“Girls Like You”?|| No, I’m Not..

Saya bukanlah perempuan yang suka dengan warna-warna cerah sejenis pink, kuning, oranye.
Bukan pula penyuka gamis atau gaun, coba cek lemariku.. takkan kau temui pakaian sejenis itu. Mungkin ada rok, tapi tidak dengan gaun. Mungkin ingin juga tapi tak sebesar perempuan lainnya.
Takkan ada kau temui perhiasan di tanganku, entah cincin atau gelang. Kalung? Hanya ada anting-anting.. itu pun aku kadang tidak sadar kalau sedang tersemat di sana.
Kau tau aku tak suka berdandan, meski aku tau caranya. Ya.. itu pun karena tuntutan pekerjaan. Beauty class? Membuatku mengantuk saja..
Mungkin rambutku sekarang pendek, tapi akan ku biarkan memanjang dan merapikannya nanti.. suatu saat kapan. Entah..
Tapi asal kau tau, aku tidak terlalu suka kalau sudah dipuji cantik dan anggun.
Manis? Heuh.. apalagi?
Apa ya? Cukup perlakukan aku seperti manusia. Sekadar dicintai dan dihargai selayaknya sesuai kadarnya.
Terkhusus untukmu, haaaai Mas.. sudah sembuh apa? Kelakuannya makin aneh saja..
Gapapa.. jangan sakit-sakit ya.. karena ada seseorang yang nangis dan sedih kalau mengetahui kamu terluka atau sejenisnya (nunjuk diri sendiri).
Kalau aku bilang “Aku sayang kamu..” jangan pingsan ya.. apalagi senyum-senyum.. ini cuma tulisan, belum ketemu langsung.. 😂
Aku akan mengatakannya sampai kupingmu bosan.
Lalu yang tidak sengaja baca tulisan ini langsung menyebutku “Murahan”?.. bodo amat.. cuma sama kamu. Titik.

Advertisements

Aksi Menculik Kucing Tetangga. Sikat! HAHA..

Pada suatu malam, saya capek tapi tidak bisa langsung tidur. Ya main hape terus.. wifi kosan always on kog.. 😅
“Za.. Za..”
Terdengar suara Midah mengetok pintu kamarku.
Saya persilakan masuk dan dia segera nanya password wifi, kampret.. yang bayar siapa yang pakai siapa. Hahah..
Kemudian Midah saya ajak cari makan, dia sedang bokek sih. Maka saya jajanin deh, apalah arti 12 ribu bagiku? Tidak seberapalah..
Aku neg masalah duit ki gampang. Duitku.. suka suka, bahas ini di postingan lain saja yak..
Daripada Midah hutang padaku mendingan tak jajanin aja. Biasalah cewek kalau udah berdua gitu pasti nggosip, tentang apa saja.
Mie ayam 9k, es 3k. Midah.. kau sudah ku anggap seperti adek sendiri. Hahah..
Setelah makan kami balik pulang lagi, -di salah satu rumah kosan kaya. Sepertinya begitu, melihat yang keluar masuk hunian tersebut sukanya bawa mobil.. ada kucing oranye berekor panjang keluar. Langsung saya tangkaplah dia..
“Za, ojo dipekso Za..” Midah ini juga suka kucing. Tapi saya masih berusaha menangkap kucing yang sepertinya penurut itu.
Culik, bawa ke kamarku.
Di dalam saya langsung menimang-nimangnya.
“Heh.. jenengmu sopo?”
“Kucing..” Midah menimpali.
“Tak culik kuwe, kono kondo majikanmu.. kon nebus satu juta!”
.
.
“Jenengmu sopo?? Duh.. mancung~” gw colek hidungnya. Midah langsung tertawa terpingkal-pingkal. Mana ada kucing mancung? 😂
Kucingnya bingung di tempat asing, lalu saya lepaskan untuk lihat reaksinya. Lucunya lagi si kucing serba oranye ini seperti berusaha membuka pintu.
Saya dan Midah tertawa keras sekali melihat kelakuan absurdnya tersebut.
Berusaha naik ke jendela.
Lalu setelah agak lama membuatnya pusing, kamj melepaskannya.
Midah sampai keluar untuk mengecek apakah kucing tersebut balik ke rumahnya lagi? Wkwk,
Keinget Pilon, sudah minggat diusir orang-orang rumah sejak seminggu lalu. Tapi Siti sedang hamil sih, barangkali isi perutnya ada 3 anak kucing.