Doom at Your Service || Park Bo Young dan Seo In Guk, Bagaikan Gulali Ketemu Permen. Manis Banget!

Halo, bagaimana perasaannya hari ini? Lelah? Tapi kamu bahagia ‘kan?. Ya begitulah hidup.. *aelahwkwk

Sebagai pembukaan biarkan saya curhat dulu ya bebs.. semua orang bisa nulis status di sosmed, tetapi menulis panjang memang agak butuh konsentrasi wkkw, sekarang saya gak bisa nulis langsung posting.. dirapel berhari-hari tuh.. dan pasti akan ada typo karena hampir tidak pernah mengeditnya *males, alhamdulillah saya entah sejak kapan sudah tidak pernah lihat keyboard ketika nulis, beberapa opini tidak memiliki suasana hati yang sama karena beda hari dan waktu pengerja’annya eniwei kalo pengen tau hahah, postingnya seminggu sekali bisanya sekarang.

1.. 2..1 2.. seperti mati lampu ya sayaaang~ yok curhat bentaran

Saya barangkali tidak akan bisa menulis banyak tentang hobi nonton KTJ karena takut salah juga.. KTJ adalah lingkup lain yang saya tidak kuasai, tetapi saya hanya akan menuliskan keresahan.. sedikit keresahan yang ada di benak.

      Pertama kali mengenal channel Kisah Tanah Jawa karena sosok Bonaventura Genta di sebuah postingan orang di kaskus, banyak sekali yang membicarakan ceritanya, Genta adalah sosok yang pernah mengalami kejadian ganjil di suatu bangunan dan kemudian menuangkan pengalaman tersebut ke cerita “Keluarga Tak Kasat Mata.”. Sekarang Genta sudah out dari KTJ, pasti ada alasan yang krusial sehingga membuatnya menyudahi kebersama’annya dengan KTJ.. entah siapa yang salah yang jelas pasti ada sebuah benturan yang membuat kedua kubu merasa “usai” adalah keputusan yang terbaik untuk mereka, tapi saya lumayan kaget, KTJ tanpa Genta secara tidak langsung membuat KTJ semakin dark perdukunan.. nuansanya sedikit berbeda, karena posisi Genta sebagai orang awam seperti kita. Dan.. saya suka caranya dia bicara seperti sedang membaca teks hahaha, rapih sekali bagaimana dia menjelaskan atau mempertanyakan sesuatu. Bagi anak sekarang bisa jadi dianggap kaku karena menggunakan bahasa baku EYD, tapi bagiku pribadi ini runut dan tertata rapih. Kece sekali.. astaga~ ganteng banget ini orang? Hahha ups.. saya tetep cintanya sama Mas Mas jawa sekalipun suka korea korea, kalau kata anak gaul sekarang mah damage nya gak ketulungan,  harus kita akui anak muda sekarang bahasanya sudah mulai melenceng jauh. Bahasa yang berubah, kemajuan atau kemunduruan? Karena bahasa itu ada sebagai penunjang komunikasi utama manusia, harus saling mengerti.. saya mau cerita, saya baru beberapa halaman baca novelnya Franz Kafka dan bingung setengah mati.. hahahah bego banget guwe.. karena ini persis seperti buku belajar punyanya orang tahun 80 70 an, ketika komposisinya bahasa sedang njlimet-njlimetnya. Wkwk pusing coy.. bakunya level jahanam!

Semisal, pernah dengar tidak? Anak muda Jakarta beberapa ada yang baper dipanggil “Aku –kamu”. Kita kan baru kenal? “Lo – gw” aja… hahahahahaha…  padahal admin online shop suka manggil “Sayang” pada semua kostumernya *ngakak

Sudah ya, sekarang masuk ke postingan sesuai judul..

      Park Bo Young 158 cm & Seo In Guk 180 cm, saya langsung bisa bayangin seberapa capeknya saya, leher ini kalau berada di dekatnya Johnny NCT, hahah.. ya segitu, sepundak dan jauh sekali wkwk. Katanya tinggi ideal sebagai pasangan setidaknya terpaut 14 cm, 172 cm cocoklah hahaha. Padahal 158 itu tinggi rata-rata normal perempuan asia.. hahaha.. ganjel ya? Kurang 2 cm doang padahal sudah 160. Tenang, sependek apapun perempuan selalu bisa diakali dengan sepatu.

