Danilla Riyadi & Lucinta Luna, Antara Mawar Hitam Dengan Marigold.

Kalau disuruh milih antara Lucinta Luna sama Danilla Riyadi.. pilih siapa? Ya kalau harus milih maka saya akan pilih Danilla. Inget! Danilla.. pakai L dua! Kata dia kalau L nya cuman 1 berarti bukan dia,

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Danilla Riyadi

Nama lahir:      Danilla Jelita Poetri Riyadi

Lahir:   12 Februari 1990 (umur 29)

Pekerjaan:        Penyanyi

Tahun aktif:     2013–sekarang

Label:  Demajors

 

Biografi

Darah musik memang mengalir pada wanita yang enggan dijuluki soloist, musisi, penyanyi dan sebagainya dengan nama lengkap Danilla Jelita Poetri Riyadi. Ibunya adalah Ika Ratih Poespa, dua pamannya bernama Dian Pramana Poetra dan Henry Restoe Poetra serta neneknya, Sumiati Sutiko, menyanyi keroncong pada dekade “60-an.

Usianya yang belum muda tak menghalangi penghayatan Danilla. Debut single-nya, ‘Buaian’, benar-benar membuai siapapun pendengarnya. Musik sederhana namun padat, dibalut vokal merdu ditambah lagi wajah orientalnya yang cantik.

Namun, perempuan kelahiran 12 Februari 1990 itu enggan disebut penyanyi apalagi musisi. Dalam berbagai wawancara Danilla menyebut dirinya hanya orang yang hobi mendengarkan musik dan bernyanyi. Kadang justru dia menyebut dirinya sendiri sebagai pengantar pesan.

Diskografi

Telisik (2014)

Lintasan Waktu (2017)

Hmm.. jadi siapa orang yang sebaik ini nulis biografinya Danilla? Wkwkwk fans setianya si Danilla pasti ini, wkwkwk.. saya heran pas nonton video dia nyanyi, teriakan para fans lakinya udah ngalahin WOTA nonton AKB atau JKT, ahahaha.. ya gapapa, daripada salah paham info simpang siur.. sebagaimana tidak dewasanya nitijen bertanya Danilla ini agamanya apa, Danilla ini orang yang bebas sekali pemikirannya. Kalau lihat Danilla merokok sambil pentas pasti sudah biasa, atau ngakunya minum teh padahal itu minuman keras.. gak akan ada yang protes. Justru memicu komentar sejenis “Sayang, ngerokoknya dikurangin ya.. aku gak mau kamu sakit-sakit..” Beda sama Awkarin, kalau Awkarin pastilah dapet “Generasi perusak bangsa!” hahaha..

Melihat semua karyanya Danilla kita akan menyadari betapa menariknya bahasa Indonesia yang sastra, dan sedikit menyesal kenapa tidak lebih mencintai bahasa sendiri ketimbang sok menginggris..

Cantik, berbakat, tapi liar.. udah, Danilla itu gitu.. wkwk

Kalau bunga, Danilla itu seperti mawar hitam.

**

Menurutku Danilla cocok tuh sama Ardhito Pramono, ya cocok aja wkwk.. pemikiran mereka, dan pandangan hidup bermusiknya entah kenapa cocok.. gak tau ya ada yang berpikir seperti ini juga atau enggak, yang jelas saya agak merasa aneh ketika lihat Dhito jadi bintang iklan Marina, Javana, hahahahaha.. karena di salah satu wawancara dia pernah jawab pertanyaan.. mendingan dia jadi bintang video clip dangdut ketimbang gak dapet job, hahahaaa.. tapi saya gak kebayang sampai jadi bintang iklan Marina.. hand body. Btw ini Danilla main film ini..

Danilla “Gak usah ngurusin urusan pemerintah, biar Soeharto aja yang ngurus.. ‘kan dia presidennya..”

Film soal aktivis gitu, kalau jaman-jaman segitu jadi aktivis masih kedengeran keren. Tapi sekarang? . . . . .

