[K-Movie] Sinopsis Fabricated City – Part 2

Para sipir datang melerai keributan di lapangan. Ma Deok Seo diperingatkan, namun Ma Deok Seo beralasan ialah yang menjadi korban karena Kwon Yoo mulai duluan. Lantas si sipir memukulkan tongkatnya ke Kwon Yoo sampai tumbang dan menyuruh sipir lainnya menyeretnya kembali.

“Kwon Yoo… Hukuman kurungan sel isolasi 80 hari.” Kata si sipir, Kwon Yoo dimasukkan ke dalam ruangan sempit dan gelap.

Kwon Yoo didatangani dua orang pria yang mengaku bukan berada di kubu Ma Deok Seo, mereka dengar Kwon Yoo dapat masalah karena cari gara-gara dengan Ma Deok Seo. Karena Kwon Yoo merupakan terpidana seumur hidup.. jadi tak seharusnya ia mencari masalah dengan Ma Deok Seo.

Mereka juga mengingatkan Kwon Yoo jangan mencari masalah dengan terpidana yag sedang menyiram tanaman itu, ia pembunuh dan memakan korban-korbannya. Cukup waspada pada keduanya. Keduanya meminta penjelasan seperti apa korban perkosaannya Kwon Yeo? Anak SMP/SMA? Kasih tahu dong!. Mereka ingin berkoalisi.

Kwon Yoo langsung risih meninggalkan mereka. Dari pembicaraan tidak penting itu kita menjadi tahu sepertinya keduanya dipenjara karena kajahatan semacam itu.

Di dalam saat Kwon Yoo sehabis melakukan sesuatu ia diseret menemui Ma Deok Seo. Ma Deok Seo jadi kesal pada Kwon Yoo karena tidak melakukan instropeksi diri, juga bicara banmal padanya..

Dua pria yang mendekati Kwon Yoo tadi juga dibawa, Ma Deok Seo menyuruh Kwon Yoo melakukan ulang apa yang Kwon Yoo lakukan pada korbannya. Kwon Yoo menolak dan menyumpahinya, Ma Deok Seo dengan santai menyuruh dua pria bejat tadi yang melakukannya pada Kwon Yoo maka mereka akan dilepaskan.

Ibunya Kwon Yoo masih berupaya mencari keadilan. Di tengan hujan deras ia membawa plakat bertuliskan “Putraku bukan pembunuh!”.

Kwon Yoo syok berat dan ia banyak mengeluarkan darah. Ia menggigit para sipir, salah seorang petugas menyuntikkan pelumpuh padanya.

Kwon yoo menemui ibunya didampingi Min Cheong Sang, ia tak berani menatapnya.

“Kau pasti sangat menderita. Eomma… melakukan demo tunggal di depan pintu gerbang pengadilan. Juga melakukan interview dengan buletin mingguan. Untungnya ada orang yang menghubungiku dan berkata bahwa di tangannya ada data yang bisa membuktikan jika kau tidak berada di TKP pada saat kejadian. Minggu depan aku akan mengadakan pertemuan dengan orang itu dan bersiap-siap naik banding.” Ibunya melihat tangan Kwon Yoo yang dibebat.

“Kwon Yoo… Aku… tidak sudi menjadi ibu bagi seorang pelaku pemerkosaan. Jika kau juga tidak sudi dilabel sebagai

seorang pelaku pemerkosaan, kau harus bisa bertahan. Eomma… Pasti akan mencari cara untuk mengeluarkanmu dari tempat ini.”

Kwon Yoo tersisih dari siapapun yang berada di sana. Ia terkadang makan tanpa duduk dan ia melewati hari-harinya ia lewati dengan tegar meski banyak disiksa Ma Deok Seo dan kroninya. Ia bertahan demi ibunya.

Si pembunuh yang memakani korbannya duduk makan bersamanya, nampak bersimpati pada Kwon Yoo. Ia memberikan daun selada yang seringkali ia sirami selama ini. Kwon Yoo menatapnya bingung sembari mengambil daunnya, ia salah paham dan membuntalkan nasi ke daun tersebut. ( kebiasaan orang korea, makan harus ada selada XD )

“Sobek-sobek daun itu dan usapkan pada lukamu.” Jelas si pak tua. Kwon Yoo dengan malu membersihkan dedaunannya.

