Entah Mengapa Aku Mengerti Perasaannya Bu Ema. Tapi Malah Membuatku Jijik Pada Diri Sendiri Sih?

Kenapa? Kenapa Coba?
Singkatnya begini, pertama mengetahui hubungan keduanya saya dan yang lainnya sempat syok. Di meja kerjanya rupanya terpampang jelas foto-foto kemesraan.. katakanlah begitu *hahah. Yang saya tidak habis pikir adalah caption “I MISS YOU ALI..” plis deh ah.. kalian ketemu 6 hari dalam seminggu, dari pagi sampai sore. Kadang sore dan malam, belum lagi kalau ada tugas di luar? Di bagian mananya Ali membuatmu kangen? HAH? Paak! Jangan ganteng-ganteng jadi orang.. Bu Ema senewen karena fansmu banyak..
.
.
“Iya.. Iya.., apa-apa? Hmm..” nadanya memanjakan gitulah.. ngerti kan?
Ketika Pak Ali mengeluarkan kata-kata khasnya itu. Sebenernya manis banget. Bagaimana bisa ada orang sesempurna itu? Pak Ali ini satu spesies dengan Abangku. Tidak ada keturunan tionghoa langsung tapi mukanya kesannya oriental asia timur. Tinggi dan ramping, kalau bicara di depan umum pasti semua orang terpesona bukan hanya karena penampilannya tapi karena bagaimana beliau membawa diri. Berwibawa tapi tidak mengintimidasi yang terkesan angkuh, tapi justru bersahaja dan menenangkan.
Katakanlah sosok yang kita lihat sekilas bisa bikin adem.
Begitu manisnya ketika beliau bilang “Iyaa.. iya.. iya.., apa apa apa?”
Saya sampai bisa bayangin bagaimana kalau Bu Ema dan Pak Ali berantem.
“Ali! Aku marah!”
“Iyaa.. iya.. iya.., apa apa apa? Aku salah apa? Ayok bilang.. hmm..”
“Ali! Aku gak suka ya sama tuh gerombolan cewek-cewek abg goda’in kamu dan kamu mau-maunya diajak foto!”
“Ah, kan cuma iseng mereka..”
“Tetep aja gak suka! Kamu tuh ngasih harapan ke mereka..”
“Iya.. iya.. iya, gak akan lagi deh.”
Langsung janji kelingking, *eh.. hahahha. Malah inget pasangan sebelumnya yang gandengan dengan kelingking kayak mau nyeberang jalan aja.
.
.
Dan tau gak, tatapannya Bu Ema ke semua perempuan yang harap-harap mengharapkan Pak Ali adalah tatapan. “Apa?! Mau cari mati?”
.
.
Padahal Bu Ema cantik banget, saya saja sebagai perempuan suka lihatinnya. Apalagi Pak Ali? Nggak ngedip mungkin? Sampai harus diingetin.. “Ali.. kalau tidur harus merem!” Hahahahaha..
Entah ngomong apa ya, Pak Ali itu bercandanya begini.. “Iya.. satu aja, yang penting setia..” wkwkwk semacam ngomong serius tapi tiba-tiba kesisipan jokes garing gitulah. Kita yang denger rasanya langsung ngangkat alis dan bertanya-tanya ini orang kenapa sih? Garing.. 😂
.
.
Ngerti gak? Faktanya adalah.. aku ketakutan jika kamu berada di sekitarku, aku akan berubah menjadi seposesif ini. Sealay Bu Ema memperlakukan Pak Ali. “I Miss You Ali..” astagfirullah.. Ya Allah… 😂 jijik..
Ya Allah.. ketemu setiap hari masih merasa kangen? Gila kali ah..
Ada juga video alay yang ditinggal pelatihan TNI 3 bulan. Aura-auranya seperti tidak ketemu 10 tahun? 3 bulan!! Eeei.. kucing udah ngelahirin itu.. 😂
Dan terima kasih kepada BCL atas merdunya lagu “Kecewa” yang telah menemani ku menulis cerita iseng/uneg-unegku inih.

Advertisements

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s