[Sinopsis] Save Me – Episode 09 Part 2

“Aku percaya kepada-Mu, yang Mahakuasa, penyelamatku. Yang Mahakuasa, Engkau telah menuntun keluarga kami ke tanah Muji ini untuk menyelamatkan kami. Namun, iman kami terlalu lemah untuk mematuhi-Mu, Yang Mahakuasa. Yang Mahakuasa, tunjukkanlah sebuah keajaiban kepada kami. Selamatkanlah kami. Aku memercayai-Mu. Doa kami akan terkabul. Doa kami akan terkabul. Aku memercayainya. Selamatkanlah kami.”

Lama-lama doanya berubah menjadi racauan tidak jelas, Tuan Im memukul-mukul tubuh dan menampar-nampari wajahnya sendiri.

Detektif Lee Kang Su menemui Gubernur Han dan Nona Lee, Gubernur Han sedang memancing. Nona Lee memberikan daftar perusahaan yang terkait dengan Pak Cheon. Berikan sedikit rasa takut agar mereka bisa membuat keputusan sendiri.

“Baik. Aku mengerti.”

“Pria itu bernama Cha Joon Gu. Dia tidak akan menyebabkan masalah, bukan?”

“Dia membantu Pak Cheon dan dikhianati oleh Lee Jin Seok. Dia memendam dendam. Meski terjadi sesuatu, aku bisa membuatnya terlihat seperti balas dendam kelompok preman. Dia tidak memiliki keluarga atau geng. Jangan cemas.”

“Detektif Lee..” Panggil Han Yong Min

“Ya”

“Kau harus menyadari betapa berharganya seseorang. Saat pemilihan, dia juga akan memiliki hak suara.”

“Ya. Anda benar. Gubernur, Anda menangkap seekor ikan besar.” Ikannya ditarik, Lee Kang Su membantunya. Namun anehnya Han Yong Min melepaskannya kembali, Lee Kang Su memujinya berperikemanusiaan sekali.

“Dengar baik-baik. Aku memancing bukan untuk menangkap ikan dan memakannya. Aku memancing karena menurutku lucu saat ikan berjuang untuk hidup bahkan dengan kail di insangnya. Itu sebabnya aku memancing.”

“Begitu, ya.” Lee Kang Su nampaknya mengerti konotasi dibalik kata-kata Han Yong Min. Han Yong Min kedengarannya ingin memporakporandakan Pak Cheon bukan untuk menghancurkannya, namun ia hanya suka dan menikmati ketika Pak Cheon nanti kepayahan berjuang untuk hidup berkat ulahnya Han Yong Min.

Detektif Lee datang menemui Joon Gu, ia dengar Joon Gu berutang sesuatu kepada Lee Jin Seok. Joon Gu santai, semua orang di sini juga mengetahuinya. Lee Kang Su mengajaknya menghancurkan Lee Jin Seok, anggap saja sebagai kerjaan paruh waktu.

Joon Gu juga tahu kalau Lee Kang Su dipindah ke Muji karena berulah di Seoul. Pintar juga, mengancam Joon Gu agar mau melakukan tugas kotor.

Lee Kang Su pikir beginilah Muji, kami salahkan orang tidak bersalah dan kami penjarakan. Bahkan lebih mudah mengirim mantan penjahat kembali ke penjara. Bahkan lebih mudah mengirim mantan penjahat kembali ke penjara. Aku detektif. Aku tidak akan menyuruhmu membunuh seseorang.

Joon Gu  terkena ancamannya, meski setengah hati ia akan lakukan. Dia harus mengambil buku keuangan, kalau ingin menghancurkan Lee Jin Seok maka hancurkan orang-orang diatasnya terlebih dahulu. Joon Gu mengambil berkasnya dengan malas-malasan. Ia kembali ke dalam bengkel.

Lee Kang Su mengamatinya, memang benar.. ikan yang berjuang untuk hidup kelihat menarik dan lucu.

Kang Eun Shil di kamarnya, ia memperhatikan luka bakar di punggungnya melalui cermin.

Teringat saat kehidupannya masih normal. Kang Eun Shil berdo’a bersama Yura anaknya. Suaminya curiga Kang Eun Shil ada main dengan Pastor itu (Baek Jung Ki).