“Sepertinya kau dulu sering olah-raga. Sekalipun dihajar hingga babak belur seperti itu, kau harus ingat untuk menghindari hal yang membahayakan. Aku akan senantiasa mengawasimu. Kau bukanlah orang yang bisa membunuh orang.”

Kwon Yoo mulai tidak bisa membunuh orang, ia mulai sekarang juga mulai melatih fisiknya kembali. Menurut si pembunuh “Ma Deok Soo harusnya juga tahu jika kau bukanlah seorang pelaku pembunuhan dan pemerkosaan. Masalahnya ada pada dirimu yang telah melukai harga diri bangsat itu.”

Seperti saat Kwon Yoo selesai makan, ia menatap Ma Deok Seo tanpa takut. Ma Deok Seo merasa tidak dihargai dan diremehkan.

Di ruangan mesin Kwon yoo dikejar-kejar napi lain. Kwon Yoo menyiapkan alatnya menembak, semacam panahan buatan yang terbuat dari alakadarnya dan busurnya sepertinya dari isi pulpen. Kwon Yoo menembakkannya ke orang-orang yang mengejarnya.

Ma Deok Seo dari arah sebaliknya sudah membawa kunci/kapak, Kwon Yoo berlari padanya dan menembakkannya tepat di lengannya.

Kwon Yoo menang. Ma Deok Seo terjatuh, beberapa napi tertawa-tawa karena Ma Deok Seo kini terkena getahnya. Kapala lapas mengatakan Kwon Yoo dapat kunjungan.

_FABRICATED CITY_

Kwon Yoo salah mengira ibunya yang akan datang, ia bertanya ke Min Cheong Sang kenapa datang tanpa ibunya.

“Ibuku di mana?”

Petugas membawakan sertifikat kematian yang harus Kwon Yoo tanda tangani. Kwon Yoo kebingungan.

“Walaupun selama ini beliau sangat menderita, tapi tidak kuduga beliau akan mengambil pilihan yang sangat ekstrim seperti ini.”

“Yang kau katakan sekarang ini apa maksudnya? Anu, ada apa dengan ibuku? Hari itu dia malah bilang akan menyelamatkanku dari tempat ini. Dia masih menyuruhku untuk bertahan. Kenapa mendadak ibuku… Kenapa?”

“Untuk melakukan pemakaman, kami membutuhkan tanda-tanganmu. Kecuali kau, beliau tidak memiliki anggota keluarga yang lain. Pemerintah wilayah kabupaten bilang mereka akan membantu dengan urusan pemakaman.”

Kwon Yoo juga tidak bisa menghadiri pemakaman ibunya karena Min Cheong Sang meski sudah menawarkan surat jaminan agar Kwon Yoo bisa menghadiri pemakaman.. pihak penjara menolak mengizinkan Kwon Yoo keluar apapun yang terjadi.

Kwon Yoo frustasi, disaat ia mulai merasakan adanya harapan justru ibunya yang selama ini menjadi pegangannya malah meninggal.

Malam harinya Kwon Yoo bermimpi bertemu dengan ibunya. Ibunya memeluknya, Kwon Yoo menangis sesenggukan sambil memanggili ibunya.

      Di lapangan, beberapa orangnya Ma Deok Seo mencari masalah dengan para petugas. Sirine dihidupkan dan tembakan dilepaskan. Ma Deok Seo menggunakan kesempatan ini untuk melukai Kwon Yoo, sayangnya Kwon Yoo telah membawa senjatanya sendiri sejak tadi. Ia langsung menggores wajah Ma Deok Seo.

Petugas melihatnya dan hendak menyuruhnya meletakkan senjatanya. Kwon Yoo justru menusukkan pisau tersebut ke perutnya sendiri. Setelahnya ia dan Ma Deok Seo dilarikan ke rumah sakit.

