun Byul tadi menyelamatkannya.

Jin Hyuk menyuruh EUn Soo segera pergi karena neneknya sedang menunggu dengan cemas. Eun Soo sebelum pergi bertanya ke Kwon Joo dari mana Kwon Joo tahu Eun Byul dikunci di lemari tersebut? Tidak mungkin kan Kwon Joo bisa mendengar suaranya Eun Byul?. Kwon Joo kesulitan mencari jawaban dan Jin Hyuk langsung mengalihkan perhatian dengan menyuruh Eun Byul segera ke RS karena neneknya menunggu.  Titip salam untuk nenekmu juga ya?

voice-44

       Jin Hyuk menyesali Kyung Il yang malang nasibnya. Padahal kalau dipikir kembali Kyung Il bukanlah tipe orang yang tega membunuh ibunya sendiri.

voice-45

“Para pelanggan situsnya itulah… yang harusnya dimasukkan ke penjara. Jika kita telah bertemu  dengannya 16 tahun yang lalu…, apakah hidupnya akan berbeda?” Kata Kwon Joo.

“Mungkin dia akan punya kesempatan lagi buat memilih cokelat lain.”

Kepala Jang mengajak Jin Hyuk bicara, tapi dia tidak mau Kwon Joo ikut mendengarkan.

voice-46

Jin Hyuk meminta Kwon Joo menunggu di mobil. Kepala Jang menawari Jin Hyuk kembali ke Satuan Unit Kriminal. Karena sepertinya Jin Hyuk yang dulu sudah kembali. Kepala Jang bahkan bersedia meminta Ketua untuk memasukkan Jin Hyuk ke Tim 1. Kemampuan Joong Ki masih jauh juga dari Jin Hyuk.

voice-47

Joong Ki dan rekannya iri sekali dengan Golden Time Team, entah mengapa tim baru tersebut selalu bisa memecahkan code zero. Ini mungkin bisa membuat Unit Satuan Kejahatan keberadaannya terancam. Kyung Il digiring masuk mobil, sepertinya Kyung Il menggumamkan kata-kata “Jika aku mati… maka puteriku akan hidup sendirian..” Nampaknya itulah kata-kata terakhir ayahya Kwon Joo.

Kwon Joo mendengarnya, ia langsung mendekati Kyung Il. Joong Ki memintanya jangan menyerang tersangka. Kwon Joo tidak menghiraukan,

voice-48

Ia bertanya ke Kyung Il apa yang baru saja ia katakan?.

voice-49

Jin Hyuk ditawari masuk mulai besok. Sayangnya Jin Hyuk tidak tertarik, karena ia rasa di Golden Time Team juga seru. Jin Hyuk pergi, Kepala Jang tahu ini pasti karena ada sesuatu yang Jin Hyuk sembunyikan, Dae Shik juga pernah mengatakan hal yang sama ke Kepala Jang bahwa Jin Hyuk menyembunyikan sesuatu. Tidak mungkin Jin Hyuk bekerja di sana tanpa ada tujuan tertentu.

voice-50

Jin Hyuk hanya mengangkat tangannya malas, lalu ia melihat Kwon Joo menekan Kyung Il. Ia bergegas turun mendekati mereka.

Kwon Joo heran sekali kenapa Kyung Il bisa tahu kemampuannya Kwon Joo. Kyung Il minta dilepaskan, ia bilang ia akan memberitahu Kwon Joo kalau sudah dilepaskan.

 “Wajahnya… apa kau mengingatnya?”

KOMENTAR:

Dae Shik mana? Aku kangen Dae Shik :*

     Yep! Kalau orang waras biasanya nyalahinnya Tuhan lho… Tidak perlu menyalahkan siapapun. Lagipula kamu belum tentu benar juga. Aku selalu menekankan kalau dalam hidup kuncinya adalah saling menghargai, mau dia buruk tingkahnya di matamu.. mau dia sebaik malaikat kek~ itu hidup-hidup mereka… pasti ada sebab dan akibatnya kenapa bisa menjadi seperti itu. Santai… tidak perlu memaksakan kehendakmu pada orang lain, karena kita manusia kok.. bukan robot yang ada aturan alogaritma pastinya harus disetting apa biar keluarnya apa.

Ini pertanyaan yang susah dijawab dengan jujur dan nalar “Apa tujuanmu hidup?” Jawab dalam hati saja..

      Hyun Ho dalam situasi mendesak bisa dibilang bermanis-manis ria dan pedekate dengan Eun Soo :v, tampangnya >_< Kkkkkk…. Sepertinya senang sekali memberikan kesan yang amat baik pada Eun Soo *Hahahaha!.

Betewe dilarang keras komentar spoiler yak! Saya belum menonton episode 6 nya karena sekalian nulis sekalian nonton juga >_<V

Like FP Blog ini untuk tahu update-annya>>>> F A N P A G E

Advertisements

[Sinopsis] Voice Episode 4

sinopsis-voice-4-1

        Sekelompok pemuda sedang mengobrol dan makan bersama. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan jatuhnya sesosok jasad dari atas. Darah keluar banyak dari kepalanya, nampaknya sudah hancur karena dipukul benda keras. Para pemuda ketakutan dan panik, mereka memutuskan untuk menghubungi polisi.

