Psychopath Diary || Tokoh Utama yang Terlalu Baik.

Hai..,

Lama tidak posting, saya agak takut ga bisa nulis lagi. Hahahaha, seperti kehilangan sense buat cerita lebih baik. Lagi nonton apa? Saya lagi fokus sama Psychopath Diary dan Crash Landing On You. Kalau dipikirkan kembali, ternyata saya lebih banyak lihat dramanya TvN

Nonton Psychopath Diary karena Yoon Shi Yoon, tertarik karena Yoon Shi Yoon. Drama terakhir dia yang ku tonton adalah Grand Prince, tapi ga sanggup nontonin secara runut entah kenapa ya? Masih aman file-nya, tapi yang baru-baru ini memang saya nontonnya via hp saja. Kalau sudah selesai satu eps pasti langsung dihapus biar ga bingung.

Hmm, mulai dari mana kita? Bagaimana kalau kenalan dari para tokoh utamanya?

  1. Yoon Shi Yoon sebagai Yook Dong Shik

Kenal lah, sebelumnya saya agak bingung kenapa di deskripsi drama bisa komedi – thriller? Apa nanti Shi Yoon menjadi sosok psikopat yang gila dan membercandakan objek bunuhannya? Heh? Enggak enggak.. sejauh selama tahu dia, biasanya dia akan menjadi tokoh yang selalu ceria optimis, atau kalau agak serius pastinya yang kharismatik. Lalu dia akan menjadi seperti apa?

Jawabannya, ternyata dia menjadi Yook Dong Shik, namanya saja kurang keren ya? Terdengar seperti pecundang. Seorang konsultan di perusahaan, pialang lah.. main saham. Benar-benar pekerja kantoran yang biasa. Polos, baik hati, selalu ditindas rekan-rekannya. Sering mengucapkan minta maaf padahal tidak salah. Kalau melakukan kesalahan dia akan sangat merasa menyesal seterusnya. Di hari dia hendak bunuh diri karena dikambing hitamkan oleh atasannya.. dia melihat percobaan pembunuhannya In Woo kepada gelandangan tua. Dia sembunyi sambil memperhatikan In Woo, tanpa sengaja buku diary In Woo terlempar dekat Dong Shik, kemudian karena nyaris ketahuan mengintip ia lari ke luar gedung. Malah tertabrak oleh mobil patrolinya Shim Bo Kyung.

Amnesia, mereka mengira buku harian merah yang bersama Dong Shik adalah miliknya. Sayangnya ditulis terbalik, harus dipantulkan ke cermin untuk bisa membacanya. Jelas-jelas tulisannya Dong Shik tidak sama, tapi dia terus mempercayai bahwa dia adalah serial killer. Related karena Dong Shik adalah penggemar film sejenis dan punya ketertarikan terhadap buku tentang pembunuh berantai.

Di satu sisi ini sungguh konyol karena Dong Shik mengira dirinya adalah pembunuh berantai dan membuatnya menjadi narsis dan besar kepala tapi di sisi lainnya saya merasa bagus juga karena membuat Dong Shik percaya diri dan tidak ditindas orang-orang. Penonton akan dibuat kesal karena saking bodohnya dia, apalagi ketika dia mencoba menyamakan kondisi keluarganya dengan keluarga milik In Woo, yang kebetulan komposisinya sama. Punya kakak perempuan dan ipar, ibu tiri dan adik laki-laki, ayah yang ingin sekali In Woo diakui olehnya.

Juga ketika Dong Shik diperas detektif swasta, dia bawakan uang seadanya. “Ini, aku hanya punya ini… tolong jangan bilang ke siapapun kalau aku ini pembunuh berantai! Bagaimana kalau aku bayarnya mengangsur? Aku cuman pegawai kantor biasaa!! Tidak puang uang sebanyak itu!” HHHHHHHHHHHHHHH Ya Allah.. aku ngakak parah pas dia bilang aku cuman pegawai kantoran biasa.. Hahaha, polos banged

Masuk ke eps 13 – 14 dia mulai menyadari kalau dia bukan pembunuh berantainya, meski amnesianya belum sembuh. Dia memutuskan untuk mencari kebenarannya, menangkap serial killer aslinya.

