BTS Liburan Pun Bisa Jadi Duit, Jadi “IDOL” Itu Potensi Ternyata.

.
Saya jadi lumayan suka sama BTS karena keseringan nonton I Land, ternyata para abangnya I Land ini lucu-lucu ya?, acara Idol Survival gitu. Intinya mereka masing-masing berjuang demi impian mereka untuk menjadi idol korea, bintang Kpop dan terkenal.

Kalau dipikir-pikir jadi Idol itu merupakan suatu gerbang awal dalam dunia showbizzz mereka, sampai jadi politikus bisa banget. Gimana enggak, dari idol kita bisa lanjut main drama atau film. Fans setia semenjak mereka nyanyi-nyanyi nari joget-joget akan setia menyaksikan mendukung mereka. Pilihan karir yang bisa sangat diperhitungkan bagi masyarakat Korsel. Kalau Indonesia standarnya kaya atau mampu kalangan menengah masih itu itu saja, Iphone, Sepeda, PNS, Kulit Glowing, barang-barang branded. Wkwkwk kapan negeriku lebih indah lagi ya? Hahahaha.. ya harap maklum, hidup itu adalah serangkaian kempetisi yang tak pernah ada habisnya, untuk menenangkan diri cukup ucap syukur setiap harinya atas hari ini masih diberi hidup dan sehat. Wkwk

Awal-awal palingan dicemo’oh doang oleh kritikus dan lama-lama kalau sudah mahir akan dipuji juga.
Ambil contoh si D.O EXO, karena saking jagonya akting dan sering muncul di film atau pun drama, orang-orang awam idol jadi tidak tau kalau aslinya D.O ini semula debutnya sebagai Idol. Suzy Miss A, sama Sungjae BTOB lebih terkenal sebagai aktor muda berbakat, banyak kog idol yang alih menjadi aktor aktris. Itu itu si Seo In Guk juga lebih tenar jadi aktor padahal dulunya menang ajang pencarian bakat.

Malah inget perkataannya Lee Min Ho yang dulu sempat tidak suka dengan idol yang merambah akting, Lee Min Ho berpendapat ketenaran mereka tidak adil.. yang murni pelakon bahkan casting berpuluh kali untuk dapet peran kecil, sednagkan idol tinggal masuk begitu saja. Awal-awal aku paham dan ikut marah juga, tapi ya mau dikata apa.. idol tersebut cuman pindah folder istilahnya, jadi fans mereka pindah menikmati karya lain si pujaan mereka. Masalah langsung di-cast begitu saja, memiliki hak lebih.. itu adalah ya hak mereka.. bukankah dulunya jadi idol juga sudah susah prosesnya.., yang akan membedaknya toh tetap kualitas sampai akhir.

Sepertinya Aku Mulai Suka Jimin BTS..

Sorry hooman, aku mau anak!!

Sekarang saya lebih banyak nontonin video hewan-hewan ini kenapa? Wkwk, gak mau nonton yang agak mikir serius, nontonnya acara Variety Shows.

Wkwkwk

Running Man, terus I Land. Meski sempat agak kecewa karena Hanbin ditendang keluar. Tapi memang dia gak pernah masuk list debutku sih.. mungkin saya terbawa suasana, karena dia line 98 kesempatannya untuk debut barangkali cuman ini, kasihaaan.. sudahlah ikhlaskan, ada jalan lain Biiin~
Listku mungkin tinggal diganti aja Geonu jadi Seonuu.., Jake ganti jadi Jay karena dia lucuu.. bisa membuat Heesung terpana bahkan. Ku juga pengen meralat kalau pemimpinnya Jay aja gimana.. ini bocah kayak gak punya rasa nyerah deh ya, soalnya Heesung terlalu manis dan baik. Mudah dipengaruhi, kalau K kharismatik tidak bisa dibantah.. nakutin, sedangkan Jay masih mempertimbangkan yang lain, mendengarkan opini anggota serta lebih objektif memandang masalah. Maaf ya Niki.. maaaf..