Kwon Yoo sengaja melukai dirinya sendiri agar bisa keluar dari penjara. Si pak tua pembunuh sebelum ini pernah menasehatinya. Antara otot arteri dan organ, jika Kwon yoo silap dan melukai salah satunya.. Kwon Yoo akan mati, jadi jangan menusuk terlalu dalam. Usahakan tusukannya agak ke samping.

“Setelah keluar dari sini rencanamu apa?”

Aku harus membersihkan semua ketidakberuntungan ini. Aku pernah berjanji pada ibuku. Tidak akan menjadi seorang anak yang merupakan pembunuh dan pemerkosa.”

Kwon Yoo di dalam kendaraan memukuli petugas yang menjaganya dan mengambil suntikan pelumpuhnya.

Ia mengancam sipir dengan suntikan tersebut supaya mendapatkan kunci borgolnya. Mobil terbalik, Kwon Yoo berhasil keluar tergopoh-gopoh melepaskan borgolnya.

Sipir menodongkan senjata apinya pada Kwon Yoo. Namun ia tak jadi menembak.

Dimulailah pengejaran Kwon Yoo. Kwon Yoo mencuri pakaian di daerah sekitar. Media memberitakan kaburnya Kwon Yoo dan menyimpulkan Kwon Yoo tidak mungkin bisa melarikan diri terlalu jauh karena ia sedang terluka parah.

Polisi mencari Kwon Yoo ke berbagai penjuru. Kwon Yoo melihat dua orang yang kesulitan karena mobil mereka mogok. Kwon Yoo akhirnya membantu mereka dan dapat tumpangan. Mereka ini turis yang hendak melancong ke Tiongkok setelah jalan-jalan di Korea, mereka sangat terbantu dengan ketrampilannya Kwon Yoo.. kalau tidak ada Kwon Yoo pasti rencana liburan mereka akan kacau.

Di jalan dilakukan pemeriksaan pada semua pengendara yang hendak keluar dari daerah ini. Kwon Yoo menunduk menyembunyikan wajahnya ketika petugas menyapa si turis. Si turis tidak bisa berbahasa korea dan membuat petugas dengan entengnya melepaskannya jalan tanpa mengecek ke belakang karena kesulitan berbicara dengan mereka. Para turis mencoba menjelaskan jika mereka sedang terburu-buru ke bandara.

Keduanya melepaskan  mobil mereka pada Kwon Yoo. Mobil ini dibeli seharga 200 ribu won saat pertama kali keduanya tiba di Korea. dan sekarang Kwon Yoo bisa menghancurkannya untuk mendapatkan 400 ribu, ini hanya mobil bobrok.

Keduanya kegirangan pergi. Kwon Yoo menggunakan mobilnya. Media mulai banyak berspekulasi bahwa kaburnya Kwon Yoo tengah membuat masyarakat khawatir kejahatannya akan terulang kembali.

KOMEN-KOMEN:

      Atlet biasanya punya sifat yang rendah hati dan pengendalian diri yang baik, meski punya kemampuan buat melumpuhkan orang atau mukul orang sampai keok mereka gak suka pamer-pamer. Tapi kalau dalam situasi yang mengharuskan ia menyerang dan bertahan ia akan reflek mengeluarkan kemampuannya. Kwon Yoo merupakan representasi atlet yang punya nurani dan harga dirinya tinggi.

Fabricated City, setelah tahu apa yang terjadi pada Kwon Yoo nanti.. di part selanjutnya, readers pasti akan ngerti kenapa judulnya bisa Fabricated City.. sesuatu yang dibuat-buat. Iya.. Kwon Yoo memang difitnah, dan yang menfitnahnya bukan orang biasa dengan cara yang tidak biasa.. kalian pasti akan tergelak mengetahuinya. “Lho, kog bisa gini? WUOW! Ketipu.” HHHH.

     Biasanya saya nonton sambil nulis, namun untuk kelas berat semacam ini saya nonton duluan, ampun DJ! DJ Masmelow *kkkk. FABRICATED CITY DAEBAK!, penasaran, hhhhhh… bagus banget! Bagaimana pun juga tastenya film dengan drama pasti beda.