Mengakui sebagai pembunuh berantai.. huhuhu..

Bersama satu tim,

Yang dia ga tau.. sebenarnya dia dijebak oleh In Woo, bosnya sendiri. Alias Direktur di perusahaannya. Padahal dia akrab banget dimata orang-orang. Ya jelas.. In Woo cuman memanfaatkan Dong Shik..

Lagian mana ada psikopat seimut Dong Shik? Wkwkk tim drama mungkin sengaja membuat karakternya keliatan imut blo’on begini dengan rambut ikalnya. Imut.. sumpah… aku kog seneng lihat orang rambutnya ikal begini, soalnya rambutku lurus. Kita cenderung suka pada hal-hal yang tidak kita miliki kan? hahaha

In Woo sempat mendekati Bo Kyung, membawa ayahnya ke RS untuk dirawat. Juga menyatakan cinta, sebagai modus operandi doang.. licik mah! In Woo licik..

  1. Jung In Sun Shim Bo Kyung

Adalah seorang polisi, keberada’annya tidak sampai membuatku ingin menjodohkannya dengan In Woo atau Dong Shik. Tidak sekuat itu rasanya, tapi ke Dong Shik masih mungkin sih.. soalnya ada ga sengaja adegan Bo Kyung pas mau ambil rambutnya Dong Shik untuk tes DNA tapi malah kepeluk gitu dan Dong Shiknya malah mupeng nyandarin kepala ke dadanya.. pengen nabok rasanya kita yang nonton.. XD astagfirullah~. Cocok juga..

Bo Kyung ini seperti berhalusinasi ayahnya yang dulunya detektif hebat mengajaknya berbicara, dalam refleksi pikirannya tersebut ayahnya hidup dan mengajaknya berdiskusi tentang kemungkinan apa saja di lokasi kejadian perkara.

Sayangnya ayahnya yang asli sedang sakit, 8 tahun lalu jatuh ke dasar lift di RS kosong ketika mau menangkap In Woo.. harusnya sudah meninggal tapi karena keajaiban masih bisa hidup. Meski otaknya rusak, tingkahnya kembali menjadi anak-anak.

Bo Kyung berusaha mengungkapkan siapa sebenarnya serial killer yang sebenarnya.

  1. Park Sung Hoon sebagai Seo In Woo

Wah.. ini juaranya! Seo In Woo.. sempurna, saya lihat dia vibes-nya persis ketika awal-awal naksir Park Hae Jin, yang pernah Hae Jin memerankan psikopat di dramanya OCN. Kelihatannya sosok psikopat di drama pasti digambarkan karismatik begini deh ya.. hahahaha

Saya merasa kalau In Woo ini seharusnya adalah anak normal pada umumnya, tapi karena sejak kecil dia harus bersaing dengan adiknya untuk mendapatkan hati ayahnya sehingga membuatnya agak menunjukkan sisi sisi buruknya. Sejak kecil juga ga kelihatan ibunya dimana, sepertinya sudah meninggal lama. In Woo kecil nurut aja disuruh minum darah rusa, dan dia kelihatan bersemangat melihat rusa yang sekarat. Seperti ingin sekali diakui kemampuannya oleh sang ayah, dibanding adik tirinya yang manja dan seenaknya sendiri menyalahgunakan wewenang. In Woo lebih mirip ayahnya,

Tapi sepertinya sang ayah sudah tahu lama In Woo ini psikopat, mungkin sejak insiden pembunuhannya yang pertama 8 tahun lalu.. sang ayah menutupinya, profiler satu-satunya yang tahu In Woo psikopat pun dibunuh ayahnya dengan insiden kecelakaan.

Sedangkan In Woo pikir ayahnya jangan sampai tahu, padahal ayahnya sudah tahu lama.

Semula In Woo mendekati Dong Shik untuk dimanfaatkan menghancurkan adiknya, karena Dong Shik difitnah bertanggung jawab atas insiden besar di perusahaan.. tapi makin kesini dia mengira Dong Shik psikopat sungguhan, ingin mengajaknya berteman, dan lama-lama dia malah ngakak sendiri karena ternyata Dong Shik amnesia dan mengira dirinya psikopat.

