[Sinopsis] Criminal Minds – Episode 09 Part 1

       Malam itu hujan, Kang Ki Hyung menepikan mobilnya dan meminum obat. Ia memikirkan perkataan Baek San sebelumnya, mewanti-wanti dirinya untuk jangan membahayakan anggota tim yang lain.

Hyun Joon sedang menyelidiki kasus penculikan anak. Rekannya yakin itu bukanlah penculikan biasa dilihat dari bukti-bukti yang ada.

Min Young membawakan berkas-berkas kasus penculikan, penganiayaan, dan anak hilang dalam 10 tahun terakhir ini. Ada lebih dari 11 anak yang belum ditemukan di Songin tahun lalu.

“Bagaimana dengan percobaan penyekapan lainnya?” Tanya Hyun Joon

“Tidak ada laporan mengenai penculikan atau penyekapan. Semuanya digolongkan sebagai kasus anak hilang.”

“Benarkah?”

“Tapi kenapa kau memintaku mencari kasus penculikan?”

Sun Woo beranjak dari duduknya, menduga Hyun Joon mulai menyelidikinya karena kasus anak hilang yang kemarin.

Hyun Joon meminta Sun Woo melihat berkasnya. Karena ada seorang ibu yang bersikeras anaknya menghilang dengan cara yang sama. Menurutmu berapa besar peluang anak-anak menghilang dengan pola seperti ini?

Bisa jadi pelakunya sama meski jarak waktunya 8 tahun. Kemungkinan aka nada banyak korban lainnya.

Sun Woo dan Hyun Joon datang ke rumah Ibu Jin Woo. Seorang Bibi memergoki mereka, ia menjelaskan kalau Ibunya Jin Woo membuat orang-orang di sini gila karena menolak pengembangan wilayah ini, tidak mau pindah meski diberi kompensasi. Dengan alasan mungkin anaknya yang hilang suatu hari nanti akan pulang.

Sudah 10 tahun ia menyebarkan selebaran foto Jin Woo. Tidak diketahui sudah mati atau masih hidup. Lalu beberapa tahun lalu, dia menjadi pecandu alkohol.

Sun Woo dan Hyun Joon bertamu ke rumah Ibunya Jin Woo. Terlihat ibunya Jin Woo mengkonsumsi obat dokter. Mereka disediakan minuman. Hyun Joon bertanya apa dia tinggal di sini sendirian?. Ibu Jin Woo menjawab, ia memag sendirian di sini.. semula ia punya kucing tapi kucingnya minggat dari rumah. Hyun Joon dengan hati-hati bertanya tentang Jin woo.

“Delapan tahun lalu, aku juga kehilangan anakku di taman hiburan itu. Aku sudah mendaftarkan DNA-nya kepada polisi dan tiap tahun memeriksa jasad anonim untuk mencari Jin Woo. Aku tidak menemukannya di mana pun. Tapi kali ini berbeda. Pada hari itu…”

Sun Woo dan Hyun Joon mendengarkan dengan saksama.

“Di hari Yu Na menghilang, aku pulang dan memikirkannya dengan saksama. Kali ini, aku yakin. Orang yang mengambil Jin Woo juga telah menculik Yu Na.”

“Anda pergi ke taman hiburan itu karena mengira pelakunya akan menculik anak lain dengan metode yang sama?” Tanya Hyun Joon.

“Selama delapan tahun aku tidak bisa tinggal di rumah dengan tenang, semenit pun tidak. Aku terus berpikir Jin Woo akan datang mencariku saat aku tidak mencarinya. Ada yang ingin kutunjukkan.”

Ibu Jin Woo mengajak keduanya ke sebuah kamar. Di dinding tersusun rapi artikel penculikan anak. Ia kumpulkan dan tarik benang merahnya demi menemukan penculik Jin Woo.

