K-Movie: The Divine Fury, Horor yang Lebih Terasa Seperti Film Aksi

Halo..

Bagaimana perasa’annya hari ini? Apa yang sedang dirasakan?

Ngomong-ngomong saya ingat banget bagaimana saya gak berani nonton dramanya Seo Joon karena takut cemburu. Hahahahah.. aink belom nonton Kim Biseo.. gak wani.. aku wedi cemburu!! T – T

Kebetulan The Divine Fury tayangnya bersama’an dengan Exit dan bersaing ketat meraup banyak penonton. Kabarnya Seo Joon sampai rela terbang ke Amerika demi berlatih dengan petarung profesional agar bisa beraksi total dalam film. Karena di film ini dia berperan sebagai petarung, yang krisis percaya pada Tuhan setelah ayahnya meninggal sewaktu bertugas. Ia pikir Tuhan sudah membunuh ayahnya, dan semenjak itu dia dikelilingi oleh hantu yang tertarik dengan aura kebencian dan energi negatifnya.

Mas, aku mohon pakai bajumu! 😀

Dan di Divine Fury Seo Joon kembali bekerja dengan sutradara yang menggaetnya di Midnight Runners, Kim Joo Hwan. Berkat film tersebut Seo Joon meraih pengharga’an “Best New Actor” tahun 2017 lalu. Kim Joo Hwan katanya terinspirasi membuat film ini ketika jalan-jalan ke Perancis dan melihat patung malaikat mengalahkan iblis.

Aktor kawakan legendaris juga ikut digaet dalam film ini, Han Sung Ki berperan sebagai Bapa Pendeta yang datang dari Vatikan.

Dan kita ketemu dengan Woo Do-Hwan! Iyaaaaaa… yang saya naksir dulu di Save Me. Sayangnya di sini Do Hwan menjadi Ji Shin “Black Bishop” semacam kepala sekte sesat atau apalah itu, ya kenapa Bang? Kemarin nolongin Sang Mi sekarang malah terjerumus sendiri… Wkwkk.

Dia berusaha merekrut orang-orang untuk ikut dalam ajaran sesatnya. Sesat, tapi ganteng.. tapi ssesat… tapi ganteng.. sungguh delima.. eh dilema.. Wkwk

Saya agak jijik ketika dia memegang jantung dan melakukan ritual santet agar musuhnya mati, dan membuatnya menjadi awet muda. Ceritanya dia sudah amat tua, tapi karena ritual tersebut dia menjadi segar muda kembali. Bisnisnya lancar, lawannya tak berkutik, awet muda.. apalagi coba? Ya.. tapi berkongsi dengan iblis sih..

Seo Joon didapuk sebagai aktor pertama Korea yang syuting dengan LED. Karakternya Yong Ho ini punya banyak bekas luka di tangannya, selain hatinya yang terluka.. tangannya juga penuh luka HHHHH. Tangannya mengeluarkan kekuatan khusus, berkat bantuan LED yang dipasangkan ke tangannya.. adegan menjadi lebih realistis.

Yong Hoo ini sejak kecil rajin berdoa ke gereja dan rajin menghadiri misa, dia selalu percaya jika rajin berdo’a maka ibunya yang sakit akan cepat sembuh. Ayahnya bekerka sebagai opsir polisi. Malam hari ketika bertugas, mereka sedang melakukan operasi gitulah.. tapi ada pengemudi yang tidak mau membukakan kaca pintu mobilnya, tapi setelah dipaksa malahan ayahnya Yong Hoo terseret mobil tersebut yang sengaja dilajukan.

Semenjak itulah Yong Hoo tidak percaya pada Tuhan, di pemakaman ayahnya dia bahkan melemparkan salib ke kepala pendeta hingga berdarah dan meneriakinya sebagai pembohong. Kalau Tuhan baik kenapa ayahnya diambil? Kenapa ibunya tak kunjung sembuh?

Sampai dewasa Yong Hoo terus menjalani hidupnya dengan kebencian dan dendam. Sampai di pesawat setelah selesai bertarung, dia bermimpi aneh yang membuat tangannya berdarah ketika bangun. Berhari-hari makin parah, dan dia selalu bermimpi aneh. Iblis juga mengganggunya ketika tidur. Dia datang terus ke dokter, tapi tidak ada penjelasan medisnya. Bukan infeksi tapi darah segarnya mengalir terus. Kalau dirujuk ke Rumah Sakit yang lebih besar bisa jadi akan mendapatkan jawaban yang sama.

