Rahasia Awet Muda Itu Apa?

Ketika umurku tak lagi muda tapi masih sering dikira baru lulus SMA.. adalah sesuatu yang ada enaknya dan ada tidak ada enaknya juga.
Beberapa orang masih syok bertanya-tanya sebenarnya saya kelahiran tahun berapa?? 199x.. saya memasuki usia yang sudah sering ditagihi “Kapan nikah?”. Dan tak semudah itu mengabaikan semua omongan tersebut, terlebih jika datangnya dari Ibu sendiri.
Saya tidak mau menikah hanya karena waktu dan usia. Saya hanya ingin menikah dengan orang yang saya mau.
.
.
Ini bukan sekali dua kali saya dikira masih kecil. Dikiranya saya kelahiran tahun 2000.
Saking tidak percayanya, Kang Mus saja masih sering bertanya “Kamu kelahiran tahun berapa Sa?”
Dan kujawabi dengan jawaban yang sama terus. 😂
.
.
Beberapa waktu lalu ketika saya tidak dapet tempat duduk di trans jateng pun ditanya-tanya Mas Mas kernet BRT nya.
“Semester 4 ya mba?”
Menggelikan sekali, dipikirnya aku 19/20 tahun. 😂 lalu dia mulai modus kemana-kemana. Argh.. disaat-saat seperti inilah saya mulai berharap “Coba punya pacar atau suami, biar kemana-mana tidak ada yang berani ganjen dan menggodai..”
Tidak jarang saya merasa seperti itu jika sudah mulai dimodusin. Kata-kata paling menjijikkan yang sering saya dapat adalah “Cantik dan kalem..”
Ayune iki sebelah ndi? Kalem apanya?. Aku bahkan tidak suka memakai cincin atau perhiasan lainnya.
Saya tidak suka dengan foto nametag-ku, soalnya diambil sore-sore kucel, makanya tak balik. Tapi sering diingetin orang-orang. “Ngapain dibalik? Cakepnya gak kelihatan”
Sial.. aku risih mendengarnya. Gah, mbatek mbuk sawang-sawang.. -_-
.
.
Saya memikirkan kenapa masih dibilang 19 tapi usia sudah tidak abg lagi. Saya tetiba keingetan sesuatu.. I see..
Tahun 2016 saya pernah menjalani diet OCD punya-nya Dedy Corbuzer. Setahun penuh sepertinya, jendela makannya fleksibel. Coba searching deh..
Kan di bukunya Om Dedy ada dia menjelaskan bahwa dia sudah meneliti kalau berpuasa itu bisa meningkatkan HGH di tubuh. HGH itu salah satu fungsinya adalah untuk meremajakan sel sel kita yang rusak.
Dan salah satu efeknya adalah bikin awet muda. Lebih fresh dari umur aslinya.
OCD itu menurutku seperti bukan diet, mau dibilang puasa pun juga terlalu santai. Fasting yang menyenangkan.
Tapi saya sudah tidak menjalaninya lagi. Kalau lagi kesambet sih iya.. semisal males makan, sekalian deh.. makannya jam 12.. besoknya jam 12 lagi.
Ibuk protes, kamu bisa sakit kalau tidak sarapan!
Ealah buk buk, aku masih sehat dan lebih enakan kalau OCD.
.
.
Tapi apakah iya karena OCD saja? Entahlah.. selain genesitas, juga gaya hidup mungkin ya?. Saya paling benci keluar ruangan terlebih jika panas sedang terik-teriknya.
Tahu kan anak-anak kalau diendepin di rumah lama maka dia jadi putih gak kucel?. Saya itu gitu, pernah tanganku belang karena masih sering kemana-mana naik motor sendiri.. sekarang sudah balik seperti semula padahal gak saya paksa pakai pemutih.
Temen saya yang tetiba ada suatu momen kami harus berbagi kamar. Kaget melihat kulitku.
“Mba, kamu tinggalnya di daerah pegunungan ya? Kuning banget..”
“Orak, daerahku panas banget! Hahahaha”
Paling-paling sudah tak terhitung perempuan yang jatuh hati setelah melihat telapak tangan dan lengan bagian dalamku. 😂
Kenapa aku awet muda?? KENAPA?
Jawaban keduanya:
(2.) Ahaaa.. saya punya banyak tahi lalat. Di jidat ada, di telapak kaki, di tangan banyak, bahkan di ujung jari kaki ada satu juga. Entah berapa,
.
.
(3.) Saya suka minum air putih dan makan buah melebihi orang pada umumnya.
(4.) Kalau ada masalah atau sesuatu yang benar-benar berat, saya akan cari pelampiasan sepuas-puasnya. Lalu esok harinya mencoba untuk tidak menjadikan semuanya beban. Jika disakiti, saya berusaha mereset kata-kata pedas orang tersebut.
Dan entahlah..
Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semoga di umurku yang ke 29 nanti masih dikira 21 tahun. 😂

Advertisements