[K-Movie] Sinopsis One Day – Part 2

      Kang Soo terjatuh dari tempatnya tidur. Ia berjalan mengendap-endap meninggalkan ruangan, sebelum pergi ia mengucapkan “Aku minta maaf” pada Mi So.

Saat melihat ke bawah Kang Soo melihat kliennya yang berpura-pura sakit kembali ke rumah sakit mengendarai sepeda motor, Kang Soo agak kesal dan memotretnya.

“Dia mulai lagi.”

Kang Soo menelepon seseorang.

“Ya, Choi Doo-yong. Di # 209? Terima kasih.” Kang Soo melihat sosok Mi So menemani bermain seorang anak kecil.

Terlihat sekilas kemudian menghilang, Kang Soo mendekati anak kecil tersebut untuk memastikan. Dia bertanya di mana kakak yang tadi bersama si anak kecil. Anak tersebut berkata tidak melihat siapapun.

“Ah, begitu?” Kemudian pergi.

Kang Soo mendatangi ruangan pasien pura-pura, kliennya barusan berganti baju. Beberapa pasien yang lain sibuk bermain kartu dan main-main. Kliennya tampak tidak peduli, Kang Soo mengikutinya.

“Maukah kau menghentikan itu?” Tanya Kang Soo

“Apa maksudmu?”

“aku bisa menyerahkanmu untuk penyelidikan khusus.” Kang Soo menunjukkan ponselnya.

“Aku tidak berpura-pura! Kau dan aku bisa membahas ini selamanya. Lebih baik biarkan saja kali ini, bisa kan?”

“Aku akan mudah padamu. Orang lain pasti sudah memberitahumu. Kau akan berada dalam tuntutan hukum yang besar.” Kata-kata Kang Soo terhenti sesaat melihat Mi So.

Mi So melambaikan tangannya “Ingat aku?” Mi So mendekatinya. Kang Soo linglung dibuatnya.

“Aku tadinya mau membangunkanmu lebih awal, tapi kau terlihat lelah. Jadi aku tidak melakukannya.” Jelas Mi So. Kang Soo melongok kebelakang kliennya, sementara kliennya pun merasa aneh dengan tingkah Kang Soo.

“Siapa kau?” Tanya Kang Soo ke Mi So

“Aku? Aku Choi Doo Young.” Kliennya juga bingung (Hahhhahaaaaahaha)

“Aku Dan Mi So” Ujar Mi So

“Dan Mi-so? Maukah kau menghentikannya?”

“Aku Dan Mi-so.”

“Jangan bercanda … Aku bilang siapa kau?”

“Kau” Choi Doo Young jadi naik darah karena Kang Soo bicara banmal (nonformal) padanya. Kang Soo menjelaskan ia tidak bicara pada kliennya ini, tapi pada wanita yang dibelakangnya. Mi So mengatakan tidak ada gunanya karena Choi Doo Young tidak bisa melihatnya.

Choi Doo Young menoleh jauh ke belakang, Mi So menggerak-gerakkan tangannya.

“Tidakkah kau melihat wanita ini?”

“Jika kau bercanda, itu tidak menyenangkan. Mengapa kau melakukan ini padaku? Pak Lee?”

“Dia berbicara gila di sini.” Ujar Kang Soo, namun dimata Choi Doo Young Lee Kwajang hanya bicara sendirian.

“Kau datang untuk mengembalikan kerikilku tadi malam kan?”

“Bagaimana kau tahu?”

“Apa yang salah denganmu?” Choi Doo Young melihat Lee Kang Soo tidak beres, berbicara sendirian.

Mi So bilang ia tahu karena ia adalah Dan Mi So. Kang Soo bingung, kalau kau Dan Mi So lantas siapa yang berbaring di sana?. Mi So menjawab itu juga dirinya. Choi Doo Young memilih meninggalkan Kang Soo.

“Lihatlah, aku tidak mengenalmu, tapi itu sudah cukup baik? Aku memiliki hari yang sangat panjang.” Kang Soo mengeluh meninggalkan Mi So. Mi So mengikutinya, ia ingin menjelaskan sesuatu. Kang Soo tidak terlalu menghiraukannya, ia ini orang yang sibuk.

Tapi ketika hendak berjalan meninggalkan Mi So ia tercengang melihat bayangan di cermin hanya ada dirinya seorang. Ia juga menggerak-gerakkan tangannya dengan linglung.

“Aku tahu kau kaget” Tukas Mi So. Kang Soo terkejut, ia meminta maaf lalu melangkah pergi. Ia bahkan kaget dengan sapaan suster kenalannya. Kang Soo berlari terbirit-birit.

*~ ONE DAY ~*

Kang Soo meringkuk di kursi, tiba-tiba ponselnya bergetar. Dari Sun Hwa mendiang istrinya, ia mengangkat panggilannya.

“Kang Soo-ssi, ini aku.”

Kang Soo hanya bermimpi, saat itu hujan deras sekali. Kang Soo terbangun dengan sedih,

     Kang Soo di hari lainnya mengecek CCTV. Ia memang hanya sendirian sewaktu itu.

Di luar gedung Rumah Sakit Kang Soo mencari-cari di mana Dan Mi So, ia melongok ke atas menemukan Dan Mi So di atas gedung duduk menggoyang-goyangkan kakinya. Kang Soo mendatangi Mi So,

Mi So menadahi tetesan air dari atas, Kang Soo ikut melakukannya. Ia syok berat melihat air menembus tangan Mi So. Kang Soo ambruk kebelakang.

