[C – Movie] So, I Married My Anti Fan Part – 4

Kata siapa Miao Miao baik-baik saja? Dia mewek parah diluar. Zhun menghampirinya

“Bisakah kau tak menakutkan saat menangis?”

“Kenapa kau kesini?”

Zhun mengeluarkan spray anti serangga kemudian menyemprotkannya ke kepala Miao Miao.


Miao Miao panik, apa yang Zhun lakukan?. Zhun bilang ia tidak hendak menyakiti Miao Miao. Setelah Miao Miao mengetahuinya ia berterima kasih pada Zhun. Zhun bertanya ke Miao Miao bagaimana rasanya setelah menjadi populer?

Miao Miao tersinggung, apa Zhun sedang menyindirnya sekarang atau apa?. Menurut Zhun itu tergantung bagaimana Miao Miao menangkap maksudnya.

“Ini sangat tidak memuaskan.” Miao Miao merasa tidak nyaman.

“Aku setuju. Sangat mengerikan menjadi terkenal.” Kata Zhun sambil menatap menerawang. Kemudian Miao Miao dan Zhun hendak minum bersama.

Qifei dan Meizi menunggu Miao Miao, Miao Miao sulit dihubungi akhir-akhir ini. Miao Miao mendekati mereka, kedunya menyindir Miao Miao sudah terkenal sekarang.. ada beritanya juga. Pasti sulit bagi Miao Miao tidak berbuat onar disana dengan Houzhun.

“Apa maksudmu “licik”?” Tanya Zhun yang menuruni tangga. Senyum Qifei langsung sirna

Miao Miao hanya tertawa geli. Miao Miao bercerita ke Zhun. Meizi adalah teman sekamarku, Qifei adalah rekan kerjaku. Aku mengundang mereka untuk bergabung di klub. Dan mereka saling jatuh cinta. Takdir memang bagus ‘kan?

“Bukankah kau anggap teman sekamarmu telah mengkhianatimu sebagai seorang musuh?” Zhun mengingatkan

“Tidak juga. Pandanganmu sangat kaku. Tak disangka-sangka senang melihat kedua sahabatku menjadi pasangan.”

“Aku tak tahu kalau… kau itu orang baik.”

“Bagus.”

“Konyol.”

Qifei mengundang Miao Miao untuk menari tango. Miao Miao geli, ia sudah lama tidak menari.. ia tidak bisa. Qifei ingin Miao Miao menari untuk senang-senang saja. Lalu ia mengajak hadirin menyerukan namanya supaya naik ke pentas “Miao Miao! Miao Miao! Miao Miao!”

Miao Miao akhirnya mau.

Awalnya Zhun duduk menyaksikan, tak lama kemudian dia ikut memainkan piano mengiringi Miao Miao. Sesekali mereka saling lirik dan tersenyum.

Mereka berjalan di taman. Miao Miao memulai pembicaraan

“Ibuku.”

“Hmm?”

“Pemeran utama asli adalah ibuku. Sebelumnya ibuku adalah seorang penari di kota kecil kami. Dan ayahku… “

“Jago tembak sungguhan?” Canda Zhun

“Ayahku adalah seorang pekerja. Saat ibuku tampil di pabriknya ayahku ayahku langsung terpesona oleh ibuku, yang menari. Mulai saat itu, dia menggunakan berbagai kesempatan untuk melihat ibuku menari. Dia juga menunggu ibuku dalam perjalanan. Tampaknya, ayahku beruntung.”

“Dibandingkan dengan novel baratmu yang aneh, kisah yang kau ceritakan melenceng dari kenyataan.”

“Kau tak tahu apa-apa. Kisah yang hebat, menambahkan atraksi kedalam kesan moral yang mendalam. Sama sepertimu. Kau bintang papan atas, hanya saat dekorasinya sangat bagus.” Bantah Miao Miao

Akan tetapi bagi Zhun, tak penting menjadi seorang bintang. Ia kemudian duduk diikuti Miao Miao.

Miao Miao mengutarakan pikirannya, Zhun amat beruntung, telah banyak menikmati kesenangan dalam hidup. Lihatlah diriku sebagai contoh. Aku datang ke Shanghai sendirian setelah kuliah. Aku berusaha keras untuk bisa lebih mandiri. Tapi aku membuat kemajuan kecil meskipun sudah banyak berusaha.

Miao Miao merasa aneh sendiri ketika Zhun menoleh dan menatapnya, ia tertawa garing dan ngomel-ngomel sendiri. Sungguh aneh ‘kan kalau aku bercerita banyak padamu. Mana mengerti Zhun dengan yang semacam ini, manusia tidak berempati sepertinya!

Zhun sampai memiringkan tubuhnya karena disemprot kata-kata Miao Miao.

Kini giliran Zhun yang bercerita tentang dirinya.

“Aku dulu hidup di desa yang bisa hanya diterangi oleh cahaya bulan lebih baik dari lampu jalanan. Di usia 17 tahun, aku bekerja magang di Seoul. Bahkan waktu tidur buatku sangat berharga.”