Karena perbedaan tinggi tersebut, membuat Bo Young Eonnie pegel lehernya terlebih ketika pelukan dengan Seo In Guk, Seo In Guk tak jarang menawarkan apa dia agak membungkuk sedikit? Bo Young langsung mencegah “Jangan Oppa! Kau harus terlihat keren! Aku tidak masalah..”

Bo Young dan In Guk bahkan membuat improvisasi ketika adegan makan snack oreo. Tidak ada di naskah tapi lucu saja mereka sampai kepikiran spontan adegan tersebut. Ya begitulah kalau aktor aktrisnya sudah lumayan senior.. biasanya mereka suka ada inisiatif menambahkan adegan atau percakapan sendiri.

      Doom at Your Service adalah drama fantasi romantis, tokoh utama pria yang sempurna seharusnya memang bukan manusia ya kan, tetapi sebuah entitas lain. Siapa sih yang tidak suka dengan Edward Cullen nya Twillight? Sebagian besar perempuan sangat menyukai Edward pada masanya. Gabungan dari royal dan loyal, tampan, cerdas dan posesif. Ya jatohnya kalau mau ngayal sekalian ajalah! Wkwk… Yang tidak mungkin di kehidupan nyata bakalan ada. Drama ini juga menggunakan sosok “Kehancuran” sebagai tokoh utama. Bukan dewa, dia didesain tidak memiliki nama, tidak makan, tidak tidur, kejam, setiap apapun yang dilewatinya akan hancur dan rusak. Dia ada dimana-mana, dia dirindukan sekaligus tidak diharapkan. Namun akan selalu ada agar dunia ini seimbang.

     Tak Dong Kyung divonis akan meninggal dalam 100 hari, dia secara tanpa sadar membuat permohonan pada bintang jatuh. Dong Kyung ingin seluruh dunia ini hancur saja. Disaat itu pulalah si Myul Mang (Seo In Guk) datang dan begitu tertarik membuat perjanjian dengan Dong Kyung. Mungkin Myul Mang capek ya.. selama ini kehancuran yang terjadi cuman setengah-setengah, manusia tetap akan melakukan keburukan dan dia capek melihatnya. Karena di ceritanya si Myul Mang ini memang berlaku seperti karma dan mengganjar orang-orang jahat, keji tanpa belas kasih. Makanya tergiur, akan sangat menyenangkan jika dunia ini hancur sekalian seluruhnya.. “kiamat” maybe maksudnya.

Padahal maksudnya Dong Kyung ini cuman selorohan bercanda seperti kita yang suka mengeluhkan sesuatu, pengen a b c – z yang buruk. Tetapi hanya diucapan saja, supaya lega hatinya. Dong Kyung ini orangnya baik, dia lebih suka memendam semua sedihnya sendirian dan tidak suka menjadi beban pikiran orang lain. Setuju berkontrak dengan Myul Mang, benefit yang dia dapatkan salah satunya adalah tiap tengah malam ketika dia mulai merasakan sakitnya.. si Myul Mang akan menggenggam tangannya dan membuat Dong Kyung tidak merasakan kesakitannya. Semula Dong Kyung hendak mencintai Myul Mang agar dia tidak kehilangan orang yang paling dia cintai.. salah satu pasal di kontraknya begitu. Eh.. semakin hari justru mereka saling cinta, dan semakin memberatkan satu sama lain. Jika Dong Kyung begitu maka Myul Mang akan binasa, sedangkan perasaannya berubah menjadi tulus.. ia tidak mau mati, ingin hidup lebih lama bersama Myul Mang, dan semua orang yang dia cintai. Kebingungan harus memilih, ia berusaha menjauh dari semuanya agar dia saja yang terluka dan mati.