Selalu ke sana dan pulang telat, membuat suaminya curiga. Kang Eun Shil dan Yura sama-sama tidak terima dengan tuduhan ayahnya, Pastor tersebut adalah orang yang hebat. Suaminya marah, ia mengambil teko air panas dan melemparkannya pada Yura dan Kang Eun Shil. Kang Eun Shil melindungi anaknya, ia terkena siraman air mendidih hingga menimbulkan luka bakar di bahunya sampai sekarang.

   Kembali ke masa sekarang, ia memanjatkan do’a-do’anya ia percaya dan mencintai Yang Mahakuasa, ia harap bisa menaiki bahtera ke surga.

   Jung Hoon, Man Hee dan seorang temannya (Saya belom tahu namanya~, sambil jalan ya,*kkk  ), Sersan Woo kesal melihat tingkah anaknya. Ia mengolesi wajah memarnya dengan obat, Jung Hoon terbangun dan langsung dijewer ayahnya gara-gara ketahuan habis berkelahi

     Sang Mi bergumamkan sesuatu, ia menghubungi seseorang. Tak lama kemudian pintu kamarnya digedor, ia pikir siapa, ternyata Sang Hwan.

Sedangkan itu Dong Cheol dapat panggilan Joon Gu, awalnya Dong Cheol tidak mau membantu tapi setelah dirayu.. memangnya pernah Joon Gu minta bantuannya Dong Cheol selama ini?. Akhirnya Dong Cheol ikut membantu mengambilkan pembukuan keuangan, di perusahaan mereka harus bertarung dengan banyak preman.

       Sang Mi diberi pakaian yang tidak terlalu mencolok. Mereka hendak ke kantor polisi, Sang Hwan menyarankan untuk naik taksi saja daripada motor. Sang Hwan berubah pikiran, ia tidak akan membawa Sang Mi ke kantor polisi. Jung Hoon heran, apa tidak percaya pada ayahnya?

Sang Mi menjelaskan alasannya bukan begitu, dulu ia pernah kabur sekali dan Sersan Woo membantu Guseonwon menemukannya. Guseonwon menyebut Sang Mi sakit jiwa dan Sersan Woo mempercayainya. Tapi ini bukan salahnya Sersan Woo.

Sang Hwan yakin semuanya akan baik-baik saja. Jung Hoon ingin memberitahu Dong Cheol, namun Sang Hwan mencegahnya.. biar ia telfon nanti saja, ia ingin Dong Cheol beristirahat karena mungkin lelah bekerja semalaman.

Dong Cheol dan Joon Gu tinggal sebentar lagi berhasil, tapi saat Dong Cheol hendak mengambil bukunya ia malah berhadapan dengan rekan kerjanya di kelab Arabia yang sering menasehatinya. (Gak ngerti temennya Dong Cheol ini siapa namanya, ya.. menurutku lumayan manis juga sih :v *kkkk)

      Sopir taksinya ternyata juga penganut ajaran Guseonwon, ia terus melirik Sang Mi. Terlihat dari stiker yang tertempel di kaca depan. Sang sopir menyadari Sang Hwan anaknya gubernur, tapi mengapa ke kantor polisi. Sang Hwan bilang ayahnya memintanya mengurus sesuatu untuknya.

     Dong Cheol gamang, antara ia harus membantu Joon Gu temannya selama di penjara dan harus melawan teman kerjanya di kelab yang membantunya mendapatkan pekerjaan di Kelab arabnya Lee Jin Seok.

     Mereka sampai di kantor polisi, Sang Mi berbalik lagi pada sopir taksi yang sedari tadi mengawasinya sampai keluar dari mobilnya. Jung Hoon khawatir, tapi Sang Hwan menahannya.

Sang Mi mengetuk pintu mobil, bertanya pasti sang sopir mengetahui siapa Sang Mi. Sopir itu mengangguk, dan mempersilakannya menghubungi Guseonwon.

Sang Mi lalu kembali ke rombongan. Jung Hoon menanyakan apa tidak apa-apa?, Sang Mi tidak apa-apa.

Sang sopir langsung menghubungi Jo Wan Tae, Jo Wan Tae sudah khawatir kalau Sang Mi mengatakan sesuatu ke polisi. Tapi Baek Jung Ki tidak takut, ia lalu menghubungi Pak Park.