      Jin Hyuk dan Kwon Joo baru saja mendengar kabar Go Dong Chul tewas. Keduanya langsung menuju TKP.

sinopsis-voice-4-2

sinopsis-voice-4-3

Kondisi Go Dong Chul sudah mengenaskan. Otak bagian belakang kepalanya pecah… dan tulang lehernya patah. Sepertinya dia meninggal di tempat. Di saku Dong Chul juga ada bukti sepertinya selama ini hidupnya berat, punya banyak hutang dan Jin Hyuk terus mencarinya. Tak lama kemudian Jin Hyuk dan Kwon Joo datang, Kepala Jang menyuruh anak buahnya menahan Jin Hyuk jangan dekat-dekat Go Dong Chul.

      Jin Hyuk tidak terima. Hyeong-nim! Meskipun kita tidak bekerja sama lagi…, kau tak bisa memperlakukanku begini. Kepala Jang bilang ini bunuh diri, di sakunya ada catatan hutang banyak. Jin Hyuk sudah mengejarnya selama 3 tahun dan ingin memastikannya benar memang bunuh diri atau bukan.

Kwon Joo bicara dengan Kepala Jang, ia dan Jin Hyuk yang dapat laporannya duluan. Lalu Kepala Jang mengizinkan, tapi kalau Jin Hyuk sampai lepas kendali maka akan menjadi tanggung jawabnya Kepala Kang Center.

sinopsis-voice-4-4

        Kwon Joo dan Jin Hyuk melihat kondisi jasad. Sepertinya dugaan Kwon Joo, ini bukan bunuh diri. Sebelumnya si pembunuh yang sebenarnya pasti ada di sekitar sini, memalsukan kematiannya menjadi bunuh diri. Si pembunuh memukul kepala Dong Chul sampai rusak, seperti yang sebelum-sebelumnya, juga bermain-main seperti seolah sedang berburu. Kwon Joo menyuruh Jin Hyuk melihat kaki Dong Chul.

sinopsis-voice-4-5

Dong Chul tanpa alas kaki pasti sengaja dipancing ke tempat yang banyak pecahan kacanya, lalu si pembunuh menghantamkan besi bulat ke kaki Dong Chul yang sudah perih menginjak pecahan kaca. Kwon Joo pikir pembunuhnya memiliki kemampuan fisik yang bagus, membawa senjata besi bulat yang beratnya lebih dari 2kg. Dia pasti merasakan kepuasan saat membunuh korbannya.

    Jin Hyuk murka, ia mengangkat Dong Chul dan menatap jasad muka hancur tersebut, para detektif lainnya terkejut dan menyuruhnya berhenti. Dengan meneteskan air mata ia berkata “Kau tahu siapa orang itu. Kau pasti telah melihatnya dengan matamu. Beritahu aku, kumohon. Selamanya di akhirat pun… semoga kau kedinginan…, dasar bajingan hina.”

sinopsis-voice-4-6

sinopsis-voice-4-7

      Jin Hyuk ada di rumah makan Byul, di televisi disiarkan tentang kematian Go Dong Chul si pembunuh 3 tahun lalu, dikatakan Dong Chul bunuh diri karena terlilit hutang dan merasa bersalah. Jin Hyuk tidak bisa menerima ini, kata siapa kasusnya bisa ditutup?

Ia teringat ucapan Kwon Joo sebelumnya, mengajaknya menyelidiki diam-diam. Kwon Joo akan berusaha mencari tahu benda apa yang digunakan untuk membunuh, dan Jin Hyuk diharapkan mencari tahu apa saja yang Go Dong Chul lakukan selama 3 tahun ini.

Di bawah sana Kepala Jang menyalami seorang reporter, Kepala Jang berkata ia menantikan artikel yang baik tentang kasusnya Dong Chul malam ini. Kwon Joo yaki pasti ada orang dalam yang terlibat.

sinopsis-voice-4-8

sinopsis-voice-4-9

   Sebelum meninggal Heo Ji Hye pagi-pagi sibuk memasakkan banyak makanan karena hari itu istimewa, ulang tahun Moon Jin Hyuk suaminya. Jin Hyuk keluar dari kamar, menggerutu kenapa tidak dibangunkan, ia sudah terlambat. Ji Hye ingin Jin Hyuk makan sup rumput laut dulu, tapi Jin Hyuk tidak bisa  lalu Ji Hye hendak membungkuskan makanan, sayangnya Jin Hyuk sudah ngeloyor pergi. Malam harinya Jin Hyuk mabuk dan terpukul melihat istrinya sudah meregang nyawa.

      Dengan mendongak ke atas seakan menatap Heo Ji Hye istrinya yang telah tiada, Jin Hyuk berjanji akan menangkap pembunuhnya apapun yang terjadi, ia minta Ji Hye terus mengawasinya.

sinopsis-voice-4-10

      Dae Shik datang, ia geram apa Jin Hyuk sungguhan ingin tetap di Golden Time Team? Go Dong Chul sudah meninggal dan Jin Hyuk jangan tertipu dengan ucapannya Kang Kwon Joo yang mencoba menahannya di Golden Time Team. Jin Hyuk hanya tertawa, ia menyuruh Dae Shik urus urusannya saja sendiri.

sinopsis-voice-4-11

Jin Hyuk kemudian mengalihkan perhatian dengan memanggil Eun Byul, ia ingin minum lagi. Dae Shik semakin kesal, topiknya dialihkan. Eun Byul mendekati mereka, waktu Jin Hyuk tertawa-tawa menyebut dirinya sendiri Oppa, Eun Byul justru memanggilnya Ajussi. Nenek memarahni Eun Byul kenapa memotong pembicaraan orang, dia menyuruh Eun Byul membersihkan meja di sebelah sana.

