Three Meals a Day Season 5 : Fishing Village || Tidak Hanya Jago Akting, Mereka Juga Jago Masak!

Three Meals a Day Season 5 : Fishing Village || Tidak Hanya Jago Akting, Mereka Juga Jago Masak!

       Saya itu sedang senang-senangnya menonton acara masak memasak sejenis, salah satunya Variety Three Meals a Day. Sudah musim kelima, berarti ada 4 musim lainnya yang memancing untuk ditonton inih! Hampir sebagian besar acara ragam korea itu pasti ada sesi masak memasaknya, dan membuat saya jatuh cinta pada daun. Iya.. daun daunan dan sayuran seger lainnya. Peterseli, daun bawang, selada, sawi putih, daun kketnip yang sering dimakan dengan daging panggangnya.

Ada 4 kata dalam bahasa korea yang pelafalannya indah menurutku, mungkin kalau saya lebih serius untuk mempelajarinya yak? Wkwkwk, kan seru nonton drama tanpa subtitle. Pasti ada kata-kata yang nyantol kan? Bahasa Korea itu kan ada levelnya seperti bahasa jawa juga. Pun ada aksen aksen kedaerahannya pula.

Geuriwo (rindu) biasanya kalau untuk kata-kata sopan atau ditujukan ke orang yang disegani, kadang untuk lirik lagu dan puisi.. sedangkan bahasa sehari-hari kita lebih sering pakai “Bogoshipo”/”Bogoshipta”.. shipo shipo biasanya juga digunakan untuk penekanan sangat/ingin sekali, Geudaeneun (kamu) wah.. ini juga sopan formal juga.. barangkali kalau di bahasa kita itu setara dengan “Anda”/”engkau”/kek bahasa minang “Engku” apa ya? Diperuntukkan untuk orang terhormat.. saya juga lumayan tertarik dengan bahasa Minang dan Sunda.. aksennya yang halus dan tertata entah kenapa cantik banget, Aleumdawa (indah) biasanya diperuntukkan mengagumi pemandangan alam.. bunga-bunga liar yang tumbuh di dekat batu karang atau hamparan bunga atau ketika mata kita menangkap birunya laut.. juga  untuk bilang cantik tapi dengan aksen formal.. normalnya sehari-hari kita bilangnya Yeppo.. aigoo yeppoda!, dowaju (tolong) Ini juga cakep pelafalannya..

 tapi kocaknya tuh, ketika saya ngumpulin keempat kata ini.. kog malah salting sendiri ya? Hahahaha… ya sambungin sendirilah! Hahaha.. ngaco’ ya? Alam bawah sadar gue? Lebih bisa jujur ketimbang kenyata’annya..

      Sejago itulah Kekorea’an ini merasuki jiwa dan raga, saya baru tertarik nonton Three Meals a Day setelah melihat VT Lee Kwang Soo menjadi bitang tamunya. Lee Kwang Soo baru-baru ini keluar dari Running Man dengan alasan ingin fokus ke pemulihan kakinya. Sedangkan Running Man proses syutingnya pastinya sangat menguras tenaga karena harus lari-larian dan berbagai aktifitas fisik lainnya. Melihatnya duduk dan makan dengan tenang membuat saya penasaran. Kan kepikiran kalau di Running Man harus makan dengan penuh curiga karena bisa jadi ada misi dan hukuman, atau bisa seharian tidak makan karena gagal menyelesaikan suatu misi.

   

Three Meals a Day Season 5 : Fishing Village

       3 aktor tinggal di pulau terpencil yang hanya dihuni 3 keluarga, dulunya ada 50 penduduk. Tetapi karena pulaunya lumayan terpencil dan akses kebutuhan sehari-hari terbatas.. makanya sekarang hanya tinggal 3 keluarga, itupun mereka tidak menetap. Hanya mengunjungi kediaman mereka sesekali. Nah, selama proses syuting Three Meals a Day Season 5 : Fishing Village ini.. mereka harus tinggal di sebuah rumah sederhana dan menggunakan sayuran yang ada serta alam untuk bertahan hidup.

