K-Drama: Team Bulldog: Off-duty Investigation || Realistis Tetapi Egois.

  • Drama: Team Bulldog: Off-duty Investigation (English title) / Further Investigation (literal title)
  • Revised romanization: Beonoisoosa
  • Hangul: 번외수사
  • Director: Kang Hyo-Jin
  • Writer: Lee Yoo-Jin
  • Network: OCN
  • Episodes: 12
  • Release Date: May 23 – June 28, 2020
  • Runtime: Sat. & Sun. 22:50
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Plot Synopsis by AsianWiki Staff ©

Jin Kang-Ho (Cha Tae-Hyun) is an enthusiastic and effective detective. He tries to catch criminals by any means necessary. He also doesn’t get along with other detectives. Kang Moo-Young (Lee Sun-Bin) is an enthusiastic PD of a TV investigative program. The program tries to catch criminals that the police could not. Kang Moo-Young is upright, but she will take risks to reveal the truth. Jin Kang-Ho and Kang Moo-Young unexpectedly meet and they begin to cooperate on unsolved cases.

Jikalau sebuah drama, film dan salah satunya ada Cha Tae Hyun, kemungkinan besar drama tersebut akan sangat lawak. Mereka tanpa sengaja membentuk tim investigasi demi kepentingan masing-masing. Pernah dia tayang di Running Man tetapi sengaja mengenakan topeng pahlawan demi membantu tim Running Man agar tidak kesusahan buat ngeditnya wkwkwk, kan memang si Cha Tae Hyun lebih aktif di KBS dengan program 1 Hari 2 Malam, kog diartikan malah jadi aneh ya? Hahahah.. 2 Days 1 Night, semacam acara variety menginap dan mengundang banyak bintang tamu dari kalangan artis.

 

  • Tim Anjing Bulldog, Sekumpulan Orang-Orang Dengan Kepentingan Masing-Masing.

Karena hanya Jin Kang Ho ( Cha Tae Hyun ) yang hanya satu-satunya anggota kepolisian, dia banyak  melakukan investigasi sendirian. Karena birokrasi tempatnya bernaung lebih banyak mencari aman, ketika suatu kasus terlihat bukti bukti konkret serta pelaku dengan alibi yang tepat.. polisi langsung mengumumkan keberhasilan ke media. Sedangkan Jin Kang Ho menjadi satu-satunya yang selalu ragu dengan hasil yang terlalu mudah, tetapi atasan serta para rekan kerjanya tidak ada yang mempercayainya.

Sehingga membuatnya nekat melakukan investigasi sendirian pada semua kasus yang ia ragukan hasilnya. Dalam perjalanannya membuktikan kebenaran ia bertemu dengan orang-orang yang memiliki kepentingan masing-masing.

Karena mereka tiap berusaha menyelesaikan kasus, tidak akan pernah melepaskan bukti dan orang-orang dengan mudah seperti anjing bulldog tiap menggigit mangsanya.

  • Anak Polisi yang Suka Memperjuangkan Kebenaran.

Kelihatannya Jin Kang Ho memegang harta warisan peninggalan ayahnya yang sangat banyak. Tetapi tidak mengizinkan ibunya untuk menggunakannya. Kang Ho memiliki kartu kredit hitam? Ah lupa.. mereka nyebutnya apa ya? Yang jelas intinya Kang Ho punya kartu yang isinya tidak terbatas. Tak jarang setelah dibantu oleh Teddy Jeong beserta dua anak buahnya ia selalu memberikannya uang.

Kepada keempat rekan bulldognya pun ia juga memberikan mereka uang.

Yang membuat ngakak adalaaaah… Almarhum Ayahnya Jin Kang Ho pakai fotonya Tuan Ma. Ma Dong Seok, spesialisai aktor laga.. berkebangsaan Amerika namun berbasis berkarya di Korea Selatan. Tuan Ma ini keren banget.. wkwkwk

  • Produser Televisi Acara Investigasi yang Mencari Rating.

Lee Sun Bin memerankan sosok Produser yang bernama Kang Moo Young, mencari bahan tayangannya sangat mendetail bahkan seperti detektif, ia ingin menyajikan kasus menarik. Selalu berusaha menaikkan rating acaranya. Karena jika ratingnya tidak kunjung naik ia akan kehilangan acaranya. Dicabut izin tayangnya.