Neneknya Eun Byul berharap seandainya Eun Byul seperti kakaknya (Park Eun Soo) sehingga bisa membuat Neneknya tenang.

sinopsis-voice-4-12

sinopsis-voice-4-13

    Seorang pemuda terlihat dari kejauhan, Eun Byul mendekatinya. Dae Shik penasaran apa itu pacarnya. Nenek menggerutu, padahal baru-baru ini Eun Byul putus dengan pemuda lain.

Si pemuda berkamata mengatakan ia mau ke gym dan kebetulan mampir mau melihat Eun Byul. Ia juga memberikan Eun Byul hadiah (film Forest Gump dan satu benda lainnya). Katanya itu film favorit si pemuda kacamata. Eun Byul berterimakasih, nenek mendekati mereka bertanya siapa pemuda ini.

sinopsis-voice-4-14

Pemuda berkacamata memperkenalkan dirinya temannya Eun Byul, ia guru SMP. Lalu pamit pergi. Nenek heran kenapa cucunya bisa kenal orang lumayan tersebut, Eun Byul berseloroh dirinya ini populer diantara pria. Kalau Eun Byul mau seseorang bisa naik gunung hanya dengan kata-kata Eun Byul.

Pesan masuk ke ponsel Eun Byul, entah dari siapa yang jelas Eun Byul kesal kenapa dikirimi pesan orang tersebut. Dan nampaknay dari kejauhan seseorang mengawasi Eun Byul.

Chapter III: Ringing From the Darkness | Bab III: DERINGAN DARI KEGELAPAN,

“Rahasia dari  kotak hadiah cokelat, hidup itu bagaikan kotak penuh cokelat. Kau takkan pernah tahu apa yang kau dapatkan.”

Forrest Gump(1994)

       Di sebuah ruangan mayat terdengar/otopsi terdengar suara radio menyiarkan berita tentang situs terlarang yang banyak menyebarkan video pelecehan seksual.

sinopsis-voice-4-15

       Kwon Joo meminta bantuan seorang Ajussi yang sudah pension namun Kwon Joo yakin akan kemampuannya karena orang-orang yang bekerja sekarang diatih oleh si Ajussi. Ajussi tersebut mengecek kondisi Dong Chul, seperti dugaannya ini dilakukan dengan menggunakan alat yang sama. “Dia pasti tak suka melakukan cara pembunuhan seperti pembunuh yang lain. Dia pasti mengira dirinya itu pembunuh yang berada di puncaknya.”

      Setelahnya, Ajussi tidak tahu apa yang direncanakan Kwon Joo namun Ajussi meminta Kwon Joo untuk berhati-hati. Ajussi pergi, Kwon Joo mendapatkan pesan dan Park Eun Soo, menolak tawaran masuk di 112 Emergency Center.

sinopsis-voice-4-16

Park Eun Soo dan rekannya mengembalikan dompet seorang warga Negara asing. Wanita tersebut senang dompetnya diketemukan, ia berterimakasih sekali pada Kwon Joo.

sinopsis-voice-4-17

   Eun Byul menelepon Eun Soo, ia akan pulang telat karena pergi ke pesta ulang tahun temannya. Sekarang sedang di mall untuk mencari hadiah. Eun Soo memarahinya, pesta terus, apa Eun Byul tidak mau mencari pekerjaan tetap selamanya?, Eun Byuk kesal… memangnya suma Eonni yang sibuk menangkap penjahat?.

     Waktu jalan di parkiran Eun Byul melihat tas, nampaknya masih baru. Eun Soo melarang Eun Byuk jangan menyentuh barang orang lain. Eun Byul tidak mengubrisnya, ia melihat isinya notes dan flashdisk bertuliskan     [Aku tahu perbuatan cabul yang kaulakukan. Video klip Park Eun Byul]

      Eun Byul langsung panik dan ketakutan. Eun Soo juga mendengarnya, tapi Eun Byul tidak menanggapi karena sibuk mengedarkan pandangannya mencari seseorang yang mencurigakan. Lalu seseorang membawa Eun Byul ke mobil.

sinopsis-voice-4-18

sinopsis-voice-4-19

     Park Eun Soo segera menelepon 112, ia mengadukan sepertinya adiknya diculik. Panggilan dijawab oleh Oh Hyun Hyo. Eun Soo mengatakan adiknya tadi ada di tempat parkir di New Wave. Hyun Ho langsung menekan sirine bahaya darurat, petugas Golden Time Team diberitahukan untuk segera bertindak. Hyun Ho juga menghubungi Kepala Kang. Kepala Kang segera menuju ke Emergency Center.

Jin Hyuk dan Dae Shik terkejut, Eun Byul yang dari tempat makan itu?.