Myul Mang sendiripun sudah terlanjur sayang dengan Dong Kyung, kasarannya sih Dong Kyung membuat arti keberadaannya Myul Mang begitu dihargai, berwarna dan bermakna. Ketika orang-orang lain tidak mengingatnya, mengabaikannya, tidak mengharapkannya, hanya begitu saja. Saya pernah baca salah satu artikel, cara membuat seseorang jatuh cinta pada kita tuh gini caranya.. coba lihat sisi sisi di dirinya yang orang lain gak akan notice itu apa, sedangkan kamu memuji dan memperhatikan bagian-bagian yang sekiranya dia bakalan takjub sampai nyentuh nyess dihatinya “Kog dia tau ya? Aku begini?”. Mungkin ini juga yang Myul Mang rasakan dengan Dong Kyung, ketika orang-orang lain tidak.. sedangkan Dong Kyung melakukannya (mengingatnya, berusaha memahami apa yang dia rasakan, iba pada apa yang Myul Mang lakukan, yang begitu-begitulah..). Tapi bukankah memang sudah semestinya bagaimana cinta itu bekerja dengan ajaibnya? Kita selalu bisa melihat sebuah sisi lain yang pasangan kita punyai serta menganggapnya indah apapun yang dilakukan, sedangkan orang lain tidak bisa lihat dan tidak anggap? Ya kan?

       Kalau kata orang ceritanya terlalu fantasi kacangan, dan bermuara ke ending yang bisa ditebak. Saya nonton ini karena Park Bo Young dan Seo In Guk, dua pelakon kesayangan. Seo In Guk pernah menjadi cameo di dramanya Park Bo Young, In Guk dengan Jung So Min sekilas muncul dan bikin senyum-senyum karena saya masih suka dengan The Smiles has Left Your Eyes. Wah, ini malah main drama barengan. Kemistri Myul Mang dan Tak Dong Kyung sih.. yang bikin kesengsem dan bertahan nonton, lucu kan? Kita lihat adegan yang “Cuma begitu” tapi kog bikin geregetan? Wkwk.. lucuh bikin gemes.. “hanya seperti itu” tetapi membuat hati luluh..

       Dalam system kehidupan ini si “Kehancuran” katanya dibawahnya “dewa”, selama ini ada percakapan ada sebuah taman yang pohon-pohon dan tanaman di dalamnya katanya ditanam dan dirawati oleh mb mb dewa, sedangkan Myul Mang katanya adalah si kupu-kupunya, bertugas membantu merawat tanaman di sana dan menyeleksinya, hmmm… barangkali system kehidupan ini maksudnya adalah bumi sebagai tamannya, Tuhan yang menciptakannya, dewa dewa ada sebagai akibat dari harapan dan doa-doa manusia, mereka sebagai perpanjangan tangan-tangan Tuhan yang langsung bersinggungan di kehidupan manusia, Myul Mang adalah salah satu sifat yang memang sudah ada agar kehidupan ini seimbang, btw hanya teori saya.. wkwk maap kalau agak maksa wkwk.

Si Mb mb yang sakit-sakitan dan lemah tak berdaya itu. Menurutku lucu, Mb Mb Dewa ketika berbicara dengan “Kehancuran” terasa seperti sedang berduet menulis puisi atau dua orang yang sedang merenungkan kehidupan, membicarakan kenapa mereka ada, seharusnya bagaimana. Mba mba dewa juga sering mengingatkan kalau Myul Mang dan Dong Kyung tidak boleh bersama, karena akan merusak system. Terlebih Myul Mang harus menyadari bahwa keberadaannya selama ini di kehidupannya Dong Kyung sudah tidak termaafkan, banyak kemalangan dan keapesan yang Dong Kyung alami terjadi karena Myul Mang. Agar Myul Mang mengurungkan niatnya dan menjauhi Dong Kyung.. seolah bilang, kau itu jahat dan kejam pada Dong Kyung selama ini! Berani-beraninya hendak mencintai dan menerima cintanya! Dasar tidak tau diri!

Mba mba dewa kalau tidak salah pernah berujar ke Dong Kyung, dia itu selama ini merawat dan menjaga Dong Kyung, dia menyayangi Dong Kyung lebih dari apapun dan tidak ingin Dong kyung terluka.

Editor yang Jatuh Cinta Pada Penulisnya..

      Selain kedua tokoh utama drama ini, ada kisah cinta lain yang lebih menarik perhatian. Cha Joo Ik adalah Kepala Editor di perusahaan tempat Tak bekerja, Na Ji Na adalah teman Tak dan sekarang merupakan penulis novel online yang bernaung di perusahaan mereka. Nama pena Na Ji Na adalah Lee Hyun, diambil dari nama Lee Hyun Kyu.. nama kekasihnya yang sulit ia lupakan. Karena meninggalkannya tanpa penjelasan, sekalipun apa yang Lee Hyun Kyu utarakan akan menyakiti Ji Na.. setidaknya katakan sesuatu, jelaskan sesuatu agar Ji Na tau kapan harus berhenti atau terus mencintai.

