[Sinopsis] Criminal Minds – Episode 13 Part 1

Ahn Yeo Jin tidak menemukan foto Si On dibalik lukisannya, ia cukup terkejut.

Si On sulit ditemukan keberadaannya karena mereka hanya memiliki potongan foto yang dimiliki Ahn Yeo Jin. Nana menemukan fakta bahwa ayahnya Ahn Yeo Jin dulu sempat dipenjara atas tindak kekerasan dan percobaan pembunuhan, setelah dilepaskan bahkan masih sering keluar masuk penjara.

Timjangnim menemui Ahn Yeo Jin untuk menanyakan keberadaannya Si On. Yeo Jin tetap tidak mau memberitahukannya. Ia sudah membuat keputusan tersebut 15 tahun yang lalu, bukan semata-mata ada hubungannya dengan suaminya. Ini demi Si On.

Timjangnim mengerti, namun ia tidak bisa membiarkan seseorang mati tanpa punya salah apapun. Ia juga ingat pekataannya Ahn Yeo Jin sebelumnya tentang bagaimana hanya karena kesalahan orang tuanya.. seorang anak harus menderita?

Karena Yeo Jin mengerti rasa dukanya menjadi anak seorang kriminal, ia pasti tidak ingin Si On merasakan hal yang sama. Mendengar dugaannya Timjangnim ia menangis, tapi tetap tidak mau memberitahu.

Yeo Jin mereflektikan kisahnya ke Timjangnim, bagaimana jika Hanbyul harus hidup sebagai anak kriminal yang membunuh dan memotong-motong jasad? Keputusannya Yeo Jin tidak akan berubah.. ini adalah hadiah terakhir yang bisa ia berikan pada Si On. Tidak ada hubungannya dengan Timjangnim.

Satu-satunya waktu diluar pengawasannya Jo Young Hoon adalah ketika Ahn Yeo Jin mengajar les melukis, rata-rata anak didiknya dari kalangan orang kaya. NCI berusaha mencari adakah yang mengadopsi anak dalam rentang waktu hilangnya Si On. Diketahui ada salah satu keluarga yang mengadopsi anak.

Sun Woo dan Hyun Joon langsung menuju lokasinya. Nana menemukan ada yang aneh, keluarga tersebut tidak bermarga Ahn tapi salah satu nama anaknya Richard Ahn. Diketahui dia pemain Cello yang jenius dan semua orang memujinya.

Yeo Jin sudah siap menjalani hukuman matinya, Timjangnim meminta Kepala Lapas menangguhkannya karena agennya sedang membawa kemari anaknya Ahn Yeo Jin. Kepala Lapas bersikeras tidak bisa karena belum ada perintah dari yang di atas. Timjangnim meyakinkan bahwa ia sudah mengajukan permohonan ke Kemekumham. Jika Ahn Yeo Jin mau menunggu sebentar saja Si On pasti akan di sini.

13 menit sebelum hukuman mati, Hyun Joon dan Sun Woo khawatir jika tidak bisa tepat waktu.

      Mereka sudah tidak bisa menunggu lagi. Ahn Yeo Jin meminta Timjangnim jangan terlalu memaksakan diri… Jika, sebagai orang tua, kau bisa memberikan kehidupan… yang bahkan tak bisa kauimpikan bagi anakmu…, kau mungkin akan melakukan hal yang sama.

“Ahn Yeo Jin-ssi. Jika Si On tahu tentang kau…, apa dia bisa memahami situasi ini?”

“Dia tidak perlu tahu siapa aku. Hanya itulah keinginanku.”

“Maka aku akan menyelamatkan nyawamu lebih dulu.”

“Nyawaku… sebelum aku bertemu Jo Young Hoon pun…, memang sudah berakhir.”

Timjangnim menghalang-halangi Yeo Jin, Kepala Lapas marah padanya karena ini menyalahi aturan. Kang Ki Hyung janji akan bertanggung jawab dengan ini, ini cuma butuh waktu sebentar.

Hyun Joon dan Sun Woo belum bertemu pemilik rumah, tak lama kemudian sebuah mobil datang.

Hyun Joon dan Sun Woo memperkenalkan diri dari NCI, mereka bertanya apakah tahu anak yang bernama Si On?. Sun Woo lalu menghubungi Timjangnim, mereka sudah menemukan Si On.

