[K-Movie] You Call It Passion – Part 2

Do Ra-Hee menerima panggilan telepon segera diangkatnya. Yang bersangkutan menanyakan posisi manajer Ha Jae Gwan, oleh Do Ra-Hee dijawab tak tahu. Yang menelepon kesal bukan main karena merasa tidak dihargai. Selanjutnya dia keluar dari ruangannya, dari atas dia berteriak “Hei, siapa yang mengangkat telepon tadi?”. Do Ra-Hee mendengar teriakannya langsung bersembunyi di kolong meja kerjanya. Ia measa mampus ketakutan karena yang menelepon adalah direktur Ko

Screenshot - 1_27_2018 , 2_46_32 PMScreenshot - 1_27_2018 , 2_58_00 PMScreenshot - 1_27_2018 , 2_58_25 PM

Di ruangan Direksi Ko, Direktur Ko protes ke Ha Jae Gwan karena salah satu stafnya menulis artikel Romio tentang bahwa CEO agensi boyband Romio hanya mementingkan uang. Ha Jae Gwan merasa tidak ada yang salah dengan tulisannya. Namun tidak bagi direksi Ko karena bos mereka bos Jokdong itu kakap. Berkat dia, memberikan banyak iklan pada perusahaan media kita. Direksi Ko meminta revisi artikel tersebut, dan menyemangati mereka. Kemudian Direksi Ko menanyakan kepada Ha Jae Gwan siapa yang barusan mengangkat teleponnya. Merasa ada yang tidak beres, kemudian dia melihat siapa penulis artikel yang dipegang mengenai band Romio ternyata Do Ra-Hee.

Kontan, Ha Jae Gwan memarahi stafnya karena mempercayakan tema artikel ini kepada pemagang, juga melihat Do Ra-Hee datang langsung menanyakan apakah ia yang mengangkat telepon dari Direksi Ko. Hae Ra hanya diam menyesalinya. Oleh Ha Jae Gwan untuk bersikap sopan santun kepada seniornya. Meminta menyapanya anyeong haseo tiap berjumpa meski tak kenal sampai tiap hari tiap waktu.

Screenshot - 1_27_2018 , 2_59_25 PM

Direksi Ko datang makan malam bersama. Salah satu rekan magang berdiri meminta penjelasan Direksi Ko atas tindakannya melecehkan. Namun segera menyangkalnya. Kurangnya hati- hati Do Ra-Hee jika ia tak bisa mabuk ia menerima saja minum soju hingga mabuk muntah. Seo Jin membantu menggendongnya pulang. Keesokannya saat terbangun, Seo Jin mengatakan bahwa Do Ra-Hee memintanya kencan saat kejadian mabuk. Do Ra-Hee pun menyutujuinya.

Do Ra-Hee pun semangat kerja untuk menulis artikel. Artikel itupun berkali-kali diroebeknya oleh Jae Gwan sampai suaranya habis.

Screenshot - 1_27_2018 , 3_48_05 PM

Esoknya, Do Ra-Hee mendapat panggilan dari Mega pack. Oleh manajer Ha mungkin itu spot truk derek. Tak mengerti apa yang dimaksud ia tanya ke seniornya. Seniornya mengatakan bahwa  ia mendapat koneksi dari ambulans, sopir, apapun dan siapapun. Wah, karena ada berita eksklusif dari Woo Ji-Han yang diserang di dekat rumahnya. Karena stafnya kabur diminta meliput berita itu yang ada Do Ra-Hee terpaksa melakukannya.

Di Rumah Sakit, sudah ada penjagaan ketat terkait insiden Woo Ji-Han. Reporter Chae-Eun menyiksa diri dengan kaki yang digilindis oleh mobil agar bisa masuk rumah sakit. Dengan mengalihkan perhatian penjaganya, Do Ra-Hee masuk ke ruangan kamar sakit Woo Ji Han tapi ternyata tidak terluka sama sekali. Ji Han marah kenapa wartawan berhasil masuk lalu disembunyikan ke balik gorden.

