Little Forest, Anak-anak Harus Mengenal Alam Bebas..

Halo..

Agustus ternyata berlalu begitu cepat, saya benar-benar gak tau harus posting apa untuk bulan tersebut. Mulai dari drama atau Variety Shows tentunya ada banyak yang bagus-bagus. Sayangnya saya cukup dengan Doctor John saja.. tidak berminat pada drama lainnya, yang lebih ceria, bertabur bintang yang cakep-cakep, dan cerita yang lebih manis. Kenapa? Alasannya ya karena Ji Sung sih.. wkwk, menceritakan seorang dokter yang menjadi narapidana karena melakukan Eutanasia: dari bahasa Yunani: ευθανασία -ευ, eu yang artinya “baik”, dan θάνατος, thanatos yang berarti kematian) adalah praktik pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal,… bisa juga kita sebagai orang awam sebut sebagai pembunuhan legal.

Dianggap melakukan malapraktik, hingga berakhir di jeruji besi. Namun dia tidak menyesal melakukannya, ia hanya tidak tega melihat penderitaan pasien.. terlebih sebelumnya si pasien meminta tolong, seolah berisyarat minta diakhiri rasa sakitnya. Yak, secara eksplisit saya nangkapnya “kalau tidak bisa menyembuhkan lukanya, akhiri saja lukanya..”. Eutanasia, pernah diminta untuk dilegalkan secara undang-undang oleh seorang lulusan S2 UI karena merasa berat menanggung kehidupannya, tidak kunjung mendapat pekerja’an dan miskin..

Ya udahlah, mari tinggalkan sesuatu yang mengerikan tersebut. Mari lanjut ke topik utama.. mengenai Variety Shows kita yang amat sangat segar ini.

Saya bukannya benci atau antipati pada anak kecil, di Psikologi perkembangan (developmental psychology). Ini adalah bagian yang paling menarik, dan tentu saja kita akan selalu mulai di bagian masa kecil manusia.. kenapa bisa  punya karakter A atau B sedikit banyak pasti berkaitan dengan masa kanak-kanak juga. Cabang ilmu ini terfokus terhadap perkembangan manusia semenjak lahir hingga mati.

Tapi saya pun juga bukan orang yang kalau lihat bayi atau anak kecil akan langsung menjadi begitu antusias ingin menggendong atau berusaha sok akrab dengan mereka. B aja.. hahah, yang saya tahu kalau saya sudah memutuskan untuk dekat dengan anak-anak, mereka akan menjadi terus mencariku jika tidak nampak oleh mereka, dan ini akan menjadi sangat menyebalkan kalau saya sedang berada di mood yang buruk. Heuh.. Tante, Omnya siapa..? wkwk

Jadi progam ini di-pionerin oleh Lee Seung Gi, dia kadangkala ketika syuting program Jib-Sabu alias All The Buttlers. Karena Jibsabu seringnya mengambil gambar di alam, Seung Gi kepikiran tentang masa kecilnya, sempat setahun tumbuh dan besar di lingkungan yang asri. Memikirkan bagaimana anak-anak dari Kota Seoul pastinya tidak banyak mengalami pengalaman alam semasa kecil. Ia ingin membuat acara dimana anak-anak bisa bermain dan mengenal alam, ini bagus untuk perkembangan mereka juga.

  1. Lee Seung Gi

Siapa penggemar entertaiment Korea yang tidak tahu siapa Lee Seung Gi? Drama, Film, Variety Shows, MC, ia mahir segala hal. Pangeran Ballad, satu lagunya yang tidak akan pernah tergantikan untuk adegan romantis lamaran di drama, judulnya “Will You Marry Me”, pasti seringnya diputer lagu tersebut. Dimanapun Seung Gi, entah kenapa dia selalu mengambil peran pemimpin secara alami, itulah kenapa di salah satu eps Jib Sabu di eps Pomyun si biksu, Seung Gi disuruh buat nyari calon istri yang penurut dan tidak meninggikan egonya.. mengingat sifatnya Seung Gi yang suka mendominasi dan tidak suka dibantah. Meski Seung Gi menolak, ia kepengen yang karismatik dan kuat, hahaha. Seung Gi dengan percaya diri akan mengasuh anak-anak, karena itu membutuhkan kekuatan fisik, sayangnya di prakteknya dia malah kecape’an dan kewalahan ketika harus mengurusi mereka bermain di kandang hewan.