Ia sungguh berharap Jin Woo bisa kembali. Tiga tahun lalu ia melihat Jin Woo,

Ia diajak temannya makan di sebuah restoran. Ia melihat seorang anak laki-laki berjalan di trotoar. Ia keluar mengejarnya, jelas sekali anak itu menoleh ketika dipanggil Jin Woo. Sayangnya tiba-tiba menghilang begitu saja.

     Sun Woo bertanya mengapa tentang ini tidak dilaporkan ke polisi. Ibu Jin Woo terlihat marah, karena tidak ada yang mempercatainya. Hyun Joon meminta Ny. Oh berhenti minum minuman keras.. Ny. Oh sebelumnya juga pernah dirawat karena keracunan minuman keras. Di harus berhenti minum demi membantu menemukan Jin Woo.

Ny. Oh. Ia berlarian kesana kemari menyebarkan brosurnya, nyaris putus asa. Bertahun-tahun, tanpa ada yang mempercayai dan membantunya.

NCI mengadakan rapat. Di depan adalah data-data anak yang hilang di Songin selama 10 tahun ini. Diperkirakan 12 telah tewas. Dari data-datanya Ny. Oh bisa diketahui jumlah anak-anak yang telah tewas dan anak-anak yang ada kemungkinan masih hidup.

Kang Timjangnim meminta penyelidikan ini dihentikan karena ada Tim lainnya yang berwenang  menyelidiki kasus penculikan anak. Para anggotanya menyebutkan alasan kasus ini tidak biasa dan ada kemungkinan punya keterkaitan satu sama lain.

Kang Timjangnim keluar, anggota mengikutinya untuk melobi keputusan Kang Timjangnim.

“Kecuali kita mengetahui penyebab atau motif kejahatan ini, meski Jin Woo terlihat tiga tahun lalu, tidak ada jaminan Jin Woo masih hidup.” Jelas Kapten Kang

Sun Woo memberikannya selembar foto anak kecil, apa Kang Timjangnim ingat kata-kata yang pernah beliau utarakan pada Sun Woo sebelumnya?. Kang Timjangnim menerima foto tersebut,

Dulu dia mengatakan hal tersebut untuk menguatkan Sun Woo, “Kau ingat.. kasus pertama yang kau tangani di NCl? Ha Sun Woo. Tugas kita adalah mengejar orang-orang yang tidak berperikemanusiaan. Kita harus melihat orang-orang dalam keadaan terendah. Aku pun melihat monster-monster seperti itu dalam mimpiku. Tapi saat itu terjadi, aku mencoba melihat anak-anak yang kita tolong.”

Sun Woo ingat, meski dulu kemungkinan hidup Hyun Ji kecil tapi mereka tetap gigih menolongnya.

Mendengar kata-kata Sun Woo membuat Timjangnim berubah pikiran, ia minta dibawakan data-data yang lain.

Ny. Oh menyebutkan ciri-ciri fisik yang diingatnya. Hidungnya mancung dan wajahnya tirus. Rambutnya sangat lebat. Petugas disampingnya membuatkan sketsa pelaku. Setelah sketsanya jadi Ny. Oh memandangi sketsa tersebut dengan perasaan haru.

    Di taman hiburan. Sun Woo dan Hyun Joon melakukan reka adegannya. Yuna dan ibunya menonton pertunjukan sambil bergandengan. Penjahatnya mungkin berdiri di sekitar sini menunggu target. Lalu ada wanita berteriak. Ibu Yu Na teralihkan saat melihat wanita itudan tanpa sadar dia melepaskan tangan Yu Na. Pada saat ibunya berbalik, Yu Na sudah tidak ada. Yu Na mungkin tidak bisa merespons karena tangan pria itu menutupi mulutnya.

Orang lain berpikir bahwa pria itu ayah Yu Na yang menenangkan tangisan putrinya. Tidak lama kemudian, Yu Na terkurung di mobildan mereka menghilang seolah-olah tidak ada yang terjadi. Kalau begitu, siapa pengemudinya?

Nana berusaha mereka wajah Jin Woo dari sketsa yang dibuat tadi. Sun Woo mengabarkan, dari profilingnya ditemukan kalau penculiknya bergerak dalam kelompok. Jika benar terjadi, maka akan ada hal yang lebih mengerikan kedepannya.