      Kepala Kang menghubungi Sersan Park Eun Soo menanyakan situasi ketika diculik dan apa ada kemungkinan orang terdekat yang melakukannya?. Eun Soo dengar adiknya melihat tas, tadi tidak dengar apa-apa soal penculiknya, Eun Soo tidak banyak tahu kemungkinan orang terdekat yang menculiknya.

     Panggilan dari Call Center Emergency sudah terhubung ke ponsel Eun Byul. Eun Byul diikat dan dilakban. Dari GPS yang terdeteksi mobilnya melaju jauh dari Rodeo Dtreet di Hongchang-dong dan menuju Terminal Sungwun.

     Pak Cheon langsung mengabarkannya ke tim. Kwon Joo meminta Hyun Ho menyambungkan panggilannya ke Eun Byul sekalipun Eun Byul tidak bisa menanggapi. Kwon Joo meminta Eun Byul bertahan, apapun yang terjadi mereka akan menyelamatkan Eun Byul.

sinopsis-voice-4-22

      Jin Hyuk dan Dae Shik dapat GPS nya tapi Jin Hyuk kesal bagaimana cara menemukan mobilnya jika tidak ada cluenya?. Ia minta disambungkan ke Kepala Kang. Hyun Ho menjawab Kepala Kang sedang bekerja di luar. Beberapa detik kemudian Kwon Joo menelepon Jin Hyuk, ia merasa mobil penculiknya sedan ukuran medium.

sinopsis-voice-4-20

sinopsis-voice-4-21

“Dia mencoba mengguncang tubuhnya di dalam bagasi…, tapi suara mobil yang dihasilkan, sepertinya mobilnya tidak mudah bergoyang.”

“Dia mengguncang tubuhnya saat dia meneleponmu? Baiklah.”

Jin Hyuk lalu mengaba-abai Dae Shik, “Hei, Dae Shik.”

“Ya.”

“Kau lihat orang-sedan di sana, ‘kan? Cepat melaju di tengah-tengah mereka.”

“Apa?”

“Kejar sedan mereka!”

“Sedan-sedan itu? Oke.”

       Dae Shik menuruti keinginan Jin Hyuk, ia melipir mendahului mobil di depannya. Sampai-sampai membuat si pengemudi mobil menyembulkan kepala keluar jendela dan memakinya “Brengsek! Apa masalahmu?”

Jin Hyuk menyuruh Dae Shik ambil jalur lainnya. Mereka diteriaki lagi, Dae Shik agak ngeri “Kalau kita menyebabkan kecelakaan, aku  pasti harus menulis surat penjelasan.”

“Aku nanti yang akan menuliskan surat penjelasanmu. Cepat jalan saja!” Perintah Jin Hyuk.

       Pukul 12:03, 10 menit setelah insiden penculikan terjadi. Jin Hyuk melihat plat kendaaraan sedan yang dilihatnya, meminta Hyun Ho mencari pemiliknya. Hyun Ho sudah mencarinya tapi merasa tidak ada masalah dengan mereka. Jin Hyuk lalu tanya ke Kwon Joo apa benar yakin mobilnya sedan?.

Kwon Joo merasa yakin. Bagasinya terletak dalam tubuh mobil seperti yanga da di mobil SUV atau van. Meminta Jin Hyuk mengecek lagi. Jin Hyuk tidak bisa, ia melihat Pick up yang bagasinya bergerak, ia sebagai detektif memperioritaskan bukti yang ada untuk dianalisis, tidak bisa setiap saat bergantung dengan Kwon Joo. Kali ini Jin Hyuk pikir Kwon Joo salah, jika salah informasi sedikit pun nyawa korban dalam bahaya.

      Jin Hyuk meminta Hyun Ho mencari peminjam pick up, Dae Shik menghidupkan sirinenya. Menyuruh pengendara pick up mematikan mesin dan menepi.

sinopsis-voice-4-23

sinopsis-voice-4-24

      Hyun Ho melaporkan peminjam Pick up merupakan Min Ji Seok. Umur 29 tahun. Anehnya menurut Hyun Ho, 4 angka terakhir nomor teleponnya sama dengan milik korban. Hyun Ho mengecek SNS, diketahui Min Ji Seok dan Eun Byul pernah berpacaran.dari status Ji Seok terlihat ia terobsesi pada Eun Byul.

Jin Hyuk menyuruh Ji Seok keluar, Dae Shik melihat bagasi. Benar ada Eun Byul di dalam sana. Ji Seok malah melajukan kendaraannya, Jin Hyuk dan Dae Shik mengejar. Dae Shik jatuh, Jin Hyuk beberapa menit bergelantungan di dengan mobil lalu jatuh. Mereka mengejar kembali dengan mobil. Kali ini Jin Hyuk yang menyetir, Jin Hyuk mengabari meminta bantuan sementara ia mengejar Min Ji Seok.sinopsis-voice-4-25

sinopsis-voice-4-26

     Lalu lintas menjadi kacau, banyak mobil yang bertabrakan karena aksi kejar-kejaran mereka. Jin Hyuk dan Dae Shik tidak sadar bahwa dari samping mereka kendaraan lainnya melaju dari kanan. Otomatis menghantam mobil Dae Shik dan Jin Hyuk, mobil berguling 360 derajat sampai penyok, Jin Hyuk dan Dae Shik terluka sampai mengucurkan darah.

