K-Movie: Parasite || Ini Komedi Atau Horor?

Ekspektasi pertama melihat judulnya.. saya pikir ini film horor, sebuah keluarga yang gonta gantian dirasuki mahkluk jahat?, atau sebuah keluarga yang terkena virus atau bakteri dan kemudian menjadi zombie-kah? Lalu apa?

Pembuka’annya bahkan membuat saya berpikir mungkin keluarga miskin ini hidup di rumah semi bawah tanah dan kehidupannya menumpang dari warga penghuni atasnya? Enggak juga.. aneh.. lalu apa?

Yang jelas film ini membuat kita merasa menertawakan diri sendiri. Tidak menyangka kalau Park Seo Joon menjadi cameo di Parasite. Ternyata film ini ditulis dan disutradarai sendiri oleh orang yang sama, Bong Joon Hoo.

Sempat heboh dengan film Joker, kata beberapa kalangan komedi satire-nya joker gak lebih bagus dibandingan dengan Parasite. Yang mana mengangkat pernyataan “Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti..”. Tentu saja relatif, beda orang beda selera juga.

Ini gak tau apakah bisa disebut review atau malahan super spoiler, atau bahkan sinopsis singkat. Wkwk bodo amatlah..

    Kita akan kebingungan sebenarnya ini film mau kemana, genrenya apa. Nonton aja pokoknya, pertama-tama mereka bingung nyari sinyal wifi dari rumah keluarga di atas mereka. Secara.. mereka tinggal di semi bawah tanah, ini jalan utama.. sedangkan rumah mereka di bawahnya. Makanya bau keluarga ini sama, sama-sama berbau seperti kereta bawah tanah atau sejenis lingkungan yang jelas-jelas bawah tanah. Karena si kedua anak sibuk mencari sinyal makanya saya pikir mereka ini Parasite dalam artian pengangguran dan menopangkan kehidupan mereka pada orang lain. Okaylah praduga ini film zombie-zombiean ala Train to Busan sudah lenyap..

Tapi langsung seperti awal yang sangat cerdas, bagaimana Park Seo Joon muncul sebagai Min Hyuk sosok Mas Mas sukses lah, berkunjung membawakan batu keberuntungan kepada keluarga. Min Hyuk adalah temannya Ki Woo dan merekomendasikan Ki Woo menjadi guru les sebuah keluarga kaya. Ki Woo menolak karena dia ini bukan mahasiswa, mana percaya keluarga tersebut?

Min Hyuk meyakinkan Ki Woo untuk maju saja, mereka sudah bersahabat lama dan Min Hyuk tahu pasti kalau Ki Woo ini pintar sekali bahasa inggris. Untuk masalah gelar ia menyuruh adiknya Ki Woo alias Ki Joo (Park So Dam! Wohoo.. jagonya film dia ini!) untuk membuatkan ijazah palsu dari Universitas ternama. Kenapa Min Hyuk mempertimbangkan Ki Woo? Karena Min Hyuk mau kuliah ke luar negeri dan tidak bisa mengajari anak keluarga kaya tadi, lagipula ia percaya Ki Woo tidak akan macam-macam.. jadi ingin Ki Woo menjagai anak itu selama Min Hyuk di luar negeri. Anak yang akan diajar Ki Woo ini manis dan akan Min Hyuk pacari nanti kalau sudah kuliah. Min Hyuk juga memberikan clue paling penting, Nyonya rumah tersebut orangnya mudah atau polos (gampangan).

Dengan bantuan Ki Jung yang ahli edit edit, disinilah..  ada kalanya skill tidak ada hubungannya dengan gelar wkwkwk, akhirnya Ki Woo menyamar menjadi Kevin. Lama-lama Ki Woo dan si gadis kaya tadi malah menjalin hubungan asmara. Ya kaliii… ngelesin tapi di dalam kamar cuman berdua! Gilee ajee…

Nyonya rumah ini benar-benar kelihatan mudah ditipu, meski sempat deg degan dengan ijazah palsunya. Ki Woo tetap bisa dipertahankan menjadi guru lesnya. Nyonya Park juga menceritakan anak Da Song yang hiperaktif susah diaturnya, banyak guru lesnya menyerah pada Da Song. Nyonya Park pikir Da Song ini jenius dan sejenisnya.