BTS ada program baru nih, namanya BTS in The Soop. Mereka akan liburan di hutan selama seminggu dengan rumah dan peralatan lengkap serta bahan makanan yang sudah diminta.
Emang bener yang paling ganteng Jin, ganteng kharismatik si V, J Hope dan Jimin lawak banget lucuuu, RM yang dewasa dan tenang, Jung Kook yang lucu, Suga intovert dan jago masak.
Baru beberapa episode sudah banyak ngakak krena Jimin. Eps satu berangkat pakai Hanbok, ngaku ngaku sengaja pakai baju ribet ini karena ingin menjadi perinya BTS. Memainkan lagu yang sama selama 8 tahun pakai piano di sana, diprotes sama J Hope.. Jimin bisanya cuman main lagi itu ya? Hahahahaa..

Suka Jimiiin~ hahahaha, saya jadi paham kenapa orang-orang suka sama Jimin. Apa yang diharapkan dari idol memang cenderung tidak masuk akal sih.. mereka kepengen idol tampil keren di atas panggung, bebas dari gossip dating, mukanya cakep-cakep berhati malaikat, tapi kepengen mereka sekocak bobrok seperti pelawak juga, hmm.. ribet.
Aku bertanya-tanya mereka pengambilan gambar di mana ya? Lumayan terpencil dan masih asri, rumah depan dan rumah belakang, mobil van rumah, rumah terapung dan kapal. Apakah khusus dibangunkan tempat baru atau memang sudah berada di situ dengan sedikit renovasi? Bisa jadi.. Bighit bisa kog bangun I land di dalam hutan, apalagi cuman rumah rumah segitu? wkwkwk
Paling seru menonton BTS in the Soop adalah ketika mereka memutuskan untuk memasak apa untuk makan bersama. Dari sini kelihatan yang paling ribet sama makanan adalah Jin dan Suga, emang dasarnya member tertua juga sih.. mereka sibuk di dapur dengan bantuan member lainnya.

Seru pokoknya, ku harap nanti I Land pas debut juga punya acara sejenis ini. Sayang aja sih, sudah terkenal bahkan sebelum debut.. rasanya agak sayang kalau tidak ditunjukkan kegiatan seru mereka diluar panggung. Sekalipun itu semua di-script.. who cares.. ๐Ÿ˜‚

Nyobain Macam-Macam Facial Wash. Nekat!

Wkwkw saya cenderung selalu tidak puas dengan apa yang sedang dipunyai. Bukan tidak bersyukur, tapi kita hidup selalu bergerak dan waktu selalu berjalan. Rasanya sangat mustahil untuk tetap pada satu hal. Atau ini hanya opiniku? ๐Ÿ˜…
Setelah menjajal berbagai macam facial wash, saya selalu merasa cocok dengan yang anti acne. Biasanya racikan dokter yang warnanya hijau, baunya antara teh hijau dan daun minyak kayu putih.

Setelah Safi habis, saya langsung memakai Theraskin, produk ini gampang banget nyarinya. Tak jarang di apotek dijual. Tetapi saya dulu belinya di shopee paketan dengan krim pagi, saya jarang pakai krim pagi saat itu. Penasaran, coba beli.. tapi efeknya cuman sebagai pelembab doang. Gak tau khasiatnya apa wkwk. Kemudian saya berikan ke Emak, hahah

Safi dulu cocok, seger di wajah. Tapi mahal cuy, sebotol ukuran 100 ml harganya kisaran 54 rebu, kalau diskon paling banter bisa banting harga 40 rebu. Dulu saya berani nyobain karena dapet diskonan jadi 25 rebuan wkwk, setengah harga sendiri dan habis dalam sekitar 3 bulanan. Diskon memang tipuan harga dan teknik marketing, tetapi ada cara tertentu untuk mendapatkan harga bantingan kog. Tetapi kalau anda sekalian menemukan postingan produk terkenal sekelas Maybelline atau Loreal harganya gila gila’an, coba cek dulu tanggal expirednya. Siapa tau cuci gudang dan deket banget masa expirednya.