Biasa aja,

**

Sedangkan Lucinta Luna? Mahkluk macam apa ini? Datang bulan tiap tanggal 5? Eeei… udah ngalahin gajian rutin tiap bulan aja lo.. perempuan asli macam apa yang minum kiranti dipamer-pamerin! Bawa-bawa pembalut dengan bangga!

Yang ada itu malah jangan sampai ada orang yang tau.. kalau perut sakit ya biarin aja, palingan cuman 3 harian doang.. kiranti itu rasanya gak enak, kayak jamu pahitan tapi agak asam dikit.

Wikipedia Bahasa Indonesia~

Lucinta Luna (lahir di Jakarta, 16 Juni 1992; umur 27 tahun) adalah seorang penari dan penyanyi transgender asal Indonesia. Ia lahir dengan nama Muhammad Fatah.[3] Ayahnya meninggal saat ia masih SD.[4] Ia pernah ikut serta dalam acara Be A Man dengan nama Cleo Vitri[2] dan kemudian membentuk Duo Bunga bersama dengan Ratna Pandita yang mempopulerkan Goyang Kembang.[5] Ia menikah dengan seorang pria bernama Bigham asal Filipina, tetapi langsung cerai tidak lama kemudian.

Lhah kenapa? Dia kan mirip sama Lisa Blackpink dilihat dari pucuk monas pake sedotan, wkwkwk halu aja lo tong~. Banci Thailand mah juga cakep-cakep.. gak masuk akal ketika ditanya kebenaran apakah anda adalah transgender? Maka jawabannya adalah.. dia mau buka baju sebagai bukti, -_-

Kalau bunga, dia itu marigold, menarik perhatian tapi baunya gak enak.. wkwk,

Karyanya apa? Dangdut apa’aaaaaaan… bodo amaaat nyanyi apaa’aan. Buat apa operasi ganti jenis kelamin kalau ujung-ujungnya sama perempuan jugaaa… ah bingung aku..

Suaranya benar-benar kayak apa ya? Dibikin-bikin.. wkwk

Heran saya lihat dia bisa main film, ini sih? Gapenting banget.. gimana ya? Dia ini bikin jijik tapi bikin penasaran, perasaannya kayak lihat kecoak dibalik dan dia berusaha keras balik badannnya sendiri. Atau kayak cacing yang ditaroh di panasan, persis.. jijik tapi menarik perhatian tapi bikin penasaran. Eeeeeuh.. jatooh.. sukur.. sukur.. 😀

Danilla ini seperti tidak menyadari kalau dia ini adalah perempuan, sedangkan Lucinta Luna seperti butuh sekali diakui sebagai perempuan. Hmm..

Dan.. ya udahlah..

Advertisements

The Wrath

Di luar kebiasan sekali, saya jarang nonton film horror, kecuali memang sedang pengen. Tapi ini ada Naeun, makanya kepincut~

The Wrath adalah sebuah film Korea genre horror yang bisa dibilang kacangan, hantunya masih berkutat dengan rambut panjang berdarah-darah dan bergaun putih. Meneror kesana-sini dan membikin pusing. Seperti horor pada umumnya akan memainkan efek menangis, tertawa, dan mengagetkan. Nonsense sekali..

Reaksi-kuh:

  • Untuk mengurangi kecemasan dan ketakutan, saya menontonnya di khalayak yang ramai.
  • Tidak menggunakan headset, takut kaget
  • Beberapa menutupi layar dengan telapak tangan untuk mengantisipasi hantunya muncul dadakan. (huh, dasar cemen~)
  • Sambil makan, biar tidak terlalu fokus dan mengurangi rasa takut.