Naksir Lee Hyun Kyu karena aromanya sabun,

Karena selama ini Ji Na seperti orang sinting yang kesulitan melupakan Lee Hyun Kyu, karena masih menggantung.. cerita mereka bagi Ji Na belum benar-benar selesai. Cha Joo Ik sudah lama menyadari tokoh utama pria di setiap novelnya Na Ji Na adalah pria yang sangat dicintai Ji Na dulunya dan masih sangat teramat disimpan dihatinya sampai sekarang. Cha Joo Ik meminta Ji Na mengganti tokoh utama pria di novelnya, demi kebaikan Ji Na sendiri dan demi pembaca. Tentunya tidak semudah itu bukan? Biasanya tokoh utama pria di setiap novel percintaan yang ditulis oleh novelis perempuan adalah refleksi dari pria yang sedang penulis cintai dalam hatinya.

Na Ji Na selalu berkata “Aku ingin membunuhnya!” pada Lee Hyun Kyu. Bukan membunuh dalam arti sebenarnya, marah, kecewa, merasa perasaannya dipermainkan, tidak dianggap, tidak merasakan apa yang diharapkan, sedih.. kesal pada diri sendiri karena merasa ingin dekat dengannya selalu, dan tentu saja cinta bercampur menjadi satu. Jika saja Lee Hyun Kyu datang lebih cepat, tokoh utama di novel terbaru Na Ji Na pasti masih sama.. hanya saja dengan cerita yang berbeda. Lebih bahagia dan berwarna mungkin?.

“Aku ingin membunuhnya!” sekarang bukan milik Lee Hyun Kyu lagi, Cha Joo Ik menjadi tokoh utama pria yang baru. Bagi novelis novel romansa sepertinya orang yang dicintai itu ibaratnya sebagai pemicu tulisannya bisa mengalir sampai jauh. Ambil saja contoh fanfiction Kpop, itu kan bentuk cinta dan khayalannya si fans kepada idolanya.. kalau mereka tidak sebagahagia itu dengan idolnya.. ya gak sampai lah kepikiran berkhayal sebagus itu.

     Cha Joo Ik sudah lama memperhatikan tulisannya Na Ji Na.. tau betul Ji Na ini mencintai teman serumahnya Joo Ik, menurutku Joo Ik memang sudah naksir Ji Na sejak adegan Na Ji Na menunggu Lee Hyun Kyu menemuinya di luar gedung.. tetapi Joo Ik malah memergokinya dan kasihan, bahkan dia juga menawarkan kontrak agar Ji Na bisa menjadi penulis 10 besar. Menurutnya Ji Na ini berpotensi sekali menulis cerita lebih bagus lagi, sayangnya Ji Na masih terpaku dengan Lee Hyun Kyu.

Padahal setelah Lee Hyun Kyu kembali menemui Ji Na, setelah meminta maaf dan mengajaknya berkencan kembali.. Ji Na dan Hyun Kyu malah menjadi orang asing, ada banyak kebiasaan dan sifat Ji Na maupun Hyun Kyu yang membuat percakapan diantara keduanya berujung membeku. Dulu kau seperti ini.. dulu kita seperti itu, dulu.. menunjukkan bahwa keduanya tidak lagi sama. Mereka berkencan kembali hanya mengisi kekosongan yang dulu. Hanya sebagai titik untuk mengakhiri prosa panjang yang belum diselesaikan. Ada kalimat baru yang harus diketik Ji Na.. ada kisah baru yang harus Ji Na mulai, yaitu mengakui bahwa Ji Na menyukai editornya sendiri (Cha Joo Ik). Yang selalu ada disisinya Ji Na tetapi begitu terlambat Ji Na sadari, dan terlalu rikuh malu untuk akui.