“Apa itu mungkin? Di mataku, lahir dengan sendok perak di mulutmu. Apa kau pernah menderita?” Miao Miao setengah tidak percaya, Zhun hanya mendengus geli mendengarnya.

“Apa kau belajar main piano pada saat itu? Main pianomu cukup bagus, itu membuatku terkejut.”

“Aku ini seperti seorang musisi.” Balas Zhun

“Benar”

Kemudian Miao Miao menyinggungnya soal lembaran musik yang dikarang oleh Ailin. Zhun hanya diam saja, Miao Miao jadi gemas. Ia tidak akan menyinggung soal ini kalau tidak jelas, jelas saja Miao Miao sudah terlampau sering melihat Zhun dengan Ailin.

“Kami semua dalam masa trainee yang sama, termasuk Ailin, dan Gaoxiang. Ketika kami akan membentuk sebuah tim. Aku kebetulan berakting di serial TV sebagai pemeran pembantu. Lalu aku menarik perhatian dari publik. Kemudian Manajer Wang membatalkan rencana itu dan menyorotiku seorang.”

“Mm, bagaimana dengan Ailin?”

“Aku dulu mencintai dia. Tapi Gaoxiang merebutnya. Dan Ailin tidak memilihku.  Seperti yang kau lakukan pada teman sekamarmu. Aku memberikan restu pada mereka”

Miao Miao tidak mengerti mengapa Ailin tidak menyukai Zhun, kenapa sekarang berusaha menemui Zhun terus?

“Pria itu secara alami toleransi pada cewek pertamanya.” Zhun menasehati Miao Miao. Sudahlah.. Miao Miao pasti tidak akan mengerti. Zhun beranjak pergi

Miao Miao terpikirkan tentang permainan piano Zhun dan bagaimana cara  Zhun menatapnya malam itu, apa-apaan maksudnya senyumannya itu. Membuatnya jengah saja. Pikirannya kacau.

  Zhun mendengarkan musik tango dengan damai. Chixiang agak heran, tango? Untuk menenangkan diri? Keduanya lalu tertawa.

Zhun sedang wawancara acara TV, Miao Miao mengamatinya dari jauh tanpa Zhun sadari.

Saat break syuting Zhun melihat Miao Miao dan staf lain main suiten.

~* So, I Married My an Anti-fan *~

Miao Miao menatapi artikel Zhun, Ailin, dan Gaoxiang buatannya. Tampak gusar dengan kata-kata Zhun malam itu. Tentang Pria yang selalu bersikap toleran pada wanita cinta pertamanya.

Sebenarnya aku ini sedang apa?. Lalu ia memutuskan membuang file-nya ke recycle bin

“Apa Miaomiao dipecat gara-gara aku?” Zhun penasaran.

“Kurasa begitu. Perusahaannya adalah mitra strategis dari perusahaan kita. Mereka tak bisa mengabaikan itu yang bisa mengganggu kondisimu. Oh, kau tak apa-apa? Kenapa kau peduli dengannya?”

“Tak apa-apa. Dia konyol, tampak menyedihkan”

“Sepertinya aku harus bertemu dengannya. Oh, ya. Pesta peresmian kostum ternama minggu depan.”

Chixiang menyuruh Zhun membaca brosur yang ada didekatnya. Zhun meraihnya dan melihat tamu-tamunya yang diundang.

Miao Miao ogah-ogahan duduk di sana, heran kenapa dia ada di sini. Seorang wanita datang, ia bilang ini semua sudah diatur oleh Tuan Houzhun.

Chixiang mempertanyakan tindakannya Zhun, bukannya Miao Miao tidak diundang dalam acara tersebut?. Zhun menatapnya dingin, Chixiang terlihat takut-takut dibuatnya.

“Apa kau sudah menyiapkan yang kuminta?” Tanya Zhun memastikan

“Ya, ada dalam mobil. Itu merek baru terlaris tahun ini.”

Miao Miao datang, Zhun terpana melihatnya.

Chixiang memuji Miao Miao nampak berbeda dari biasanya. Sedangkan Zhun sendiri menunduk malu dan berusaha mempertahankan ekspresi biasanya.

Di mobil, Miao Miao diberi kalung oleh Zhun. Miao Miao bertanya-tanya apa ini?. Zhun tanpa menoleh mengatakan kalau ini untuk Miao Miao.. karena sementara waktu Miao Miao akan menemani Zhun di acara tersebut.. ia tidak mau kehilangan muka gara-gara Miao Miao.

Miao Miao sebal dengan dinginnya ucapannya Zhun.

Namun matanya segera berbinar-binar melihat betapa cantiknya kalung ini. Ia mencoba mengenakannya sendiri.

Zhun tanpa diminta membantu mengaitkan kalungnya. Chixiang yang menyetir jadi senyum-senyum melihatnya. Setelahnya Zhun kembali sok tidak peduli, mengalihkan pandangannya ke jalanan lagi.

Zhun dan Miao Miao berjalan anggun dengan jepretan lampu blitz,

“Tn. Houzhun, maukah anda memperkenalkan wanita cantik ini pada kami?”

