Sinopsis Voice Season 4 Episode 2

Derek sangat marah pada Kwon Joo karena merasa bodoh telah mempercayainya. Pada akhirnya Lisa tetap tidak terselamatkan.

“Kapten Cho, kau baik-baik saja? Ini jebakan,”

“Berani bicara lagi ku bunuh kau!!”

 Derek membanting alat bantu dengarnya.

Derek segera berlari menuju toko barang bekas untuk melihat sendiri jasad Lisa. Sesampainya di sana Derek masih tidak percaya adiknya sudah tiada, ia mendekap jasad Lisa dan memanggil-manggil namanya, menangis histeris.

Kwon Joo di ruangannya masih memikirkan pembunuhnya. Sepertinya Circus Man memiliki jalan pikiran yang rumit dan bisa memperkirakan apa tindakan yang akan diambil Kwon Joo. Mereka memiliki kekuatan yang sama, Kwon sudah bertekad untuk menangkap Circus Man entah bagaimanapun caranya.

Kapten Park memerintahkan agar anggota tim lainnya menyelidiki lebih lanjut dan menanyai tetangga korban. Kasus ini sekarang resmi Tim mereka yang pegang. Derek masih sangat terpukul, ia memaksa Kapten Park untuk mencari wanita berambut potongan bob dan setinggi 170 an cm. Derek diseret menjauh karena dianggap terlalu emosional.

Kwon Joo menghubungi Kapten Park untuk menanyakan apa yang bisa dia bantu. Kapten Park menegaskan kasus ini bukan wewenang Kwon Joo lagi, terlebih surel yang diterima Kwon Joo sepertinya salah.. karena hari ini yang meninggal adalah 4 orang.

Kemudian Kapten Park menerima laporan tentang perempuan aneh yang memakai jubah hitam dan menyabotase taksinya. Kapten Park dengan anak buahnya dan Chad (anak buahnya Kapten Derek Cho) menemui saksi. Ia menceritakan wanita yang tidak tau malu masuk ke taksi yang dia cegat. Kapten Park lantas menghubungi orang untuk mengecek kamera CCTV di sekitar jalan tersebut. Taksi tersebut menuju ke Bandara Gimpo.

Eun Soo menemukan fakta ternyata surel Circus Man bukan dikirim dengan VPN, setelah diselidiki oleh tim cyber mereka mengetahui email dikirim dari Pulau Vimo. Kang Kwon Joo mengabarkannya ke Kapten Park, kemungkinan besar wanita pembunuh akan pergi kabur menggunakan penerbangan ke Pulau Vimo.

Kapten Park mencegah penumpang masuk ke pesawat terlebih dahulu, namun karena Petugasnya juga terdesak waktu.. ia tidak bisa menahan penumpang, lagipula Kapten Park tidak membawa surat perintah. Anehnya setelah diamati satu persatu tidak ada penumpang yang memiliki ciri-ciri Circus Man. Kapten Park menyalahkan Kwon Joo lagi karena salah memberikan informasi. Setelah mereka bicara di telepon sepertinya Kapten Park tidak mau bekerjasama dengan Kwon Joo lagi.

Kapten Park diberi kabar ternyata keluarga yang tewas memiliki hutang dan dijamin oleh seseorang yang diduga merupakan Cricus Man. Sempat tinggal di apartemen yang sama juga selama beberapa waktu.

Kapten Park mengarahkan timnya pergi ke lokasi lain, ia meminta Chad berjaga di bandara. Sesaat setelah berkeliling Chad menemukan mantel hitam milik Circus Man berada di keranjang milik Bibi Petugas Kebersihan Bandara. Sepertinya Circus Man mengelabuhi mereka tadi.

Kwon Joo bersama Tim Golden Timenya menjelaskan apa yang terjadi, tentang kasus pembunuhan remaja yang saling terkait, email dari Circus Man sebenarnya adalah peringatan akan terjadinya pembunuhan. Circus Man memiliki kemampuan pendengaran yang luar biasa seperti Kwon Joo. Ketua Park Joong Ki menyarankan kita jangan terlalu ikut campur, agar tidak dianggap menyalahi kewenangan karena kasus ini sekarang ditangani oleh Tim Regional. Kwon Joo juga menyadari bahwa ia sejak tadi memang terlalu memaksakan diri dengan bukti-bukti yang kurang konkret.

Kwon Joo keluar dari ruangan, ia menghubungi Komisaris untuk meminta izin ikut dalam penyelidikan kasus Circus Man. Kwon Joo akan merelakan liburan 10 harinya demi menangkap Circus Man.

Derek ditemani Chad melihat jasad Lisa, Lisa dibunuh dengan penyiksaan yang berlebihan disaat masih hidup. Derek terpukul sekali karena adiknya pasti sangat kesakitan disiksa pembunuh. Di luar Chad langsung menunjukkan jas hujan yang dikenakan Circus Man. Dari bekas zat kimia yang merusak jas hujan tersebut bisa disimpulkan tadi saat Derek hampir tewas terkena ledakan mobil.. pasti adalah ulah wanita pembunuh.