Cha Seung Won bertugas sebagai koki utama yang mengolah bahan apa saja yang ada. Namun seriusan rumahnya cantik banget! Ada kandang ayam yang berisi 3 ayam dan tiap bertelur pasti akan mereka olah, ada kebun kecil-kecilan yang penuh sayuran yang cantik-cantik juga, selada, kol, sawi, daun bawang, peterseli, kecambah. Mereka dilarang menggunakan daging yang dibawa sendiri, kecuali dari tamu.. tapi Cha Seung Won nyolong-nyolong ngolah daging dari rumah yang dia sembunyikan wkwkwk, ditegur PD nim tetapi kemudian dimaklumi karena Cha Seung Won sudah bekerja keras selama ini, iya deh.. gapapa..

Yoo Hae Jin, dia ini aktor senior yang lebih sering main film. Drakorlovers akan sangat bingung dengannya karena tidak kenal, dan kalau mindsetnya yang mikir orang korea artisnya harus glowing glowing in the dark.. ya mohon maap kak! Tidak semua orang bisa selevel Yoo Hae Jin.. sangat berbakat dan tidak harus good looking berstandar Korsel. Tentunya aktor dan aktris drama punya impian yang sama, ingin tampil di film sebagai tokoh utama.. bagaimanapun Drama itu ibaratnya sinetronnya Korsel. Pak Yu ini tugasnya adalah memancing ikan dan hasil bahari lainnya, terkadang tidak menangkap apapun dan kecewa tetapi Chef Cha memasakkannya olahan sayuran yang enak juga. Paling seneng pas Pak Yu dapet ikan Brem merah, sudah 5 tahun beliau menantikan lhoo! Dia sampai jejeritan bahagia wkwkwk

Son Ho Jun, pertama kali melihatnya adalah menjadi guest Running Man episode pesohor yang lumayan cakep tetapi tidak begitu terkenal. Wkwkw maaf, kelihatannya orangnya memang lempeng kalem, tapi anehnya aktor aktris yang kalem entah kenapa kalau akting bisa all out. Son Ho Jun menurutku juga begitu, ada kecanggungan ketika melihatnya tetapi juga kagum karena orangnya pengertian dan perasa pada Chef Cha, butuh apa langsung dikasih dan selalu bisa diandalkan disuruh ini itu.

.

.

.

.

.

Dua Pria Berusia 50 Tahunan dan Seorang Pria 37 Tahun

     Iyaps.., Yoo Hae Jin dan Cha Seung Won usianya 50 tahunan. Meski Son Ho Jun ini 37 tetapi diperlakukan oleh Cha Seung Won seperti anak sendiri, karena Chef Cha ini punya anak sambung yang seusia dengan Ho Jun. Pertama kali melihat beliau adalah di drama Greatest Love bersama Gong Hyo Jin. Nyentrik banget sumpah! Wajahnya itu dramatis melankolis tidak nyata, ala-ala sketsa orang koboi koboi gitu. Gantengnya itu tidak nyata gitu lho… umurnya 50 tahun bayangin! Dan masih ganteng. Dan kelihatan banget kog kalau beliau ini orangnya penyayang, setiap memasak pasti dia sisihkan ke kru produksi atau memasak lagi agar kru merasakan masakannya. Duluuu pernah terkena skandal karena anak sulungnya kan anak sambung dan terkena kasus pelecehan social,, dibilang anaknya melecehkan perempuan, tetapi sepertinya tuduhannya palsu.. Cha Seung Won mati-matian membela anaknya tersebut dengan mengambil pengacara hebat dan berjuang sampai akhir, padahal bukan anak kandung. Pun ketika ayah kandungnya si anak menuntut Cha Seung Won karena dianggap menginjak-injak harga dirinya bersikap seolah ayah kandungnya si anak.. woilah! Padahal kemana lo pas anaknya masih kecil? Gede gini disayang bak anak kandung si Seung Won – nim malah nuntut! GATAU DIRI! Padahal Seung Won asli memang sayang pada si anak sambungnya.