Melihat kesempatan tersebut Kevin langsung merekomendasikan adiknya, ia karang cerita kalau Ki Jung bernama Jessica dan baru kembali dari luar negeri. Mungkin bayarannya akan cukup mahal. Nyonya Park percaya-percaya saja, Ki Jung datang membawa ijazah palsu lagi.. dan berakting sebagai wanita strict kaku yang profesional, tidak mau diganggu ketika mengajari Da Song. Ia juga tertolong berkat memahami arti lukisan Da Song lewat internet. Nyonya Park yang polos kembali tidak curiga sama sekali. Padahal Da Song bukannya susah diatur dan hiperaktif, hanya saja ayah dan ibunya tidak pernah melarang apapun yang Da Song lakukan. Sehingga Da Song secara tidak sadar gak ngerti harus apa dan bagaimana, karena tidak punya batasan mana yang boleh dan tidaknya. Dia lari keluar rumah membawa tenda disaat hujan saja boleh kog.. ibu dan ayahnya malah mengawasi dari dalam rumah. Normalnya sih melarang, jangan Da Song! Nanti kamu sakit! Ini enggak.. cuman diliatin dari dalam rumah sambil mereka pacaran.

Di sini kita bisa langsung tau kan kelanjutannya gimana? Iya bener! Berusaha menipu keluarga tersebut dan memasukkan ayah serta ibu mereka sebagai supir dan pembantu di rumah tersebut. Ayah terekrut karena si supir sebelumnya dijebak Ki Jung seolah menyalahkan wewenang dengan menggunakan mobil tuan rumah sebagai tempat mesum,

sedangkan si pembantu yang tidak pernah berubah meski tuan rumah dari keluarga yang pernah tinggal di situ dengan diberi buah yang membuatnya alergi, dibuatkan cerita bibi ini mengidap TBC dan harus keluar dari rumah ini. Berakting seolah mereka tidak saling kenal. Tapi Da Song sempat curiga kenapa bau mereka semuanya sama?.

.

.

Tapi krisis mulai muncul ketika mereka malam-malam sedang menikmati kekayaan tuan rumah dengan makan makan dan minum seperti rumah sendiri. Bibi Moon Gwang si pembantu terusir meminta dibukakan pintu rumah, ia ternyata selama ini sering berkabar dengan Da Song. Ia menuju ke belakang untuk membuka ruang bawah tanah.

Rumah ini didesain di jaman perang, memang sengaja diberi ruang bawah tanah untuk bersembunyi dari penjajah atau musuh si pemilik rumah. Tapi yang paling mengejutkan ternyata di bawah tanah tinggal suaminya Moon Gwang yang bersembunyi dari rentenir. Ia meminta ibunya Ki Woo untuk memberikannya makan tiga hari sekali atau seminggu sekali pada suaminya. Tapi ibunya Ki Woo tidak mau, menyuruhnya pergi dari sini.

Saya pikir Bibi ini mau ngebunuh ibunya Ki Woo, malahan.. wkwkkw, tapi mereka ketahuan setelah ayah dan anak-anak jatuh ke bawah gegara menguping. Moon Gwang langsung merekamnya dan mengancam akan dikirimkan ke Da Song.

Mereka langsung saling serang, keluarga penipu tadi diikat dan diancam. Tapi berbalik keadaan setelah diberi buah yang membuatnya alergi.

Karena hujan, acara berkemah untuk ulang tahunnya Da Song gagal. Keluarga Park pulang ke rumah, minta dibuatkan makanan dan dipanaskan airnya. Dengan cepat-cepat mereka segera menyembunyikan dua orang tadi, membersihkan sisa pesta kecil mereka dan sembunyi.

Dini hari mereka bertiga baru bisa keluar dari rumah tersebut. Namun nahasnya lingkungan rumah mereka terendam air. Mereka mencoba menyelamatkan semuanya. Ayah yang paling ribut, tapi Ki Woo seperti tersadar dimana ia seharusnya berada.. baru beberapa waktu lalu menikmati kekayaan keluarga Park dan menipu mereka, dia justru bengong memegangi batu pemberiannya Min Hyuk.

Ki Jung sendiri seperti masa bodoh dan pasrah, ia justru asyik merokok di atas wc duduk padahal airnya terus naik dan menyembul dari bawah tanah. Mereka bertiga berkahir tidur di gor bersama pengungsi lainnya.