Kapten Park datang dan mengabarkan mereka punya tersangka dengan motif kuat saat ini. Mereka juga mempunyai foto dari CCTV, Derek marah karena Kapten Park memberikan bukti  yang salah. Jelas-jelas ia lihat pembunuhnya wanita 170 an cm berambut bob.

Keduanya berdebat, Kapten Park memperingatkan otoritas Kapten Cho hanya sebatas menangkap Kartel di sini, terlebih kepolisian mana saja juga melarang anggota keluarga untuk menyelidiki kasus sendiri. Kapten Park merasa waktunya terbuang banyak hanya demi mencari wanita misterius di bandara tadi. Kapten Park tidak bisa mempercayai omongan Lisa karena Lisa bisu dan tidak begitu fasih berbahasa Korea. Derek semakin marah mendengarnya, ia memutuskan untuk bertindak sendiri dan meminta bantuan atasannya gar diperpanjang izinnya di Korea.

Eun Soo membantu Neneknya berjualan, dia bertanya bagaimana jika pindah bekerja di pulau terpencil?. Nenek tidak mempermasalahkannya, ia ikut senang Eun Soo berdedikasi dengan pekerjaannya. Tidak udah pikirkan tentang Nenek. Namun sepertinya Eun Soo juga tidak begitu rela karena bisa jadi merindukan masakan Nenek dan kebersamaan mereka.

Ketua Park dan Kwang Soo sedang beres-beres, mereka tanpa sengaja melihat foto mereka dengan Kepala Do yang telah meninggal. Sesaat getir mengenang masa lalu yang pilu.

Derek dengan bantuan Chad dan anggota tim lainnya mulai mencari siapa wanita misterius, mereka menemukan beberapa wanita dengan ciri mendekati Circus Man. Tetapi wajah mereka sama sekali tidak sama dengan sosok Circus Man yang Derek sudah dapatkan sketsanya.

Kwon Joo sudah datang ke kepolisian Vimo untuk bertugas sebagai Direktur di salah satu Divisi di sana. Ia disambut dengan hangat, diajak berkenalan dan berkeliling kantor. Kwon Joo dianggap tidak fleksibel karena kedatangannya langsung akan bekerja.

Derek Cho juga bekerjasama dengan Kepolisian Vimo, dengan perjanjian yang sudah disepakati kedua belah Negara. Derek akan diberi kewenangan bertindak di Korea dengan akses informasi yang dibatasi.

Derek bertemu dengan Kwon Joo, Kwon Joo turut berbela sungkawa atas kematian Lisa. Namun Derek sudah hilang percaya, ia menyuruh Kwon Joo kerjakan tugasnya saja yang benar dan jangan ikut campur lagi.

Tak lama kemudian Chad membawakan foto Circus Man, wajahnya sangat mirip dengan Direktur Kang Kwon Joo. Kepolisian LA langsung salah paham mengira Kwon Joo adalah pembunuhnya, mereka menodongkan pistol dan menyuruh Kwon Joo tunduk hukum atas pembunuhan.

Tim Golden Time datang, mereka juga kaget dengan situasi ini. Berusaha menghentikan polisi LA. Sementara itu Kwon Joo berusaha memberikan fakta dan alibi keberadaannya kemarin yang bisa dikonfirmasi, ia yakin ini hanya salah paham.

Derek dihubungi untuk konfirmasi bahwa Circus Man sepertinya mengenakan topeng silicon seperti khusus untuk riasan efek film. Terdeteksi gerakan tidak wajar di pipi dan hidungnya. Barulah Derek memerintahkan anggotanya menurunkan senjata.

 Kwon Joo menceritakan tentang Circus Man yang memiliki kemampuan khusus bisa mendengar suara melebihi manusia pada umumnya. Kwon Joo dan Circus Man memiliki kemampuan yang sama, seharusnya Derek bisa mempercayainya setelah apa yang terjadi kemarin. Saat Kwon Joo menduga Lisa memiliki boneka alarm, menyuruh Derek menjauh dari mobil sebelum meledak.

Circus Man sengaja mempermainkan mereka berdua, terlebih Kwon Joo dengan mengatakan mereka kembar siam dan punay takdir yang sama. Bagi Kwon Joo saat ini yang terpenting adalah menangkap Circus Man entah bagaimanapun caranya.

Kwon Joo hendak pergi meninggalkan Derek di ruangan, Kwon Joo lalu teringat agen LA bawahannya Derek yang sepertinya punya penyakit parah jika bekerja terlalu keras, Kwon Joo bisa menduganya dari suara batuk agen tadi.

Derek memutuskan untuk mempercayai Kwon Joo, ia mengajak Kwon Joo bekerjasama dengannya untuk menangkap pembunuh Lisa. Derek butuh kekuatan yang serupa untuk menghadapi Circus Man, sepertinya Circus Man juga suka bermain-main dengan Kwon Joo. Derek mengecek pergelangan tangan Kwon Joo adakah tato.