      Di emergency center profiler kebingungan karena GPS sudah tidak melacak ponsel karena sudah dimatikan.

Meski tidak bisa mengejar target dan terluka parah Jin Hyuk masih bertanggungjawab melaporkan. “Mobil tersangka… Mobil tersangka melarikan diri. menuju Terminal Sungwun.”

Dae Shik yang paling parah, Jin Hyuk panggil sudah tidak menyahut. Ia minta dipanggilkan ambulance.

sinopsis-voice-4-27

       Komisaris Bae Byung Gon geram, Golden Time Team gagal mengejar pelaku dan menyebabkan kecelakaan. Sejak dibentuk tim itu membuat hari-hari tidak pernah tenang. Kepala Jang pikir itu karena Kepala Kang salah mengidentifikasi jenis mobil, sekarang ada di luar. Salah satu junior mereka Shin Dae Shik dirawat di UGD. Satuan Tindak Kejahatan Unit Satu sedang membentu tim investigasi khusus. Diharapkan Komisaris jangan khawatir.

sinopsis-voice-4-28

sinopsis-voice-4-29

    Park Eun Soo menyalahkan diri sendiri, harusnya langsung memberikan izin Eun Byul pergi ke pesta tadi. Nenek dan pria temannya Eun Byul datang karena mengkhawatirkan Eun Byul. Eun Soo heran melihat pria berkacamata, ia tidak kenal.

sinopsis-voice-4-30

sinopsis-voice-4-31

   tim investigasi khusus mengadakan rapat. Jin Hyuk melihat dan mendengar kronologinya dari kejauhan. Diketahui Min Ji Seok terduga sementara, adalah mantan pacar Eun Byul yang sering melakukan pemukulan terhadapnya (info dari teman-temannya). Masih sering mengikutinya pula padahal sudah putus. Ji Seok semalam tidak pulang, ia mematikan semua kartunya pagi ini. Kepala Jang heran, kedengarannya seperti mau bunuh diri saja.

    Teman-temannya Eun Byul tahu kalau Ji Seok sering mengirimkan catatan kecil yang ada darahnya. Mengancam akan menyebarkan video mereka pernah tidur bersama.

sinopsis-voice-4-32

      Kemudian Jin Hyuk memanggil Hwang Kyung Il untuk ditanya-tanyai. Hwang Kyung Il adalah pacar Eun Byul sekarang, hubungannya juga diketahui Min Ji Seok. Jin Hyuk mengerti, anak muda sekarang memang gaya berpacarannya tidur bersama, tapi belum tentu disebut berpacaran. Hwang Kyung Il mengutarakan dia ingin juga serius dengan Eun Byul.

Di luar, Kwon Joo dengar pembicaraan mereka. Jin Hyuk tanya apakah Hwang Kyung Il pernah lihat Eun Byul dengan pria lain, yang tubuhnya besar tegap?. Hwang Kyung Il menjawab tidak pernah, ia hanya tahu Min Ji Seok.

      Hwang Kyung Il pergi, ia minta bantuannya Jin Hyuk segera ditemukan Eun Byul. Kwon Joo meminta maaf karena salah hari ini. Jin Hyuk tidak mempermasalahkannya, manusia memang terkadang ada salahnya dan tugas pekerjaan mereka adalah memperbaiki kesalahan. Kwon Joo penasaran kenapa Jin Hyuk tanya Hwang Kyung Il soal adakah pria yang beerbadan tegap dan besar?. Jin Hyuk memperlihatkan selembar kertasnya ke Kwon Joo.

sinopsis-voice-4-33

    Di dalam, Kepala Jang dan Choong Ki meraa ada yang aneh dengan Hwang Kyung Il. Jin Hyuk dan Kwon Joo masuk ke dalam, Jin Hyuk ingin mereka mengulangi lagi benang merah terduga tersangkanya, Jin Hyuk yakin bukan Min Ji Seok pelakunya. Buktinya ia lihat cetakan buram foto dari rental mobil, itu gambar penyewa yang menggunakan nama Min Ji Seok. Tadi saat mengejar dan jatuh, Jin Hyuk sempat melihat tersangkanya memang berbadan besar.

Kepala Jang meragukannya, foto buram itu tidak bisa dijadikan bukti. Kwon Joo menyela, kalau begitu Tim-nya akan menemukan kebenarannya. Kwon Joo diberitahu kalau ponselnya Eun Byul dihidupkan kembali, lokasinya di dekat taman hiburan di Myunghwa-dong.

      Pukul 13:53, 2 jam setelah insiden Hongchang-dong terjadi. Kwon Joo mendengarkan kembali rekaman percakapannya dengan Eun Byul. Terkejut kenapa ada skop di dalam bagasi. Saat berbicara dengan Jin Hyuk tadi, Kwon Joo memperhatikan sepatu Hwang Kyung Il yang kotor oleh tanah. Kwon Joo mencoba berkonsentrasi menyisihkan perkataan Jin Hyuk demi mendengar ucapan Hwang Kyung Il saat menjawab telepon sambil lalu tadi.

Dapat! “Sepertinya mereka menargetkanmu.” Kata Hwang Kyung Il pada orang di ujung telepon. Kwon Joo menghubungi Neneknya Eun Byul, tanya apa tadi lihat ada skop di belakang mobil yang ia tumpangi? (mobil Hwang Kyung Il)

Kwon Joo minta Hyun Ho mencari informasi soal Hwang Kyung Il.