Tapi sudah dipanggil Nyonya Park untuk merayakan ulang tahun Da Song. Semua orang diundang, acaranya penuh dengan orang kaya, mereka harus bersiap-siap memasak dan menyiapkan apa saja.

Keluarga ini nampak seperti tidak bersemangat sejak awal, Ki Woo menemani Da Hye yang tidak suka acara ini tapi ingin berdua’an saja dengan Kevin. Mereka juga masih sedikit mengkhawatirkan bagaimana menindaklanjuti dua orang di ruang bawah tanah. Ayah tidak punya rencana sama sekali.

Jessica nanti akan membawakan kue ultah untuk Da Song, ayahnya Ki Jung akan berlarian seperti indian dengan Tuan Park untuk menyerang Jessica dan Da Song nanti akan menjadi penyelamatnya Jessica.

Tragedi..

Sayangnya ketika Ki Woo hendak melakukan rencananya, sepertinya hendak menghabisi kedua orang di bawah tanah dengan batunya. Tapi justru ia dipukul kepalanya dengan batu sampai darahnya mengucur memenuhi lantai.

Si suaminya bibi Moon Gwang keluar membawa senjata untuk menghabisi keluarga penipu. Jessica sudah keluar membawakan kue, tapi dia langsung diserang di dada kirinya dan ambruk jatuh. Semua tamu undangan menjauhi taman, tidak ada yang menolong sama sekali. Da Song langsung ambruk syok pingsan. Ibunya Ki Jung berlari menyelamatkan, ia bertarung dengan pria aneh tadi.

Ayahnya Ki Jung mencoba menghentikan pendarahan, tapi Ki Jung memelas untuk dilepaskan saja, karena semakin ditekan semakin membuatnya sakit. Ayahnya Ki Jung juga semakin dilema, dimana Tuan Park meminta untuk diantarkan ke Rumah Sakit.

Di sini saya merasa jengkel karena tidak ada yang perduli dengan Ki Jung yang ditusuk, Tuan Park juga terkesan hanya memikirkan Da Song yang cuma pingsan tapi sudah parno mau membawanya ke rumah sakit. Setelah kunci mobil dilemparkan, tapi malah jatuh ke pergulatan ibunya Ki Jung dan si orang aneh. Dengan jijik Tuan Park mengambil kunci mobil.

Saya sedikit mengerti kenapa ayahnya Ki Woo malah menusuk Tuan Park sampai mati disaat itu, pertama ia sejak semalam sudah bingung dengan kaputusan apa yang akan diambilnya setelah kebohongan mereka terbongkar? Disaat ini putrinya sedang sekarat tapi tak seorang pun yang menawarkan bantuan, istrinya terluka parah melawan orang aneh sendirian, Ki Woo juga terluka kepalanya. Semalam disaat mereka bertiga bersembunyi di bawah meja ia mendengar percakapan Tuan Park menyebut bau badannya yang tidak enak, tidak tahan ketika disopiri, setelah mendengar itu tentunya tersinggung. Ini menurutku bukan pembunuhan yang direncanakan, hanya spontanitas karena emosi. Kan Tuan Park langsung ditusuk setelah berhasil dapat kunci, mengernyitkan dahi bau dari orang aneh. Siapa sih yang enggak tersinggung? Apalagi dipikirnya keluarga Park adalah orang baik.

Ayahnya Ki Woo kemudian berlari keluar dari rumah.

Ki Woo dirawat di rumah sakit, dinyatakan mengalami gegar otak. Apapun situasinya ia selalu tersenyum, namun pikirannya masih sadar. Ia dan ibunya sempat disidang, tapi tidak ditahan namun masih diikuti polisi guna mencari keberadaan ayah.

Rupanya ayahnya Ki Woo sering menyala hidupkan lampu untuk membuat kalimat dari morse, Ki Woo kan pramuka hebat dan pastinya bisa membawa kode ayahnya. Entah kenapa si Ki Woo juga menyadari sandi dari ayahnya. Jadi ceritanya setelah membunuh Tuan Park ia berlari keluar, masuk ke garasi dan menyelinap ke ruang bawah tanah. Ia tinggal di sana sementara waktu, bersama bibi pembantu yang sudah meninggal. Keluarga Park tak lama kemudian pindah rumah. Rumah sempat kosong sementara waktu, ayahnya tidak makan. Tapi terjual ke orang asing, ia bisa makan minum lagi, namun harus menyelinap tiap malam karena pembantu di rumah itu cukup sensitif ternyata.