Murah tapi tidak murahan..

Memakai theraskin biasa aja, aman banget. Terasa bersih dan ringan. Tidak lengket, tidak terlalu keset yang sampai kaku seperti memakai facial foam atau wash merk populer lainnya.
Merasa jumawa, sepertinya kulitku mulai baik-baik sajaaa.. sambil ngaca, langsung neko neko mau nyobain Nivea dan Poise.

Kita udahan ajaa.. capek kering kering wkwk

Menghirup aroma keduanya saya merasakan memori ketika mencium aroma Ponds White Beauty yang facial wash, apakah produk terkenal yang mengklaim diri white white itu selalu punya aroma yang sama? Eh tetapi Nivea baunya lebih kuat. Langsung skeptis dong.. mungkin perasaan menggunakan Nivea akan sama seperti menggunakan Ponds ketika dulu kala? Keset, kaku, kering?

Ternyata memang sama, meski bilangnya membuat cerah setelah 7 hari. Saya nyatanya tidak berani menggunakannya lagi di hari ketiga, karena setelah cuci muka dengan ini.. terasa kaku kering dan muncul bintik bintik berpotensi jerawatan. Tidaaaaak!! Kau pikir nyembuhin jerawat dan menghilangkan bekasnya gampang?? Wkwk,

Lumi lumi lumi~, we were so in love we both messing up~

Kemudian beralih ke Poise, luminous.. di iklan mereka katanya Luminous adalah kata yang mewakilkan satu tingkat di atas putih atau cerah. Modelnya mana bening banget, wkwk.. aku tidak berharap banyak, tetapi memakai ini rasanya memang biasa. Wanginya cukup menyengat semenyengat parfum mbak mbak yang dia sudah pergi tetapi parfumnya masih di tempat. Hahaha.. pernah kan menemukan orang sejenis itu? Orangnya sudah pergi kemana.. tetapi masih meninggalkan bau parfumnya.

Sepertinya harus dihibahkan ke orang saja. Aku nyerah gak mau nyobain ini lagi.

Sejauh ini menggunakan poise aman-aman saja, mencuci wajah dengan ini terasa lebih ringan di wajah. Tidak berat atau terlalu keset. Untuk cerah? I don’t think so.. mungkin perlu mencobanya lebih lama baru bisa berkomentar. Tetapi ku pikir aku akan mencobanya sesekali saja,

Terakhir cuci muka yang tidak tau kenapa aku mual dan ingin muntah tiap memakainya, salah satu produk Skincare racikan klinik kecantikan.
Iyaaa, saya dua bulanan ini pakai skincare Ella yang kliniknya ada cabang di beberapa kota itu, sedih sama facial wash yang ini. Aman banget, wajahku tidak muncul bintik atau jerawat. Tetapi baunya gak kuaaat! Sama kurang puas karena tidak memberikan busa yang banyak, buihnya sedikit, kurang enak saja di tangan hampa tidak ada buihnya. Wkwkwk, tetapi worth it kog,

hand body-nya Ella mencerahkan secara bertahap, tidak membuat kulit tipis atau putihnya pucat seperti mayat. Alami banget, sejago seperti memakai Scarlet, pelan tapi aman.

Soalnya beberapa ciwi ciwi yang tergiur putih putih itu sukanya asal beli dosting dosting pagi siang yang membuat kulit tipis, putihnya tidak cantik. Pucet, nadinya kelihatan seperti mau lepas dari jaringannya wkwkwk.

Mungkin tidak semua facial wash cocok buatku, garnier ngeri.. jerawatan ๐Ÿ˜‚, ponds cuman cocok yang item kayaknya. Itu pun gak bisa dipakai rutin.

Paling mahal Safi, paling murah Theraskin.. wkwkw.. facial washnya dokter masih murah.. palingan 30 rebuan. Theraskin 18 rebuan doang hahahaha.

  • Dua Lipa – Don’t Start Now
  • Violette Wautier – I’d Do it Again