Saking bernafsu meningkatkan rating, ia bahkan sempat menggrebek usaha adiknya. Jus buatan adiknya yang tidak layak jual disorot, diancam akan dilaporkan. Karena usaha jus sayuran adiknya bangkrut, hamper tiap bulan adiknya dating dengan kostum hobi barunya.. minta uang, minta ditanggung-jawabin karena membuatnya menjadi pengangguran. Lucunya.. tiap datang adeknya suka  beda-beda keyakinan, kadang budha, Kristen, hindu, aneh banget.. hahahhaha

Yang khas dari Kang Moo Young, kalau dia gugup atau tertekan suka meringkik seperti kuda.

Nawarin jualannya.. hahahah

  • Mantan Profiler Hebat yang Bangkrut dan Menjadi Manusia MLM.

Masa lalu sungguh indah yak? Sekarang dia jualan produk MLM wkwkwk

Tak Won dulunya adalah profiler hebat kepolisian, sayangnya karirnya turun. Ia kini menjadi detektif swasta menyambi sebagai penjual produk piramida. Karena mulutnya yang jago membujuk, banyak orang tertipu membeli produknya. Padahal tidak ada efeknya sama sekali, justru kadang membuat gatal-gatal dan efek samping lainnya.

Yang paling saya ngakak adalah pas dia keluar dari rumah sakit, pasca tangannya terluka dan harus dirawat. Tidak ada yang menjagainya atau merawatnya, tetapi saat keluar rumah sakit dia langsung disambut meriah oleh Kang Ho, Moo Young, Lee Ban Seok,

Tetapi ketika dapet selamat dari Teddy Jeong, dia kaget.

“Selamat!!”

Tak Won “Terima kasih, tapi kau siapa?” HHHHHHHHH,

  • Bos Mafia Tobat yang Membuka Bar Sekut Sekut Santuy

Teddy Jeong adalah mantan bos mafia yang kini membuka bar, kalau tidak salah nama Bar Teddy adalah Red Zone. Dia mempekerjakan dua orang, Yeonjang dan Maenson sekaligus rekannya bertarung melawan para penjahat. Ia sering ditelfon Jin Kang Ho untuk membantunya bertarung, dan tentu saja dibayar..

Teddy Jeong mengidap asma, ia selalu membawa alat bantunya. Meski begitu dia sangat hebat dalam bertarung.

  • Master Autopsi yang Kini Membuka Usaha Jasa Rias Mayat.

Dulunya Lee Ban Seok adalah orang yang ahli autopsi kelas atas, menjadi legenda. Namun sekarang dia membuka jasa rias mayat, mendandani para mayat. Sesekali dipanggil untuk membantu autopsy jika kekurangan orang.

Tidak tau sih alasannya kenapa pensiun dini, relative masih muda. Anaknya pun baru SMA.

Mungkin begini, dia ingin menyediakan waktu luang yang banyak untuk anaknya, dulu ketika masih aktif bekerja si Lee Ban Seok sering jarang bisa menemani istrinya yang sakit, tidak sempat bisa memahami perasaan anaknya, saking sibuknya.

Ada banyak kasus sepanjang 12 episodenya, dan balik lagi.. karena ada Cha Tae Hyun maka sepanjang itu pulalah kocak, meski terkadang kasus yang tengah ditangani agak mengerikan. Namun kasus terakhir yang cukup epik adalah dua pasangan pembunuh.

Meromantisasi keadaan disaat-saat genting, wkwkwk

Sebenarnya selama 10 tahun ini Jin Kang Ho selalu mengawasi seorang lansia yang ia duga sebagai pembunuh berantai yang selalu menggunakan kater sebagai ciri khas mereka. Selalu membuang mayat korbannya ke khalayak umum ditaruh ke dalam box es, baju mereka juga dipotong persegi di bagian perut. Simetris kotak diambil dengan kater.

XD Mo bikin kultus Om? Berapi-api sekali? HHHHH

Sayangnya Kang Ho tidak pernah bisa membuktikan ke atasannya bahwa si kakek tersebut adalah pembunuh berantai, si kakek dan nenek pun juga selalu beralibi, mereka ini sudah tua renta.. mana sanggup membunhi anak-anak muda yang fisiknya masih kuat. Singkat cerita setelah bertahun-tahun mengelabuhi Kang Ho, si kakek dan istrinya beraksi. Mereka adalah pasangan pembunuh, dalang utamanya adalah si nenek yang sudah tidak bisa berjalan. Ia menyuntikkan sesuatu ke kakinya agar bisa berjalan. Mereka dulunya bertemu di tempat penampungan anak-anak terlantar, si nenek adalah seorang perawat yang hobi membunuhi anak-anak di sana, karena tidak ada keluarga yang akan mencari.. tentu saja membuat hobinya membunuh lancar-lancar saja.