   Polisi menyisir taman. Kwon Joo memancing Hwang Kyung Il datang, beralasan ada sesuatu yang harus dia kirimkan ke Nenek dan minta bantuan Hwang Kyung Il. Hwang Kyung Il beralasan memarkir mobilnya di gang seberang jalan, ia meminta Kwon Joo datang saja tidak apa-apa.

     Hyun Ho mencari infonya Hwang Kyung Il, rasanya sulit sekali. Apa Hwang Kyung Il itu biksu, tapi tiba-tiba ia melihat konten dewasa yang berhubungan dengan Hwang Kyung Il.

sinopsis-voice-4-34

    Kwon Joo berpura-pura membawakan barang penting ke Nenek Eun Byul. Ia tahu Hwang Kyung Il pasti khawatir pada Eun Byul, Kwon Joo lau berakting sepertinya di SMP tempat Hwang Kyung Il mengajar halamannya banyak lumpurnya, Hwang Kyung Il bingung kenapa Kepala Kang berpikiran seperti itu. Kwon Joo hanya saja melihat sepatu dan celana Hwang Kyung Il kotor oleh lumpur, sepertinya tadi langsung kemari setelah mengajar. Kwon Joo izin menaruh ardus ke bagasi, Hwang Kyung Il menawarkan diri tapi Kwon Joo tidak perlu. Hwang Kyung Il tertawa sendiri, Kwon Joo heran apanya yang lucu?.

sinopsis-voice-4-35

Di taman, diketemukan Min Ji Seok di dalam mobil. Sepertinya sudah lama meninggal. Mereka berpencar mencari Eun Byul.

     Kwon Joo melihat ada tanah di di bagasinya. Ia lalu pura-pura ada yang masih ketinggalan di kantor. Hyun Ho menghubunginya, mengabarkan untuk segera pergi menjauh dari Hwang Kyung Il jika sekarang bersamanya. Hwang Kyung Il merupakan seorang maniak seks. Hwang Kyung Il sudah mengeluarkan pisau lipatnya.

sinopsis-voice-4-36

     Jin Hyuk bisa melihat ada yang aneh di mayat dan mobil. Dia sedang mengobservasi keadaannya.

sinopsis-voice-4-37

     Sedangkan itu Hwang Kyung Il sudah mengarahkan pisaunya ke lehernya Kwon Joo. Dia jengkel, akhir-akhirnya polisi menyebalkan sekali padahal mereka (kami dia bilang) tidak pernah berhasil. Hwang Kyung Il mengeluarkan sesuatu dari mulutnya yang sudah terpasang lama dan menyamarkan suaranya. Suara aslinya agak bergemeretak, “Tapi… Noonim…, kulitmu cerah juga, ya. Kau ingat, ‘kan? Suaraku.”

Kwon Joo ingat suara “Karena inilah kau seharusnya tak usah banyak tingkah.”

sinopsis-voice-4-38

     Kepala Jang tidak percaya dengan kesimpulan Jin Hyuk kalau Min Ji Seok dibunuh orang. Jin Hyuk rasa kemampuan Hyeong-nim nya ini sudah berkurang banyak, tubuh Ji Seok miring ke kanan, jelas sekali ada orang yang mencekiknya dan menaruhnya di sini. Apa yang terjadi ketika kau menarik lengan setelah itu? Tubuh secara alami miring ke arah yang berlawanan.

“Bagaimana kalau korbannya bergeser karena kesakitan?”

“Terus apa yang bisa kaujelaskan dari ini? Ini arang. Arang-nya berubah jadi putih karena ada pembakaran…, tapi tidak ada jejak api di mobil atau lubang di hidungnya. Aku yakin dia dipindahkan ke sini setelah dibunuh di tempat lain. Semua bukti ini menjelaskannya.”

sinopsis-voice-4-39

       Kwon Joo menendangnya lalu melaporkan ke Call Center. Pelaku sesungguhnya adalah Hwang Kyung Il. Hwang Kyung Il pura-pura menyerah saat ditodong pistol, tapi di belakang sana seorang pria besar dan tegap memukul Kwon Joo dengan pemukul bisbol.

     Hyun Ho panik, ia langsung mengatakan apa yang terjadi ke tim dan disuruh Pak Cheon untuk menekan kode zero.

sinopsis-voice-4-40

sinopsis-voice-4-41

      Jin Hyuk dan Tim di lapangan diberitahu kalau Kwon Joo menghilang, pelaku sebenarnya adalah Hwang Kyung Il. Tadi Hyun Ho disuruh Kepala Kang untuk mengecek SNS Hwang Kyung Il, Hyun Ho menemukan kata-kata bijak dari Forest Gump yang pernah ia lihat di…

Ragu-ragu Hyun Ho melanjutkan kalimatnya. Jin Hyuk membentaknya “Kenapa diam saja? Dimana kau melihatnya?”

“Apa Detektif tahu… video pemerkosaan Nn. “K” yang jadi gempar itu? Saya mengunduhnya  dari situs web Hunting Man. Saya hanya mengunduhnya buat menyelidiki… sebagai seorang polisi dari Korea. Pokoknya… Kata bijak itu persis sekali seperti yang dia katakan saat di akhir dia merekam video. Biar saya kirim video-nya sekarang pada Anda.”