    Ji Chang Wook saya sebut Tom Cruise nya Korea boleh gak sih? Ganteng atletis dan sering banget ambil projek yang melibatkan fisik serta mengakibatkan banyak cidera. Saya mulai suka dia gara-gara Healer sih.. tak terlupakan sama sekali dramanya yang satu itu XD.. *prokk *prokk!. Sekarang Ji Chang Wook lagi wamil, semangat Oppa! 2 tahun sebentar kog.. kita mah para fans bisa sabar nunggu JiChangWook Come back~ 2 tahun doang kecil atuh.. *sambil kibas2sin sapu tangan*, karena Oppa dan Ajussi yang lain ada banyak soalnya, ngapain setia sama satu seleb? Nyakitin diri sendiri itu namanya *wkwkwk. ^-^V #Fans_musiman

Lanjut part 3 sampai end, sinopsis film lainnya ada di laman/menu Movie. Sudah baca One Day-nya Kim Nam Gil? Life Risking Romance-nya Ha Ji Won? So, I Married an Anti-fan nya Park Chanyeol EXO? Dirangkum di  laman/menu Movie. Bila ada sesuatu yang meresahkan hati dan membingungkan soal sinopsis/apapun mengenai chariszha.com? Jangan malu-malu.. komentar saja.. Enjoy yourself.. ^^, santai saja karena saya gak gigit.. Karissa memang rada kurang waras kog.. moody-an Authornya *kkk jadi biasa aja kalau tiba-tiba saya mandeg nulis atau kebanyakan posting XD, “Wanita: 99%  emosi + 1% akal” XD Tenang, ketika ini diposting saya sudah cengar-cengir lihat video kucing guling-guling XD, tapi tetep males ngelanjutin CM/SM. Dan apakah jadi nelfon pembunuh bayaran? Gak ah.. nanti siapa yang saya ajakin berantem seseru itu kalau orangnya isdet? HHHH

 

Advertisements

10 thoughts on “[K-Movie] Sinopsis Fabricated City – Part 2

  1. wah uda lama ga lihat blog kak karisa, uda berubah template-nya. Lebih suka yg kmrn menarik cuma yang ini lbh rapi… Tapi yang lbh sedih 😦 bang ji chang wook terkena penyakit nyeri otot sehingga drama k2 itu action terakhir.. poor oppa..
    aku uda sinopsisnya keren.. btw, kak karissa punya list drama atau film recommended ga? kyk drama/film yg menarik unik gitu dari tahun jadul gpp
    kyk kategori cinderella-lah, benci jd cinta, perjodohan gitu hehe

  2. @Ima, hai Ima! Memang cari yang simple & elegan ini dan loadingnya lumayan cepet. Sayangnya bulan ini lagi gak bisa banyak nonton drama, cuman While You Were Sleeping itu pun gak update. Udah coba Fated to Love You nya Jang Na Ra & Jang Hyuk belom? Itu lumayan kocak tuh..

  3. @Ima, kog Yunho? Ada ya? Aku dulu baru nonton beberapa eps sih, maksudmu Janghyuk mungkin.. lead male-nya kan?.

  4. oalah kak karisa mianhee.. aku ga nyambung ohh fated to love you.. uda aku nonton hehe.. kirain jang nara go back couple.. cuma entah knp drakor skrg thn ini g ada yg minat kecuali wyws itupun krn suzy..
    lagi pengen bikin sinopsis drama tp susah nih mesti tau hangeul yaa.. pengen blogger

  5. @Ima, pantes aku malah jadi bingung. Gampang ah, cuman butuh kesabaran ekstra dan hobi nulis. Kalau gak ada hobi nulis gak bakal kuat lama-lama di depan komputer *hehe. Kamu mau bikin sinopsis, lihat dong blognya.. ^^

  6. @Ima, bagus blognya ^^, tinggal konsisten posting aja.. kapan-kapan mari duet nulis sinopsis yuk! 🙂

Thankyou sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar/share via fb/twitter jika berkenan. Boleh panggil apa saja (Karissa/Chariszha) tapi jangan admin, dan lagi … Jangan di-copy paste dengan alasan apapun. Semoga betah di rumah saya ini yah … ♡(ˆ▿ˆʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s