Ketawanya In Woo benar-benar yang puas banget.

Seterusnya In Woo berusaha membuat Dong Shik dipenjara sebagai penggantinya.

Beberapa kita yang nonton pasti merasa tidak adil pada Dong Shik, kenapa sebego itu dipermainkan In Woo.

Lucu ketika dia geregetan kenapa Dong Shik tidak kunjung membunuh detektifnya, atau dia kadang senyum atau ketawa sendiri karena Dong Shik yang bodoh.. dan bawahannya bingung dikiranya Direktunya lagi stres karena perempuan.

Pas Dong Shik menolak ajakannya keluar untuk minum juga lucu, bawahannya diundang justru langsung kelihatan bahagia dan dandan cantik. “Iya kan, kalau aku ajak keluar harusnya orang-orang akan senang,,” tapi heran Dong Shik malah menolak..

Ada momen In Woo mengklengkan kepalanya ke samping karena agak tersinggung Dong Shik bercerita ia jijik pada dirinya sendiri sebagai psikopat, In Woo tersinggung.. marah.

Sampai sini saya baru nonton eps 13 nya, pasti akan ada ending yang baik.

Park Sung Hoon ini ternyata kelahiran 1985, lebih tua dari eternal crush gw.. Park Seo Joon uwuwuwu..

Psychopath Diary ini alurnya termasuk lambat, membosankan dan tokoh utama kita yang kelewat baik benar-benar bisa membuat kita sebal.

Catch The Ghost|| Ternyata Bukan Menangkap Hantu Sungguhan.. wkwk

Sepertinya drama ini tidak masuk dalam list 10 besar daftar drama desember akhir tahun yang wajib ditonton. Beberapa blogger tidak memasukkannya, lebih banyak ke The Tale of Nokdu, Hotel de luna. Sepertinya keduanya bagus, pengen nonton VIP sih.. mau lihat Sang Yoon selingkuh.. mukanya ga cocok buat melakukan itu hahahaha sumpah ga ngerti deh.. dia itu suamiable banget wajahnya.

Saya tertarik menonton Catch The Ghost karena Kim Sun Ho, terakhir naksir dia di Waikiki. Setelahnya ga tau apakah Kim Sun Ho main drama lainnya lagi atau bukan, sedangkan Moon Geun Young setahuku memang sudah lama vakum perdrama’an. Rasanya susah untuk tidak ingat it has to be you punyanya Yesung SJ atau karakter jahatnya di Cinderella’s Step Sister. Ketika protagonis si cinderella menjadi antagonis bagi kakak tiri yang selama ini kita pikir jahat.

Moon Geun Young drama terakhir yang ku tonton itu Achiara Village, tentang desa misterius yang aneh angker penuh misteri. Setelahnya tidak tau lagi wkwkw, sepertinya sudah 4 tahunan hiatus tidak main drama.

Berpasangan dengan aktor Rookie Kim Sun Ho. Jadi ceritanya drama ini ku pikir horror menangkap hantu atau apalah itu.. yang jelas bakalan muncul banyak hantu. Tapi ternyata bukan, hantu merupakan julukan kepada pembunuh berantai di subway/kereta bawah tanah. Setelah membunuh kemudian mayat diletakkan di bawah bangku subway.

Karakter yang Moon Geun Young perankan bernama Yoo Ryung, memasuki kepolisian subway demi menangkap pembunuh adiknya yang hilang 2 tahun lalu. Dibawah kepemimpinan Ko Ji Seok (Kim Sun Ho) Ryung sembari menjalankan tugas ia juga menyelidiki terowongan bawah tanah subway. Masalahnya pintu portal dilarang untuk dibuka kecuali keadaan darurat. Ko Ji Seok bisa dipecat jika ketahuan membuka portal. Ryung diam-diam menyembunyikan kunci portal demi mencari adiknya, Ryung tidak tau apakah adiknya masih hiduo atau tidak. Ryung dan adiknya adalah kembar identik, bedanya adiknya autis. Ia pikir sejak awal pasti ini perbuatannya hantu subway, sayangnya Ha Ma Ri Letnan kepolisian Metro tidak menggubrisnya. Kekecewaannya Ryung berujung menjadi kegila’an dimana dia hampir setiap hari dalam 2 tahun ini selalu menyusuri stasiun kereta, hingga setiap detail dan sudut stasiun manapun tertanam di kepalanya seperti peta.

