Eulachacha Waikiki 2, Semoga Ada Season 3!

Awalnya konsen waikiki karena Kim Seon Ho, tapi lama-lama malah biasa aja. Malah suka semua cast di sana, terutama 3 idiot. Lee Jun Ki, Woo Shik, Ki Bong,

Waikiki 2 masih sama, ini tentang Guest House dan bagaimana ketiga tokohnya berusaha untuk mewujudkan mimpinya masing-masing sembari mempertahankan rumah tersebut yang entah kenapa mereka selalu kesulitan mencari uang untuk biaya sewa. Sejenis penginapan, tinggal bersama namun nuansanya rumah.

Kebetulan saya konsen Waikiki 2 dulu sebelum Waikiki 1, setelah endingnya waikiki 2 ini saya langsung konsen yang season 1. Dan jadi ngertilah kenapa dari season 1 yang dipertahanin adalah karakternya Lee Jun Ki, karena dia yang paling rusak sejak episode 1.

Jargonnya Lee Jun Ki yang paling legend adalah “Gwaencana.. gwaencana..” , gapapa.. gapapa.. santai aja., hahahaha dan mobil merah mungilnya alias si Rebeccaaa.. serta ketabahannya menjadi aktor figuran. Padahal ceritanya dia anaknya aktor terkenal.

Du Shik, Donggu, Jun Ki

Kalau Waikiki 1 Jun Ki jadi Hyung, Du Shik yang penulis, dan Donggu yang ingin jadi sutradara besar, Jun Ki yang paling dituakan di Guest House tersebut, ini Waikiki 2 dia ceritanya sama temen SMA-nya.

Kenalan Yuks!

  • Cha Woo Shik:

    Saya terpikat Waikiki 2 karena Kim Seon Ho, kenal Kim Seon Ho di 100 Days My Prince.. dimana dia jadi Gubernur, Abang Gubernur.. hahah, kepala desa lah.. dan lucu banget. Barangkali di Waikiki dia bisa lebih lucu. Ternyata iya banget! Episode awal-awal saja dia sudah ngaku-ngaku sayang dan cinta pada Pemilik tanah. Jadian, kencan ke ke taman hiburan bersama anak-anaknya Sajangnim  yang sangar tapi berhati hello kitty. Kalau di Waikiki 1 karakter apes yang pemarah diambil si Donggu, di Waikiki 2 dia yang pemarah dan suka teriak-teriak tidak karuan. Tapi bisa lembut dan sabar sekali kalau sudah sama Han Soo Yeon.

    Woo Shik ini musisi, tapi kerjanya freelance. Kadang nyanyi di event, kafe, kadang ngajar musik. Karena cita-citanya adalah menjadi musisi yang memproduseri dan menyanyikan lagunya sendiri.

  • Kook Ki Bong:

    Shin Hyun Soo berperan menjadi orang tulalit di sini, yang Ki Bong tau hanyalah baseball, dia ini ceritanya pemain baseball di liga kecil. Yang paling o’on dan selalu ku tunggu keluarnya adalah Ki Bong, masa’ dia ditawarin jadi salah satu member MLM tapi yang nawarin justru jengkel sendiri dengan kepolosannya Ki Bong. Ki Bong pikir gak baik kalau dapet duit tapi tidak melakukan apa-apa. Atau ketika dia depresi tidak bisa bermain baseball lagi, dia mau nulis puisi tapi yang ada justru nulis lirik-lirik lagu terkenal. Lovey Dovey sama Yu Ri Nuna juga lucu banget, akhirnya mereka backstreet gitu karena kalau ketahuan pasti Woo Shik ngamuk.

  • Lee Jun Ki:

    Masih sama, dia masih berusaha casting sana sini. Ini sumpah.. karakternya Jun Ki ini lucu banget. Bagaimana dia harus nahan mau pipis tapi adegan aktingnya harus minum terus, atau ketika dia jadi orang kesurupan “Park Yi Do..!!”, di season 1 kitaterlalu banyak dapet love line punyanya Jun Ki sama adeknya Donggu, di season 2 Jun Ki dapetin Jung Eun sebagai lawan mainnya. Paling lucu “Andwaeyo.. Andwae..” Paren ajusi.. wkwkwk

Soo Yeon (beruang), Jung Eun, Yu Ri & Kibong
  • Cha Yu Ri:

     Kalau Waikiki 1 kita ada adeknya Donggu yang kumisan gegara pas kecil iseng nyukur bulu kumisnya, yang saudara’an di Waikiki 2 ada Yu Ri dan Woo Shik. Yu Ri ini adalah Kakaknya Woo Shik, ceritanya dia jahat banget ke ketiga trio idiot sewaktu kecil, maka sewaktu Yu Ri keluar dari pekerjaannya dia dilarang Woo Shik masuk ke Waikiki. Tapi dengan kepolosannya Ki Bong dia berhasil memasuki rumah tersebut. Yu Ri yang paling sering mengompori Woo Shik soal perasaan adeknya ke Soo Yeon, nyuruh nembak dan pedekate sejenisnya. Meski akhirnya Woo Shik ditolak secara halus, dengan alasan Soo Yeon mau fokus pekerjaan dan karirnya,

Yu Ri ini kalau tidak salah dia marah dan melemparkan pasta ke kepala kokinya karena dia sudah kerja lama tapi justru orang lain yang jabatannya naik duluan hanya karena orang itu lulusan luar negeri.

