Astaga, Loudi Pernah Tinggal di Jogja?

Aduh! Bapak Edward..

Barangkali kebanyakan sudah pada tahu, ada lho.. orang Indonesia yang menjadi idol K-Pop di korsel sana.

Yap! Nama panggungnya sekarang Loudi, sempat bernama Jihoon juga.

Nama aslinya Edward Wen, denger-denger Loudi ini lahirnya di Jogja 22 tahun silam. Tepatnya 13 April 1996.

KTP nya ikut Indonesia, dari neneknya dia ada keturunan Korea-China nya..

Asal muasal bisa menjadi idol itu tanpa sengaja. Sebelumnya dia study di korea, kerja di bidang fashion. Desainer juga selain model. Ada kesempatan untuk jadi idol, sempat bimbang tapi akhirnya ia ambil juga.

Loudi ini tergabung dalam boyband 14U. Dia menempati posisi vokal. Yang mana saya gak ngeh sama anggota lainnya kecuali Loudi *hahahaha

.

.

Membernya 13 cuy, mana mukanya hampir mirip semua. Sebenernya lagunya bagus-bagus, cuman ya.. baru setahun debut. 14U (bacanya: One Four You) debut tahun lalu di Bulan Juli.

Diantara semua member cuma Loudi yang fasih bahasa Inggrisnya. Paling gemes sama Loudi ketika dia harus ngomong bahasa Indonesia. Medhok sekali.. udah lama tinggal di Indonesia sih, gak bisa secepat itu mengubah aksen meski di Korea lumayan lama juga 😂. Katanya masih suka kangen sama nasi padang di deket rumahnya.

.

.

Loudi ngefans sama Agnes Mo dan Raisa. Beruntungnya 14U ada Loudi yaitu.. gak usah sewa penerjemah. Kebetilan pangsa pasar Kpop di tanah air juga luas. Mau gak mau ketika live streaming atau promosi apa, Loudi sering menjadi penerjemah. Wkwk harusnya dia dibayar dobel ya.. hahah.

Loudi juga ikut andil mendesain kostum 14U. Makanya gak heran kadang lihat corak sarung kog jadi celana? Hhhh

.

.

Loudi jangan dirundung yak pemirsah, namanya juga baru merintis karir. Didukung, semangatin, kalau dia bawa prestasi baik kan ujung-ujungnya Indonesia kebawa juga.

.

.

Meski saya aslinya gak terlalu exited dengan 14U, cuma suka lihatin Loudi aja. 😂

Apakah Dramafever tutup karena kalah saing?

Meskipun tidak dijelaskan secara eksplisit tapi sejak netflix gencar berinovatif bekerjasama dengan perusahaan korea membuat series drama seperti YG future strategy office, trus busted tahun lalu. Ya melakukan hal khas netflix bikin serial amerika khusus netflix seperti pendahulunya.. Mulai banyak penontonnya sehingga tak heran dalam dunia bisnis siapa yang terus berevolusi akan bertahan. Diperkuat dengan salah satu subber yang mana pernah ngesub drama korea

Apalagi berdasarkan liputan6.com bahwa alasannya karena harga lisensi drama korea makin mahal semula 800 ribu dollar menjadi 1 juta dollar.

Dampak yang dirasakan ketika portal Dramafever tutup baru sebulan ini sangat terasa. Ada drama korea yang ngesubnya lama. Bahkan Awal tahun pernah drama korea besutan OCN yang terkenal drama thriller menjual hak siar ke netflix akibatnya subtitle ada apabila selesai tamat dramanya. Begitu juga dramafever drama korea seperti love Alert lama banget ngesubnya karena dramafever biasanya menayangkan sekaligus subtitle.

Semoga viu 👍langgananku tidak bernasib sama dengan dramafever💪💪💪