“Dia sedang bermimpi sekarang. Saat dia tidur, aku disini. Saat dia terbangun, aku pergi.” Jelas Mi So

“Jadi… Sejak kapan?”

“Sejak kecelakaan itu. Tiba-tiba, aku mengamatinya dari luar. Itu aneh.  Tapi orang tidak bisa melihatku. Itu tidak baik.”

“Jadi hanya aku yang bisa melihatmu?” Tanya Kang Soo bingung. Mi So membenarkannya, sepertinya memang hanya Kang Soo yang bisa melihatnya.

“Jadi kau adalah hantu.”

“Hantu sudah mati. Tapi lihat, aku masih bernafas.”

“Mengapa ini terjadi padaku?” Kang Soo masih tidak bisa percaya. Mi So mengerti, ia dulu juga merasa bingung begitu saat merasakan keanehan ini. Mi So bertanya apa yang akan terjadi padanya? Ia bisa mati. Kang Soo menyentaknya, kenapa bisa berpikir begitu.

“Setidaknya sekarang seseorang bisa melihatku.” Mi So bersyukur.

“Kalau kau senang, itu melegakan.”

Mi So ingin meminta bantuannya Kang Soo.

Ia mengikuti Kang Soo yang masih bingung. Ia tidak bisa menuruti Mi So, ia ini orang yang sibuk. Mi So harusnya bisa pergi sendiri karena dia sekarang ini semacam hantu. Terbang atau lakukan teleportasi dan semacamnya! Baca mantra sihir dan lenyap.

Mi So mengelak, ia tidak melakukan hal-hal seperti itu. Terlalu takut pergi sendirian. Kalaupun dia nekat pergi sendirian ia juga tidak tahu harus ke mana. Kang Soo tetap tidak mau membantunya.

Dari luar orang-orang melihat Kang Soo bertingkah aneh.

+ ONE DAY +

      Mi So langsung antusias melihat sekeliling, trem, pompa bensin dan gedung-gedung tinggi yang selama ini tidak pernah diketahuinya karena ia tuna netra. Kang Soo hanya membalas ala kadarnya tiap Mi So memekikkan kekaguman.  Mi So juga terkejut saat kendaraan bermotor menyalip mobil dengan cepat.

Mi So menghadiri pernikahan walinya dan salah satu temannya yang tuna netra. Mi So memuji keduanya tampak hebat bersama.

Sebelum saling menyematkan cincin.. MC bertanya adakah yang keberatan dengan pernikahan keduanya?. MC meminta yang keberatan mengangkat tangannya. Secara tak terduga Kang Soo mengangkat tangannya gara-gara Mi So, semua orang memperhatikannya dan membuat Kang Soo serba salah.

Video kebersamaan ketiganya diputar. Mi So terharu menyaksikannya. Kang Soo mengikuti Mi So yang pergi meninggalkan keramaian.

“Kau pasti sangat dekat dengan mereka ya?”

“Ya. Mereka seperti keluargaku.” Mi So mendekati anjing penjaga dan pemandunya. Namanya Manggo , ia meminta Kang Soo mengelus dagu Manggo  sebagai penggantinya. Kang Soo menolak, ia agak risih dengan anjing. Namun Mi So menatapinya berharap, ia kan tidak bisa menyentuh Manggo .

Kang So terpaksa mengelus dagu Manggo  meski dengan takut-takut.

“Haruskah kita pergi?” Ujar Kang Soo

Mi So beranjak pergi, Manggo mengikutinya. Tampaknya bisa melihat Mi So.

“Jaga dirimu, Manggo.” Kata Mi So sedih.

NB:

     Criminal Minds dan Save Me tidak akan saya lanjutkan. Males banget rasanya.. entah mengapa rasanya sedih sekali dan lebih memilih merecap film sedih yang satu ini saja.. karena saya sudah tidak tertarik lagi pada dramanya, sorry.. Pasti kelihatan banget ya eps 17-18.. bahasanya jadi kacau *HHHHHH, I feel so sorry.. saya gak kuaaat.. bukan karena dramanya. Tapi sayanya aja yang males, ngerti rasanya naik rollercoaster.. nah! Suasana hatiku sama seperti itu, naik turun tidak jelas dan membikin mual.. saya tidak masalah menunggu.. , saya hanya marah karena merasa dituduh-tuduh tidak sabaran, apa maunya ini anak? Ada yang tahu nomor telepon pembunuh bayaran? Bagi kontaknya dong.. saya kepengen balas dendam -_-!.

   Jika Reader bingung “Kog ada ya? Orang tinggal 2-4 episode lagi seru-serunya… gak lanjut ditonton?” Saya jawab “Ada dong, saya! ITU SAYA!” Bisa ajaib banget gitu orangnya, biasanya orang akan berhenti nonton dieps 2 atau 6 dan pertengahan kalau bosen, saya bisa memutusnya kapan saja tergantung suasana hati. Saya pernah berujar kan.. kalau recapannya di sini belom ada berarti juga belom nonton dan itu real terjadi, saya tidak lanjut nonton lagi. Buat apa bohong juga? Gak ada untungnya kali ah..

Boleh kalian kesal padaku di kolom komentar, mengkritik dan memberiku saran.. sangat boleh malahan. Sebagai owner saya dengan legowo akan mendengarkan keluhan kalian para pembaca.

Advertisements

About Karissa Yi

Someone who can't live without drama. ["chariszha.com" - Can't Life without drama ]

Posted on 3 October 2017, in One Day and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s