Derek menceritakan motifnya bekerjasama dengan Kwon Joo dikarenakan pembunuhnya terobsesi dengan Kwon Joo. Anggap saja sebagai umpan untuk menangkap Circus Man, sementara itu Chad dan yang lain akan terus melakukan rencana awal.

Chad mengerti, tetapi Chad setelah menyelidiki rekam jejak Kwon Joo pun mulai khawatir karena Kang Kwon Joo selama ini sering membuat partnernya terbunuh dalam saat menjalankan tugas. Chad ingin Kaptennya lebih berhati-hati karena Chad punya firasat tidak enak.

Kwon Joo bersama Eun Soo juga mengecek latar belajang Derek. Setelah membicarakannya, Eun Soo melihat hutan, tidakkah kau hutan itu agak menakutkan?

 Di dalam hutan ada bibi dan keponakan yang sedang camping, sesaat hujan turun. Keponakannya bercerita tentang pasangan kekasih yang bertengkar karena si laki-laki melirik perempuan lain, si perempuan merajuk dan naik ke dalam hutan. Pacarnya terus meminta maaf dan akan menunggu sampai pacarnya keluar dari hutan. Akan tetapi ia tak kunjung keluar karena diserang oleh monster di dalam hutan.

Bibi bergidik mendengar cerita tersebut, kemudian keduanya memutuskan untuk tidur. Namun

Bibi menyusuri hutan sendirian, ia tak lama kemudian diserang oleh sesuatu. Keponakannya terbangun dan mencarinya sejak tadi, ia melihat Bibinya diserang dan ada banyak darah, Ha Eun kembali ke tenda karena terlalu takut. Ia menghubungi 112 untuk meminta bantuan.

Sebenarnya Ha Eun bertemu dengan Bibi tersebut baru-baru ini, semula ia ingin berkemah sendirian. Tetapi Bibi memohon untuk berkemah bersama dan akan membayarkan biaya sewa tenda. Bii tersebut juga terlihat gelisah dan dibisiki hanya punya waktu sampai jam 22.00 hari ini.

Kwon Joo dihubungi oleh tim barunya di Vimo karena terdesak, Kwon Joo bicara dengan Ha Eun untuk menanangkannya dan menyelidiki latar belakang Bibi teman camping Ha Eun dari KTP dan no ponsel. Rupa. Eun Soo mendapakan informasi bahwa ia adalah orang yang ikut penerbangan disaat mereka mencari Circus Man di Bandara Gimpo. Sudah cerai dari suaminya karena KDRT, anaknya meninggal setahun yang lalu.

Derek dihubungi Kwon Joo untuk ikut menyelidiki bersama tim lapangan Golden Time. Dengan kepolisian setempat mereka menyisir bagian dalam hutan, menemukan jejak binatang yang tidak seperti milik binatang karena terlalu kecil.. tidak mengindikasikan milik binatang buas.

 

Mereka menemukan jaket yang terlihat seperti bekas gigitan. Mereka masuk lebih dalam lagi mengikuti jejak darah, menemukan bangunan bekas gudang pupuk. Di dalamnya terdapat tulang yang sangat besar, menurut Derek itu pasti babi hutan. Gudang ini sepertinya menjadi tempat tinggal anjing-anjing liar, hewan tersebut menjadi sangat buas karena terdesak bertahan hidup dan menyerang manusia juga.

Ajumma berlari menghindari segerombolan anjing liar. Menurut polisi setempat, memang dulu ada jalur pendakian tetapi karena suatu hal ditutup, sehingga beberapa anjing diterlantarkan.

Tim lapangan mengabarkan temuan mereka ke Kwon Joo. Tim lapangan menemukan hal lainnya lagi, bekas gigitan di potongan kain berada di sudut lain gudang.

Ajumma terpojok, ia turun ke bawah akar-akar tanaman yang menjorok ke bawah demi menghindari anjing liar. Ia sempat menghubungi 112 tetapi tidak bisa bicara karena takut anjing liar mendekatinya. Di 112 mengecek pemilik nomor yang rupanya adalah anaknya Ajumma yang sudah meninggal, ponselnya terjatuh.. setelah merasa aman dia keluar dari persembunyian. Melihat seberkas cahaya ia lalu mendekatinya untuk meminta bantuan.

Seorang pria sedang duduk di dekat kuali besar, ia mempersilahkan Ajumma masuk ke ruangan. Sayangnya ruangan terasa aneh dan tidak terawat, Ajumma Jang Ye Suk menduga ada yang tidak beres. Ia mengintip keluar melihat anjing-anjing liar menurut pada pria tadi. Tak lama kemudian pria itu masuk ke ruangan untuk menyerangnya seperti hewan, meski Ajumma memohon untuk dilepaskan karena tujuannya kemari sebenarnya adlah mencari anaknya. Tetapi tidak digubris.

Eun Soo pikir pasti ini adalah penyakit mental dimana seorang manusia menipu dirinya sebagai hewan, di lapangan Derek dan yang lain juga mulai curiga.. ini ulah manusia, bukan hewan. Jang Ye Suk tadinya memang diserang anjing tetapi diseret oleh pria.

Tim lapangan segera mencari gubuk lain di dalam hutan.