Son Na Eun A-Pink, belakang dikabarkan dia kog mukanya berubah ya? Apakah Naeun melakukan serangkaian operasi plastik? Meski dasarnya sudah cantik sekali, yeah.. suka suka dialah.. muka-muka yang punya dia, kalau teringat Naeun saya pasti inget banget adegan dia nangis di drama Cinderella And Four Knights. Habis menghadiri party, sayangnya dia diabaikan oleh Jung Min lalu nangis di parkiran dengan cantiknya. Nangis cantik dan bikin komentar nitijen pedes “Naeun aktingnya kaku, jelek banget!” Hahah..

Gimana ya, ini orang cakep banget.. mukanya yang bulet sama ekspresinya gemesin.

Pertanya’an yang muncul disela-sela menonton:

  • Kenapa hantunya meneror keluarga ini? Apa sebelumnya rumah ini adalah tempatnya dia.. maka dari itu dia tidak kasih izin manusia meninggalinya?
  • Atau hantunya ada dendam? Motifnya apa?
  • Kenapa siang hari pun kekuatannya dahsyat sekali?
  • Dia ini ngapain sih? Membunuhi secara membabi buta?
  • Kenapa Naeun bersikeras tinggal di rumah berhantu tersebut meski sudah diperingatkan untuk segera pergi, ini takdir yang bisa dia pilih.. jangan merasa harus menanggung beban yang bisa dihindari?
  • Itu anaknya siapa yang di ending ketika pintu rumah ditutup, pas Lee Min Ho kaget lihat ada anak kecil memeluk perut Naeun yang padahal tadi ketika ngobrol jelas-jelas perutnya masih besar? Alias belum melahirkan?

Cerita:

Adegan di buka dengan seorang pria bangsawan yang kelihatan angkuh sekali setelah mendapatkan pedang yang katanya bertuah dan bisa membunuh hantu yang akan dia buru nanti malam.

Seorang budah perempuan dibawa ke rumah angker tersebut untuk dijadikan menantu ketiga keluarga tersebut, yang katanya seluruh keluarganya meninggal dan dia harus melahirkan anak laki-laki untuk melanjutkan garis keturunan. Sayangnya suaminya meninggal dibunuh hantu malam itu juga,

Karena posisinya Naeun adalah budak, tentu dia selama 100 hari harus mengabdi di rumah tersebut dan melakukan pekerjaan kasar. Dan jika sudah keluar dari rumah tersebut Naeun dilarang menceritakan apa saja yang dia ketahui di sini, selain itu juga memastikan apakah Naeun sudah hamil atau belum. Siapa sangka ketahuanlah Naeun hamil, setelah dicek tabib.. diperkirakan jabang bayi adalah laki-laki. Mulailah Naeun diperlakukan dengan baik, si ibu mertua beralasan dia mengkhawatirkan bayi dalam kandungannya.

Yang mana saya kesal sekali dengan karakter ibu mertua disini yang super judes dan jahat, dan ekspresinya menakutkan sekali. Terlebih kedua menantu sebelumnya menganggap Naeun cuma budak dan tak segan menghabisi Naeun.

Gangguan dari si huntu mulai, tujuannya adalah bayi di kandungannya. Tetapi ternyata Naeun merupakan orang yang dianugerahi kekuatan istimewa sehingga si huntu tak semudah itu mengganggu.

   Akhirnya sang ibu mertua mendatangi sejenis dukun atau cenayang hebat untuk membantu mengusir si huntu. Si dukun ini pertama kali menginjakkan kakinya di sana langsung muntah darah hitam yang bau anyir, ia menyarankan untuk ditenangkan saja huntunya, jangan diusir atau dimusnahkan. Si ibu menurutinya, tetapi dimalam pemujaan atau pendo’an dan sejenisnya justru si partner dukun (si perempuan) malah meninggal bersama beberapa orang yang ikut dalam acara tersebut.

Kejadian-kejadian aneh terus berlajut, yang paling serem menurutku adalah ketika malam-malam ibu mertua bercermin, tak disangka di kog lihat tali tambang gitulah.. dari atas, dia tarik tali tersebut lalu munculah mbak huntu yang dari ujung tali tersebut. Kaget dongs..

