Hyena || Ku Ingin Semua Waktu ku Jadi Milikmu..

Mungkin yang orientasinya nyari wajah cakep cakep, Hyena bukan opsi. Tapi saya nyari komedinya.. lucuu banget!. Namun bagiku Joo Ji Hoo keren kog, keren banget malahan! Jamannya Princess Hour.. Mask, Along With God, Kingdom

Karena sudah tau kalau ini soal pengacara, jadi di episode awal saya beneran yang agak gak percaya kalau mereka langsung pacaran begitu saja.. terlebih sosoknya Yoon Hee Jae ini perfeksionis. Sombong, hobinya musik klasik, baca’annya buku yang jarang orang tau. Ah, palingan ini si Jung Geum Ja lagi nyamar buat memanfaatkan Hee Jae.

Saya beneran yang ketawa lihat Hee Jae yang cool dan tenang berubah menjadi blo’on kaget, bingung, melihat pengacara lawannya ternyata adalah kekasihnya yang sedang membuatnya berbunga-bunga.

Rencannya Jung Geum Ja sangat rapih demi memikat Yoon Hee Jae. Mereka mengobservasi kebiasa’an dan kegemarannya Hee Jae. Selama 3 kali dalam seminggu Hee Jae suka pergi ke penatu 24 jam untuk mencuci bajunya, di dini hari. Hee Jae menyukai musik klasik, sehingga Geum Ja harus menghafalkan lagu klasik serta musisinya, Hee Jae menyukai buku tertentu.. Geum Ja mati-matian membaca semua serinya agar nanti saat ngobrol dengan Hee Jae nyambung.

Eksekusi, semudah itu membuat Hee Jae penasaran dan kagum. Geum Ja duduk di salah satu sudut ruangan sambil membaca buku, acuh tak acuh dan viewnya cantik banget.. otomatis membuat Hee Jae penasaran. Jangankan Hee Jae.. saya saja yang lihat juga terpesona.. sambil membatin.. ini gila sih.. 49 tahun tapi looknya seperti akhir 30 an..

Lama-lama Hee Jae tertarik, padahal Geum Ja hanya mengulang-ulang hal sama. Duduk, seolah tidak peduli sekitar.. terlebih mengabaikan keberadaannya Hee Jae. Hee Jae sembari mengamati, nunggu cuciannya, menulis di jurnalnya.

Mati lampu, Geum Ja pergi dan ketinggalan bukunya. Si Hee Jae khawatir.. pakai payung saja, tapi gak kedengeran, terus dia lihat bukunya apa,, kemakan perangkap! Dalam hatinya paling dia ampun-ampunan makin suka… gila! Ini cewek baca’annya kok seleraku banget! Wahahaahah

Balik lagi, Geum Ja jual mahal.. kalau Hee Jae merasa terganggu ia akan datang ke penatu di jam lain saja.

Misterius, penasaran.. Hee Jae nyaris tiap hari ke penatu kayaknya.. demi menemui wanita itu. Sayangnya tidak ada. Sudah jatuh cinta tapi tidak bisa dikejar..

Lucunya Hee Jae tanpa sengaja melihat Geum Ja di videonya sohib SMA-nya yang minta bantuannya untuk jadi pengacara cerainya. Kaget, dikasih tau ternyata dia satu almamater.. Hee Jae ke acara reuni, kali-kali ketemu dengannya. Langsung tuh, Hee Jae tanpa basa basi mengajaknya kencan. Disetujui!
Lucunya ternyata Geum Ja pura-pura, dia bukan alumnus SMA yang sama, hanya meminjam nama orang lain.

[ Sewaktu kencan di pameran lukisan seni, Hae Jee malah lihatin Geum Ja saja.. uwuuuu… wkwk, kayak bilang.. lukisannya indah tapi kamu lebih indah.. XD ]

Hee Jae sudah masuk ke perangkap nih, jatuh cinta banget. Selalu bersama, romantis banget sepenglihatannya.. sampai password barang elektroniknya Hee Jae adalah tanggal ulang tahunnya Geum Ja wkwk,

Endingnya Hee Jae seperti kebanting, kaget karena dia sudah sejatuh cinta itu tapi ternyata malah jatuh cinta sendiri, diperdaya pengacara lain.

Harusnya bisa dihukumkan, tapi reputasi Hee Jae juga dipertaruhkan. Jadinya Hee Jae dan Geum seterusnya menjadi rival dalam berbagai kasus, hubungan anjing kucing, love hate gitulah… gimana sih.. kayak kagum titik lemahnya kita disentuh orang lain gak pakai perasaan, harga diri kita terluka, tapi memori indahnya gak ilang-ilang, Hee Jae benci pada Geum Ja tapi dia sebenernya dalam hati terdalamnya juga mulai suka padanya. Jadinya hubungan mereka saingan, kali ini siapa yang menang.. 1:0 kemudian 1:1 begitu terus, berantem-berantemnya pakai otak, lucu banget sumpah! Hahaha

Geum Ja: Menyedihkan melihat wajah putus asa mu,

Sambil senyum senyum jahat,

Hee Jae ada kalanya gantian mengejek Geum Ja, wkwkwk

Paling gemes sewaktu Geum Jad dikasih jam tangan, post card-nya “Ku ingin semua waktu ku menjadi milikmu..” HHHHHHHHHHHHHHHH, jijik jijik gimana gitu..

