Dear Diary Saya Bakar, Kalian Suka Menulis Diary Juga Tak?

Screenshot_202101

Screenshot_20210

screenshot_202102

       Saya habis membakar diary jaman Putih biru, putih abu-abu. Ternyata apa yang menurut kita baik belum tentu baik bagi Nya. Rasa sakit itu sebagai pengalaman dan pembelajaran, agar lebih hati-hati lagi dalam menjalani hidup. Jangan mudah menyimpulkan.. kalau doa maka mintalah kebenaran, bukan mencari pembenaran atas keinginan diri.

Saya percaya, menghilangkan suatu benda atau ingatan harus sekalian saja. Dimusnahkan, karena energy masa tersebut bisa jadi mempengaruhi kita yang sekarang dan mengganggu. Saya percaya energy dan sinergi di muka bumi ini. Bukan mistik, hanya energy.. aura.. dan semacamnya lah.. saya sempat percaya tarot tetapi sekarang tidak lagi. Saya membakar diary saya yang satu kardus demi ketenangan hati, saya punya blog.. saya akan menulis saja di sini. Memulai hari baru.. meski kedepannya saya akan banyak bercerita tentang saya dan kehidupan saya, toh belum tentu juga akan ada yang mengenali saya disini *hahaha

Saya akan menulis ulang kisah-kisah lucu yang saya masih mampu ingat dengan baik-baik saja, selain itu saya akan benar-benar melupakannya. Semua orang ingin sukses, dan saya akan berusaha sukses dengan cara saya sendiri.. Aamiin,,

Saya sejak SD sudah rajin menulis diary, cinta yang bener-bener monyet saya adalah kakak kelas saya yang saat saya kelas 2 dia kelas 5. Namanya? Ahmad Nurul S.. sensor lah ya? Wkwk.. meski namanya pasaran, meski belum tentu juga untuk diketik di google pasti akan ketemu. Rambutnya oranye kemerahan konon katanya karena karena beliau suka mandi di kali tiap pulang sekolah, saking saya pengen seperti dia.. saya pun tiap pulang sekolah akan mengguyur kepala saya dengan air. Konyol..

Nurul itu sekelas dengan sepupu saya, jadi Nurul mengenal saya sebagai adek sepupu temannya. Nurul itu kulitnya putih, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek, konon katanya dia anaknya kiayi. Meski simpang siur.. mengingat umur saya segini, pasti Mas Nurul tentunya sudah menikah ya.. wkwk. Sekian tahun dipikirkan kembali, sepertinya saya bukan cinta.. hanya kagum..

SMP? Saya menyukai laki-laki bertas oranye dan batik itu. Ini adalah masa paling membahagiakan dalam hidup, sekalinya cocok tapi beda agama wkwkwk. Anggap saja cinta bertepuk sebelah tangan.

Dear diary.. hmm, saat itu belum ada social media seperti sekarang. Saya mendapatkan teman dekat via SMS, kami menjadi sangat akrab sampai punya panggilan khusus. Pakdhe & Budhe.. namun kedekatan tersebut hanya sampai di sebuah tahun, sampai sekarang saya tidak mengetahui siapa dia. Internet di masa muda saya harus diakses ke warnet gengss, hp android aja belum semua orang punya. Saya belum tua tua banget lho.. belum ada 30 tahun.

Berbeda dengan jaman sekarang, mengecek orang melalui nama panjang atau no ponsel saja sudah bisa. Mencari seseorang lewat sosmednya saja bisa..

Sekarang? Saya dapat teman lagi.. kami belum pernah bertemu dan hanya saling ngobrol. Namun yang ini bisa dengan mudah dicari karena kemajuan teknologi. Namanya William.. kami seumuran dan sedang senang-senangnya dengan uang, karir, kebahagiaan diri sendiri. Sejak awal mengenal dia sudah secara tidak langsung ngasih batasan, dia non islam, dia chindo… hari gini sih… ngaku-ngaku chindo sendiri, padahal kan kalo lihat fotonya udah kelihatan *wkkwk. Iya,, tau.. temenan aja.. saya juga tidak baper tiap ngobrol. Biasa aja….

Dan karena suka heran dengan dia yang suka korea-korea’an..  apalagi dia laki-laki, saya jadi membayangkan orang lain ke saya.., oh, apakah seaneh ini cara orang-orang memandangku jika tau suka kekoreaan?

Ketika orang seumuran yang tidak terbuka pikirannya bilang harus segera nikah, inget umur, inget a b c… saya senang bisa kenal William yang santai. Gak harus nikah hanya untuk bahagia, perempuan bisa sukses dengan dirinya sendiri.. ngerasa menemukan oasis di tengah gurun. Akhirnya ada orang yang sepemikiran, *hahaha,,. Senang ada laki-laki punya mindset seperti itu.. Seneng juga ada orang yang bisa diajak ngobrolin Twice, Running Man, 2 Days 1 Night.. karena temenku rata-rata yang cewek itu fanatik dengan kesuka’annya masing-masing, bukan mencakup semuanya. Gak yang serta merta bisa diajak ngobrol tentang semua sesantai ke Will.. itulah salah satu alasan saya ngeblog, gak ada yang bisa diajak ngobrolin ini.. hih..

Begini ya rasanya.. ada yang nyambung tapi kitanya gak suka sebagai lawan jenis, sukanya cuman sebagai rekan diskusi. Di dunia nyata.. sekalinya ada yang sreg.. eh belom jodoh, kalau sudah cocok eh beda agama. Saya bukan Tim menikah muda… saya Tim menikah ketika sudah matang hati dan jiwanya. Dan saya komitmen dengan diri sendiri, untuk menjaga pola hidup dan rajin merawat diri sehingga meski umurnya banyak tetapi kelihatan seperti anak baru lulus SMA. Hahaha. Fokus ke kebahagiaan diri sendiri aja dulu..

Ngobrolnya segampang saya tanya “how was your day?”

“so far so good.., how ‘bout you?”

“not bad..”

Kemudian saya nyerocos kan sesuatu dia dengerin, karena bilang lebih seneng dengerin orang curhat ketimbang curhat sendiri. Awal mula kami lumayan akrab kan memang akunya duluan yang nyerocos curhat kegelisahan, dan jadilah partner nyambung!

Aku : Aku tuh lagi suka nonton 2 Days 1 Night

Will : Member favorit siapa?

Aku : Kim Seon Ho & Dindin

Will : Kim Seon Ho.., sudah ku duga.. ( di bagian ini saya ngerasa disentil, pasti suka sama yang paling ganteng kan? Wkwk. Iyaaaaa! Tim huru hara aktor!)

Aku : Heh, emang tujuannya lihat Mas itu.. *wkwkwk

Terus ngomongin kog Produser utamanya 2 Days 1 Night cantik banget mirip membernya After School, Kahi.

Tujuan saya nonton 2 Days 1 Night memang cuman mau lihat Kim Seon Ho.. secara dia projeknya dikit banget. Jarang tampil di acara ragam, imagenya dingin keren keren, saya ingin melihat sisi sisi lain di dirinya.

Meski Kim Seon Ho terlalu sering menampilkan ekspresi aneh dan jelek, tetapi bagiku masih lucuuh.. gemaas.. gemas.. Orang cakep kalau maksa dijelek-jelekin kog tetep cakep sih? Hahah..

Don't be shy. Leave a reply ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s