[K-Movie] Memoir Of Murderer – Part 5

Kim Byeong Soo pulang. Eun Hee mengkhawatirkannya yang terluka, Byeong Soo mendekatinya. Bertanya siapa sebenarnya ayahnya Eun Hee?

“Ayah, apa yang salah? Aku takut..”

Eun Hee kecil takut-takut. Ketika Byeong Soo hendak mencekiknya, muka bagian kirinya berkedut. Kepalanya terasa pusing, ia menggeram kesakitan sambil memegangi kepalanya. Eun Hee kecil menangis di kaki ayahnya

“Ayah, jangan sakit.”

Seketika ingatannya menghilang. Ia tak jadi berbuat jahat terhadap Eun Hee, Eun Hee masih terus menangis. Ia bertanya pada Eun Hee mengapa menangis, Eun Hee ketakutakan tadi karena ayahnya.

Byeong Soo meminta maaf, kepalanya sakit sehingga tak mengenali Eun Hee. Ia lalu menggendong Eun Hee dan menenangkannya. 17 tahun lalu penyakit demensianya bermula.

Kini Byeong Soo mulai menyalahkan dirinya sendiri, demensia membuatnya melupakan apapun dengan cepat, namun kebiasaan membunuhnya tak pernah lenyap. Ia yakin pembunuhan yang terjadi beberapa waktu ini adalah perbuatannya, Jo Yun Ju mati dibunuhnya, gadis yang ia sebut Eun Hee pun juga terbunuh olehnya.

Polisi dikerahkan di hutan bambu untuk menyisir keberadaan jasad Jo Yun Ju. Setelah beberapa saat jasadnya ditemukan sudah tertimbun tanah dengan dibungkus plastik, ketika digali dan ditarik plastiknya, darah segar masih menetes ke tanah. Sedangkan itu Min Tae Ju tenang serta damai menyaksikannya dari jauh.

Merasa frustasi dengan hidupnya akhirnya hendak bunuh diri dengan menyuntikkan cairan ke lehernya. Alat perekamnya masih berbunyi memperdengarkan apapun yang ia rekam sebelumnya.

Tiba-tiba disaat jarum sudah setengah jalan ia terkejut mendengar suara Eun Hee. Eun Hee meminta maaf sudah bicara keras pada ayahnya, ia berjanji tak akan menikahi Min Tae Ju seperti keinginan ayahnya.

Ia tak akan mengirimkan ayahnya ke panti jompo atau rumah sakit. Ia akan merawat ayahnya dalam waktu yang lama, karena ia percaya ayahnya. Eun Hee selalu berada dipihak ayahnya. Dan sebelum ayah melupakan ingatan tentangku, aku ingin mengatakan. Aku menyayangi ayah..

Kemudian rekaman berpindah ke file audio lain. Suara Min Tae Ju ketika malam membuka jurnalnya, pembicaraan mereka. Samar-samar ia ingat sempat menghidupkan alat perekamnya malam itu.

Chief Ahn mengumpat, benar memang itu mayatnya Jo Yun Ju. Min Tae Ju tahu, dari forensik diketahui hanya terdapat sidik jarinya Kim Byeong Soo di cam-recordernya. Mari tangkap Kim Byeong Soo.

Dua petugas mendatangi Kim Byeong Soo untuk menangkapnya, Byeong Soo menyerang keduanya dan mengambil senjata salah satunya.

Ia berusaha mengingat nomor taksi yang membawa Eun Hee. Ia sebelumnya berhalusinasi berbicara dengan kakaknya, meminta Eun Hee dijaga selama beberapa hari. Padahal kursi itu sebenarnya kosong.

Terlintaslah gambaran plat mobil Min Tae Ju. Ia menikmati perannya sebagai supir taksi, Eun Hee heran kenapa Min Tae Ju kemari?

Kim Byeong Soo yang sedang dalam mode halusinasi pun memaksa Eun Hee pergi. Min Tae Ju menyuruh Eun Hee menuruti khayalan ayahnya saja.

Byeong Soo menghubungi Chief Ahn. Chief Ahn memarahinya, alih-alih bukannya melarikan diri malah menghubungi polisi!

Byeong Soo mengatakan Min Tae Ju membawa Eun Hee selama ini, dengarkan suara Min Tae Ju.

Chief Ahn diperdengarkan suara ancaman Min Tae Ju, ia terkejut bukan main. Terlebih Min Tae Ju mendatanginya dari belakang, membuatnya terlonjak.

Untuk membuang kecurigaan iapun berpura-pura habis dimarahi istrinya yang komplen Chief Ahn tidak ganti baju selama beberapa waktu. Min Tae Ju hendak kembali ke kantor untuk laporan, ia mengajak Chief Ahn besertanya. Namun Chief Ahn bilang ia akan menyusul setelah menyelesaikan urusan di sini.

Chief Ahn dalam perjalanan mengikuti persembunyian Min Tae Ju pun menghubungi Byeong Soo. Chief Ahn hendak menangkapnya sendiri,

Eun Hee gusar, mengkhawatirkan ayahnya. Min Tae Ju meyakinkan bahwa ayahnya akan segera dipenjarakan, ditemukan mayat Jo Yun Ju di hutan bambu serta mayat lainnya. Mungkin Eun Hee tidak bisa mempercayainya, namun ayahnya memang pembunuh. Terlebih mengenai ibu Eun Hee yang tak pernah diketemukan.

