K-Drama: Memorist || Apa Gunanya Jadi Baik?

Sekarang pukul 0:11 dan merasa pusing karena yang trending ngeri banget. Hmm, 2020 tahun yang cukup mengerikan bukan? sokor gak iso turu meneh.. wkkw

Tidak ada salahnya menjadi orang baik, tapi.. ya endingnya drama ini cukup ngasih pertanya’an “Apa gunanya menjadi orang baik..?”

Jadi endingnya kemaren saya salah menyimpulkan, terlalu cepat menyimpulkan intinya. Eniwei saya tidak sedang mereview, hanya curhat.. wkwk

Ternyata yang berperan sebagai penghapus adalah kakaknya Dong Baek, dia melakukannya karena punya kekuatan membaca ingatan seseorang, mengaturnya, mengubah sesuai yang dia inginkan. Sebenarnya Dong Baek juga memiliki kemampuan sejenis. Justru dirinya sendiri yang memblok ingatan mengerikan masa kecilnya. Rada rada nggak masuk akal, karena sebenarnya drama ini adaptasi dari webtoon.

Kakaknya Dong Baek ingin membalas dendam pada orang-orang yang sudah terlibat dalam kematian temannya, anaknya Kepala Damkar kemarin yang ku kira sebagai pembunuh utama.

Pada suatu waktu ia mengetahui fakta ternyata temannya pasca dicekoki minuman para pemuda end geng, kemudian dirawat di rumah sakit dan dianggap depresi. Para dokter dan polisi yang menanganinya menyebut kejadian sebelumnya bukan apa-apa, tidak menganggapnya serius.

Karena Ibunya si pemerkosa tadi orang yang cukup berkuasa dan memiliki banyak uang, ia menyuap dua petugas polisi agar mengaturnya. Memalsukan kematian teman laki-laki yang hendak membantu si korban menjadi bunuh diri, melibatkan dokter juga, kemudian saking merasa tidak dipercayainya… si korban tadi meninggal. Wajar Kepala Damkar yang baru balik nugas dari luar negeri langsung skeptis kenapa sih dia berbuat baik menolong orang-orang? Padahal seberapa banyak kontribusinya akan diingat, senyuman itu akan mengembang dan untuk apa? Orang-orang akan langsung lupa dan tidak ingat kebaikan orang lain.

Maka dari itu dia dimanfaatkan pula kakaknya Dong Baek untuk menjadi kaki tangan, selain si cenayang sebelumnya.

Endingnya sih cukup menarik, akhirnya mereka yang dinilai jahat dan memanfaatkan kekuasaan serta jabatannya masuk ke penjara, si anaknya bunuh diri. Ibunya tentu saja menderita, padahal sebelumnya selalu mengagungkan anaknya, anak menantunya meninggal tidak masalah.. justru bisa dijadikan batu loncatan menarik simpati publik, yang membuat karirnya sebagai Anggota Dewan menjadi semakin bagus, seorang suami yang rela melakukan apa saja bahkan rela mundur dari jabatannya pasti sungguh menarik perhatian masyarakat.

Tapi endingnya malah mati bunuh diri.

Kakaknya Dong Baek hanya merasa ia diberi kekuatan luar biasa tersebut untuk menghukum para bedebah yang seenaknya sendiri tersebut. Sementara Dong Baek punya pemikiran lain, ia ingin terus memanfaatkan kekuatannya sebagai detektif,

Menariknya, Dong Baek yang mulai ingat masa kecilnya yang damai dan bahagia bersama kakaknya pun sepertinya menyembuhkan kakaknya, ia menghapus ingatan buruk kakaknya dan bebannya mulai ringan, ia bahkan juga mulai menunjukkan kesehatan cukup signifikan, meski sebelumnya dianggap akan meninggal jika terus mengeksploitasi kekuatannya membaca ingatan orang lain.

Ha Sun Mi akhirnya resign, memilih menjadi pengacara publik. Dong Baek karir di kepolisiannya semakin baik, yang sama hanyalah tempernya suka menyerang para pelaku kejahatan karena saking jengkelnya dengan perbuatan mereka yang tidak masuk akal dan egois.