[K-Movie] You Call It Passion – Part 3

Daripada dihantui mimpi buruk Ra Hee memilih mengungkapkannya meski masih ragu. Ia mencetak file foto-foto Woo Ji Han dengan Ahn Su Yeon.

Ra Hee bertanya ke Sun Woo apa yang harus ia lakukan?. Sun Woo tidak menyangka Ra Hee mendapatkan berita sebesar ini, apapun itu terserah Ra Hee. Para senior yang lain memuji ini akan menjadi berita heboh, Ra Hee tampak menyesal dan khawatir dengan Ahn Su Yeon apakah baik-baik saja?.

Senior menjelaskan harusnya tak masalah karena belakangan ini pamor Ahn Su Yeon sedang meredup, dua filmnya terbilang gagal. Pastinya akan menguntungkan karirnya jika namanya di puncak teratas mesin pencarian.

Ketua Ha datang, ia segera diberitahu bahwa pemagang dapat tangkapan ikan besar. Ketua Ha melihat fotonya tanpa ekspresi dan menatap Ra Hee.. Ra Hee sendiri tampak takut-takut, heran ternyata keduanya berhubungan. Belum ada yang mengangkat beritanya sama sekali.

 Ia sengaja menjatuhkan pen di mejanya dan merayakan berita Ra Hee. Yes!

Setelahnya ia bersikap keras kembali. Menyuruh semuanya cepat kerjakan artikelnya!

Seo Jin sedang sesi pemotretan, ia menghentikan sebentar kegiatannya dan menerima panggilan Ra Hee. Ra Hee menceritakan kegembiraannya, berita eksklusif perdananya sudah terbit.. ia ingin Seo Jin melihatnya di Naver.com. Seo Jin  tidak menyangka Ra Hee akan membocorkannya, ia tidak mengucapkan selamat ataupun mengatakan ia kecewa.

Malamnya semua merayakan keberhasilan Ra Hee. Ketua Ha pasti gembira sekali dengan pencapaian ini. Namun Ra Hee penasaran apa sebabnya Ketua Ha sangat membenci Woo Ji Han dan hendak mematikan karirnya?. Wakil Ketua dan beberapa senior menjelaskan bahwa media mereka diboikot wawancara oleh JS Ent., dulu…

Pernah terjadi kasus pelecehan seksual oleh Woo Ji Han, itu bukanlah gosip semata. Korbannya mendatangi Ketua dan melakukan wawancara, namun entah karena apa perempuan itu menghilang seketika setelah mencabut tuntutannya. Diduga perempuan tersebut diancam dan membuat kesepakatan dengan JS ent. Ketua Ha mengalami masa-masa sulit,

Ia dituntut membayar kerugian oleh CEO Jang, 

Ketua juga kehilangan kesempatannya dipromosikan jabatan. Akhirnya posisi direktur diembankan ke Direktur Oh sekarang.

“Tapi kenapa Woo Ji Han tidak berdamai dengan CEO Jang?” Tanya Ra Hee bingung.

“Tidak berdamai apa maksudnya? Woo Ji Han bagi CEO Jang adalah angsa emasnya.”

Jelas wakil direktur. Namun bagi Ra Hee semuanya masih terasa aneh.

Ra Hee hampir menceritakan apa yang ia dengar saat bersembunyi dulu. 

♡ You Call It Passion ♡

   Di hari lain Ketua Ha menerima panggilan dari CEO Jang, ia diajak bertemu. Ketua Ha akan memanfaatkan kesempatan ini, ia bertanya ke Ra Hee apakah sudah selesai dengan pekerjaannya?

Ra Hee bilang belum. Ketua lalu tanya ke Sun Woo apa sudah rampung?. Sun Woo telah selesai, anehnya Ketua bukan mengajak Sun Woo pergi.. tapi ia malah menyuruh Sun Woo menghandle tugasnya Ra Hee. Beberapa karyawan yang lain kaget, Sun Woo terlihat tidak nyaman setelahnya. Ia pergi menjauh sejenak,

Ra Hee bersama Ketua Ha menuju tempat pertemuan dengan CEO Jang. Di perjalanan istrinya Ketua Ha menelfon meminta kiriman uang, Ketua Ha menyuruhnya pulang akhir semester ini. Panggilan diakhiri.

Ra Hee bertanya apa Nyonya Ha di Australia. Ketua Ha menjawab, ia mengirim anak dan istrinya untuk belajar Bahasa Inggris ke sana tapi malah keterusan mereka menetap.

“Pertahankan kerja bagusmu.”

Puji Ketua Ha.

CEO Jang menuangkan minuman dan meminta maaf atas masa lalunya dengan Ketua Ha. Dengan angkuhnya Ketua Ha menyuruhnya lupakan saja. 

CEO Jang juga memuji artikelnya Ra Hee bagus. Ra Hee serba salah, ia meminta maaf. Namun Ketua Ha menyergahinya, Ra Hee itu wartawan! Kenapa pula harus meminta maaf jika tak berbuat salah?

Ketua Ha menanyakan dimana Woo Ji Han, ia ingin melakukan wawancara. CEO Jang mengatakan Ji Han sedang di luar negeri, setidaknya perlu 2 bulan untuk syutingnya.

Kemudian CEO Jang menyuruh asistennya memberikan sekotak ginseng liar kepada Ketua Ha. Ra Hee sedikit mengintip, tak tampak mencurigakan. CEO Jang harap Ketua Ha menyukainya,

Ketua Ha mematahkan ginseng dan mengunyahnya. Ia juga menawarkan pada Ra Hee namun ditolak.

Setelahnya Ketua Ha berjalan sempoyongan dipapah CEO Jang. Mereka telah membuat kesepakatan, Woo Ji Han akan dibuatkan artikel yang baik-baik oleh Do Ra Hee sebanyak-banyaknya. CEO Jang akan mengirimkan sumber-sumbernya nanti.