Eun Hee tidak kuat jika harus membenarkan ibunya dibunuh ayahnya sendiri. Min Tae Ju menenangkannya.

Chief Ahn mengintip dari jendela luar. Ponselnya berbunyi, Byeong Soo menghubunginya. Chief Ahn sembunyi-sembunyi menerimanya. Ia akan memanggil bala bantuan kemari dan Hyungnim jangan khawatir, datang saja. Aku akan menangkapnya dan merokok lagi.

Chief Ahn mengeluarkan rokoknya dan menyalakannya. Namun ia menyadari Min Tae Ju di belakangnya.

Ia langsung dijerat, Min Tae Ju mengeluh kalau Chief Ahn kuat. Inilah mengapa ia jarang membunuh laki-laki.

Tae Ju menyarankan Byeong Soo berbalik dan pergi saja, belum terlambat. Byeong Soo memperingatkan Min Tae Ju jangan membunuh Eun Hee. Tae Ju bilang ia akan membunuh Eun Hee pelan-pelan, jangan khawatir. Lagipula Kim Byeong Soo akan segera melupakannya.

Eun Hee nampaknya mendengarkan pembicaraan sejak tadi dan mengetahui maksud Tae Ju terhadapnya. Ia langsung menjauhi Min Tae Ju, berlari meninggalkan rumah.

Sayangnya Min Tae Ju berhasil mengejarnya, ia mendorong kepala Eun Hee sampai jatuh tersungkur berdarah menimpa pohon lapuk.

Sementara itu Byeong Soo merekam ingatannya. Ia harap ketika dirinya yang lupa mendengarkan itu pasti akan mempercayainya, ia adalah penderita demensia. Tujuan utamanya adalah Min Tae Ju. Demi melindungi putrinya.

Eun Hee dibawa ke rumah kembali. Min Tae Ju bercermin membenarkan rambutnya, ia menarik lepas potongan kepalanya. Melihat kepala Min Tae Ju teriris seperti itu membuat Eun Hee syok. Min Tae Ju menceritakan masa kecilnya, menurutnya semua wanita sama saja. Ibunya juga seperti itu dulu, ayahnya dulu menjadikan ibunya pelacur.

Orang berdosa patut dihukum katanya, Tae Ju bahkan sempat hendak menusuk ayahnya dengan pisau untuk melindungi ibunya.

Berkaca-kaca Tae Ju mengenangnya sembari terus merapikan rambutnya yang sudah rapi, tapi saat itu ia justru dipukul dari belakang menggunakan setrika panas. Bukan oleh ayahnya, namun ibunya. Semua wanita sama saja.

Eun Hee sudah pergi dari pandangannya. Min Tae Ju keluar dari rumah mendekati mobil di luar dan memasukinya. Ia pikir Eun Hee disana. Menurutnya ini semua salah Kim Byeong Soo, ia bilang ia ingin hidup bahagia dengan Eun Hee namun masalahnya ia malah tinggal dengan ayahnya yang seorang pembunuh.

Byeong Soo datang, menubruk mobil Min Tae Ju. Hingga menabrak bangunan sebelah hingga hancur. Kemudian menuju rumah tua mencari Eun Hee, meninggalkan Min Tae Ju yang terkapar.

Tak berapa lama setelah berkeliling ia menemukan Eun Hee tanpa sengaja, di bawah horden. Masih terikat dan mulut tertutup lakban, angin membuka sedikit tempat persembunyiannya. Terlihat kepala Eun Hee.

Seperti menyadari Min Tae Ju akan kembali, ia tak langsung meloloskan Eun Hee. Ia mengedarkan pandangannya mencari sesuatu dan kelimpungan.

Min Tae Ju masuk dengan marah, ia mebutup pintu kasar.

 Memperhatikan Byeong Soo dengan saksama, Byeong Soo sendiri berpura-pura salah masuk rumah. Ia tadinya hendak pulang tapi malah menyasar kemari. Ia meminta maaf.

Min Tae Ju tak habis pikir, secepat itu sudah lupa? Ini membuatku gila..

Ia bilang tak apa-apa, Tae Ju juga memeluknya, namun sebelum membiarkannya pergi ia akan menghukumnya. Karena Kim Byeong Soo.. perempuan yang dicintainya pergi.

Ia melihat Byeong Soo sebentar dan menyadari pasti Byeong Soo tahu dimana Eun Hee. Ia lalu meminta Byeong Soo menunjukkannya, aku akan membalas kebaikanmu setelahnya.

Byeong Soo menunjukkan keberadaan Eun Hee. Min Tae Ju kegirangan, ia menertawakan Byeong Soo yang mengompol juga.

Setelahnya ia langsung menerima hadiah, dijeratlah lehernya menggunakan selendang Eun Hee.

Advertisements

1 thought on “[K-Movie] Memoir Of Murderer – Part 5”

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s