Hyun Kyu juga menyadari kisah cinta di novel terbaru Ji Na terinspirasi oleh lelaki lain mungkin dulu kita begitu terikat dan dekat, namun sekarang kita punya sekat. Adil sih menurutku.. selama ini Hyun Kyu seperti tidak ada usaha untuk mencari Ji Na, hanya kebetulan setelah acara reuni mereka bertemu lagi dan menjalin hubungan kembali. Sedangkan sosoknya Lee Hyun Kyu menurutku bisa bertahan lama di pikiran Na Ji Na bisa jadi karena masih ada yang belum diselesaikan.. Lee Hyun Kyu di pikirannya Ji Na ya hanya dalam ingatannya Na Ji Na.

      Saya suka bagaimana Cha Joo Ik begitu sabar menghadapi Na Ji Na, sudah tugas editor membaca dan membenahi kesalahan penulisan typo dan sebagainya, menemukan potensi si penulis sebesar apa, sudah tugas editor juga pula untuk mengkritik dan mengarahkan kepenulisan si penulisnya. Editor juga bisa menyadari kearah mana hatinya si penulis sedang berjalan.

Ji Na bertengkar dengan salah satu penulis yang sengaja menghubunginya untuk bertemu di kantor, sadar Ji Na cantik.. dirayulah Ji Na. Sampai Ji Na marah dan membanting laptop Cha Joo Ik. Cha Joo Ik juga resign karena sudah tidak klop lagi dengan CEO perusahaannya. Berencana mendirikan perusahaan sendiri, Bokapnya pemilik gedung cuy! Wkwk modalnya minjem Babeh dulu bisa.. tentu dengan bunga membayarnya.

Malah gw inget jokes ini “Usaha itu.. mudah temen-temen~, asal kita tidak memulainya dari NOL!” Hahahahaha… orang-orang terkadang lupa, privilege berupa koneksi keluarga dan harta orangtua itu punya andil 50%. Wkwkk.. ya meski begitu semoga kita tajir dengan kerja cerdas memanfaatkan apa yang sudah ada.

Ji Na : Apa hubungannya dengan tulisanku?

 

Joo Ik : “Aku merasa bertanggungjawab. Karena mungkin aku penyebab pikiranmu buntu. Aku pemeran utama pria itu..”

(wahaaao… wahaoooo hahahhahahaha so sweet!!)

Cha Joo Ik :“Kau menyukaiku? Aku menginginkan jawaban yang jelas. Agar sikapku jelas, entah mencurimu darinya atau perasaanku bertepuk sebelah tangan..”

tertegun dengan perasaannya sendiri.. wwkk

Kita yang nonton gemes pengen nyubitin Na Ji Na, itu lhoo.. Cha Joo Ik sudah open open open hatinya.. tinggal kamunya yang gak usah gengsi mengakui iya deh.. aku suka! Suka banget sama Cha Joo Ik! Suka pusing deg deg-gan bingung tiap berantem dan debat sama dia! Tiba-tiba novelku lancar jaya pas kepikiran sekian tahun lalu hujan-hujan di PHP in Lee Hyun Kyu! Gemes banget kenapa ganggu pikiran dan hati! Wkwkwk

.

.

.

.

Ini ketika Dong Kyung dan Myul Mang berusaha untuk saling jatuh cinta dengan simulasi kisah cinta orang lain di internet. senior ke junior jaman SMA, senior kampus, atasan bawahan wkwk

Doom at Your Service ceritanya sangat menyenangkan, kalau dikasih rating 8 dari 10 lah.  Minus 2 karena teori dewa-dewa’annya yang terlalu dipaksakan, epik sih.. ngajakin yang nonton mensufikan dirinya dalam skala ringan, agak aneh menurutku.. Wkwk

Selebihnya manis kog, manis banget kisah cinta didalamnya.

“Kalau diberi satu perminta’an sebelum meninggal, kalian mau apa?”

dengan mempertimbangkan situasi yang sedang dijalani dan orang-orang yang disayangi?. Seperti itulah pertanya’an yang menghantui Dong Kyung sepanjang episode. Karena syarat dan ketentuan berlaku. Harus hidup dan kehilangan Myul Mang yang dicintai tentu akan sangat beray melanjutkan hidup, harus mati agar semua yang dia cintai hidup maka akan lebih menyakitkan. Serba salah.. menjadi tokoh utama memang selalu diberikan tugas-tugas yang sulit dipecahkan.

cieh cameo.. di the smiles has left your eyes dia mencoba kencan buta dengan pacarnya In Guk, disini sama Dong Kyung wkwk kocak

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s