[Sinopsis] Save Me – Episode 11 Part 1

Sang Hwan terkejut melihat Baek Jung Ki bercengkerama dengan Han Yong Min. Han Yong Min menyuruh Sang Hwan memberinya salam pada Pastor Guseonwon tersebut, Sang Hwan marah.. baginya ia adalah Pemimpin Sekte sesat.

Han Yong Min tidak suka kata-kata anaknya itu. Baek Jung Ki sendiri dengan kalem menjelaskan ia bukanlah pemimpin sekte sesat, ia hanyalah pastor yang menyebarkan kebaikan ke Muji. Han Yong Min bilang temannya Sang Hwan yang ia ceritakan dulu (Sang Mi), dalam penjagaannya pastor karena mengalami luka batin yang berat, Sang Hwan tidak perlu khawatir lagi.

Justru Sang Hwan makin kesal, lagi-lagi ayahnya bertindak cari aman seperti 3 tahun  yang lalu. Kali ini apa lagi? Mau jadi Gubernur Provinsi? Anggota Kongres?

“Hentikan!”

“Saat kecil kau berkata orang berkuasa, harusnya membantu orang yang lemah dan miskin! Manusia itu mengurung seorang gadis yang semuda anak perempuannya untuk ditiduri olehnya!”

Han Yong Min murka pada anaknya. Sang Hwan amat kecewa pada ayahnya yang malah berpihak pada pimpinan sekte. Han Yong Min menampar pipi Sang Hwan. Ia meminta maafkan kelakuan Sang Hwan ke Baek Jung Ki. Baek Jung Ki lalu memberikan nasehat bijak dan meminta mempercayakan Sang Mi padanya, Sang Hwan hanya memandanginya sinis.

Sang Hwan menjatuhkan vas bunga ucapan semoga lekas sembuh ke ibunya Sang Hwan. Ia lalu pergi meninggalkan mereka semua.

      Sang Hwan mencegat Baek Jung Ki, Wan Duk hendak mencegahnya tapi Baek Jung Ki membiarkannya. Sang Hwan memperingatkan Baek Jung Ki untuk jangan macam-macam pada temannya.. Baek Jung Ki bertanya apa Sang Hwan menyukai Sang Mi, Sang Hwan kesal dengen partanyaan seperti itu. Baek Jung Ki menjaelaskan seperti halnya perasaan Sang Hwan yang tidak bisa ditutupi, begitu pun perasaannya Yang Mahakuasa pada Sang Mi.

Ia harap Sang Hwan tidak salah paham, Yang Mahakuasa sangat mempedulikan Sang Mi. Sang Hwan balas mengatakan, masalahnya.. Sang Mi tidak suka padamu, atau yang kau sebut yang mahakuasa itu.

    Baek Jung Ki menawarkan sekali-kali ke Guseonwon, Sang Hwan menyobek selebaran yang diberikannya itu.

      Dong Cheol dan yang lain memasuki Guseonwon.

“Kepada Bapa Spiritual terkasih, Halo, bapa spiritual, suami spiritualku. Aku, anak kelas 2 di SD Muji, namaku Shim Hyo Seo. Dalam kotbah bapa spiritual anda mengajarkan kalau surga hanya ada jika hati kami gembira. Jadi aku sangat senang bertemu dengan bapa spiritual Itu sebabnya bagiku, tempat ini adalah surga. Bapa spiritual, aku akan menjaga imanku, karena di masa depan aku ingin menjadi bunda spiritual. Aku akan berdoa keras agar bisa menjadi bunda spiritual”

Seorang anak membacakan keinginannya.. Orang-orang di sana tergelak mendengar pernyataan anak tersebut. Dong Cheol sibuk mengedarkan pandangannya mencari Sang Mi. Sang Mi di luar,

Sang Mi akan dinobatkan sebagai bunda spiritual. Ketika ayah dan Apostel Kang membicarakan keinginan tulus bocah tersebut yang hendak menjadi bunda spiritual dikelak hari, dan menyayangkan sudah ada Sang Mi yang akan menjadi Bunda spiritual.. Sang Mi berkata “Aku akan menyelamatkan mereka”

Maksud Sang Mi dan yang dipahami Tuan Im berbeda,

        Sang Hwan mendatangi Guseonwon. Di dalam sana Baek Jung Ki dan yang lain masih melanjutkan acaranya.

