Yang Ijo Memang Bikin Segar Mata..

     Ini namanya pohon sukun, dulu ditanam satu pohon. Sekarang beranak pinak pohon-pohon kecil di sebelahnya. Yang saya tidak paham adalah bagaimana si sukun bisa tumbuh? Bukankah buahnya kalau semi masak agak lembut seperti butter? Oh, mungkin memang jatuh begitu saja si bakal pohon dan hidup tertimbun tanah. Yang belum matang tapi..


Pagi-pagi sudah rajin si semut-semut merah, di sini disebut nyangkrang. Tiap bertemu kawannya mereka akan salaman, wkwk lucuh!

Ku tak tau apa ini namanya? Semua yang ada di tanah dan tumbuh tanpa ditanam kita asal saja menyebutnya rumput! Ini rumput.. ini rumput, itu rumput! Wkwk

Sepertinya ini sejenis tanaman obat,


Cantik ya? Saya butuh waktu lama untuk mengambil fokus si putih ini. Blur terus dari tadi, entah bunga apa ini namanya?

Ini bakal tanaman cabe yang saya tanam dan tidak kunjung besar, lama banget ya?
Ada tanah banyak kenapa milih polybag?
Justru itu.. tanahnya penuh rumput, capek saya nyabutinnya. Pilih polybag biar bisa dipindah-pindah juga, nanti kalau sudah besar dan kokoh baru pindah ke tanah.
Gak kebayang ya sabar dan capeknya jadi petani? Ngurusin kecil-kecil begini saja saya ngeluh.. apalagi mereka sekian hektar lahan.
Nunggu lama panen, eh.. malah dijual gak laku dengan alasan lagi musim panen tanaman tersebut, harganya jadi murah anjlok seanjlok-anjloknya.