Cita-citanya adalah memiliki restoran pastanya sendiri, karena terlalu jauh. Ia mulai duluan dengan truk makanan, yang dikasih Ki Bong dari gaji terakhirnya sebelum mengakhiri karir baseballnya. Endingnya diantara semua pasangan, dia yang duluan yang punya anak sama Ki Bong,

  • Jung Eun:

      Diperankan Ahn So Hee, So Hee ini anggota girlband Wonder Girl. Sekarang udah bubar, sebelumnya selalu sibuk dengan pekerjaan paruh waktunya. Seangkatan sama Jun Ki pas kuliah, jadi agak terharu ketika Jun Ki menyemangati Jung Eun untuk kembali akting saja. Bukankah setidaknya capek akan sesuatu yang kamu sukai ketimbang kerja paruh waktu yang tiada habisnya itu? Ya kira-kira gitulah pesan Jun Ki.

  • Soo Yeon:

     Coba bayangin cewek populer semasa sekolah dulu, Soo Yeon adalah sejenis itu. Sayangnya dia setelah gagal menikah, ayahnya terlilit hutang. Ia datang ke Waikiki tinggal di sana, mulai dengan kerja sambilan. Kemudian jadi reporter,

Moo Ga Young sepertinya belum pernah membintangi satu drama kan? Paling jadi pemeran kedua dan seterusnya, kalaupun jadi lead. Biasanya web drama, dulu sama Shim Changmin, dan Chanyel di EXO Next Door.

Soo Yeon bilang Woo Shik itu cinta pertamanya, tapi sayangnya dia tidak langsung menerima cintanya Woo Shik pas ditembak sekarang. Padahal dia baru sadar kalau dia suka Woo Shik ketika Woo Shik deket dengan perempuan lain. Ya gitulah.. kita baru beneran sadar seseorang berharga kalau sudah tidak ada disisi.. wkwkwk

BABY SOL..

    Perbedaan yang jelas sekali adalah ada dan tidak adanya Baby Sol yang imut ini, saya tidak pernah suka lihat bayi sebegitunya sampai saya melihat Sol..

Sol

NICE ENDING..

Yah.. mereka masih anak-anak muda yang mengejar impian mereka masing-masing.. dengan segala problematika yang ada.., ketiganya punya pasangan, dan selesai. Meski beberapa mengharapkan setidaknya Woo Shik dan Soo Yeon dikasih cerita yang lebih banyak. Tapi menurutku biarkan saja mengambang begini, karena sepanjang drama kelihatannya hanya Woo Shik yang berkorban dan berusaha.. ya biarin aja.. yang nyuruh Woo Shik gitu siapa? Woo Shik mau sendiri kog.. hahahahah. Ini drama lawak banget, ku harap ada season 3.

Advertisements

Pertanya’an Yang Masih Belum Terjawab..

Pukul 23:01 sekarang ketika saya memulai menulis ini, jam-jam segini saya berada di keadaan capek tapi tidak bisa langsung tidur, paling parah memaksakan diri untuk tidur jam 01:00., kalau susah sekali… jam 1:30… hmm..

Dan aku mengerti kenapa aku bisa tetiba nangis lihat Woo Shik masih memaksakan dirinya nganterin Soo Yeon padahal sakit, owalah datang bulan~

“Bagaimana cara mengatasi perasaan tidak enak sekarang?” tanyaku pada diriku sendiri, jawabannya ada dua opsi.. inget-inget saat paling membahagiakan atau ingat-ingat saat-saat paling menyakitkan. Entah kenapa saya kepikiran ini orang.. kenapa ya? Biasanya kalaupun hanya keinget sepintas ya langsung sekelebat menghilang.. tapi malam ini berbeda,

Dia ini seperti pertanyaan yang sampai sekarang tidak pernah terjawab..

Adakah suatu hari kalau ada kesempatan dan keberanian aku ingin bertanya “Dulu itu cuma aku atau kamu juga?”