Walhasil demi mengurangi rasa takutku, saya memikirkan  bagaimana pusingnya si aktris harus kepala di bawah diangkat-angkat pakai kabel :v,

Setelah itu ibu mertua jiwanya hilang entah kemana, lalu digantikan si mbak huntu. Ia yang semula judes sekali pada Naeun langsung cerah ceria… pagi-pagi sudah masak-masak, meminta para menantunya memanggilnya “Eomoni” sebelumnya kan pada manggil “Manim.” Alias Nyonya Besar atau apalah itu..

    Yang paling curiga adalah Naeun, kenapa bisa berubah sedrastis itu?. Meski curiga ia juga tetap menikmati alurnya. Si dukun sudah memperingatkan untuk Naeun segera meninggalkan kediaman ini. Sayangnya Naeun tidak mau, ia mengingat betapa berat hidupnya selama ini, menjadi yatim piatu dan hidup di jalanan, direndahkan harga dirinya. Semenjak dijual sebagai budak kepada keluarga ini ia merasa sedikit dihargai, meski tentunya ia hanya dianggap sapi penghasil anak. Bagaimanapun juga ia akan bertahan hingga bayinya lahir. Selama hidup ini dia tidak pernah berharap akan sesuatu, terlebih bermimpi besar. Ia rasa berkat janin yang tumbuh di rahimnya ia mulai berani bermimpi dan memiliki kekuatan.

Si dukun terus mewanti-wanti untuk hati-hati, karena si huntu sudah dendam padanya, dan endingnya ia memberikan pisau dan jimat untuk Naeun supaya memusnahkan jiwa tersebut.

    Klise sekali alasan bagaimana ada huntu yang menguasai rumah tersebut, ia sebelumnya adalah Gisaeng alias wanita penghibur yang sempat ditiduri si tuan rumah, ia mengaku mengandung bayi, ia tidak meminta apapun selain anaknya ketika lahir nanti tolong dibawa ke rumah si tuan rumah untuk dibesarkan sebagai anak bangsawan. Namun si tuan rumah tidak percaya begitu saja kalau itu adalah anaknya, walhasil suatu hari tersebar rumor isu buruk tentang Tuan rumah. Ia pikir ini ulahnya si gisaeng, ia menyiksa gisaeng tersebut dengan besi panas.. memaksanya mengaku. Karena tidak mendapatkan jawaban yang dia inginkan, dan saking marahnya terus mendengar bayi di kandungan tersebut adalah anaknya.. ia menusuk perut wanita tersebut. Kemudian memerintahkan bawahannya menggantungnya sampai mati. Digantunglah dia kemudian dikuburkan di dekat sumur rumah tersebut. Itulah awal mula dendam tersebut, maka dari itu ia dendam dan ingin membunuhi semua keluarga tuan rumah.

      Sebagaimana harus ada ending, endingnya Naeun menusukkan pisau ke leher si huntu, dia sampai harus masuk ke sumur tua. Sementara si dukun bertarung di salah satu gudang rumah, melawan ibu mertua yang dirasuki huntu.

Naeun berkata “Semoga kau bahagia..” lalu mengakhiri arwah penasaran tersebut.

Happy endingkah? Gak ngerti deh.. endingnya tidak tau di rumah tersebut siapa saja yang tersisa, yang jelas Naeun masih tinggal di sana, berbicara sebentar dengan dukun tersebut. Ia bilang sedang memikirkan kemana ia akan pergi setelah bayinya lahir, lalu Naeun mengantarkannya sampai pintu depan. Kelihatan anak kecil memeluk Naeun, si dukun terkejut itu siapa? Apakah bayi yang seharusnya si huntu itu lahirkan?

Lalu 10 tahun kemudian seorang anak laki-laki berjalan mendekati sumur tua, kemudian terlihat neneknya.. yang entah ini jelmaan si huntu sebelumnya atau memang bener si ibu mertua sebelumnya?

E n d…