Setelah disarankan untuk mendatangi orang pintar, Yong Hoo tahu itu gangguan iblis. Ia juga pergi ke gereja tempat Bapa Ahn sedang mengusir iblis di tubuh seseorang. Tangan Yong Hoo terluka disebut sebagai mukjizat Tuhan yang merupakan bekas Salib yang seperti Yesus punyai. Percikan darah dari tangan Yong Hoo bisa membuat iblis pergi dan takut.

Setelah melihat iblis yang menguasai orang tsb dan mendorong serta memukulnya, Yong Hoo berusaha untuk percaya meski belum sepenuhnya.

Singkat cerita si Yong Hoo ini kemudian bekerjasama dengan Bapa Ahn untuk memerangi iblis. Horor iya, laga aksi iya.. maka dari itu kita akan banyak terkesima dengan aktingnya Park Seo Joon.

Saya sejak menit awal selalu takjub dengan efek grafis yang mereka pakai, tidak berlebihan dan kelihatan natural. Selalu merasa agak ngeri tiap kali melihat kilatan mata merah pertanda iblis ada dan merasuki manusia. Juga merinding tiap kali dengar teriakan menggelegar dari si iblisnya. Untung aku nontonnya bajakan.. gak harus hadir di bioskop.. wkwkwk kebayang gak bisa tidur nyenyak dan gimana gak doyan makan karena jijik terngiang adegan pastor dimuntahin darah sepekat air comberan. Hiiii…

Banyak yang menyayangkan di setiap karakter tidak dijelaskan lebih jelas alasan mereka dan tentang pendalaman karakternya. Mereka ada dan penonton cukup tahu lah.. Hanya sekadar saling lawan dan bertarung, lebih terfokus ke situ.

Selama itu Park Seo Joon.. dan estimasi tidak akan menciderai hati maka saya pasti nonton.. wkwk

Gemeeezzzz XD

Advertisements

K-Movie: Exit.|| Yoona: Aku Juga Pengen Diselamatkan… Hiks

Hai..

Wah, bulannya udah baru aja.. gimana? Udah pada gajian? Hahah..

Setelah Dzawin turun, sekarang Grace naik. Saya paling suka Yoo Jin, tapi melihat Grace yang mukanya beneran seperti boneka.. rasanya gak mungkin cuman mengidolakan satu anak saja. Hahah

Okeh, saya bakalan nulis ini memakai ingatan. Karena nontonnya sudah cukup lama, pertama kali ngerti film Exit adalah karena pemeran utamanya Yoona SNSD, taulah.. Gee gee gee baby baby.. dengan Jo Jung Suk seorang aktor terkenal juga, yang menikah dengan Gummy.. itu hlo yang menyanyikan ost Descendant of the sun, you are my everything~

Song Joong Ki- Song Hye Kyo… Saya berasa, kenapa ceraaai… biarkan kami mengamini kehidupan ini boleh loh kayak drama koreaaa! Gak ada yang salah. Malah bikin orang-orang yang skeptis sama drama korea makin mencaci “Makanya hidup jangan kebanyakan drama!!”

Ya udahlah.. beda karakter mungkin, sama-sama sudah mapan dan cinta sudah mulai memudar, Hye Kyo yang sudah dewasa mandiri pastinya nggak suka tiba-tiba ada orang yang sok ngatur dan berkuasa atasnya, Joong Ki yang imut mungkin gak suka juga dengan terlalu cueknya Hye Kyo dan merasa dalam bahtera ini punya dua kepala.

Film ini ngerinya dapet, komedinya dapet, so sweetnya juga ngena banget. Disaat-saat genting kita bisa banget mengulum senyum karena hal-hal tak terduga. Waktu minta bantuan pun bisa bikin ngakak,

Ceritanya dua orang yang almamaternya sama ketemu lagi, keduanya dulu pernah satu club panjat tebing. Tapi Yong Nam masil pengangguran dan sibuk olah raga gak jelas di lingkungan rumahnya, kakaknya selalu mengingatkan Yong Nam cepetan cari kerja dan jangan memikirkan passionnya manjat tebing terus menerus.

Si Yong Nam ketemulah Ui-Joo (Yoona) di acara keluarga Yong Nam, Ui-Joo sebagai wakil manajer yang bertanggung jawab atas pesta perayaan orangtua Yong Nam. Mereka sama kagetnya ketika ketemu.