“Eh, aku tanya kamu boleh? CH nama belakangmu itu singkatannya apa sih?” Aku toh.. iseh eling nama panjangnya Yoanes XXXXXXXXXXXXXXX *sial

“Itu.. pas kamu sama temen-temen kamu di deket gerbang Cibaduyut, mau nembak kan?” Dipaksa Maria & geng.. hahahahha, wah.. ini, aku sudah ge-er setengah mati rasanya kayak udang rebus..

Atau..

“Aku itu bertepuk sebelah tangan yang kege’eran setengah mampus, atau kamu juga?”

“Kita ini dulu ngapain sih? Kamu inget nggak?”

“Itu kamu natap gitu terus buang muka, atau nunduk senyum gak jelas gitu maksudnya apa ya?”

The time we.. mbuh..

Saya masih ingat..

  • Tanggal lahirnya 29 Agustus
  • Warna favoritnya hitam dan merah. Inget gak ketika Pamela iseng bertanya manik-manik warna apa yang paling menarik, dan kita menjawabnya dengan warna yang sama “Merah..” Oh gak inget, terimakasih.. rupanya hanya aku seorang yang menderita… terimakasih.. hahahahaha
  • Suaramu, masih teringat jelas di telingaku. Padahal kita tidak pernah ketemu sudah 7 tahun lebih ada kog.. dan aku tidak tahu dimana dia sekarang, tidak ada clue sama sekali. Tapi saya memang tidak tahu rumahnya persisnya dimana, tapi… saya pernah melihatnya duduk-duduk di daerah Hayam Wuruk, Bakso Bp Gt, perumahan di belakang sana. Ketika Riana terus menjudge “Kamu kog yang diomongin Ardo terus, suka ya?” aku “Enggak ah, apa’an.. duduk-duduk gak jelas di pinggir jalan kemaren, kayak orang gak penting” Aslinya mah yang di mulut sama hati beda banget.. hahahahha
  • Entah kenapa saya suka sekali melihat rambutnya, tidak lurus dan tidak keriting..
  • Dia itu benci banget sama Drama apalagi boyband Korea
  • Coldplay, Avenged, dan segala jenis musik rock. Apalagi slow rock 90an..
  • Tas oranye jeruknya itu, MashAllah.. macam anak TK kalau dipakai dia,
  • Jaket batiknya yang dia bangga-bangga’in
  • Ekspresi malu-malunya,
  • .

Menurut analisis ringanku, halah.. sepertinya dia ada di sekitar daerah *sensor* Ud***, mengingat Tomblok dan Kecap di sana juga, tapi apa hubungannya? Bukannya mereka dulu SMA-nya beda? Tapi mereka lumayan deket, tapi entahlah.. sumpah gak ada clue yang lebih kuat, tapi seingetku di sana tidak ada sesuatu yang berhubungan dengan Arsitektur, mana tertarik dia sama Informatika dan Komputer sejenisnya?

Ardo kan SMK 2, Tekhnik Gambar Bangunan.. dan aku sedikit penasaran kenapa dia mengambil jurusan tersebut dulu. Saya ngerti dia suka banget gambar, bikin ilustrasi, ngelukis wajah, dan bikin doodle ringan. Dan yang pernah ku bilang sebelumnya, saya juga orang yang suka gambar-gambar gak jelas.. menurut pahamku saya bisa naksir setengah setengah sama dia dulu karena kami sefrekuensi. Tapi sepertinya bukan, tersebut adalah perasaan yang tanpa penjelasan..

Ini adalah perjalanan hidup yang wuaah sekali menurutku, jarak terjauh dalam hubungan sepertinya adalah perbeda’an agama.

Tapi aku sebenarnya juga agak ragu apakah dia masih mengingatku, soalnya pernah ketemu Mas Eko. Mas Eko linglung..  tapi gak ngerti Mas Eko ini beneran lupa atau pura-pura doang lupa biar aku kelihatan berusaha menjelaskan, mati-mati’an bilang.

Kita berempat Mas, Aku, Kamu, Mas Yedija, Mbak Ayuk.. disuruh ikut Olimpiade. Yang mana aku satu-satunya adek kelas diantara mereka, ditawarin mau handle apa, Fisika, Matematika, Biologi. Dengan rendah hati aku milih Biologi sahaja.. biarkan Fisika dan Matematika dipegang masternya yang sudah senior. Tapi Mas Eko gak inget sama sekali, apa karena sudah lama sekali dan aku tidak seperti dulu. Cuma anak nakal yang terpukul-pukul kehidupan sehingga males mau ngapa-ngapain..

Aku bahkan tidak tahu aku menginginkan apa sekarang.. dan bahkan aku mulai gamang apakah benar-benar menginginkan dirimu Mas..

