Saya Nyctophobia..

.

“Nyctophobia (fobia gelap) Nyctophobia adalah kondisi ketakutan ekstrem pada kegelapan atau malam hari. … Dengan kata lain, orang-orang mungkin takut pada malam dan kegelapan karena mereka tidak dapat melihat apa yang ada di sekitar mereka. Takut akan gelap atau minimnya cahaya sebetulnya normal.”
Kalau ditanya apa hal yang paling menakutkan bagiku, maka jawabannya adalah sendirian di ruang gelap.
Beberapa waktu lalu Kang Mus mengerjaiku, mengunci saya di salah satu ruangan kosong. Semacam gudang.
Tidak ada pencahayaan sama sekali, dia iseng.
Aku sedang mencari sesuatu di ruangan tersebut.
“Permisi Mas..” Kang Mus terdengar berbicara dengan Anang.
Ku kira ngapain, tiba-tiba pintunya dikunci dari luar.
Baru 3 detik aku langsung menjerit
“MAAAAAS!!!”
Karena aku terdengar seperti ingin menangis. Akhirnya Kang Mus bukakan, dan teganya dia tertawa.
Ku pikir kalau dia membiarkan pintunya tertutup paling tidak 1 menit. Saya sudah menangis histeris. Yang tidak pernah saya bayangkan seperti apa.
“Kenapa takut?” Tanya dia
“Gak lucu. Konyol,” saya pergi meninggalkannya.
Mungkin beberapa waktu dia tertawa. Tapi setelahnya dia kelihatan menyesal, sok sok baik dan perhatian lagi.
Heuh.. kadang-kadang aku menyukainya kadang-kadang aku tidak menyukainya.
.
.
Mus: Jangan ninggalin ketika masih sayang-sayangnya.
(Maksudnya saya tidak membereskan sesuatu tapi sudah sibuk dengan hal lainnya. Sebelumnya kami membahas buah.)
Aku: Aku gak sayang sama buah..
Mus: yang ngomong kamu sayang aku siapa juga..
Aku: Lha yang bilang aku sayang sama kamu itu siapa?!! BUAAAH! Aku bilang buah..
(Dasar budeg! Terus dia kelihatan malu sendiri. Salahmu gawe baper aku! -_-.. kudu tak culek..)
Mus: Besok kamu libur? Kog sama’an? Kita gak janjian kan?
Aku: Ngapain janjian? Hih.. mau kencan?
(Lama-lama aku beneran dikira pelakor kalau gini terus. 😂)
.
.
Boleh cerita lagi? Soal
Dateng-dateng bawa senter
“Kamu takut ya?”
Atau..
“Sana jalan gih, aku awasi dari sini..”
Sejak kapan ini orang tau aku takut sekali pada gelap? Bathinku saat itu…, aku tidak menjerit separah ketika dikunci’in Kang Mus. Tapi apa kelihatan banget ya waktu dulu?
Kalau inget itu sekarang, terus terang lucu sekali. Tapi kalau inget soal “Ini hlo.. pundakku nganggur kalau mau pinjem..”
Astagfirullah.. 😂
Atau ketika,
“Sini main, kamu gak kangen aku apa?” Him
“Ngapain kangen? Kalau ku bilang kangen mau dikasih apa?” Aku
“Enggak jadi deh, berat.. gak usah kangen.”
Pas gw sambangin dia malah memerah.
Kadang ada seseorang yang kita jatuh cintai tapi tak pernah jadi milikmu.
S. Amri adalah contohnya..
Tapi semua telah usai, cuma temen. Biasa aja sekarang. Terakhir yang kami bicarakan adalah soal pekerjaan. Yang saya syok dia ada niat pindah kerja deket gw, ahahahaha.. tidaaak!

Kabar Bahagia, Namun Masih Terasa Tidak Nyata.

Seorang temen, yang ku pikir ini jodohku deh, kalau laki pasti sudah saya uber buat dijadikan suami. Wkwkwk temen jaman sekolah, maksudku dia mengerti perasaanku.. hampanya, sedihnya, sakitnya, dengan porsi sama besarnya tapi di sisi yang berbeda. Lahirnya 7 Juni.. astagfirullah.. kenapa tanggal lahirnya sama dengan seseorang? 😂 heuh.. gak lucu..

.

.

.

.

.

.

Ta’arufan beeuh.., gila ah.

Kereeen!!

**

Laki laki seperti apa yang membuat sohibku ini move on dan bisa memberanikan diri melepas masa lajangnya??

.

.

Ku usahakan datang, kalau yang lainnya saya seperti tidak mau ambil pusing. Karena sibuk, demi Pupuj InshaAllah dateng.

Ponakan baru lahir dan aku belum bisa jenguk. Haduuh.. rempongnya diriku..