    Tapi tetap saja Yeo Jin tidak merubah keputusannya, ia ingin pergi dari dunia ini. Ia tidak mau Si On menjadi korban.

Timjangnim memerintahkan Sun Woo untuk tidak melanjutkan, ia merasa telah membuat masalah. Sun Woo dan Hyun Joon kemudian pamit pergi, mereka salah orang. Pria itu lalu menyambangi keduanya, ia berterima kasih pada keduanya.

Timjangnim menyerah, ia akan membiarkan Yeo Jin pergi sesuai keinginannya. Ia memegangi tangan Yeo Jin sebelum hukuman dijatuhkan

“Wajah terakhir yang ingin kulihat sebelum aku pergi… adalah wajah Timjangnim. Kau tak keberatan dengan permintaanku ini?”

Han menunduk sopan atas keputusan Ahn Yeo Jin. Sekarang beberapa orang berkumpul menyaksikan hukuman gantung Ahn Yeo Jin.

Timjangnim tak kuasa menahan airmatanya.

~** Criminal Minds **~

Han Byul dan Kang Ki Hyung menyaksikan pertunjukan Cello Richard Ahn / Si On. Scene ini adalah potongan pertama yang kita lihat di episode kasusnya Ahn Yeo Jin dan Jo Young Hoon yang kita lihat sebelumnya sampai kematian Ahn Yeo Jin yang tidak ingin Si On mengetahui siapa dirinya dan membiarkan hidup bahagia di keluarga lain.

Timjangnim: “Hal terbaik dan terindah di dunia… tidak bisa dilihat atau bahkan disentuh. Karena hal tersebut harus dirasakan dengan hati. Helen Keller.”

Hyun Joon mengunjungi Mo Ji Eun. Ia teringat saat Ji Eun memasangkan gelang di pergelangan tangan Hyun Joon sambil mengatakan

“Mulai sekarang kau milikku”, Hyun Joon dengan gagu balas “Si bocah ini, kata siapa aku milikmu?”

Ji Eun lalu menunjukkan gelangnya sendiri.

Hyun Joon mengeluarkan foto dan meletakkannya ke samping bunga yang ia bawa.

Penerimaan beasiswa dari Yayasan Pemuda Cheonju ke para siswa yang berprestasi.  Hyun Joon menghadiri acara tersebut, Sang Ho memanggilnya. Hyun Joon balik mengangkat tangannya, tema disampingnya mencemooh Sang Ho yang dulu pintar tapi sekarang keadaannya seperti itu. Sang Ho tampaknya sadar kalau diremehkan, ia tampak geram.

Polisi masuk ke acara tersebut, menangkap Hyun Joon atas pembunuhan Kang Ho Young. Hyun Joon agak bingung namun ia ikut mereka,

Timjangnim mengemasi barang-barangnya, sebelum pergi ia sudah menyiapkan hadiah untuk para anggota timnya. Baek San datang mengajaknya untuk makan malam bersama semuanya.

Nana dan yang lain belum tahu akan keluarnya Timjangnim, heran kenapa Direktur tidak mengizinkan pulang duluan. Apa akan diberi bonus? Tapi disaat seperti ini Hyun Joon malah pulang kampung ke Cheonju.

Han sedikit penasaran karena ia belum pernah ke Cheonju. Nana mengajak ke Cheonju sekalian kalau begitu.

Min Young datang memberitahukan kalau Hyun Joon ditangkap atas tuduhan pembunuhan.

NCI segera mengurusi kasusnya. Kang Ho Young, 32 tahun. Penyebab kematian patah tulang tengkorak karena senjata tumpul. Tiga hari lalu, ia ditemukan tewas di hutan dekat Bendungan Cheonju. Saat mayat ditemukan, mayat sudah terlalu busuk untuk diidentifikasi. Dan pemeriksaan mortem mengasumsikan dia meninggal sekitar 20 hari lalu. Menurut penyelidikan polisi…, sidik jari dan darah Hyun Joon dan Kang Ho Young telah ditemukan. Di pusat kebugaran Ceonju, disitulah TKPnya. Dan juga rekaman CCTV yang merekam Hyun Joon keluar dari TKP, sudah diamankan.