Ardo itu tipe orang yang sekali baca sesuatu langsung inget dan hafal semuanya, dan aku di masa lalu selalu berfikir. Harusnya kamu hlo Do.. yang jadi idamannya para guru, yang dielu-elukan, yang tiap sekian waktu sekali harus dipanggil ke kantor buat tanda tangan beasiswa, yang pas ulangan semester dan duduk deketnya kakak kelas malah diajak diskusi soal jawabannya apa. Oh aku lupa, orangtuamu kaya.. tidak membutuhkan itu semua. Aku selalu merasa dia ini memang sengaja membego’kan dirinya.. aslinya cerdas banget, bagaimana aku bahagia sekali ketika buku LKS-ku dipegang dia untuk dikoreksi.. norak? Banget.. hahahaha

Dan aku pernah jadi orang yang begitu sombong, suatu hari Bu Revi membawa kabar hasil ulangan,

“Saya agak kecewa dengan hasil ulangan kemarin, tapi ada satu orang yang jawaban soal essay-nya nyaris benar semua, tapi jawabannya ora kudu plek manut buku. Dijelaskan dengan bahasamu sendiri.. Satu-satunya yang dapet nilai 90.”

Kayaknya saya lagi duduk ngasal di pojokan, sedangkan Tomi di belakangku.

“Jangan ditanya! Pasti Tomi…”

Aku langsung noleh ke Tomi “Dalam mimpimu ya Tom..”

Sombong banget…

Kalau inget Bu Revi, pernah ketemu tanpa sengaja dan saya dapatkan pertanyaan yang membuatku merasa tersentuh sekali, apa itu..? “Risa masih suka kucing?”

Ini entah mengapa lebih nusuk ke hati ketimbang, Aku sayang kamu tolong menikahlah denganku..

Karena bagiku pertanyaan yang ku garis miring ini seolah ada seseorang yang hendak menjadikanmu properti dalam hidupnya, sedangkan pertanyaan Bu Revi lebih seperti berusaha memahamiku sebagai manusia.. *kkkk

Saya jarang memperhatikan orang sampai segitunya, hafal kebiasaannya, tau semua kesukaannya. Apalagi kalau bukan karena suka..

Dia itu anak kedua dari 3 bersaudara, adeknya perempuan, dan punya satu abang. Punya kucing dan anjing Husky yang tampangnya mirip serigala itu. Julukannya dia ini Sotex, kenapa? Kayaknya karena dia pernah salah ngomong yang berhubungan dengan pembalut dan akhirnya terjadilah nama panggilan tidak enak itu.

Pernah tidak merasa tanpa seseorang ngomong “Aku sayang kamu” atau “Aku suka kamu..” hanya lewat tatapan dan tindakannya serta gerak-geriknya tapi kita tahu dia ada perasaan. Iya banget sama Ardo.. tapi aku butuh bukti, aku butuh itu dikatakan langsung empat mata, butuh diakui. Itu pemikiranku saat itu..

Saya kalau inget ketika Maria memekik “Lha iku Risa..!” yang aku berjalan dalam jarak 5 meter dari Lintang, Ardo, Maria,

Tapi mari berandai-andai.. seumpamanya apa yang ku harapkan terjadi saat itu dan seterusnya. Maksudku.. memangnya hari-hariku akan menjadi lebih tenang? Saya takut dijauhi beberapa teman juga.. karena ini hukum dasar permanusiawian, kita tidak akan pernah benar-benar bahagia tanpa membuat orang lain terluka. Harus selalu ada yang dikorbankan.. sebagaimana kita tidak akan mungkin bisa menyenangkan semua orang,

Maksudku, kamu mungkin bisa bahagia.. tapi akan selalu ada orang lain yang bersedih karenanya. Semisal lolos SNMPTN atau Utul UGM, CPNS yang main passing Grade diranking.. kamu lolos, orang-orang di rank bawah sedih karena tidak lolos. Ya gitu deh..

00:22

Kalau ditanya “Apa Risa masih suka Ardo?”

“Ehm.. jawabannya iya, tentu saja.” Namun bukan perasaan cinta yang sebesar passionate ingin memiliki dan seterusnya, hanya perasaan murni milik anak-anak berusia 13 tahun..  bukan perasaannya wanita pertengahan dua puluh tahunan..

Dia adalah mahkluk pertama yang bisa membuatku berpikir, tidak ada salahnya laki-laki dan perempuan dekat lebih dari teman. Mana mungkin saya bisa melupakan manusia setengah wayang ini? Kamu yang bikin aku tidak berniat punya pacar sama sekali..

Tuhan aku meminta kemurahan hati-Mu… aku ingin melihatnya sekali lagi, dari jauh, tanpa ia sadar, tanpa ia tahu aku, hanya ingin melihatnya saja. Sekali saja sudah cukup..

Ardo itu adalah sebuah pertanyaan yang belum terjawab namun harus segera ditutup lembarannya.

*Utada Hikaru – First Love