  1. Lee Seo Jin

Terkenal dengan perkata’an ketus dan sifatnya yang masa bodoh, bicaranya asal dan kasar seolah ketus pada siapa saja, siapa sangka Lee Seo Jin ini bisa manis banget ketika bicara dengan si kembar Brook dan Grace. Paling perhatian dan selalu mengawasi keada’an anak-anak. Kita akan dibuat terharu bagaimana Lee Seo Jin memasak demi anak-anak dan menyesuaikan selera mereka, menjadi yang pertama berinisiatif menyuruh anak-anak dipakaikan sunbock.

  1. Park Na Rae

Dia dikenal sebagai komedian dengan tubuh yang pendek, sering dijadikan bahan ejekan karena tingginya yang hanya 148 cm, berperan sebagai Bibi’ yang lucu dan menggemaskan di program ini. Suka sekali bagaimana dia berusaha akrab dengan anak-anak pas menirukan dinosaurus. Keberada’annya cukup mencairkan suasana dan menurunkan tensi ketiga anggota lainnya. Seung Gi dan Seo Jin kan memang satu agensi dan sudah akrab, tapi mereka baru mengenal Jung So Min, jadi kadang agak kaku kalau tidak ada Park Na Rae. Dan Na Rae sangat terbantu dengan hadirnya So Min, karena dia bilang tidak bisa berbicara manis pada anak-anak.

  1. Jung So Min

Anggota termuda di sini, umurnya baru 29 tahun. Ya kalau sama Seung Gi terpaut 2 tahunan lah.. terakhir dramanya So Min yang ku tonton adalah The Smile Has Left Your Eyes yang endingnya sakit banget… sedih, tapi cukup memuaskan. Pertama tahu dia ketika di drama Playfull Kiss, imut banget di situ dia..

Pertemuan keempat anggota digelar di rumah orang tua So Min, rumah yang modern namun tetap asri. So Min sedang menggendong keponakannya, lalu meminta Seung Gi menggendongnya karena ia akan menyambut anggota lainnya. So Min mengaku suka sekali pada anak-anak, ia bisa mengurus mereka, dia bisa berbicara halus pada anak-anak dan mendandani mereka. Kelemahannya So Min adalah, dia tidak bisa memasak dengan baik.. sewaktu memasak makan siang dengan So Jin dia terus bertanya dan tidak percaya diri untuk bertindak.

Ini shipperin So Min sama Seung Gi boleh gak sih? Cocok ih..

Sementara untuk anak-anak, kita punya anak laki-laki dan perempuan yang sebaya 4 tahun, si kembar yang berusia 5 tahun, dan yang paling besar 7 tahun. Segitu saja sudah membuat para Bibi’ dan Paman kewalahan.

Advertisements

Rookie Historian Goo Hae Ryung || Belom Nonton, Nanti Aja Deh..

Ratingnya naik terus sih, tapi saya belum nonton juga. Meski sekarang sudah masuk episode 7 ke atas.

Kalau mau download bisa di sini:

https://dramakoreaindo.com/rookie-historian-goo-hae-ryung-subtitle-indonesia/

Kalau mau baca sinopsisnya bisa di sini:

https://sinopsis-tamura.blogspot.com/2019/06/sinopsis-rookie-historian-goo-hae-ryung-episode-1-32.html

dan di youtube sepertinya sedang banyak-banyaknya dipost kedekatan antara Shin Se Kyung dan Cha Eun Woo. Ada dua pemikiran terlintas dalam benakku,

satu.. Lucu ya.. malah inget pasangan artis korea sama tiongkok yang beda umurnya 17 tahun lebih dan masih  bisa punya anak, betewe yang perempuan lebih tua, kita mikirnya kog bisa sih? Iyaa.. karena si perempuan sudah menyerah untuk menemukan pasangan. Disaat ia masih subur, dia memutuskan untuk membekukan sel telurnya, ia ingin memiliki anak meskipun tidak menikah. Lhah.. takdir berkata lain nih.. malah bertemulah dia dengan suaminya sekarang. Lucu ya.. bagaimana rangkaian nasib membawa kita? Lupa saya siapa nama artisnya.. tapi viral kog, dan nitizen mengamini… barangkali kita belum kelihatan jodohnya karena belum lahir nih jodoh kita.. HHHHHHH,

Yang kedua, gak usah bawa perasa’an kali ah.. mereka kan cuman memerankan tokoh dalam drama, kelihatan mesra dan malu-malu di depan kamera, kali aja gimick biar laris dramanya. Song Song couple aja pisah cerai padahal sudah bikin brand patah hati internasional meski di drama mereka cocok banget. Gak aja yang jamin, kelihatan mesra bukan berarti tidak ada masalah apa-apa.