Saya Berubah Menjadi Seperti OCD Jika di Tempat Orang Lain. Tempat Sendiri Berantakan Bodo Amat!

Pernah tidak kalian merasa kesal sekali melihat sesuatu yang tidak berada di tempatnya, merasa terganggu jika melihat sesuatu yang kotor dan tidak teratur, panikan dan berulang-ulang mengecek sesuatu yang jelas sudah dibereskan? Tidak suka sentuhan fisik, merasa kotor, benci dengan pemikiran negatis dan tidak suka segala sesuatu yang tidak pasti?

Bisa jadi OCD, wkwkk bukan OCD metode dietnya Dedy Corbuzier, tapi Obsessive-compulsive Disorder atau OCD adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif, perilaku kompulsif (paksaan), atau keduanya.

Obsesi merupakan pikiran atau rasa takut yang susah dikendalikan dan menimbulkan stres.

Sementara kompulsi merupakan pengulangan suatu tindakan tertentu untuk mengurangi stres.

Sederhananya, orang yang didiagnosis OCD akan terganggu oleh rasa takut yang menyebabkan mereka melakukan rutinitas tertentu untuk meringankan ketakutan tersebut.

Bukan yang didianoksa OCD beneran sih, tapi saya merasa tidak tahan untuk bersih bersih dan menata semuanya yang berantakan jika itu bukan tempatku sendiri, sebel aja lihatnya.. sambil grundelan,, ini orang sesibuk apa sampai kotor begini? Sekeren apa sampai tidak punya waktu buat bersih-bersih?!?

Saya juga benci sekali dengan sentuhan fisik entah yang sengaja atau tidak yang sengaja, risih.. berpikiran seperti ada kuman-kuman berterbangan menyentuhku, hiiii..

Apalagi dengan pandemi ini, semua orang berlomba-lomba mencari hand sanitazer, masker, sabun cair, pemutih baju (?). Intinya kita berusaha untuk selalu dalam kondisi bersih, padahal yang kita tau tenaga medis jauh lebih berat bebannya dan paling membutuhkan alat-alat tadi yang ku sebutkan. Saya menyayangkan para pesohor di negeri ini tidak bisa sekeren di luar negeri yang secara jor joran membantu masyarakat. Munculah dr. Tirta, ku harap dia sehat terus sehingga terus bisa memperjuangkan semuanya.. mengisi lini yang tidak bisa pemerintah jamah, karena siapapun pemimpinnya dia akan selalu dianggap salah. Kerjaannya mereka itu banyak, enggak ngurusin bocil bocil yang berkeliaran di mall, mending maen game di rumah kau nak.. padahal lumayan, bisa dikasih akses gratis ruang guru dan platform online lainnya. Jamankuuu..aku saja akses Zenius per bulannya bayar, wkwkw cuman biar bisa dengerin suaranya Bang Sabda dkk, sekarang malah gratiss.. gak tau kenapa gratis, mungkin agak turun setelah gencarnya marketing Ruangguru yang besar-besaran. Asal tau aja, saya sering pake lo gw sebagai kata ganti semenjak mengenal Bang Sabda XD, masih mudah tapi saya lihatnya mirip Surya Paloh hahahaha…

Melakukan lockdown penuh tidak memungkinkan, Wuhan bisa.. karena Wuhan mayoritas masyarakatnya kaya, sebulan mati sebentar kotanya maka baik-baik saja. Tapi Indonesia belum bisa sepenuhnya siap untuk dimatikan begitu, gak ada gunanya menyalahkan pemerintah, kita kudu aware dengan diri sendiri. Pak Menteri kesehatan juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan, beliau mungkin berpandangan agar semua orang tidak terlalu heboh, kejadianlah.. semuanya mahal, percaya pada Tuhan adalah wajib mutlak tapi doa harus dibarengin dengan ikhtiar, baru tawakal berserah..

Perekonomian yang jadi bahan ancamannya broh, kalau anda sekalian bekerja di sektor pemerintahan okelah bisa bekerja dari rumah. Tapi apa kabar dengan petugas bandara, ojol yang upahnya harian, teller bank, administrasi RS, buruh pabrik, Cleaning Service, oke stop..  bukan ranahku.. semoga kita sehat selalu,

Saya kepikiran dengan tokoh yang Joo Ji Hoon perankan di Drama Mask, dia selalu beranggapapan kuman ada dimana-mana, dia tidak suka sentuhan fisik. Jijik sekali. Tapi jika sudah bisa mendapatkan hatinya, maka dia tidak segan tangannya dipegang atau rambut kepalanya di puk puk.. wkwk, karena sudah percaya. Penyakitnya orang kaya itu aneh-aneh, kudu ketemu psikiater, psikolog, orang miskin semua serba kerokan sama teh anget udah beres.. wkwkwk,. Kalau aneh dikit, panggilkan dukun!

Along With The Gods, filmnya yang tidak berani saya review.. bingung mau nulisnya gimana, aneh… susah, susah bagaimana cara ceritanya.. padahal bagus bangeeet..