Suatu hari ketahuan si Kakek, namun nenek tadi cuek. Kemudian Nenek menyadari kalau si kakek suka dengan darah, nenek memberinya kater untuk memicu jiwa membunuhnya. Kemudian setelah itu mereka terus bersama karena tertarik satu sama lain. Selama beberapa tahun mereka membunuh pun dibantu oleh anak-anak yang dulunya mereka sekap, karena jatuhnya malah menjadi stockholm syndrome alias orang-orang yang disekap tersebut justru menjadi ketergantungan serta tak bisa hidup tanpa penculik mereka. Mereka diperalat untuk melancarkan aksi hobi membunuh mereka.

Ini adalah kasus terakhir yang tim anjing tangani, harusnya kasus terakhir. Karena Kang Ho sudah cukup puas, apa yang ia kejar dan percayai bisa ia buktikan. Ia tidak mau bertemu dengan PD acara investigasi, Manusia MLM, Perias Mayat, Pemilik Bar sebagai tim investigasi lagi. Tetapi endingnya pas pesta perayaan mereka, eh… muncul kasus baru yang menguntungkan mereka. Wkwk

K-Drama: Memorials/Into the Ring || Capek Nyari Kerja, Nyaleg Sajalah..

“I’d rather be the sky, compared to the river. That way, no matter where you are I can instantly find you. If ever someone dared to hurt you, I would fly over and beat them up”

~ Hiro (Haruma Miura) – Koizora

Seharian ini ngakak nontonin Memorials. Mungkin akan sangat memukul bagi beberapa orang yang tengah sibuk mencari pekerjaan dan betapa susahnya melamar kesana kemari. Sewaktu saya ceritakan betapa konyolnya drama ini ke teman, tentu saja dia langsung “Kog seperti aku yaa? Sudah muak capek nyari kerja..”

Tetapi saya suka dengan tokoh utamanya yang lucu dan cukup idealis realistis, juga temannya yang lempeng-lempeng mencari aman.

Profile

  • Drama: Memorials (English title) / Into The Ring / The Ballot (literal title)
  • Revised romanization: Chulsapyo
  • Hangul: 출사표
  • Director: Hwang Seung-Ki
  • Writer: Moon Hyun-Kyeong
  • Network: KBS2
  • Episodes: 32
  • Release Date: July 1 – August 20, 2020
  • Runtime: Weds. & Thurs. 21:30
  • Genre: Romantic-Comedy
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Plot Synopsis by AsianWiki Staff ©

Koo Se-Ra (Nana) comes from a poor background, but she still manages to have bright personality. She supports herself by taking part-time work. Koo Se-Ra is famous in her local ward office for constantly filming civil complaints.

Seo Kong-Myung (Park Sung-Hoon) works as a fifth-grade public officer. He sticks to his principles no matter what and he does his job well. Other people do not like him due to his unfriendly personality. He gets involved with Koo Se-Ra.

Saya sudah nandain buat nonton drama ini karena akan diperankan oleh Park Sung Hoon, tertarik dong.. sebelumnya cukup terkesima dengan perannya sebagai pembunuh berdarah dingin di drama sebelumnya yang ia perankan bersama Yoon Shi Yoon. Dikabarkan akan main drama komedi romantis, hufu.. ku piker ya tidak mungkin dia akan tiba-tiba malih rupa menjadi sosok yang mudah dan lucu seperti kebanyakan karakter konyol lainnya.

Park Sung Hoon memerankan pegawai negeri sipil, sebelumnya dia bekerja dia bagian keuangan.. tetapi karena mengkritik atasannya dengan tidak setuju pada ide atasannya, memprediksi kalau agenda mereka dilakukan.. pasti kesulitan menggaji semua pegawai di Distrik ini.

Kemudian dia diturunkan bekerja ke bagian pelayanan sosial, walhasil dia dikenal sebagai pegawai yang kaku. Waktunya makan ya makan.. waktunya pulang harus pulang tepat waktu, hahahaha.. saat ada warga yang hendak melakukan pengaduan/ingin dibantu dia juga sekaku waktunya makan ya makan. Wkwkwk

Karena performanya yang dianggap tidak fleksibel, dia dipindahkan lagi ke bagian pengaduan daring. Cukup bekerja di balik komputer membalasi pesan keluhan banyak orang sekaligus membenahi masalah.

