“Artikel dugaan?”Tanya Ra hee

“Wartawan bisa menyuarakan dengan hak itu semacam dua mata pisau dan bisa berpengaruh tuk persidangan. Namun apabila lalai tak hanya kehilangan pekerjaan namun semua portal berita bisa bahaya. Masih mau melakukannya?”

Ra Hee berjalan melihat billboard video kasus Woo Ji Han.

20

Ia melakukan analisa bukti tsb. Setelah menulis artikel dugaan ia terlelap. Ketua Ha memergokinya esok paginya. Ketua Ha mengajaknya sarapan bareng. Melihat Tulisan artikel yang dibuatnya meminta tuk meringkasnya karena terlalu panjang. Ra Hee tak bisa. Melihat itu, ketua Ha mengizinkannya sebelum konferensi pers JS.

CEO Jang menelepon bahwa rencananya berhasil untuk menggabungkan kedua JS dan pastikan Dong Myung tidak berbicara.

Direktur Ko menerima telepon dari atasannya bahwa tak boleh lagi menerbitkan artikel. Ketua Ha protes. Sedang Ra Hee menunggu artikel yang dituliskannya tak keluar- keluar.

 

“Ini perintah 22dari Bos.”

“Persetan dengannya.”

“Jae-gwan!”

“Apa! Mengapa!Wartawan harus bersembunyi di tahun 60-an karena takut ditembak. Sekarang haruskah kita takut kepada bajingan kaya?”

“Jangan hanya mementingkan diri sendiri! Ada 82 karyawan di surat kabar kita.”

“Bajingan! Lalu apa!”

“Young-chul akan segera menikah. Young-hwan dalam masa pelatihan… Dia mendapat pinjaman untuk membiayai pengobatan kanker hati ayahnya. Kau mau bertanggung jawab?”

“Ra Hee menelepon namun taka da yang berani mengangkatnya. Direktur Ko menyuruhnya angkat telepon tapi taka da yang berani. Kesal, ia ambil gagang lalu ditempelkannya ke Ketua Ha”

“Artikel tak akan terbit jadi menyerahlah”

Di ruang konferensi pers CEO Jang menjelaskan akan mengundurkan diri dari produksi film Stranger buatan AWOL. Di saat bersamaan di ruangan kerja Dong Myung. Rekannya memiliki ide bagaimana artikelnya diterbitkan di portal lain. Mendengarnya mereka menyutujuinya. Mereka mencoba menghack social media Woo Ji Han untuk menangkalnya. Di tempat konferensi pers, CEO Jang mengajukan pertanyaan terakhir pada wartawan Cha Eun Wo. Belum megang mic sudah dirampaskannya oleh Ra Hee.

23

“Apa kau yang memfitnah Woo Ji Han?”

CEO Jang pun menyangkalnya bahkan akan menuntutnya telah melakukan pencemaran nama baik.

Menurut penyelidikanku…WOO Ji-han tidak melakukan kekerasan seksual. Yang benar adalah Anda mengajukan bukti-bukti palsu untuk mengancam WOO. Anda berjanji untuk menutupinya setelah dia memperpanjang kontraknya.

Cukup sudah omong kosongmu.

Satu hal lagi! Untuk menyetir WOO dan memuluskan merger dengan Sami Entertainment … Anda memberikan Manajer HA dari Dong-myung bukti palsu.

Di waktu yang bersamaan, rekannya berhasil menjadikan CEO Jang pencarian teratas nomer 1 terkait korupsi. Akibatnya suasana konferensi pers gaduh dibuatnya. Pacarnya Ra Hee mengacungkan jempol untuknya. Woo Ji Han yang siuman dari rumah sakit pergi dan melihat di TV mengenai kasusnya tsb. Rekan kerja Ra Hee berhasil dalam usahanya menerbitkan portal berita lain dan mengkuatirkan Ra Hee.

24

Woo Ji Han membungkuk tanda terima kasih ke Ra Hee. Ra Hee berlinang air mata menerimanya.

Ra Hee mengundurkan diri dari pekerjaannya karena perbuatannya namun tetiba ada seorang wanita

“Apakah reporter DO Ra-hee ada di sini?”

“Ya, aku.”

“Kamu perlu kesaksianku.”

“Apakah Anda…Nona KIM Jang-mi?”

“Iya.”

Ra Hee pun batal mengundurkan diri karena ada saksi untuk mendukung perkataan di konferensi pers. CEO Jang bangkrut dan disidang pengadilan. Ra Hee datang ke bandara menemui pacarnya. Pacarnya Seo Jin memberi kotak perhiasan dan pas dibuka kosong dan ternyata cincinya dipakai Seo Jin. Itu artinya ia disuruh menunggu.

25

Ra Hee tersenyum dan saat bergegas pulang ada panggilan meliput berita Kim Woo Bin langsung pergi lari.

TAMAT

 

Komentar:

Jika kalian merasa tidak adil oleh pemberitaan media suatu saat ini. Kalian bisa kok dengan posting di sosial media sendiri. Atau posting di akun berpengaruh kayak akun lambe- lambe, respon cepet kalau ada keluhan. Apa yang di post pasti viral. Trus kalau bikin artikel tandingan takut berpengaruh pada kerjaan yang bisa saja reputasi perusahaan hancur caranya bikin di warnet. Itu susah dilacak haha.

Kalau aku jadi Ra Hee gak mau menunggu ya tapi tiap orang berbeda yaa hehe. Itulah kenapa wanita karir lamaa nikahnya. Dapat pasangan yang kerjaannya melanglang buana sedangkan kita mesti stay jadi harus ada yang dikorbankan. Deket aja banyak boongnya apalagi jauh.

Advertisements

2 thoughts on “[K-Movie] You Call It Passion – Part 5 END

  1. Asyik! Aku terkesima oleh komentar ima yg ” wanita karir lamaa nikahnya. Dapat pasangan yang kerjaannya melanglang buana sedangkan kita mesti stay jadi harus ada yang dikorbankan.”. Mau tdk mau kita harus berkorban dan mendedikasikan diri penuh untuk anak-anak dan keluarga.
    Aku suka bagian pas Ra Hee ditanya mau menunggu dari amrik tdk? Tp sebelum pergi Ra Hee dikasih kotak cincin yg kosong. Secara tdk langsung Ra Hee diminta menunggu. Manis banget scene bagian itu..

  2. Haha.. Iya kak, sbg wanita terkadang harus memilih berkorban sbg istri dan ibu. Tapi scene itu memang sweet karena seo jin membiarkan Ra Hee berkembang makanya pas ke amrik pas beres permasalahannya..

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s