Dan ketika putrinya lahir dia juga sangat sangat menyayanginya, sampai beritanya viral jaman segitu. Sekarang anaknya itu sudah SMA, Seung Won bahkan bilang.. mungkin yang dia utarakan bisa dibilang lebay dan norak, tetapi jika harus berada di situasi yang sulit.. maka ia rela mengorbankan nyawa sekalipun demi putrinya. Sepenyayang itu Pak Cha.. meski tampangnya sangar dan tatoan.

      Canda’an Yoo Hae Jin dan Cha Seung Won yang bikin saya ngakak, adalah ketika mereka pertama kali datang ke pulau dan sedang masak untuk makan siang keknya. Tapi hujan semakin deras, akhirnya mereka ke gazebo kecil dan melanjutkan masak serta makan di sana. Mereka lihat ada pulau, bertanya-tanya apakah pulau itu ada pemiliknya?

Seung Won: Kau tak tau? Itu milikku! Sebanyak itulah aku menghasilkan uang!

Hae Jin: Kau lihat pulau di sebelahnya? Sebelahnya lagi yang kecil itu? Itu milikku.. aku menghabiskan musim panas di sana!

Ho Jun: Kelihatannya hanya cukup untuk satu orang

Hae Jin: Iya, aku hanya bisa berdiri seharian di sana.

Kalau panas dan airnya meluap tentu sudah sampai ke pinggang tuh air laut, sampai-sampai ada bintang laut dan abalone yang nempel di kaki *hahahahahahaha

Yoo Hae Jin ini sabar sekali, dan tidak bisa diam orangnya. Bukan anak rumahan lah, setiap pagi dia akan berolah raga, jogging mengitari bukit, bertugas membuat api, idenya ada-ada saja untuk membuat spanduk kecil-kecilan, membuat papan nama dan menamai tempat-tempat, membuat mesin sederhana. Saat ditanya netijen.. dia jawab kenapa sekreatif itu, dulunya dia adalah anak teater dan terbiasa suka membuat peralatan sendiri untuk tampil, selain dia memang tertarik dengan seni arsitektur dan pertukangan.

Cha Seung Won dan memasak, Yoo Hae Jin yang memancing dan membuat api, Son Ho Jun asisten dapur dan asisten Pak Yu. Melihat kebersama’an mereka membuat saya pengen nonton musim 1-4.

Makanan itu mendekatkan, biasanya kita akan lebih mudah akrab dengan orang jika sering makan bersama. Dan selera makan kita itu lebih jujur ketimbang hati terkadang.. meski hati tidak suka pasti bisa dikamuflasekan suka pura-pura, tetapi kalau kita tidak doyan makan sesuatu ya udah.. gak doyan dan kita singkirin dari piring.

Acara ragam masak-masak begini seru banget! Mau yang survival makan seadanya di alam ada tuh nonton “Law of Jungle”, makan makanan elegan bisa tuh nonton “Youn’s Kitchen”/”Youn’s Stay”.. eh btw Youn;s Kitchen 2 ada tuh! Park Seo Jun, Yumi, Wooshik akan mengelolah house guest.. produksinya Peoduser Na Young Suk juga.. temennya Three Meals a Day Season 5 : Fishing Village. Kalau mau lihat idol masak-masak ada tuh BTS juga pernah bikin,

Kalau full masak di dapur sepertinya saya tidak begitu tertarik, tetapi perpaduan memasak dan jalan-jalannya lah yang memanjakan mata!. PD Na memang pro banget yak? Pantesan namanya sering disebut-sebut oleh MC dan pesohor lainnya..

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s