“Apa kau tak mengenali dia? Dia ini haters-ku.”

Semuanya bingung, terperangah kaget karena ini adalah Jurnalis Fang Miao Miao.

Di dalam, Miao Miao memperotes Zhun kenapa berkata begitu tadi?. Zhun membercandainya, kenapa dengan Miao Miao ini? Bukannya malah sebelum ini bahkan berani memukul Chixiang?

“Apa aku Miss Thirteen dari Hongxing? Aku tak memukuli orang lain di manapun.”

Sayangnya ekspresi Zhun berubah ketika berhadapan dengan Ailin dan Gaoxiang.

Gaoxiang menyapa, “Senang bertemu denganmu lagi. Kau sudah lama tak mengajak seorang gadis. Bukankah ini Nona “anti-penggemar’? Tinggal lama bersama Houzhun dia menjadi kurang ajar.”

Miao Miao melihat kalung Ailin persis mirip dengan punyanya, itu membuatnya sedih. Zhun pun juga menyadari hal tersebut.

“Tapi baju akan memunculkan penampilan seseorang. Nona Fang tampak cantik hari ini.” Puji Gaoxiang

“Ya, terutama kalungnya.” Ailin memancing

Miao Miao di toilet, ia memegangi kalungnya dan menariknya. Miao Miao hendak pergi dan Zhun mengejarnya. Zhun tidak mengerti kenapa tiba-tiba ingin pergi?.

Miao Miao mengungkapkan kemarahannya, ia sadar dirinya ini hanya figuran di industri ini.. tapi bukan berarti Zhun bisa seenaknya sendiri memanfaatkannya. Harusnya Zhun melakukan kontrak kerjasamanya dulu dan memberi Miao Miao uang. Kau harus lakukan itu dengan sikap wajar!

Zhun makin tidak mengerti dengan sikap Miao Miao. “Kau ini bicara apa? Janganlah marah.”

“Kau berhadapan dengan cinta sama seperti anak-anak. Kau tak bisa menghadapinya sendiri lebih baik dari pada melibatkan aku?”

Miao Miao mengeluarkan kalungnya dan melemparkannya ke Zhun. Ia kembali pergi, Zhun menahan lengannya.

“Tolong biar aku jelaskan. Kau salah paham.”

“Lepaskan aku.”

“Kalian bertengkar?” Gaoxiang mendekat

“Bintang pop, semuanya berpikiran dangkal.” Setelah mengatakannya Miao Miao enyah dari sana.

Gaoxiang menyulut emosi Zhun, Nona Fang itu sungguh lucu.. dia itu selera rendahan, akan mengejutkan jika Zhun berpacaran dengan Nona Fang. Mengencani Ailin dan Fang Miao Miao.. Seleranya Zhun benar-benar rendahan.

“Ini adalah akhir urusanku denganmu.” Zhun memukul Gaoxiang tepat di wajah.

Manajer Wang marah karena berita Zhun memukul Gaoxiang sudah beredar. Ia ingin Zhun menghentikan semua jadwalnya. Chixiang meminta maaf karena ini sepenuhnya salahnya, tapi sayangnya beberapa syuting sudah terjadwal dan tidak bisa ditinggalkan.

Manajer Tidak mau tahu, pokoknya hentikan!. Chixiang tidak berani membantah

Zhun termenung. Miao Miao membaca komentar para nitizen yang butuk padanya. Tak berapa lama kemudian Chief Editor menghubunginya.

“Selamat datang kembali. Bagaimana aku harus memanggilmu? Miaomiao, direktur baru bagian artikel. Pokoknya, selamat atas kepulanganmu dan kenaikan pangkatmu.”

Dan kerjasamanya Zhun dengan Miao Miao di program itu dihentikan, ada mitra yang kuat yang membuat promosi jabatan Miao Miao naik. Aku ingin mengatakan padamu, bila dia sebenarnya pria yang sangat tampan.

Miao Miao diajak menemui orang yang membuat Miao Miao kembali bekerja dan jabatannya naik itu.

To Be continued part 5 – End

KARISSA’S TALK:

      Eiits.. belum ending, masih ada satu part lagi..  Part  5 end. Jadi mereka ini nanti nikah atau gimana sih? Wkwkwk.. jika ada readers yang gak ngeh judul sama ceritanya korelasinya apa sih? Married di sini dalam artian acara Variety-Show nya.. mereka jadi mesra depan kamera.. padahal aslinya dibelakang cakar-cakaran XD. Di Korea dan China ‘kan ada acara Variety Show We Got Married yang dua artis dipasangin disuruh jadi suami istri dan mesra gitu.. ya gak beda jauh dengan yang di film ini. Jalan-jalan, dsb..

 

Advertisements

Thankyou sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar/share via fb/twitter jika berkenan. Boleh panggil apa saja (Karissa/Chariszha) tapi jangan admin, dan lagi … Jangan di-copy paste dengan alasan apapun. Semoga betah di rumah saya ini yah … ♡(ˆ▿ˆʃƪ)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s