Cerita Random (Lagi)

Lihat Nayeon berasa pengan jadi laki aja, imut banget.. ❤ ❤ ❤ eh..Pertanya’an yang Mengganggu.

“Sa, main ke tempat ku.. gapapa, mumpung para penghuni lainnya pada pergi,”

Kalau ini pertanya’an yang datangnya dari perempuan mah aku biasa aja, lhah ini.. butuh waktu 5 detik untuk memahami maksudnya apa. Segera setelah memahaminya aku langsung ingin menamparnya.. , kau pikir sedang bicara dengan siapa? Kita berdua?? Gak  mungkin main catur kan? -_- Ular tangga. Apa aku kelihatan murahan di matamu???

Tapi karena sudah berbaik hati nganterin pulang, yaa.. hanya bisa berkomentar dengan nada bercanda’an,

“Hih, laki semua penghuninya. Gak ah.. betewe makasih,”

Sering sih diboncengin ini orang, tapi karena kami searah gitu pulangnya. Dan ada kalanya saya males kemana-mana pakai motor, menikmati jadi musafir. Katanya  jalan kaki selama 10 menit bisa membuat mood jelek jadi bagus, katanya..

Tapi jadi pejalan kaki di kota ini enak banget, kita tak jarang akan dapetin mobil memperlambat lajunya atau paling baik… berhenti dan mengkode-kode kita untuk cepetan nyeberang. Cieee… co cwiit~

Deket banget enggak, kenal baik? Iya, biasa aja. Dan aku tahu dia sudah punya pacar, memacari anak SMA… perbucinannya hanya sebatas minta dibelikan skincare dan boneka yang gedheee gedhee banget Mas! Kalo gak ghedheee kita putus! -_-,, pa’aaan sih? Kelingan ketika dek’nen cerita pacarnya minta dibelikan boneka kuda poni.. fiuh.. kenapa gak minta unicorn asli sekalian?

Kalau seumuran saya pasti mintanya gelang, cincin, kartu debit dan kredit milikmu kasih tau password-nya yak sayaaang~, pengen rumaaah! Hahahahaha,

Kalau saya ke rumah temen-temen perempuan dan di kamarnya ada boneka beruang besar, langsung bertanya “Ini pasti dari laki-laki ‘kan?” Karena gak mungkin beli sendiri. Apa lucunya? Gak hidup.. bukan kucing yang bisa lari-larian atau cokot cokotan, Bambang.. aku kangen Bambang-ku.. T_T hiks.. kucing dempal abu-abu bermoncong putih dan gendut inguk-inguk.. hiks.. kucing suka gitu yaa.. kalau mau meninggal justru malah pergi menjauh, katanya takut majikannya sedih.. tapi kamu ngilang tanpa kabar justru membuatku makin sedih..

Ya udahlah.. mungkin Lana ini hanya sedang bercanda dan basa basi doang. Terakhir mendengar pertanya’an mengganggu sejenis itu kapan ya? Khoirul sepertinya pernah bertanya sejenis “Sini main ke rumah-ku, deketnya rumahe Mas Har!” —————————————————————————————————————— rumahnya ada tambang emasnya? Jadi aku harus ke sana gitu?, -_-

adalah orang yang ku tolak mentah-mentah, dan tidak berani manggil namaku langsung. Jahatnya diriku ini.. wkwkwk. Weslah.. sudahlah lupakan,

.

.

.

Pasang alarm 5 kali berdering, alarm 1 – 3 biasanya saya matikan lalu balik tidur lagi, masih kisaran jam 4 an, kemudian subuhan terus baringan lagi. Alarm 5.30 saya baru beneran bangun, berusaha keras mengingatkan diri sendiri “Bangun Sa! Bangun!!”

Atau kalau sedang malas, maka saya akan main hape sampai pukul 6.00, baru siap-siap dan 6.30 berangkat.

Masih teringat bagaimana tangannya terulur “Fatma..” aissh.. dalam hati kenapa gak laki-laki aja? Biar nanti kalau beliau bertanya “Ada masalah apa?” maka akan ku jawab “Bapak terlalu ganteng, izinkan saya mencintaimu.. uwuuuuu…” HHHHHHHH.

aku langsung dapet…

“Kamu SP 1 ya, berani-berani ganjeni suami orang.. ” HHHHHHHHHHHHHH
Ya datangnya Bu Fatma, masih muda… sama Kang Mus aja tua Kang Mus.. seumuran sama Mas Rizky, hahah..

“““`Ada yang lucu.. telah terjadi hal yang tidak pernah kami semua harapkan. Di lantai dua, ruangan pertama.. aku menyebutnya begitu. Mahkluk dari dimensi lain terlihat.. wiuw wiuw..

Saya takuut doooong… kalian semua tau kan.. aku ini takut sendirian di kegelapan? Salah satu alasannya pasti tidak lain dan tidak bukan adalah karena hal tersebut jugaa..

Nah.. Tiap ada perlu ke situ, si Maul teriak-teriak “Assalamualaikum!” aku ngakak berat karenanya. Karena dia ini orang pertama yang tau hal tersebut, oke tentu kita semua tau kalau setiap tempat pastinya bukan hanya ada kita.. tapi ada salah apa sampai begitu, kita kan hidup di dunia yang berbeda pemirsaa.. bedaa.. kita tidak ada urusan apapun,

Sedangkan Mas Khasan, Mas Khasan yang badannya keker ganteng sedunia akherat ini bahkan takut kalau sendirian ke atas, walhasil selalu mengajakku barengan.

Dan kalian mungkin akan bertanya-tanya, bukannya saya takut sama gelap? Kog berani sih?

Clue-nya.. sendirian, di kegelapan. Sendirian.. tapi kalau ada temennya saya gak takut. Meski gelap tapi kalau ada temennya saya gak merasa harus takut. Cewek tangguh gini kog.. wkwkwk,

Ah sudahlah.. lupakan..

Mus: Ok google,

Google: Ada yang bisa saya bantu?

Mus: Mbuh!

Aku: HHHHHHHHHHHHHH

Mus: Google, aku capek.. lapar..

Google: Akan saya rekomendasikan restoran terdekat..

Mus: Terima kasih google, kog kamu perhatian banget sih?

Google: Sepertinya kita ada banyak kesamaan..

Mus: Google, love youuu~, muach!

Aku: (mukul mukul meja saking geli gak tahan karena interaksi tersebut, berhentilah Mas! Kau mengganggu konsentrasiku! HHHH. Jangan kelihatan seperti jomblo profesional.. kau sudah punya istri.)

Advertisements

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s