Karena terlalu senangnya Ketua Ha sampai menjatuhkan kotak ginsengnya. Emas-emas berbentuk katak kecil berjatuhan dari kotak ginseng, membuat Ra Hee terkejut. Satu menggelinding agak jauh diambil Ra Hee, ia hendak memberikannya ke Ketua Ha namun disuruh menyimpannya saja. 

Seorang pemagang kesal bukan main karena penugasan penulisannya yang tidak masuk akal baginya. Ia tak tahan lagi, ia mau keluar.

Pimpinan datang, seluruh karyawan menyapanya hormat. Pimpinan bahkan membercandai Ketia Ha yang nampaknya perlu cukuran.

Di tangga ia berpapasan dengan Ra Hee yang terburu-buru. Karena menurutnya tidak sopan, ia menyuruh Direktur Oh untuk memecatnya. Sedangkan Direktur Oh menjelaskan Ra Hee itu pemagang yang mendapatkan berita eksklusif Woo Ji Han.
Ra Hee merendah ia hanya sedang beruntung. Pimpinan mengatakan keberuntungan itu juga bakat.

Pimpinan bertanya pendapat Ra Hee soal perubahan.

Malamnya Ketua dan Direktur membicarakan restrukturisasi, bagi Ketua ini aneh karena justru merumahkan karyawan lama yang loyal dan mempertahankan pemagang.

Direktur menjelaskan ini murni soal hitung-hitungan Bos mereka dengan estimasi anak muda energinya masih banyak dan rela kerja mati-matian demi membeli ayam goreng. Sedangkan orang tua seperti mereka tak banyak memberikan ide segar tapi justru dapat gaji tinggi.

Namun Direktur juga merasa Ketua Ha harusnya bangga pada Do Ra Hee karena tadi ketika ditanyai Pimpinan soal perubahan.. ia membela Ketua Ha.

beberapa bagian akan disatukan dan bagian entertainment bisa dipindahkan ke internet jika yak ada banyak kemajuan.

○ You Call It Passion ○

Ra Hee banyak mendapatkan pujian dari seniornya, ia juga menulis banyak artikel bulan ini. Ra Hee ceria dan berterimakasih.

Pulangnya Ra Hee lihat Seo Jin menontoni foto. Ra Hee duduk dan bertanya apa ini?. Seo Jin bilang ia akan pindah kerja, seniornya membuka studio di Manhattan, ia akan berhenti dari Dong Myung.

Ra Hee memakluminya, terserah keputusannya Seo Jin saja. 

Ketua Ha dan Sun Woo berbeda pendapat. Sun Woo tidak setuju dengan menulis gosip murahan, ia bahkan meledek apa mereka ini tabloid kelas 3?. Ketua Ha tersinggung, ia membandingkan kontribusi Sun Woo sejauh ini bahkan kalah dari pemagang (Ra Hee). 

Ketua Ha bahkan hendak memukulnya namun ditahan Wakil Ketua. 

Sun Woo sudah tak tahan, ia bilang ia ingin berhenti. Ia pergi dengan kemarahan.

Ra Hee bertemu dengan Chae Eun, Chae Eun sudah lama tak lihat Han Sun Woo. Ra Hee menceritakan bahwa Sun Woo bertengkar hebat dengan Ketua, sudah beberapa hari ini tak kelihatan. Chae Eun bisa mengerti, Sun Woo sudah sangat hebat bertahan bekerja di Dong Myung.

Ra Hee penasaran apa berita eksklusif pertamanya Han Sun Woo?. Chae Eun menjelaskan Sun Woo itu punya julukan “sekop” sangat teliti orangnya. Dulu Han  Sun Woo sangat menawan.

Dari panjang lebar ceritanya Chae Eun, Ra Hee menyadari kenapa Chae Eun begitu bisa memahami Sun Woo? Apa dulu keduanya berpacaran?.

Semula Chae Eun mengelak keras sekali. Namun Ra Hee bisa melihat jawabannya iya. Chae Eun mengakui dulu mereka sempat pacaran sebentar.

Lalu giliran Ra Hee interview, namanya dipanggil dan membuat semua orang tertawa. Chae Eun menyarankan Ra Hee ganti nama.

Sepulangnya Ra Hee berpapasan dengn CEO Jang.

 CEO Jang diperingatkan pengawalnya untuk hati-hati pada Ketua Ha, karena bisa bisa mengendus sesuatu yang lain. CEO Jang memukulnya, ia tahu apa yang ia lakukan, tak butuh nasehat si pengawalnya.

“Cari tahu siapa yang Woo Ji Han inginkan.”

“Baik bos..”

Ketua Ha ingin membuktikan kekotoran Woo Ji Han dan CEO Jang. JS ent akan dimerger dengan Sami, namun keberadaan Woo Ji Han tidak diketahui.. yang padahal JS Ent tak ada apa-apanya tanpa Woo Ji Han. Jika Woo Ji Han berkhianat dan meninggalkan JS Ent maka tamatlah CEO Jang. 

Meski akan sulit, Ketua Ha ingin anak buahnya mengejar itu demi berita eksklusif.

NB: 

Part 2 yang bikin Ima, saya sempat menawarinya melanjutkan You Call It Passion. Lalu karena suatu hal gak bisa, eh.. pas saya udah mau lanjut dan tinggal pos kemarin sore… ternyata dia bikin part 2 *kaget.com* ^^. Jadi, part 2 itu Ima.. dan part 02 yang bikin saya *hhh. PART 4 sampai 5 end yang bikin Ima. 

Hai Ima, Himneseyo ya.. 😘😙

Advertisements

Don't be shy. Leave a reaply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s