Sang Hwan sudah masuk ke area dalam Guseonwon. Sang Mi dipanggil masuk, semua orang diminta menyambutnya dengan tepuk tangan

Sambutannya meriah sekali.

“Layaknya bunga putih, kau selalu murni di antara dosa kami yang kelam dan kotor”

“Keinginan kami akan terpenuhi. Kami percaya!”

Kemudian Sang dipakaikan mahkota bunga, Dong Cheol tampak gusar dengan momen aneh ini.

“Saat yang mahakuasa memberiku pesan, kalau aku dan Sang Mi akan melakukan pernikahan spiritual, dimana kami bersatu. Saudara-saudara sekalian akan dimurnikan.”

“Keinginan kami akan terpenuhi “

“Aku percaya” Semuanya lal bernyanyi-nyai dan menari-nari. Kemudian Sang Mi diajak keluar oleh Kang Eun Shil. Sang Mi juga melihat Dong Cheol di sana,

      Ketika Dong Cheol hendak mengejar Sang Mi tangannya ditahan oleh Hong So Rin, So Rin tahu siapa Dong Cheol ini.. 3 tahun yang lalu Dong Cheol ditahan di tahanan remaja. Dong Cheol heran siapa sebenarnya Hong So Rin.

     Sang Hwan memasuki ruangan Bapa Rohani. Sang Mi memasuki sebuah kamar, ia lepas mahkota bunganya.

Bapa Rohani dan yang lain masuk, Sang Hwan bersembunyi dan mencuri dengar pembicaraan mereka. Ada beberapa hal yang perlu kubicarakan dalam persiapan pernikahan spiritualku. Semuanya, mulai dari aku dan murid-muridku, semua jemaat, harus berpuasa daging mulai hari ini. Kita hanya memakan makanan murni, beras putih mentah.   ( heol~ rumput dan dedaunan lebih segar, ganti ganti!!!! Beras mentah? APA? Zoom in zoom out.. jeng jeng jeeeng~ sinetron ala. Lebih baik aku membenci padi daripada memakannya langsung seperti unggas XD HHHHHH!)

 Kita harus memurnikan darah sebelum menyambut bunda spiritual. Kalian sudah mengerti?. Baek Jung Ki sendiri akan menunggu pesan yang mahakuasa untuk jadwal pernikahannya dengan Sang Mi.

“Dalam ibadah selanjutnya sepertinya kau harus menambah beberapa hal. Karena kita menyambut bunda spiritual, alangkah baiknya jika kau membantuku … mencari tahu kita harus melakukan apa dalam menjemput pesanan spesial kita untuk acara tersebut.  Ini acara spesial. Tapi yang kita ambil belum cukup banyak.”

Maksudnya ia belum dapat tarikan banyak uang.

“Karena kita menyambut bunda spiritual, kita harus melepaskan hal yang bersifat materialistis. Itu bisa membutakan dan memenuhi hati kita, demi menaiki bahtera keselamatan, kita harus berhati bersih dan ringan.”

“Yah, itu intinya. Bukan begitu?” Apostel Jo tidak terlalu peduli dengan ucapan basa basi perihal yang mahakuasa tersebut, ia lalu pergi.

“Mereka yang melawan kebesaran yang mahakuasa, akan menderita dalam api di hari penghakiman.” Gumam Baek Jung Ki pada dirinya sendiri, Sang Hwan yang berada di bawah meja jadi was was jangan sampa Baek Jung Ki mengetahui keberadaannya.

Baek Jung Ki berdoa sendiri,

“Aku yakin yang mahakuasa menyiapkan bahtera keselamatan dan mengizinkan kami mempersiapkan diri di hari penghakiman. Yang percaya akan hidup, meskipun Ia mati. Yang hidup percaya, tidak akan mati. Aku percaya perkataanm”

. Sang Hwan mengintip tingkah aneh tersebut, ia juga merekamnya dengan ponsel. Baek Jung Ki membakarkan tangannya ke lilin-lilin.

