[Sinopsis] Save Me 2 – Episode 1 Part 1

Di sebuah lapas, seorang sipir menerima panggilan dari seseorang. Sebuah perintah untuk menghancurkan lengan mereka semua sebagai pengingat.

“Jangan khawatir, dia tidak akan pernah menang dan aku akan menghancurkan tangannya.., jangan khawatir Woo Cheol, buka pintunya..”

Pintu dibuka, terlihat para tahanan sedang bersiap-siap untuk sesuatu.

Kim Min Cheol melawan tahanan lain yang lebih tinggi dan besar. Tangan satu miliknya diikat, sempat dia atas angin sampai ia dilempari debu dan ditinju keras-keras.

Ini adalah pertarungan bebas. Semua tahanan dan petugas lapas hanya menontoninya. Mereka meneriaki Kim Min Cheol pemenanganya. Min Cheol berhasil menumbangkan lawannya dengan kunci.

Sampai akhirnya Kim Min Cheol menang. Setelah menang Min Cheol mendekati salah satu petugas

“Sebaiknya kau jangan tarik kata-katamu sebelumnya..” Kata Min Cheol cengengesan dan memainkan topi si petugas.

Ternyata hadiahnya adalah makan-makan bebas selama satu jam.

Lalu petugas keluar ruangan dengan kesal, menghubungi seseorang.

“Kim Min Cheol menang lagi, mana aku tahu kalau dia akan menang?!”

Kim Min Cheol dan kedua rekannya berpesta, mereka minum soju, menonton acara idol cantik-cantik, dan membuat ruangan tersebut penuh dengan asap rokok.

Min Cheol menari-nari seperti orang gila, padahal mereka berada di penjara tapi merasa serperti rumah sendiri. Min Cheol setelah puas ia menonton berita. Kampung halaman Min Cheol terjadi masalah di sana, banyak orang melakukan demonstrasi tentang Area Perendaman Wolchoori Direncanakan.

Choi Kyung Suk menyetir memasuki desa, ia berhenti di dekat danau. Meperhatikan sekitar dengan saksama, tersenyum menyaksikan keasrian lingkungan tersebut.

~ S A V E ME 2 ~

Sul Ho mencoba memberikan makan pada anjingnya, tapi ia mencobanya dulu. Byung Ryul Woo mengabarkan bahwa mereka akan kedatangan tamu penting sebentar lagi, Profesor Choi akan kemari.

Byung Ryul menyuruh Sul Ho mandi. Sul Ho hanya bilang kalau ia sudah mandi kemarin.

Jin Suk dan ibu bingung harus menyiapkan apa, karena tidak mengenal Profesor dengan baik. Lagipula kenapa Profesor datang ke tempat kumuh seperti ini?

Seorang ibu berdoa pada patung buda di depannya untuk anaknya, putrinya datang dan memarahi ibunya yang sepertinya berdoa sepanjang hari seperti itu sampai punggungnya sakit.

“Apa berdoa seperti itu akan mengubah sesuatu?” Si anak tidak percaya, namun ibunya terus menjelaskan arwah leluhur mereka akan marah jika mendengar anaknya tidak percaya.

“Ini biaya hidup dan rumah sakit..” Ia berikan ke ibunya.

“Apa yang bisa ibu lakukan tanpamu..”

“Maka dari itu… apa ibu sudah menandatangi suratnya?” Tanya Yong Sun

“Aku lupa mendidihkan kain..” Si ibu mengelak, ia pergi meninggalkan putrinya. Putrinya nampak sedih setelahnya.

Profesor masih menikmati panorama danau, seseorang menawarinya apakah mau menyewa perahu?. Tapi Profesor menolak ia hanya akan melihat-lihat. Tak lama kemudian si pria yang bertanya tadi langsung menyemprotkan air dari selangnya, mengusir Profesor.

Byung Ryul menjelaskan tindakan tidak sopan pria tadi karena wacana desa mereka akan ditenggelamkan, temper semua orang di sini jadi jahat karenanya. Padahal dulu merupakan tempat yang selalu mengajukan kedamaian, orang-orang berkelahi dan saling memanggil polisi. Byung Ryul sendiri bahkan kena denda 2000 dollar.

“Ya aku melihat di berita juga.”

Orang tadi seperti dinding bata, menolak keluar dari jalan dan tidak peduli apa yang terjadi. Membuat orang gila.

Yong Sun jalan kaki melewati mobil tersebut, Byung Ryul bertanya apakah ibunya Yong Sun sudah menandatangi suratnya?. Yong Sun dengan dingin bilang belum.

Profesor hendak membelikan barang-barang untuk Byung Ryul, namun Byung Ryul mengingatkan harga di toko ini lebih mahal daripada toko toserba lainnya. Dan barang-barangnya sudah tua. Profesor bertanya istrinya Byung Ryul suka apa. Byung Ryul bilang suka es krim. Lalu profesor membelikannya.

Para nenek juga heran melihat orang asing, terlebih saat diberi minuman gratis mereka malah membercandainya. Byung Ryul kesal karena Profesor diperlakukan tidak sopan begini. Ia mengajak Profesor pergi.

Orang-orang melakukan demonstrasi, salah satunya bahkan marah-marah di dalam ruangan. Sampai hendak dipanggilkan polisi.

Ia diingatkan untuk tenang, bertindak seperti ini tidak akan merubah apapun. Lebih baik duduk tenang dan menunggu uang kompensasi atas ditenggelamkannya desa ini sebagai waduk.

NOTES:

Nyoba nulis ini, semoga kuat sampai ending.. wkwkkw, mengingat save me 1 saya gak nyampai ending.

Advertisements

4 thoughts on “[Sinopsis] Save Me 2 – Episode 1 Part 1

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s