Tapi ternyata alasannya Ha Ma Ri mengabaikan kemungkinan Yoo Jin dibunuh hantu subway karena ia melihat rekaman CCTV ketika Ryung meninggalkan Jin di kereta. Ma Ri pikir Ryung yang salah karena meninggalkan adiknya autis, kejam.

Namun bagi Ko Ji Seok hal itu terjadi ketika Ryung merasa lelah dengan apa yang Ryung jalani, Ryung sudah sangat amat kuat menanggung semua. Merawat Jin sejak usianya 10 tahun, pasti ada hari-hari dimana Ryung ingin berhenti sebentar. Ingin merasakan kehidupannya sendiri tanpa Yoo Jin.. hidup normal, punya teman, berkencan dan bermain, lelah berbuat untuk Yoo Jin.

Ji Seok begitu memahaminya karena ia memiliki Ibu yang menderita demensia/alzheimer, hatinya tentunya sakit karena ibunya tidak mengenalinya lagi, ia pasti juga memiliki hari-hari ingin berhenti sebentar. Bahkan tidak mengenali anaknya sendiri siapa,  tiap hari Ji Seok ke Rumah Sakit Jiwa untuk mengunjungi ibunya. Ibunya pikir usianya masih 17 tahun, dan hanya mengingat mendiang ayahnya Ji Seok. Jadi Ji Seok berdandan sedemikian rupa mirip ayahnya untuk menemui ibunya. Melelahkan, karena Ji Seok harus melepaskan mimpinya menjadi detektif hebat dan menangkap penjahat di seluruh Korea, demi bisa merawat ibunya. Dan tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk membayar pengasuh, pengobatan. Ia putus dengan Ma Ri karena merasa tidak punya uang, tidak bisa menjanjikan masa depan untuk Ma Ri. Mustahil bagi Ji Seok terus berjalan ke depan egois mempertahankan impiannya tanpa harus memikirkan hal lainnya, ada seseorang yang harus ia lindungi. Terkadang impian menjadi tidak relevan dan logis disaat ada sesuatu yang lebih penting, keluarga semisal.

Begitulah ketika Ji Seok mengemasi barang-barangnya menuju kepolisian subway yang bertugas menangkapi penjahat kelas teri, pencopet, maniak. Selama di bawah tanah, Ji Seok pun cenderung menjadi seseorang yang serba aman dan nyaman, menghindari banyak konflik. Padahal dulunya ia adalah lulusan terbaik di akademi kepolisan di angkatannya. Disaat Ryung datang ke divisinya dan terlalu bersemangat menangkap semua penjahat, Ji Seok menjadi agak sebal tapi terus sabar. Ji Seok pernah berjuang sebersemangat itu dulu ketika berpartner dengan Ha Ma Ri di metro menangkap penjahat.

Sepertinya Ji Seok mulai naksir Ryung pas adegan menangkap penjahat dengan air, pikirannya mulai ga waras. Hahahahaa, tapi dia menahan diri… biasa, biasa, biasa, sampai di momen dia membela Ryung di hadapan Ma Ri.

Kog aku seneng sama sesuatu yang sejenis ini bagaimana? Story telling yang didengerin soal pembunuhan berantai, drama film yang ditonton ga jauh-jauh dengan sesuatu yang berbau kasus begini.. aneh, biasanya pembunuh berantai membunuh bukan tanpa maksud, kalau bukan karena memang dia psikopat yang memang hobi saja membunuh untuk bersenang-senang, mungkin ada luka pribadi yang memicunya melakukan pembunuhan, dan tindakannya agak narsis.. memakai metode yang sama, mengirimkan pesan tersirat untuk dibaca. Intinya ingin dipahami,

Nah.. si pembunuh berantai alias hantu subway di sini tidak pernah terlihat di CCTV bagaimana dia memasukkan mayat di bawah bangku subway. Ryung dkk mencoba memecahkannya, singkat cerita diketahuilah hantu subway membunuh karena merasa tidak adil. 2 tahun yang lalu anaknya meninggal oleh suatu insiden, yang seharusnya memang disebut kecelakaan. Karena tidak ada seorangpun yang bermaksud membunuh Sae Rom.

Di peron beberapa orang sedang menunggu kereta selanjutnya, tiba-tiba seorang gelandangan gila entah datang dari mana mengganggu Yoo Jin yang tidak jauh dari Sae Rom, orang gila tadi mendorong Yoo Jin. Yoo Jin yang autis tidak sengaja memegangi Sae Rom hingga terjatuh ke bawah terowongan bertepatan disaat kereta sedang melaju. Sedangkan di seberang peron lainnya, ayahnya justru malah ditangkap polisi subway karena ketahuan mencopet.

Ayahnya berteriak dan menangis, ia menyaksikan sendiri bagaimana orang-orang memilih mengabaikan orang gila yang mengganggu Sae Rom, pura-pura tidak tau dan tidak menolongnya. Semenjak itu setelah keluar dari penjara ia sudah merencanakan sesuatu, membunuhi semua orang yang berada di kejadian terbunuhnya Sae Rom. Sengaja membuat alibi kuat, ia membentuk geng belalang pencopet handal di kereta bawah tanah. Sengaja menaruh sidik jari si  orang gila, sengaja menggerak-gerakkan bahu kanannya ketika beraksi untuk membuat polisi menaruh semua kecuriga’an ke orang gila tunawisma tadi. Ia merasakan ketidak-adilan, pesan-pesan di setiap penemuan mayat pembunuhannya mencoba mengatakan bahwa anaknya bukan mati kerena kereta, anaknya meninggal karena ketidakpedulian orang-orang disaat kejadian.

Wah.. saya ga tau ternyata Ki Do Hoon pemerannya Kim Woo-Hyuk ternyata artisnya SM ent, gila sih.. maksudnya sudah curiga sejak awal kog ini orang cakepnya ala-ala model, tinggi banget, lebih tinggi dari Kim Sun Ho malahan. Ternyata bener.. artis besutannya SM, tapi menurutku mungkin someday ketika dia sudah benar-benar tenar dan bisa berdiri sendiri dia akan cabut dari SM. Wkwkwk

Terakhir.. thanks, ini adalah pertama yang berhasil saya tonton 16 eps sampai habis! hahahaha,

Eh iya, heran kenapa stairwaystoheaven ngapa menduduki puncak klasemen wkwkwk, apa mungkin karena drama barunya Hyun Bin sama Son Ye Jin? yang Crash Landing on You, ada adegan tentara Korut asyik menonton drama tersebut disaat bertugas, mungkin beberapa dramalovers yang baru-baru ini tidak tau bahwa tahun 2000 an awal pernah ada drama semenarik itu, oh ya.. saya ngakak lihat Se Ri lari ke ladang ranjau dan musiknya adalah musiknya drama tersebut pas adegan lagi genting-gentinya stairway to heaven. Ini korut… negara yang kita cap komunis.. beneran yang kita bakalan dikasih lihat masih tradisional banget.. penerangan tanpa listrik, tidak ada teknologi terkinikan, tidak ada internet.. sungguh bekicot dalam tempurung. wkwk

Maksudnya komunis itu bukan tanpa agama ya gengs, tapi sebuah ideologi.

Komunisme adalah ideologi yang berkenaan dengan filosofi, politik, sosial, dan ekonomi yang tujuan utamanya terciptanya masyarakat komunis dengan aturan sosial ekonomi berdasarkan kepemilikan bersama alat produksi dan tidak adanya kelas sosial, uang, dan negara.

Secara tidak langsung membuat kita yang sebagai pemerintahannya punya hak milik penuh, seperti diktator terselubung. Mendingan mana sama Moamar Khadaffi? Ga ada yang mending.. wkwkwk