Setelah puas main api dia terkekeh sendiri, lambat laun berubah menjadi tawa kesombongan yang menggelegar.

“Kau kini … adalah tubuh yang mahakuasa. Tidak ada satupun yang bisa melawanmu.” (Emang agak aneh, sejak awal sekte ini tidak pernah menyebut Tuhan, tapi Yang Mahakuasa, Sehaneul.. kalau kuartikan dari bhs koreanya secara harfiah kan pemilik/penguasa langit dan halusnya Yang Mahakuasa *ah biar suka2 dialah..)

Aktifitas gilanya terhenti karena mendengar suara pesan masuk ponsel. Ia kemudian mencari-cari adakah penyusup. Sang Hwan sudah pergi ke tempat lain.

Sang Hwan memasuki kapel utama, namun ia segera sembunyi ketika melihat bayangan Kang Eun Shil menuju kemari. Apostel Kang mengambil buku yang terjatuh, ia sadar salah satu pintu terbuka.

Sang Hwan sendiri tanpa sengaja bertemu Kim Bo Eun. Ny. Im mengira Sang Hwan adalah Sang Jin. Sudah lama ia mencari Sang Jin, ia takut sendirian di sini.

Sang Mi terkejut melihat Sang Hwan ada di sini, ia memintanya pergi karena di sini bahaya. Sang Hwan mengajak Sang Mi kabur bersama. Namun menurut Sang Mi saat ini belum tepat, Sang Mi mengajak ibunya beristirahat.

Lalu terdengar suara Apostel Kang, Sang Hwan langsung pergi sebelum ia datang. Apostel Kang berbasa-basi, ibunya Sang Mi kemari ingin mendengarkan orang berdoa sepertinya. Nyonya Im meminta Apostel Kang untuk menjaga Sang Mi dan Sang Jin. Kang Eun Shil mengiyakannya.

Sang Hwan turun melompati gerbang Guseonwon yang tinggi itu. Ia naik motornya pergi.

      Dong Cheol bertanya dimana orang yang biasanya menyetir?. Jo Wan Tae memuji Dong Cheol cermat, tajam matanya.. apa Dong Cheol bermain saham?. Dong Cheol mengelak, ia hanya ingat karena badannya besar sekali, ia hanya penasaran. Jo Wan Tae mengatakan kalau temannya itu sedang ada tugas menjaga orang, ada seseorang yang harus diawasi.

Lalu Jo Wan Tae bertanya ke orang yang duduk di sebelahnya Dong Cheol apa punya teman yang sering kemana-mana mengendarai skuter?. Yang ditanyai menjawab sekenanya, ia tidak punya.. lagipula ada banyak orang yang mengendarai skuter di Muji.

Dong Cheol jadi waspada, ia curiga yang dimaksudkan adalah Sang Hwan dan Jung Hoon. Dong Cheol pura-pura bertanya ada apa memangnya? Jo Wan Tae bilang mereka melakukan hal-hal baik dan dicari karena hendak diberi balasan.

“Atta, perbuatan mereka pasti sangat baik.” Akting Dong Cheol.

“Ya. Aku harap bisa segera menemukannya.” Jo Wan Tae dengan muka kesal.

Sebelum pergi So Rin memberikan sebuah kertas kecil ke Dong Cheol. So Rin pura-pura bilang “Sampai jumpa besok!” sambil menggenggam tangan Dong Cheol.

Dong Cheol teringat saat di kapel tadi, So Rin mengatakan ia sebenarnya adalah wartawan yang sedang mengumpulkan berita soal sekte ini.

Tertulis di notesnya: Aku tidak tahu kenapa kau kesini. Tapi jangan kembali lagi ke tempat ini.

Jung Hoon dan Man Hee menonton video Baek Jung Ki yang main api dan tertawa-tawa girang dengan sombongnya. Ini gila, kenapa juga Sang Hwan ke Guseonwon? Benar, Sang Hwan sudah gila.