“Kenapa kau ke rumahku? Kenapa kau datang? Aku datang untuk mencari bunga Aku datang mencarinya.” Seorang wanita bernyanyi lembut

Yuna yang terlelap dibopong oleh anak laki-laki menuruni tangga. Yu Na ditidurkan di atas ranjang. Tak berapa lama kemudian ia bangun. Ia mengamati ruangan aneh ini, lalu ia berjalan mengintip ke ruangan lain.

Terlihat anak-anak lain dimarahi seorang wanita yang menyebut dirinya Ibu, ia benci anak-anak yang menangis dan nakal. Yu Na dikejutkan dengan kemunculan tiba-tiba anak laki-laki yang menyadarinya sedang mengintip. Yu Na bersembunyi dan menangis ketakutan mendengar pecutan dari ruang sebelah.

“Timjangnim. Menurut Anda anak-anak ini masih hidup? Untuk kasus penculikan, kecuali kita menemukan mereka dalam 24 jam, kemungkinan besar anak-anak itu ditemukan tewas. Dalam tiga tahun terakhir, tidak ada satu kasus pun yang meminta tebusan. “ Selidik Han

“Jika Jin Woo masih hidup, usianya 16 tahun sekarang. Menurut Anda, mungkinkah pelaku bisa menyembunyikan remaja 16 tahun?” Tambah Min Young.

“Tipe penjahat yang paling selektif menyingkirkan para korbannya sebelum mereka menjadi dewasa.” Jelas Han

“Itu mungkin terjadi jika Jin Woo diculik di usia muda. Para pelakunya dengan konsisten memaparkan anak-anak ini dengan kekerasan dan stimulasi.” Kata Kang Ki Hyung.

Seorang anak dicambuk berkali-kali, sedangkan yang lain bergidik takut menyaksikannya. Menurut profiling Kang Timjangnim, para pelakunya sudah memilih target. Menjadikan anak-anak sebagai tumbal.

Seperti saat ini, Jin Woo disuruh untuk menyuntikkan sesuatu ke lengan seorang anak kecil. Saat baru diculik, Jin Woo berusia delapan tahun. Tapi melalui pengalaman, dia pasti belajar menurut agar bisa bertahan hidup. Sekarang pasti dia sudah terbiasa patuh.

“Kalau begitu, dia pasti mengidap Sindrom Stockholm. Fakta bahwa para pelaku masih menyekapnya adalah alasan dia belum ditemukan.” Tebak Han

Menurut Kang Timjangnim.. tapi ada masalah yang belum terpecahkan.

Yu Na tertidur, Jin Woo memotretnya kemudian duduk di samping Yu Na yang terjaga dengan was-was. Jin Woo tanya siapa namanya, ia memperingatkan Yu Na untuk jangan pernah melupakan namanya sendiri. Ada lebih banyak anak sepertimu. Kita semua diculik.

“Kenapa para pelaku terus menculik anak-anak ini?” Kang Ki Hyung bertanya-tanya, dan kenapa pula penculik mempertahankan nyawa Jin Woo. Apakah untuk menjadikannya kaki tangan saja?

“Orang-orang ini akan memberimu nama baru. Tapi jangan pernah melupakan nama aslimu. Mengerti?”

Yu Na masih ketakutan.

Dari profiling Kang Timjangnim.. Para pelaku tidak akan pernah bisa membawa anak-anak itu ke tempat terbuka. Jika kita benar dan mereka masih hidup, di mana anak-anak itu disembunyikan? Dan bagaimana?

Si Ibu tadi, dia mengguntingi kain dan kesal setelah mendengar anak menangis.

Ayah dan ibu Yu Na masih menunggu kabar kelanjutan pencarian anak mereka. Detektif yang bertugas tampak, ini sudah 3 hari semenjak kejadian dan mereka sudah mengusahakan yang terbaik.

Advertisements