“Jika kau mencurigai dia karena dia menggunakan kata bijak dari film…, semua orang bisa jadi penjahat” Sergah Kepala Jang.

“Awalnya saya juga berpikir begitu. Tapi saya sudah memeriksanya. Pada hari Jumat, 26 Agustus dan Jumat, 23 September… setiap waktu video itu ditayangkan secara langsung…, kalimat kata bijak itu juga diposting di akun media sosialnya. Hwang Kyung Il mendekati Park Eun Byul untuk merekam video pemerkosaan. Saya 100 persen yakin.”

Jin Hyuk dan Kepala Jang melihat SNS yang dimaksud.

“Orang seperti dialah yang posting video sampah itu secara online… dan dapat uang dari pengguna Internet yang menjadi langganan situs itu. Maniak seks.”

Choong Ki datang, dia mengatakan “Aku sudah menghubungi orang-orang yang menyelidiki Hwang Kyung Il. Ternyata Min Ji Seok sudah tahu tentang  identitasnya Hwang Kyung Il dan memeras dia. Menurut mereka Kyung Il membunuh Mi Ji Seok karena hal itu.”

Tim analisis mengirimkan pemberitahuan. Bahwa nomor kendaraan Hwang…08N5412. Dan ternyata itu mobil tidak terdaftar. Mobil itu 5 menit lalu melewati persimpangan Eunhyung…dan sekarang berada di jalan bebas hambatan.

      Kepala Jang memerintahkan timnya bersiaga dan dia bersiap pergi. Jin Hyuk duduk di depan dan memasangkan sabuk pengamannya. Kepala Jang dan yang lain mengusirnya, Jin Hyuk protes ini kan kasusnya dia!. Jin Hyuk diusir, mobil pergi tanpa peduli dengan Jin Hyuk.

Hyun Ho menghubungi Detektif Moon Jin Hyuk, ada informasi pribadi yang ingin dia katakan ke Detektif Moon. Ji Hyuk ingin dengar sekarang juga. Menurut info yang ditemukannya, Hwang Kyung Il waktu SMP pernah membakar rumahnya sendiri, kemungkinan kemarahan atas ibunya lah yang melakukan tindakan kriminal pertama kalinya tersebut, kemudian ditahan di Pusat Penahanan Remaja. Setelah bebas menjalani kehidupan normal lagi.

sinopsis-voice-4-43

sinopsis-voice-4-44

      Tapi saat dia berusia 18 tahun…, dia merekam dan menyebar video putri pendeta saat sedang mandi. Intinya, dari usia muda…, tingkahnya seperti maniak terhadap perempuan. Hyun Ho was-was apakah Kepala Kang akan baik-baik saja?

“Kami sedang mencarinya, jadi teruslah bersiaga.”

sinopsis-voice-4-42

     Polisi lalu lintas tidak menemukan kendaraan Hwang Kyung Il. Kepala Jang dan Tim kebingungan dan justru berdebat dengan petugas yang padahal sudah memblokir jalan sejak 40 menit lalu.

Jin Hyuk menduga pasti Hwang Kyung Il lewat jalan pintas, ia menghubungi seorang pria. Pria itu setelah didesak dan diancam akan dibeberkan tindakan menyuapnya agar mobil dereknya bisa lewat, langsung memberikan jawabannya, jalan pintas selain tol.

sinopsis-voice-4-45

       Jin Hyuk melewati jalanan bersalju. Kyung Il dan rekannya menyiapkan lubang untuk mengubur Kang Kwon Joo yangs sekarang ada di dalam bagasi pengap dan dibungkus karung.

sinopsis-voice-4-46

sinopsis-voice-4-47

Kwon Joo bisa dengar obrolan keduanya. Pria bertubuh besar menggali lubang dan khawatir, tapi Kyung Il sudah mempersiapkan segalanya… si pria besar disuruh gali lubang saja. Pria bertubuh besar kesal sekali, seandainya saja bukan karena polisi pasti mereka sudah bisa merekam Eun Byul, ia sudah mengunci Eun Byul di suatu tempat yang tidak bisa ditemukan orang. Sial sekali pemilik rental mobil punya CCTV.

Pria besar tanya apa bitcoin mereka sudah banyak? (Bitcoin: uang virtual dunia maya). Kyung Il menyuruhnya diam, gali saja lubangnya. Lalu di layar tablet ada video baru

[Semuanya, maaf aku harus memberitahu kalian kalau aku harus pergi sementara ini. Jangan lewatkan video terakhir pukul 22:00. Nantikan video-nya.]

Kyung Il menyuruh pria besar membawa Kwon Joo ke lubang.

      Jin Hyuk sampai di terowongan. Pria penyuap tadi mengatakan “Awalnya jalan itu buat mobil yang harus berbalik arah karena urusan mendesak…, tapi sekarang ini banyak orang lewat jalan itu buat menghindari melewati gerbang tol. Karenanya pihak pemerintahan menutup jalan itu. Lagipula, di sisi jalan itu hanya ada waduk dan pepohonan. Selain itu, jalannya tidak diaspal…, …jadi susah melewati jalan itu.”