“Sepertinya ayahku … bersatu dengan pemimpin sekte itu. Makanya aku harus memastikannya sendiri. Aku ingin mengumpulkan semua bukti. Maafkan aku.”

“Sudahlah. Lagipula apapun perbuatan ayahmu, kau tidak akan melarikan diri lagi?” Kata Dong Cheol.

Sang Hwan kemudian ada permintaan ke Jung Hoon untuk menyiarkan video hasil rekamannya, setalah Sang Hwan pikir kalau ayahnya sepihak dengan pemimpin sekte maka polisi maupun wartawan tidak akan mempercayai mereka. Harus ada bukti agar semua orang percaya.

Mereka kemudian membuat peta Guseonwon. Dong Cheol menunjukkan kertas yang ia dapat dari Hong So Rin, wartawan yang menyamar di Guseonwon. Entah itu ancaman atau peringatan yang jelas Dong Cheol baru mengetahui maksudnya kalau bertanya langsung.

Sang Hwan meminta Dong Cheol hati-hati karena pemimpin sektenya lebih berbahaya daripada yang ia perkirakan. Dong Cheol tidak takut, justru ia khawatir pada ketiga temannya karena si kribo mencari-cari ketiganya.

“Aku akan memeriksa apakah wartawan itu bisa dipercaya atau diandalkan. Lalu, aku juga akan mencari tahu apa saja yang mereka lakukan sebelum datang ke Muji-gun” Ujar Sang Hwan.

Ponsel Dong Cheol berbunyi, ia lalu pamit pergi dan sampai ketemu besok lagi.

MEN-KOMEN-MEN-KOMEN- MEN-KOMEN-MEN-KOMEN:

              Baek Jung Ki Harabeoji… Jaebalyeo…Mentang-mentang gak punya expired date ya.. sukanya sama Sang Mi, bisa nunggu sampai Sang Mi gede dan mateng pula… Pak Tua… pliiiiiis jangan buat penonton jijik padamu lebih dari sebelumnya, mendingan saya lihat pembunuh berantai yang sadis mencacah-cacah mayat dijus oseng, jilatin pisau yang ada darahnya (eh waits.. ekstrim banget??) yaaah… dan semacamnya sekalian daripada yang semacam ini #Suwer!. Gak tega..  Di eps 12 saya ngintipp.. cepetin videonya pas ending ada momen Sang Mi bertanya kenapa dia yang dipilih sebagai bunda spiritual, Baek Jung Ki tentu gak mungkin bilang jujur secara gamblang.. ia berceloteh ini kehendak yang mahakuasa dll.. meski gitu para penonton bisa nebak pasti alasan sebenarnya, dalam benaknya mungkin jawab “Karena kau cantik Sang Mi, membuatku tidak bisa berhenti memikirkanmu”. Kalau dia menjawab seperti itu beneran, pengen gw cakar atau gampar mukanya -_-,

      Yang sabar aja readers.. saya baru bisa bikin 1 part *kkk, nunggu gak enak ya.., Somehow 18 subtitlenya keluarnya agak lama, capek juga nungguin sub yang satu ini padahal dramanya kocak dan leadingnya terkenal.. Minho dan Yubi kan bukan anak baru kemaren sore, hanya 15 menitan lagi..,  *wkwkwk

 

Advertisements

3 thoughts on “[Sinopsis] Save Me – Episode 11 Part 1

  1. huum..sueer..aq ngikuti sinopsis aj uda jijay hbs sm si Baek Jung Ki dan antek2nya..dl uda sebel liat si bapak ni d K2..eh disini lbh bikin emosi n jijik..hahaha…
    aq serem tp pnasaran ma drakor ni..hehehe..
    smangat trs..sehat sll

  2. Semangatt bikin sinop nya yaa 😍~~~ aku cuma ikutin sinop aja, karena stop nonton di eps 4. Ga kuat mental sist 😂. Tapi tetep penasaran sama cerita hahaha

Leave A Reply. Never Call Me "ADMIN", My Name is KARISSA/CHARISZHA. Thanks :))

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s