[Primrose] Aku Sayang Kamu? Kog Bisa Ya?

Ini masih menjadi sebuah tanda tanya besar..
Ini bukan soal ukuran waktu,
Maksudku ini kenapa? Kog bisa?
Padahal kau tak memberiku apa-apa,
Kau tak melakukan apa yang mereka sebut pedekate itu padaku.
Ya mungkin ada sesuatu yang kau lakukan, yang entah tak ku tahu itu apa?
Kog aku bisa sayang sama kamu?
Kenapa aku ikutan sedih jika tau kau terluka, sakit, atau sedang kesusahan?
Kenapa aku bisa merasa cemburu tanpa alasan jelas?
Eh.. ada alasannya,
Seumpama lihat kamu tertawa dan berbicara dengan perempuan lain aku merasa kesal.
Kenapa ya?
Kog bisa?
Tapi aku ini siapa? Apa berhak melarang-larang dan merasa cemburu begini? Kau kan bukan siapa-siapa ku..
Kenapa aku kog seperti over begini?
Apa aku pernah jatuh cinta sebelum kamu?
Pernah.. pernah begitu sayang dan merasa terbuang, lalu aku tak percaya cinta yang tulus itu ada. Sampai aku mengenal kamu..
Naksir-naksir tidak jelas? Wah.. sering.
Tapi dengan kamu ini aneh..
Mereka bilang kalau kau akan merasa tenang jika bertemu belahan jiwa mu.
Tapi yang ku tahu, jantungku tidak bisa beritme normal jika kau ada di dekat.
Aneh, apa ini?
Seperti takut, tapi rindu.
Kesal, tapi sayang.
Sudah gilakah aku?
Kalau nanti orang-orang menemukan kita bersama. Tidakkah mereka akan bingung?
Kog bisa? Kalian?
Sejak kapan?
Dan mungkin aku akan mengangkat bahu dan menggeleng, entah.. aku juga tidak tahu..

Advertisements

[Primrose] I Hate Seeing You Sad..

Mungkin kau tak selalu ada dalam kehidupanku dan apa-apa yang ku jalani sekarang, begitupun juga sebaliknya aku yang tak pernah bisa selalu ada untukmu.
Semestinya kau pun tahu bahwa aku mengkhawatirkan dirimu.

Menjadi pengertian dan luar biasa toleran atas segala sesuatunya.

Bukan aku tidak mau atau tidak mampu, tapi aku tidak bisa.

Ada batasan untukku di kita.
Apa jika aku datang maka seketika kau akan baikan? Atau apakah jika ku memanjakan mu sekonyong-konyong semua akan berubah?. Tidak bukan?
Tapi harus ku bilang berapa kali, bahwa aku tak suka melihatmu terluka.

“Jangan nangis. Kamu adalah orang yang kuat, tangguh, dan aku sangat menyayangimu.” Kata Sabina ke Amar di cerita bersambungku.

Itu sebenarnya kata-kata yang ingin ku tujukan padamu. Kenapa aku bisa ingin berkata seperti itu? Aku terkejut melihat ekspresi sedihmu suatu ketika entah kapan, mungkin kau tersenyum pada kamera. Tapi matamu sembab dan terlihat terluka.

Jika itu karena aku..

Sebenarnya apa yang kau inginkan dariku? Bilang saja..