Jin Hyuk membuka terpal yang menutupi terowongan, kemudian melaju.

sinopsis-voice-4-48

      Kwon Joo dikeluarkan, si pria gemuk kesal kenapa Kwon Jo ikut campur menyelidiki? Seharusnya kerjanya cukup menjawab panggilan telepon saja.

sinopsis-voice-4-49

       Jin Hyuk segera mengabari dan meminta bantuan ke dekat Waduk Illak. Hyun Ho minta bantuan tim, timnya Kepala Jang segera menuju TKP.

   Kyung Il minta rekannya melepaskan Kwon Joo sebelum dilemparkan ke lubang, ingin dengar pesan-pesan terakhirnya sebelum meninggal. Kwon Joo meminta Eun Byul dilepaskan. Kyung Il mendengus, Noona ini lucu sekali… bukannya mengkhawatirkan diri sendiri.

“Apa begini yang kau lakukan… setelah kau menculik orang? Mengubur mereka? Aku tahu kau tidak ada hubungannya dengan kasus Eunhyung-dong. Suaramu… benar-benar berbeda dari suaranya.”

“Entahlah, kita lihat saja nanti. Pokoknya, kami habis ini akan… bersenang-senang dengan Eun Byul jam 10 malam hari ini. Tidak perlu merasa bersalah. Perempuan-perempuan seperti itu… memang nasibnya begitu.”  Kata Hwang Kyung Il tanpa merasa bersalah sedikit pun.

“Apa salah Eun Byul sampai dia harus diperlakukan seperti itu? Apa kalian tidak merasa bersalah terhadap korban kalian? Sedikit pun, tidak? Kalian hanyalah… sampah hina.”

“Kalian polisi itulah yang sampah. Bagaimana, ya. Penyelidikanmu sudah berakhir sekarang. Kalau begitu, selamat jalan. Noona berkulit cerah. Buang dia”

      Kwon Joo dilemparkan dan ditimbuni tanah. Jin Hyuk menyusuri ilalang mati,

Pukul 15:08, 3 jam lewat 15 menit setelah Eun Byul diculik. Pukul 15:08, 45 menit setelah Kang Kwon Joo diculik.

K O M E N T A R:

         Gah! Ngeri banget waktu melihat Dong Chul menginjak pecahan beling T_T, rasanya ngilu lihat kakinya dipukul dengan besi. Dia-aaaaa…. Pembunuhnya…. Psikopat!, jahat!, aku mulai kehabisan ide menebak siapa pembunuhnya~~ mungkin psikopat, salah satu motifnya membunuh untuk menutupi kejahatannya dan kejahatan utamanya adalah membunuh. sebelum itu mungkin dia tidak butuh motif lain untuk membunuh, hanya demi “Kepuasan BATIN”, apalagi dia tersenyum sambil melakukannya (re: membunuh).

     Aku mulai konsen fokus memperhatikan gigi orang-orang, maksudku si pembunuhnya punya senyuman yang berbeda. Gigi depannya agak panjang tapi gak tonggos-tonggos amat karena rapi dan kelihatannya bukan gigi kelinci, bahu dan jenis rambutnya. Selera sepatu dan gaya berpakaian yang seringnya dandy dandy necis. SIAPAAAA???? Atau~ jangan-jangan Komisaris dan Kepala Jang lah orang dalamnya.

     Ehem… waktu Jin Hyuk menginterupsi Dae Shik buat cari sedan medium, aku ketawa lepas sampai keluar air mata lihatnya~ kocak soalnya ganggu pengemudi lainnya XD, ini nyalip tapi ujug-ujug nyempil di tengah lalu nyalip lagi 😀

    Meski pada akhirnya tawaku ada balasannya juga, Dae Shik dan Jin Hyuk kecelakaan, dan Dae Shik yang paling parah karena dia mobil tertabrak dari kanan dan langsung menghantam badannya. Aku tidak mengerti pola pikirnya Pak Komisaris, anda bekerja di kepolisian lho? Mengharapkan hari tenang? Kurasa gak ada hari tenang di birokrasi tersebut… aneh aneh~

    Siapa yang ngefans sama suara emasnya Yesung? Hmm… aku bisa kebayang betapa senangnya penelepon yang manggil 112 center terus yang ngangkat Yesung, terus mupeng jadi pengen minta dia nyanyi atau bahkan konser #MulaiAlay, bagiku salah satu hal yang menjadi menarik dalam sebuah drama adalah adanya Ost. Tapi kalau genrenya thriller seperti ini kayaknya Ost malah sangat mengganggu ya? HaHaHaHa… yang ada justru backsound yang mencekam dan… arghh! Episode ini aku… aku benar-benar senam jantung.

Hufff… masih tegang rasanya, bagaimana dengan nasib Kwon Joo? Episode 5 akan menjawabnya. Sayangnya tidak ada preview setitik pun T-T *sniff *sniff *sniff, ini 30 detik preview sangat berarti lho? Tapi tidak ada, yang ada malah. . . .

sinopsis-voice-4-j50ang-hyuk-lee-hana

Jang Hyuk dan Lee Ha Na yang mempromosikan untuk nonton Voice terus. Like FP blog ini untuk langsung dapatkan update-annya>>>> F A N P A G E

Related Posts: