Gara-Gara Lee Seung Gi Saya Suka Twice!

Jadi ini mau ngomongin Lee Seung Gi atau Twice? Sejalannya ajalah.. tapi aslinya saya lebih sering ngikutin Lee Seung Gi ketimbang Park Seo Joon. Lee Seung Gi itu nyebelin, kayak gak ada cacatnya.. artis lainnya entah sepantaran atau senior bahkan menyebut Lee Seung Gi itu seperti iklan layanan masyarakat hidup. Terlalu baik, terlalu sopan.

Kalian pernah lihat banner di pusat publik atau taman umum di kota masing-masing?

“Dua anak lebih baik”

“Ayo makan ikan!”

“Ayo pergunakan masker di luar, cegah penyebaran covid-19!”

Nah, Lee Seung Gi itu tipe tipe seperti itu, tapi dia hidup dan tercermin dalam keseharian dan tingkah lakunya. Antara salut sama lucu aja sih lihatnya, tapi tanpa sadar saya selalu mengikuti kegiatannya dia apapun itu, entah dia tampil di acara apapun itu. Ya gimana.. Park Seo Joon jaim! Punya akun youtube aja cuman gitu gitu doang.. wkwk, mending Lee Seung Gi all out..

Suka Twice Karena Lee Seung Gi

     Awal Lee Seung Gi merintis acara All the Butlers/Jibsabu adalah ketika dia selesai dari wajib militernya. Potongan rambutnya masih yang rapih khas militer. Dan apa yang bikin kagum lagi? Dia masuk di Pasukan Khusus, kadang kita akan denger berita seorang artis x di militer jadi polisi yang ngurusin hal-hal yang ringan-ringan saja, atau yang serba adminstratif saja, atau diberikan perlakuan khusus lainnya, tapi Lee Seung Gi malah ngikut Pasukan Khusus. Kadang heran sama Seung Gi, ini nyebelin banget kenapa serba bisa ya? Wkwk

Saat itu dia caranya bicara masih terpengaruh 2 tahunnya yang khas militer serba tegas, setelah bebas tugas dia masih disiplin menjalani hari-harinya. Wkwkwk, dibantuin Yang Se Hyeong untuk bicara yang lebih santai karena mereka tujuannya jadi pewara yang menghangatkan acara mereka, Seung Gi harus lepasin sisi militernya wkwk.

Biasanya ketika wajib militer pasti ada satu dua girlband yang membuat semangat di hari-hari berat mereka, Lee Seung Gi mengakui kalau dia sering dengerin dan lihat Twice. Sewaktu itu saya belum begitu tertarik dengan Twice, tapi tau gak.. saya nulis ini sambil dengerin lagunya Twice yang baru.. I Can’t Stop Me hahahaha! Lee Seung Gi heran bagaimana bisa membernya Twice selalu kelihatan ceria dan tidak pernah sedih? Bagaimana Twice menghadapi hari-hari berat mereka ketika pekerja’an mereka adalah menghibur dan membuat orang lain ceria?

Seung Gi kagum sekali karena Twice seperti tidak pernah kehabisan energy positif, wkwkwk.. ngakak.. eh.. saya malah jadi seneng sama Twice gara-gara Seung Gi, terlepas dari Idol kan taulah capek nyanyi sambil nari.. agak mustahil menyanyi sembari dance langsung. Dan suaranya yang pas pasan kata guru vocal, akumah apa.. sebagai penonton jadi setuju dengan Seung Gi, bagaimana kita menerima energy ceria dari mereka adalah yang terpenting.

Makasih Seung Gi!!

Pangeran Balada & Ace-nya Acara Ragam..

    Mungkin tidak banyak orang sekarang tau kalau Lee Seung Gi juga penyanyi, suaranya tidak main-main. Lee Seung Gi pernah belajar vocal dengan Lee Sun Hee, Lee Sun Hee bisa dibilang master juga.. yang nyanyi Fox Rain itu lhoo… Lee Sun Hee sangat menjaga pita suaranya, jarang bicara banyak demi menjaga suaranya.

Tidak banyak lagunya Seung Gi yang saya tau, tapi pasti kita tidak asing dengan ini.. Will You Marry Me, pas ada acara lamaran di drama kadang diputer. Pas ada acara lamaran di dunia nyata juga tak jarang diputer.. Saya gak nyangka Lee Seung Gi menciptakan lagu ini sendiri, kisaran 10 tahun yang lalu.

Menjadi penyanyi dan pewara Acara Ragam bukanlah hal yang mudah, karena keduanya dibutuhkan pelafalan dan banyak mengeluarkan suara. Seung Gi setiap pagi selalu berkumur dengan air garam untuk menjaga pita suaranya, ia juga selalu berlatih melafalkan berbagai macam konsonan vocal agar pelafannya bagus. Seung Gi bilang ketika kita sedang capek, terkadang bicara melantur dan pelafalannya tidak jelas.. nah, Seung Gi mensiasatinya dengan berlatih setiap hari agar pelafalannya tegas dan bagus.

Acaranya dia ada banyak sih, sempat dinominasikan diantara pewara popular lainnya. Sekelas Kang Ho Dong, Yoo Jae Suk. Padahal di Strong Heart Lee Seung Gi bisa dibilang masih belajar jadi MC dan usianya baru awal 20 an saat itu.

Saya sempat lihat dia di Running Man berpasangan dengan Lee Kwang Soo, kelihatan banget jago improvisasi dan baca situasi. Biasanya actor dan aktris akan menghindari acara sejenis karena tau apa yang dia lakukan itu di-skrip, jadi tampil di acara sejenis akan lebih banyak bertindak sendiri mengikuti situasi.. agak susah untuk kelihatan bagus dan tidak merusak citra bintangnya. Meski acara sejenis juga ditata tapi gak semua orang mudah memasukinya untuk kelihatan bagus.

Yang saya ikutin baru-baru ini acaranya dia.

  • Jibsabu/All the Butlers; ini acara belajar dari orang-orang hebat di bidangnya,
  • Little Forest; Lee Seung Gi kalau tidak salah adalah anak tunggal, dia pernah cerita pengen memberikan pengalaman anak-anak kota bagaimana mengenal alam. Di Hometown Flex bahkan ada fans ibu ibu yang suka dia karena pandai mengasuh anak-anak gegara lihat Seung Gi di Little Forest.
  • Hometown Flex; Ini acaranya barengan dengan Cha Tae Hyun, mereka mengunjungi suatu kota dengan para bintang terkenal di kampong halaman tersebut. Disini saya ngerasa baper lihat Lee Seung Gi dengan Han Hyo Joo ternyata pernah tinggal di lingkungan yang sama, mereka seusia dan saya naksir keduanya di drama Brilliant Legacy wkwkwk. Saya juga kenal dengan Simon Dominic gegara acara ini, ngakak lihat Simon latihan konser di mobil barengan ayah ibunya ikutan nyanyi hahahahahah, ini kalau mau ikutan ngakak :v

Pas Simon ketemu orang-orang di masa lalunya pas kecil dan nangis, Seung Gi godain Sam-D gini “Caramu menangis Rapper banget!:Hahahahaa,

Aktor Mumpuni

    Hampir semua dramanya membuat saya kagum, tidak ada yang jelek! Saya menyukainya semenjak nonton dia di Brilliant Legacy tahun 2009. Dia memerankan sebagai pewaris kekaya’an neneknya tapi manja khas anak orang kaya lainnya. Kemudian diuji oleh neneknya untuk kerja sebagai pelayan di salah satu restoran, disuruh belajar dari bawah. Kemudian jatuh cinta dengan karakter yang diperankan oleh Han Hyo Joo. Malahan sering plot ceritanya disadur plek ketiplek ke FTV, saya pas jamannya masih bisa nonton tv pernah nonton wkwkwk, yang maen Ratna Galih keknya wkwk

Kemudian di My Girlfriend is a Gumiho, saya jatuh hati sekali dengan dia yang bisa cocok acting dengan Shin Min Ah memerankan sosok Cha Dae Woong yang sedang gigih belajar untuk menjadi actor. Dramanya sangat populer, hampir semua pecinta Kdrama pasti tau drama ini.

The King 2hearts, cerita tentang kerajaan di jaman modern. Seung Gi memerankan sosok pangeran Korea Selatan yang sangat dicintai rakyatnya. Mengabdi militer, dan dijodohkan dengan salah seorang wanita dari Korea Utara yang latar belakangnya Militer juga. So sweet lihat mereka yang semula saling tidak suka malah jadi cinta, adegan ikonik yang saya inget itu mereka berdua sedang saingan di gym, entah alat yang lari itu.. treadmill? Mereka saingan siapa yang lebih kuat, terus dikasih tau anggota lainnya kalau alatnya mereka ada peledaknya, akan meledak jika mereka berhenti. Mereka langsung saling menyemangati wkwkwk. Lawan mainnya disini Ha Ji Won!!

Gu Family Book, Lee Seung Gi menjadi setengah Gumiho dan manusia di masa kerajaan, entah jaman Joseon atau Gugeoryo, lawan mainnya dengan Suzy. 24 episode saya jabanin nonton karena memang lucu dan menarik membuat penasaran.

You’re All Surrounded, Korean Odyssey, Vagabond. Next dia akan terlibat projek Mouse yang akan tayang di TvN,

Mantan Pacarnya Yoona SNSD

Yoona itu ibaratnya perempuan paling cantik senegara, semua orang menganggapnya seperti dewi. Atau seseorang yang sulit untuk dijangkau, tapi Lee Seung Gi benar-benar pernah pacaran dengannya tapi putus. Preferensi pasangannya Lee Seung Gi tinggi banget ya? Yoona lho,, semua orang mimpi pengen jadi pasangannya wkwk, saya pernah antara gak percaya.. tapi bisa saja sih, mengingat Seung Gi orangnya humble banget entah didepan kamera atau diluar kamera.

Masih Keras Pada Dirinya Sendiri Meski Sudah Sukses

    Seung Gi terus ingin mengembangkan dirinya, Se Hyeong pernah bilang kalau Seung Gi itu kelihatan seperti serakah karena semua hal dia lakukan. Nyanyi iya, acting dilakoni, MC iya, acara ragam juga… apa gak capek?

Cha Eun Woo saja kagum dengan Seung Gi dan pengen menjalani sehari jadi Seung Gi, merasakan apa yang dipikirkan dan khawatirkan oleh seorang Lee Seung Gi.

Lee Seung Gi melakukan semuanya karena dia suka, dia ingin terus menembus batas dirinya. Mungkin pernah juga mengalami masa-masa down, dia teringat saat Kang Ho Dong bilang “Lee Seung Gi, apa yang bisa kau lakukan tanpaku?”

Seung Gi itu seperti anak idaman semua orangtua, bener-bener teladan yang baik, mantu idaman juga.. inget Little Forest? Wkwkwk jago banget handle anak-anak. Kalau tidak salah dia dulu pas SMP adalah Ketua OSIS, waaah… tipe murid idola sekaligus nyebelin mungkin ya? Makanya sampai sekarang dia dijuluki sebagai iklan layanan masyarakat berjalan. Sopan banget orangnya, temennya juga banyak dari berbagai kalangan.

Tapi kalau dipikir-pikir dia memang jarang ambil projek yang aneh-aneh, masih aman-aman saja. Kelahiran 1987, Januari tanggal 13.

 

Kenalin, Saya Cewek Matre..

Ngelanjutin bercanda’an saya kemaren, jadi istri kedua gapapa.. asal kasih uang bulanan sebesar gajiku yang sekarang. Hahah.. ya mana ada orang berani ngasih 3 jt an, sedangkan kisaran bedanya kami cuman berapa doang.. bercanda akumah, gak ada yang bisa berani jaminin segitu dengan kisaran usia yang tidak begitu jauh, kecuali omom. Secara gak langsung saya pamer penghasilan saya yak? Wkwkw, untuk mba mba gajelas cem saya itu cukup besar, yang umurnya belum ada 25 tahun serta masih nyobain nyari uang dari hal-hal lainnya, orang-orang berpikiran yang tidak-tidak..  maksudnya, pasti duitnya banyak! Utang aaah.. Alhamdulillah, dengan.. ya.. saya selalu berdoa semoga diberi lebih agar tanganku lebih banyak lagi nolong orang lain. Cieh.. nanti saya cerita’in, wkwk nanti kapan-kapan di postingan lain, kayaknya saya akan lebih banyak nulis ginian..

Orang takut kaya karena takut gak bisa istiqomah ibadahnya, saya justru pengen kaya.. pengen bisa lebih ngasih banyak dan bantu orang banyak, tapi saya gak begitu ngejar harta.. tau gak? Katanya rizqi dan jodoh itu kalau terlalu dikejar justru lari, santai aja.. Tapi beb. Aku sayang kamu pokoknya, cuman mau bilang begitu.. kamu gak akan bisa menemukan orang sepertiku jika kamu nyerah *wkwkwk #plakk.

 Ketika kita jalannya susah, kita akan lebih focus ke diri sendiri gimana caranya bisa tetep jalan.. gak akan sempet perhatian ke orang lain, tapi ketika saat kita jalannya mudah.. naik mobil semisal, disopirin.. kita punya waktu lebih untuk menikmati pemandangan sambil leha-leha, alias punya hak istimewa untuk jagain orang lain.. melindungi atau bantu mereka.

Di jawa ada istilah “Sawang sinawang” mungkin apa yang saya punyai adalah apa yang bisa membuat iri orang lainnya, tapi saya sendiri ngerasa insekyuuuuur ketika buka social media dengan postingan yang kenapa selalu lihat foto orang nikah di timeline? Enak ya? Abis lulus kuliah langsung dilamar? Enak ya.. suaminya tajir.. dia gak kerja.. tinggal manis cantik ngelanjutin S2, enak ya.. kerja jadi boss bisnis xyz.. gak ada yang misuh2 marahin jika standar pekerja’anmu tidak memenuhi keinginannya, enak ya.. jadi pegawai *** kerjanya gitu doang rapat-rapat nerima amplop, enak ya.. bisa ke luar negeri dibayarin? Enak.. enak ya.. enak.. enak.. dan enak lainnya.. yang barangkali kita memang punya takdir masing-masing untuk dijalani dengan berbagai coba’an yang cukup kita sendiri yang mampu melewatinya. Barangkali kita kudu berdo’a bagaimana caranya tidak sakit hati melihat pencapaian orang lain? Tidak merasa jatuh sakit terpuruk rendah diri.. susah..

       Dan saya sekarang bisa menga-Aamiini perkata’an salah seorang mentor dulu, katanya cara ngetes calon pasangan adalah kasih pertanya’an “Bisa gak bisnis tanpa modal?” Saya cupu dan skeptis dong, mana bisa bisnis tanpa modal? Dulu beliau jelasinnya pakai narasi yang cukup nyeleneh tapi sederhana dan mudah dimengerti. Kalau calonmu gak bisa jawab “Bisa” maka dicoretlah dari list calon, karena dianggap kurang kreatif memecahkan masalah, sementara kebersama’an kita sebagai pasangan akan berlangsung seterusnya sampai waktu yang tidak terukur..

Saya ingin bisnis laundry, tapi saya gak punya mesin cuci, gak punya setrika, gak punya pewangi dan pelembutnya. Saya pinjem mesin cucinya temen yang rusak dan dia males buat benerinnya. Saya benerin sebentar di tukang reparasi dengan biaya seadanya, kemudian saya pakai setrika, pewangi dan pelembut punya temen sekalian. Dan saya berjanji akan mengganti apa yang saya pinjam nanti jika sudah lumayan berjalan.

Saya memulainya dari mulut ke mulut, bilang ke temen-temen aku punya usaha ini. Kalau mau bisa banget saya kerjain. Satu dua orang merasa puas, kemudian marketing tersebut saya tambahi dengan mencetak selebaran.. targetnya adalah anak-anak rantau atau orang kantoran yang sibuk banget, setelah berjalan agak lama Alhamdulillah lancar, saya bisa beli alat-alat baru dan mengganti apa yang saya pinjem dari temen temen saya. Usaha saya mulai dikenal orang banyak, gak seramai itu tapi integritas bisa dinilai kog,’

Rada’ gak masuk akal narasinya ya? Karena contohnya agak terlalu dongeng banget. Tapi saya sekarang tau caranya, tidak sedongeng itu. Tapi saya pernah beli sesuatu dengan harga 4 ribu rupiah dan jualnya jadi 100 rebu.. huhuhu, jika saya sudah tidak kerja nanti.. saya tau cara cari uang tanpa modal, hanya butuh kepercayaan orang banyak. Kalau kita tidak lahir dari keluarga kaya, kita butuh punya banyak kenalan dari strata social manapun. Tapi kalau anjing anjing gitu orangnya.. jangan terlalu ditemenin ya, biasa aja.. wkwkkw

  • Kamu kenal baik tukang parkir? Suatu waktu gak bisa nyeberang jalan dia sebrangin.
  • Kamu kenal pengamen yang tiap kamu jajan atau beli apa, terus nawarin “Pak, udah sarapan? Ini buat dicemil..”. Doanya macem-macem,
  • Kamu kenal tukang ojek dan sering ngobrol ringan bahas ini itu? Suatu saat pas jalan kamu justru dipaksa “Ayo ikut, daripada jalan…” gratis.. wkwk
  • Kamu kenal ibu ibu dan sabar nurutin kegaptekannya? Sewaktu-waktu beliau akan bawakan makanan a-z
  • dll

Karena apa yang hilang darimu akan digantikan dengan yang lebih baik, apa yang seharusnya jadi milikmu pasti akan jadi milikmu. Karena hal tersebutlah, makanya jangan males ya.. ngasih uang ke badan- badan tertentu, atau ringan tangan bantuin orang lain. Gak semua orang itu baik, tapi berhak untuk diperlakukan dengan baik..

Katanya standar bagi seseorang untuk diakui oleh strata social salah satunya adalah harta, karena sekarang kita hidup dimasyarakat yang bukan monarki alias keraja’an. Rantai makanan ini berubah dengan tolok ukur keuangan, bagaimana cara kita agar diketahui orang lain dan komunitas kita adalah dengan menunjukkan style berupa pakaian, perhiasan, jenis gadget yang sedang dipakai, barang-barang bermerek. Tempat hangout, standar tertentu lainnya yang bisa dilihat.

Kalau saya bilang hampir tiap hari saya  setidaknya minimal harus sedekah Rp 5.000,- gimana? Percaya gak? Maka dari itu saya pengen banget punya uang banyak..hahahaha, biar bisa naik lagi.. minimal lhoya, jika aku sayang padamu aku takkan segan memberikan sesuatu yang tidak murah, wkwk

Biar malaikatnya bingung tiap hari berdo’a Ya Allah tolong gantikan sedekah orang ini hari ini wkwk. Itu yang di atas cerita saya sendiri, saya kenal tukang ngamen.. tapi diri sendiri belum sarapan sudah ngasih jajan orang. Mikirnya, kasihan jalan seharian panas.., tukang parkir? Karena ngobrol biasa aja, kata-kata paling nyes dari salah satunya “Kalau ada kesempatan itu harus diambil..” Wkwkwk suwun pak, kesempatan nyeberang maksudnya.. tapi saya malah terngiang terus ketika saya mengalami masa yang sulit, harus menentukan sesuatu, tapi saya takut.. saya bisa tapi hanya saja takut.

Menghadapi orangtua yang gaptek, ku pikir 2020 kita sudah memaki era dimana semua serba digital, tetapi hal-hal yang sederhana tentunya tidak semua orang tua paham. Harus jelasin pelan-pelan, harus menggunakan bahasa yang sederhana gak nyinggung perasa’an mereka.. gak maksud ngejudge dasar gaptek! Gini aja gak bisa? Jelasin pelan-pelan.. wkwk, kemudian mereka menjadi baik entah kenapa.. dasar..

Tukang ojek? Wkwkwk, aduh.. sebrengsek apapun dunia ini, masih ada orang-orang baik. Karena kelama’an tinggal di kota, kadang saya mengalami culture syok wkiwkwkwkw, contohnya? Beli nasi pecel + gorengan satu hanya bayar enam rebu.. di daerah masih kabupaten asal saya, kog murah ya? Kaget saya itu.. wkwkwk, astagfirullaaah.. sombong sekali.. hahaha

Kata-kata paling nyebelin dari seorang temen adalah “Emangnya kamu pulang?” sarkas banget, gak pernah pulang ke rumah. Jarang. Kadang-kadang saya berharap ada orang yang akan ngomong gini “Kamu udah ya, pulang aja, di rumah aja. Gak usah kerja.. ngurusin aku aja..” “mewek*

Ah, gak mungkin deh.. wkwkw, mungkin gak ya?

Saya lagi seneng godain anaknya temen, dia nangis Bapaknya jahat.. Ibunya kudu nurutin anaknya, saya goda’in biar nangis tambah kenceng, hahahahaa! Ayo, nangis lebih kenceng lagi. Hadeh, hadeh.. gimmick-gimmick nangisnya.. masa’ digas direm, hiiks.. hiks.. XD.  Sayangnya kita tidak bisa mengulang betapa indahnya masa-masa nangis biar dapetin yang dipengenin. Tantrum lah bahasa gaulnya.. wkwk, nyebelin, asem og.. gak semua nangisnya anak-anak itu gegara sedih, coba beda’in sama yang gimikan.. wkwk digas direm sesuka dia.

Entah kenapa saya lihat bayi gak bisa begitu langsung bereaksi seperti seperti perempuan kebanyakan. Yang berasa pengen gendong atau nyium, belum seingin itu. Biasa aja, malah gemesnya saya yang agak gede, yang sudah punya kepengenan dan impian sendiri.

Pas saya belasan taun, diriku pernah punya buntut.. anaknya Om Tante, kemana-mana nyari’in Mbak Risaaaa.. Mba Risaa dimana? Tiap ke rumah langsung lari mencariku, setelah sekian lama saya baikin, lama-lama sebel juga.. aku jengkel langsung tak jahatin, kamu tau gak? Papamu itu bukan papamu.. papamu yang asli bukan Papamu..

Tara haloo, wkwk udah gede sekarang ya?

Saya kerjain, nangeess ngider nyari emaknya. Wahahahahaaaa.. jahat banget aing, lha sebel.. giris aku ditutke terus, turu kunu lhoo.. kesel aku sedino dolani kowe.. o_o. Kedengarannya seperti aku tidak suka anak kecil ya? Emang? Kenapa? Masalah? Gimana dengan kehidupan rumah tanggamu nanti? Suami pasti pengen punya anak.. aku? Hmmm.. kan sudah ku bilang jauh-jauh waktu, saya gak mau punya anak sebelum hatiku sakitnya lumayan mereda..

Karena tidak memiliki masa-masa anak-anak yang begitu bahagia, saya mungkin jadi sebel iri sama anak-anak.. ada takdir dan nasib yang bisa dijemput atau diusahakan dirubah dengan doa, ikhtiar, tapi ada takdir yang tidak bisa diubah karena sudah ketetapan-Nya. Gak ada orang di dunia ini yang bisa rikues mau lahir dari mana dan seperti apa..

Kelihatannya saya memang dewasa, tetapi didalam sini masih ada anak kecil yang butuh ditenangkan hatinya..