    Di kantor polisi rombongannya Sang Hwan berpapasan dengan Detektif Lee, Detektif Lee langsung menyapa Sang Hwan, oh.. bukankah kau Doryonim anaknya Gubernur Han? (Lee Kang Su emang kurang ajar, dia mengejek Sang Hwan, Doryonim artinya kan Tuan Muda, buat orang kaya/istilahnya Pangeran lah ~ , jadi seolah Lee Kang Su mengejeknya anak kaya yang manja selalu dilindungi Han Yong Min ayahnya *Hhhh)

“Kupikir kau belajar hukum di Seoul. Ada perlu apa di sini? Apakah aku harus memanggilmu “Yang Mulia” saat kau menjadi hakim?”

Lee Kang Su lalu mendengarkan permasalahannya. “Jadi, maksudmu ada sebuah kultus aneh, dan ayahmu memaksamu ke sana? Kau juga menjelaskan bahwa ketua kultus itu akan menikahimu dengan menggunakan kultus itu sebagai alasan. Apakah aku benar?”

“Ya. Anda benar”

“Detektif, tidakkah menurutmu ini keterlaluan?” Tanya Jung Hoon.

“Mereka harus dihukum, bukan?” Tambah Man Hee. Lee Kang Su mengukur kepalanya yang tak gatal. Saat menyebutkan identitasnya, ketahuanlah kalau Sang Mi sudah dicari-cari selama ini sampai orang-orang di sini waspada.

Ayahnya akan disuruh kemari menemui Sang Mi. Sang Hwan memprotes Lee Kang Su soal permasalahannya Sang Mi, dikurung di kamar, diikutkan kultus dan mau dinikahkan paksa. Itu semua bisa termasuk kejahatan melanggar hukum.  Ia pikir Lee Kang Su beda karena ia dari Seoul, tapi dia sama saja sampah!

Namun Lee Kang Su tidak peduli, jangan ikut campur urusan keluarga orang lain. Meski Sang Hwan bersikeras ini tindak kriminal, Lee Kang Su tidak menghiraukan.. tidak semua pendisiplinan dalam keluarga disebut tindak kriminal, kalau mau diselidiki lebih jauh maka mereka harus membawakan buktinya dan mereka bisa saja ditangkap atas dasar menghalang-halangi hukum, bisa juga ditangkap atas penculikan.

Sang Mi membela mereka, ia yang meminta bantuan. Tapi Lee Kang Su sudah dengar aksi ketiganya sewaktu di jembatan.

Lee Kang Su mengajak Sang Mi ke klinik keluarga menemui ayahnya. Kasus ini diselesaikan tanpa kekerasan saja sudah bagus.

“Kau seharusnya menjadi polisi. Apa yang kau lakukan?” Sang Hwan marah sampai berucap tidak sopan pada Lee Kang Su.

“Kau?”

“Ayahnya mengurungnya dan akan menikahkannya dengan ketua kultus! Untuk apa kami datang ke sini jika bisa membicarakannya dengannya?”

Sang Hwan dan Lee Kang Su adu mulut, Sang Hwan pikir Lee Kang Su berbeda karena dari Seoul.. nyatanya sama saja. Lee Kang Su menyuruh anak buahnya mengenyahkan Sang Hwan dan kawan-kawan.

“KUMOHON HENTIKAN!” Teriak Sang Mi. Semuanya diam. Sang Mi mengalah, ia akan kembali ke Guseonwon. Sang Hwan menyayangkan keputusannya Sang Mi.

Sang Mi ingin ketiganya dilepaskan, ia akan mengatasi semuanya sendiri. Lee Kang Su langsung senang-senang saja, tidak usah mengurusi.

Sang Hwan ditahan di sel. Jo Wan Tae menyusul Sang Mi di kantor polisi,

Sang Mi kembali ke Guseonwon, Apostel Kang terus berdoa selama perjalanan. Di Guseonwon tampak sudah mantap merencanakan sesuatu,

Spoiler episode 10:

Dong Cheol akan berubah menjadi super cute, tipeku banget ˆʃƪ)

 

Advertisements

Thankyou sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar/share via fb/twitter jika berkenan. Boleh panggil apa saja (Karissa/Chariszha) tapi jangan admin, dan lagi … Jangan di-copy paste dengan alasan apapun. Semoga betah di rumah saya ini yah … ♡(ˆ▿ˆʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s