Hyun Joon juga orang terakhir yang ditelepon… olehnya pada hari pembunuhan tersebut. Dan telah dikonfirmasi bahwa Hyun Joon berada… di TKP pada perkiraan waktu pembunuhan.

Nana dan Han tidak bisa menerima ini, Hyun Joon tidak mungkin melakukan ini. Timjangnim lalu bertanya ke pendapatnya Sun Woo yang diam.

“Kim Hyun Joon… memang selama ini menyelidiki kasus pembunuhan di Sungai Nadeul. Kang Ho Young juga salah satu tersangka kasus pembunuhan di Sungai Nadeul… 14 tahun silam, begitu juga dengan Go Young Min…”

Nana langsung teringat saat Hyun Joon bilang ia adalah salah satu tersangka pembunuh di kasus sungai Nadeul.

Sun Woo yakin Kasus pembunuhan Kang Ho Young dan Sungai Nadeul ini… pasti berkaitan.

“Jadi maksudmu… Kang Ho Young duluan yang menghubungimu, mengajak ketemuan… tapi dia tidak jadi datang?”

Detektif Tae tidak percaya dengan Hyun Joon, dari bukti yang ada terlihat bahwa Hyun Joon adalah pelakunya, alasannya untuk menutupi kasus pembunuhan Sungai Nadeul.

“Karena kasus pembunuhan Sungai Nadeul… merupakan kasus pembunuhan pertamamu setelah… kau ditugaskan ke Subdit Kejahatan dan Kekerasan. Kau selalu mencari bukti  kejahatan dari dulu… karena rasa bersalah akan kesedihan korban yang belum terselesaikan. Dan obsesimu pun… kian menjadi-jadi.”

“Tutup mulutmu.”

“Jika aku pelakunya…, menurutmu aku dengan bodohnya akan meninggalkan sidik jariku… dan terekam CCTV? Pikirkanlah Karena obsesimu… Kau bisa menjadi mengada-ada..”

“Hei. Jangan coba main-main denganku.” Detektif Tae tersinggung.

“Apa kau sungguh ingin memecahkan Kasus Sungai Nadeul?”

“Tutup mulutmu!”

“Maka temukanlah pelakunya sebenarnya yang membunuh Ho Young. Itulah yang harus kau lakukan.”

Sersan Oh marah karena anak buah mereka bertindak tanpa memberitahunya. Anak buahnya beralasan karena beliau dinas kemarin. Hyun Joon lalu ditanyai apa yang sebenarnya terjadi.

Sun Woo nampak termenung, Min Young membawakannya minuman dan Sun Woo bercerita tanpa diminta. Waktu kecil ia pergi liburan ke Cheoju rumah neneknya, ia adalah orang pertama yang menemukan jasad kasus Sungai Nadeul.

Sun Woo kebetulan masuk ke toko yang ada Ji Eun nya, ia lihat Ji Eun dituduh mencruo kartu tapi Je Eun mengelak ia hanya membantu teman-teman Oppanya untuk membelikan barang dari sini. Sun Woo lalu membantunya, ia jadi saksi kalau Ji Eun tidak berbohong.

Ji Eun suatu hari melihat Sun Woo kehujanan, ia menawarinya payung tapi Sun Woo menolak. Tapi Ji Eun tetap ingin menolongnya dengan alasan ia tidak mau berhutang budi pada siapapun, sebelumnya Sun Woo menolongnya.

Mulai saat itu mereka berteman dekat, main ke sungai. Suatu hari mereka janjian tapi Sun Woo tidak melihat Ji Eun juga. Terdengar ibu-ibu bergosip soal anak SMP yang hilang. Sun Woo kemudian pergi mencari Ji Eun

Sun Woo menemukan Ji Eun sudah meninggal.

NB: ლ❀ლ❤️ Sisanya senin ya.. ლ❀ლ, kurang editingnya doang sih.. *wkwkwk

Advertisements

2 thoughts on “[Sinopsis] Criminal Minds – Episode 13 Part 1

Thankyou sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar/share via fb/twitter jika berkenan. Boleh panggil apa saja (Karissa/Chariszha) tapi jangan admin, dan lagi … Jangan di-copy paste dengan alasan apapun. Semoga betah di rumah saya ini yah … ♡(ˆ▿ˆʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s