Screenshot - 1_27_2018 , 3_53_38 PMScreenshot - 1_27_2018 , 3_55_17 PM

CEO Jang masuk ke ruangan Woo Ji Han

“Wooi, Top Star.Aku,,, JANG Yu-jin.Aku berkuasa di sini menawarkan perempuan kepada mogul. Dan mencium pantat produser yang menyebalkan. Jika kamu tidak mau kembali untuk itu,sekarang juga hentikan. Kamu mau pergi ke pengadilan? Kau bangsat sialan! Kenapa kamu! Dengarkan aku! Nggak ada yang peduli apa yang terjadi padaku. Aku bisa memulai dari awal. Tapi kamu! Kau pikir kamu bisa?Pergilah ke Amerika secara diam-diam .Kita akan bicara ketika kamu kembali.”

Do Ra-Hee mendapat foto eksklusif dari Woo Ji Han tentang wanitanya. Tapi Do Ra-Heemerasa ini membuatnya jatuh tapi baik bagi Do Ra-Hee. Manajer Ha protes karena Hae Ra tidak mendapat informasi apa- apa dari Ji Wan. Sedangkan Ji Wan pergi ke Amerika padahal dia diserang kenapa lukanya cuma di pelipis tidak banyak terluka.

Do Ra-Hee tanya ke Reporter Sun-Woo kenapa dengan sikap manajer ha.

“Tapi bagian kita masih ada karena dia.”
“Apa maksudnya?”
“Tabloid gratis dan Internetdipenuhi dengan gosip selebriti. Bagian kita nyaris disorot” “berkali-kali.”
“Dia menggunakan cara-cara kotor demi menyelamatkan bagian kita…”
“Meskipun ia mendapat sumpah serapah seperti di neraka.”
“Dia orangnya aneh.”
“Tapi dia punya pendirian.”
“Pendirian apa?”
“Mempertahankan pekerjaannya sebagai wartawan.”

Screenshot - 1_27_2018 , 3_57_51 PMScreenshot - 1_27_2018 , 3_58_59 PM

Malamnya Direksi Ko dan Manajer Ha makan malam di warung tenda. Bagaimana di bagian divisi hiburan Manajer Ha dipertaruhkan karena tak ada berita eksklusif bisa- bisa terpecat.

Do Ra-Hee bimbang dengan foto- foto yang dimiliki dari Ji Wan oleh Seo Jin untuk tidak takut akan komentar takut haters. Karena kepikiran, sumpah serapah manajer Ha dia terbawa mimpi

Screenshot - 1_27_2018 , 4_25_19 PM

 

Komentar:

Maaf ya gaya tulisanku berbeda dengan kak Karissa. Wah gak nyangka kak karissa menulis tentang ini. Dunia media seperti itu. Harus ada bumbu, harus ada skandal biar seru. Please, jangan mau terlibat media. Semua media dimataku penjilat, Dikira dengan memberi tahu kisah hidupmu ke semua orang?? Yang ada mereka melihatnya mencoba menusukmu dan terus menggali kesalahan yang pernah kamu buat tempo lalu. Musuhmu mengantri tuk menusukmu. Teman?? HAHA teman yang kata temanmu ternyata tak menganggap teman sama sekali, karena mereka menjualmu di layar datar atau hiburan. Orang- orang tak peduli apakah mereka mencetak kebohongan atau kebenaran. Mereka hanya ingin menjual cerita dan foto

Kerja di dunia media keras. Kalau sakitnya gak tipus atau liver, kamu bukan jurnalis sejati. Di kejar waktu dengan ledakan informasi segera up to date dengan batasan kolom dan kata.

Advertisements

6 thoughts on “[K-Movie] You Call It Passion – Part 2”

  1. hahaha.. untung di ingetin segera aku revisi ya.. ya gitu deh black knight hanya khayalan impian wanita haha. sama2 kak karissa :))

  2. Ima… padahal aku udah bikin part 2 dan 3 nya… tinggal post. hahahah, aku kaget kamu udah nulisnya.. part 3 gk usah bikin kamu ya..

  3. wah kalau itu post aja kak, gpp part 2 ada dua versi. siapa tahu lebih jelas. punyaku ga detail hehe..

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s