Ki Woo punya rencana lain, ia akan menjadi orang sukses yang kaya sehingga bisa membeli rumah tersebut, sehingga ayahnya tidak perlu hidup di bawah tanah, ibunya merasa nyaman. Sayangnya….. kita pikir pasti mustahil, and gw pikir ini Ki Woo bisa berpikir seperti ini karena dia terlalu putus asa, ada bagian di otaknya yang membuatnya tidak bisa berpikir dengan jernih. Wkwk

Kaget

Saya gak nyangka ternyata pemerannya Ki Woo alias Choi Woo Shik ini juga merupakan sohibnya Park Seo Joon, maka dari itu sutradara memilih Park Seo Joon bukan tanpa sebab. Chemistry udah dapet banget, lagian meskipun Park Seo Joon cuman sebagai cameo tapi perannya cukup penting.. memberikannya batu kebeuruntungan dan mengenalkan mereka ke keluarga Park, seolah memberikan jalan dan kehidupan baru pada sohibnya. Meski tidak tahu akan berakhir tragis seperti ini.

Padahal sudah seneng-seneng dapet penghasilan semua, tidak menganggur. Bisa makan enak, punya rencana memiliki rumah yang normal. Gak banyak tapi cukup untuk mereka.

Di internet juga ada teori kalau pentingnya batu milik Ki Woo ini seperti jaminan, maksudnya seperti hutang… hutang budi ke Min Hyuk sehingga Ki Woo ini mati-matian menjaga batunya dan menggendongnya kemana-mana.

Rumah untuk film parasite bukan rumah yang sudah ada, tapi  memang terkhusus dibangun dari nol guna film ini, bagaimanapun juga rumah ini akan menjadi pilar penting dalam Parasite. Gak usah kaghet.. biasa ajalah..wkwkwk, itu rumahnya Fahri di Ayat-ayat Cinta 2 juga rumah yang khusus dibangun untuk mengkhayati filmnya, tapi saya gak pernah akan menontonnya… sebel lihat Fahri dikelilingi banyak perempuan cantik Hahahahaa! Gak suka akutuh… mending nontonin apa kek..

Ada adegan Ki Woo tidak langsung heboh disaat banjir, malahan mematung memandangi kakinya sendiri yang turun tangga. Seperti menyadari tempatnya berada dimana, ia terlalu bermimpi tinggi.

Tidak ada antagonis atau protagonis di film ini, saya cukup kaget disaat momen bunuh bunuhan di ultahnya Da Song hlo… gile aje..tadi ngakak ngakak ngapa sekarang saya jedag jedug duaar gini?

Kita gak bisa mengkotakkan kalau si keluarganya Ki Woo sebagai protagonis karena menjadi tokoh utama, atau menyebutnya antagonis juga kurang pas. Keluarga Park yang kita pikir baik juga tidak bisa disebut protagonis, mereka juga  bisa sejahat itu atau tidak perduli pada orang lain sampai begitunya. Menurutku ini lebih ke manusiawi.. kita manusia punya emosi dan hasrat tertentu.

Anehnya lagi saya merasa kecewa kenapa filmnya habis begitu saja? Padahal saya tidak terlalu bersemangat ketika menontonnya. Plot-nya tidak tertebak, tipuan banget… yang bikin film ini juga yang membuat Memoir of Murderer, pembunuh yang mengalami dimensia. Aneh… ada film sejenis lagi gak? yang mindblowing gitu.. nipu nipu otak jernih kita untuk mikir yang lebih agak aneh..

Advertisements

3 thoughts on “K-Movie: Parasite || Ini Komedi Atau Horor?

  1. Thriller bukan genre filmnya. Ku akui filmnya epic banget. Biasanya film korea genre thriller juga suka ngajak mikir kek Insane kebetulan yg main Lee Sanh Yoon. Namun sejak nonton parasite membuat naik kelas selera nonton jadi agak males nonton film menye2 lagi wkwkwk

  2. Iya, bawa’annya kepengen nonton yg detektif atau yang agak mikir. Nyandu memang Parasite ini, kalau dibikin berseri bisa dapet dua kemungkinan sih.. akan dibandingkan dengan pendahulu yg sukses atau cuman sekadar memenuhi penasarannya penonton. Apakah Ki Woo berhasil membeli rumahnya atau tidak XD

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s