Suatu hari dia diberitahu mengenai seorang warga sipil yang suka mengeluhkan pelayanan sosial dan suka mengkritik, memakai username “Ngengat Harimau”, semua keluhannya membuat nyaris pendahulunya Seo Gong Myung pulang telat, menyerah dan resign.

Eh, wait.. Seo Gung Myung ini jabatannya Wakil Direktur. Tetapi dimanapun dia dibuang ke divisi mana saja, dia selalu dinistakan. Mengerjakan hal-hal yang bahkan tidak ada hubungannya dengan posisinya.

Yang terbaru, sejauh saya nonton eps 11-12, karena dipotong tiap eps menjadi setengah jam an. Tiap tayang suka berpasangan. Gong Myung justru sibuk di pantry untuk nyuci bekas gelas dan piring para anggota dewan Distrik setempat. Menyiapkan berkas, minum dan makanan ringan para anggota dewan. Sembari menyoroti kebijakan dan jalannya rapat-rapat. Kayak kacung gitulah kerjaannya, hahahaha..

Sedangkan Nana, memerankan Goo Se Ra. Terakhir dia dipecat oleh perusahaan dengan alasan pendahulunya sudah kembali dari cuti. Kemudian dia magang sebentar di kantor pelayanan sosial yang ada Seo Gong Myung juga. Gong Myung menjadi atasannya, atasan kaku yang permintaannya suka aneh-aneh. Karena tidak tahan dengan sikapnya yang dingin dan seenaknya sendiri ia ingin keluar, tapi butuh uang karena utang keluarganya banyak sekali. Ibunya yang suka ikut investasi bodong, rumahnya yang sewa, menyicil biaya pinjaman kuliah.

Namun insiden terjadi, saat Se Ra harus menjadi juru tulis dalam rapat dewan. Dia mengangkat tangannya karena tidak setuju dengan projek pembangunan yang rencananya akan menghancurkan SD setempat.

Meski tidak punya hak bicara, meski Gong Myung berulang kali mengodenya untuk jangan gegabah. Se Ra tetap ingin mengutarakan pendapatnya, ini tidak adil.

Dia dipecat, kemudian dendam.

Saking sakit hatinya, dia bingung harus mencari pekerjaan apa lagi. Dengan bantuan Ayahnya Gong Myung, nepotisme bisa kembali ke perusahaan lamanya. Sayangnya Se Ra menolak di hari interviewnya, karena jika ia diterima maka aka nada pegawai baru yang dipecat. Lebih baik tidak.

Se Ra di jembatan penyeberangan biasanya ia lewat menemukan poster tawaran menjadi anggota dewan setempat.dan berkat omongan Seo Gong Myung sebelumnya, katanya anggota dewan itu bekerja paling tidak hanya 90 hari dalam setahun. Mendapat gaji 50.000 dolar. Dengan harapan gaji besar serta jam kerja yang tidak banyak, Se Ra kemudian mati-matian mencalonkan diri dari pihak independen. Banyak yang meragukannya, karena dia nonpartai, tidak ada riwayat politik sama sekali, resumenya buruk dengan catatan bekerja tidak ada yang pernah bertahan lama. Namun siapa sangka dalam perjalanannya dia malah lolos menjadi anggota. Wkwkwk,

Tentunya dia masih cukup idealis meski orientasinya uang.

Se Ra ini orangnya cukup impulsif, alias menuruti perasaannya dan meledak-ledak dalam kebanyakan tindakannya. Perannya Gong Myung yang tenang serta analitis tenang cukup menjadi tuas pengamannya Se Ra, banyak berperan besar pada Se Ra. Tampaknya mereka saling suka, tetapi masih belum sejauh itu. Lagian mereka dulunya adalah teman masa kecil, orangtua mereka adalah teman. Se Ra masih belum move on dari mantannya yang sudah dia pacari 9 tahun. Mereka juga sering bertemu di tempat kerja, karena mantannya adalah asisten dari Ayahnya Gong Myung. Sedangkan Gong Myung benci banget sama ayahnya karena terkesan abai pada kematian ibu dan adiknya.

Suka karena Se Ra yang meledak-ledak dan Gong Myung yang tenang. Saling melengkapi.