Yong Nam bohong kalau dia ini udah kerja dan posisinya lumayan bagus biar Ui-Joo terkesan. Bagaimanapun juga Yong Nam sempat naksir Ui-Joo dan pernah menyatakan cintanya tapi Ui-Joo menolak dengan alasan kepengen hubungan mereka sebagai kakak adik saja, lagian aneh tetiba mengubah status menjadi kekasih.

Ui-Joo di masa sekarang menanyakan Yong Nam baik-baik saja ‘kan pasca ditolak?. Yong Namnya bilang gak kenapa-kenapa, padahal aslinya habis ditolak dia nangis kayak anak kecil di halte bus.

Sampai munculnya seorang pria asing memarkirkan truk bertangki besar, seukuran megalodon yang bawa semacam gas, kalau kalian pernah lihat sih.. di Indonesia biasanya tertera buat pengendara hati-hati jangan sampai di belakang mobil ngeri tersebut pas titik butanya sopir, bahaya banget itu.. segede itulah.. nyenggol dikit wassalam,

Dia keluar dari truk dan langsung membuka tangki-tangkinya. Walhasil semua gasnya keluar dan mulai memenuhi lingkungan sekitar, termasuk di gedung acaranya Yong Nam. Semuanya langsung pingsan dan tak sadarkan diri setelah menghirupnya. Keluarga Yong Nam tadinya mau kabur naik kendaraan umum, sayangnya melihat efek gas.. mereka langsung masuk gedung lagi dan mencoba ke atap gedung. Tapi terkunci dan hanya bisa dibuka dari luar, Yong Nam demi keluarganya pun naik gedung dari memecahkan kaca gedung.

Di bagian inilah kemampuan Yong Nam diperlihatkan, dia manjat gedung hanya dengan tali seadanya dan bantuan keluarganya dan berhasil! Meski harus pakai adegan yang haru biru dan dag dig dug, tapi bantuan tak kunjung datang. Ui-Joo menyarankan untuk membuat kode S.O.S dengan cahaya layar ponsel. Sudah serentak tapi si Helly masih kesulitan melihat objek.

Jadinya ponakannya Yong Nam entah siapa namanya, mengambil sound beserta mic dan heboh sendiri “SALAJUSEYO!! DADADADA!” HHHHHHHHHHH antara mau ketawa tapi ini mereka lagi kesusahan kenapa gw ketawa?!

Dan Ui-Joo ikut menyalakan dan mematikan saklar rumah-rumahan di atap yang ada lampunya itu.

Tapi setelah bantuan datang, tidak semua orang bisa naik karena muatan penuh. Tinggalah Ui-Joo dan Yong Nam. Ui-Joo yang sedari tadi memberikan ide-ide cerdas serta cekatan menolong semua langsung kelihatan cengengnya, dia nangis kayak anak kecil… “Aku juga pengen naik… Eomma… hiks..”

Pas helly kedua yang mereka pikir mau datang, eh ternyata enggak.. Yong Nam langsung

“Aku janji akan melamar kerja ke gedung yang tinggi seperti di sana, biar nanti kalau ada bencana kita bisa diselamatkan duluan..” Wkwkwk ngapa janji-janji segala, perasaan kalian tadi baru ketemu berapa jam doang masa’ cinta sudah tumbuh seketika, HHHHHHHH

“Kenapa Oppa bohong.. aku sudah tahu dari temen kita kalau kau ini pengangguran, makanya jangan main-main terus kerja’annya.. seriuslah sedikit..” Ui-Joo sambil nangis kecil.

**

Akhirnya mereka harus kecewa karena mereka gak ditolong, lantas manjat ke gedung lain dan manjat-manjat lagi.. terus kabur ke jalanan, naik gedung lagi. Namanya juga mantan atlet panjat tebing.. wkwkk,

*

*

Dengan berbagai macam intrik akhirnya semuanya selamat.

Ini sumpah lucu banget, padahal Yong Nam sudah ngaca lama dan menata rambutnya rapih ganteng. Cuman karena belah rambutnya gak sesuai seperti Ibunya pengenin/sejak kecilnya Yong Nam.. terus disisir sebaliknya, malahan kayak cecep.. 😀

Betewe belah rambutmu kemana nih? Kalau aku di kanan.. wahaahahahaha…