Daily Archives: 18 August 2017

[Sinopsis] Criminal Minds – Episode 07 Part 2

Dulu seorang profiler bernama Yoon Hee Chul membunuh orang yang ada kaitannya dengan pelaku selama 7 tahun, alasannya adalah adanya dendam pribadi. Masyarakat pun makin tercengang, setelah mengetahui.. kalau dia juga telah mengubur mayat di gunung yang berjarak 1 km dari rumahnya. Yoon Hee Chul baru menerima pengunjung  untuk pertama kalinya dalam 10 tahun. Ironisnya, orang yang menangkap Yoon Hee Chul setelah 3 tahun penyelidikan… adalah Inspektur Kang Ki Hyung, yang merupakan muridnya dulu.

Sekarang Kang Ki Hyung megunjungi gurunya itu.

“Ada yang ingin kutanyakan padamu..” Tanya Kang Ki Hyung tanpa basa basi.

“Aku tahu kenapa kau datang.  Kau pasti sekarang… sangat penasaran dengan keinginannya Reaper. Menurutmu apa yang membuat… seorang pria yang tidak takut mati merasa putus asa? Dia akan mencoba menghancurkan semua orang di dekatmu. Dia pasti akan berpikir mana yang paling penting bagimu setiap saat. Kang Ki Hyung. Aku butuh bernafas udara segar. Sebelum aku mati, sekitar 15 tahun lagi…”

“Aku tak berhak membuat kesepakatan.”

“Tentu kau harus. Kau takkan bisa menghadapinya tanpa bantuanku. Saat hatimu terkoyak… dan lebur dalam air panas… dan masuk ke dalam air dingin ribuan kali…, kau akan terjatuh dan merasa hancur. Saat itulah… Kau akan mengerti kata-kataku. Jika kau bisa mengabulkan keinginanku…, aku akan memberitahumu cara menangkapnya.”

Kang Timjangnim memilih pergi. Hee Chul memperingatkannya kalau Reaper tidak akan pernah menyerah.

~* Criminal Minds *~

Han dan Sun Woo bersama. Han bertanya ke Sun Woo mernurutnya siapa pelakunya? Sepertinya kasus itu bermasalah sekali. Jika keluarga korban telah membunuh… Go Young Min…., kenapa mereka rela melalui proses yang berbahaya seperti itu? Ya, ‘kan?

Apa menurutmu korban yang telah kehilangan seseorang… bisa membunuh seseorang dan  juga membiarkan Han So Min juga meninggal? Kalau seperti itu, sangat mungkin pelakunya… seseorang yang tidak pernah kita kira.

Hyun Joon mengangkat panggilan Kang Ho Young. Kang Ho Young tampak panik, ia hendak menunjukkan sesuatu yang penting. Hyun Joon diminta datang ke Pusat Penahanan Remaja.

Malam itu hujan deras, Hyun Joon berkendara menuju lokasi yang dimaksud. Kang Ho Young itu menutup ruangan dan membuka sebuah kardus. Tiba-tiba seorang datang mengagetkannya. Ia jatuh

Hyun Joon sudah sampai. Ia menghubungi Kang Ho Young. Kang Ho Young sudah dimasukkan bagasi. Hyun Joon menuju tempat lain, ia teringat saat itu Ji Eun sudah tidak bernyawa di pinggir sungai. Hyun Joon dan Dae Soo juga di sana. Setelah itu polisi menangkap Dae Soo.

Sebelum kematian Ji Eun.. Hyun Joon nampaknya hendak berkencan dengan Ji Eun, ia berkali-kali mengecek jam di tangannya. Menunggu dengan gusar, tapi tak disangka ia melihat Ji Eun bersama seorang pemuda. Saat ditanya detektif ia mengaku tidak mengenalnya.

Mapolres Jeonju..

Hyun Joon hendak melihat saksi, takut ada yang kelupaan. Saksi pertama adalah seorang gadis.

Gadis itu menemukan Ji Eun pertama kali. Sun Woo mengalami mimpi buruk,

Hyun Joon dalam perjalanan, ia teringat saat Sun Woo memperhatikan fotonya bersama Ji Eun tanpa minta izin terlebih dahulu. Nana menenemukan ada yang aneh,

Sun Woo memandangi fotonya bersama Ji Eun. Di luar Hyun Joon menekan bel rumahnya dengan tidak sabar. Hyun Joon marah kenapa Sun Woo menyembunyikan fakta kalau ia mengenal Mo Ji Eun.

Hyun Joon marah mengapa Sun Woo menyembunyikan fakta antingnya istri Kang Timjangnim ada di jasad Go Young Min. Sun Woo beralasan ia tidak ingin membuat Kang Timjangnim menderita.

Namun menurut Hyun Joon yang diincar adalah seluruh Tim NCI, karena itu akan membuat Kapten menderita lagi.

Di suatu tempat, foto Hyun Joon dan Tim NCI lengkap tersusun di tembok. Kim Young Chul yang melakukannya.

Seorang pria kesulitan mencari berkasnya, wakil manajer tampak tidak sabaran dengan tanggapan pria itu. Ia tidak bisa dihubungi lagi, pria itu tidak kunjung berjalan padahal lampu sudah hijau. Seorang wanita mengklaksonnya terus, pria itu mengkodenya untuk maju duluan.

Si wanita melewatinya, mengklakson mengejek tanda marah. Pria itu menyusulnya, meminta berhenti, tadi kan dia sudah mengkodenya untuk jalan duluan sejak tadi, ia ada urusan mendesak. Si wanita tidak mau peduli, harusnya kau menyetir dengan benar, siapa kau yang menyuruhku berhenti? Ia meninggalkan pria itu tanpa ambil pusing.

Pria itu kesal, ia keluar dari mobilnya, ia mengeluarkan sesuatu dari bagasinya. Menyetir dengan kesetanan mengejar wanita tadi.

Awalnya wanita itu meremehkannya, tapi tak berapa lama kemudian pria itu mengarahkan senapannya dan menembak. Mobil kehilangan kendali dan terbalik. Si pria itu kabur, orang-orang berhenti menyetir mencoba menolong.

Pria itu pulang ke rumahnya, masih kalut. Anaknya Jang Ji Young pergi, padahal ayahnya melarang. Anaknya langsung pergi.

Istrinya pulang, tidak memedulikannya. Langsung masuk kamar, curhat ke temannya alasannya menikahi suaminya adalah karena kasihan padanya.

Tuan Jang memasukkan senapan ke dalam mulutnya.

Hyun Joon berhenti menembak, ia mendekati bilik Han. Han heran kenapa tidak berhasil padahal ia tahu teorinya. Hyun Joon memberitahu masalahnya Han adalah tidak memperhatikan target. Jauhkan matamu pada target walau setelah kau menembak. Dan bentuklah kakimu segitiga sama kaki dan tekuk lenganmu. Dengan cara ini, kau bisa memperkecil rasa kaget akibat suara senapan. Jaga napas agar tetap stabil. Tetap tenang dan coba lagi.

Han mencoba lagi, Hyun Joon memujinya “Kau menembak target sempurna di jalur lima. Aku pasti guru yang hebat. High five.!”

Han tidak menanggapinya, ia kesal targetnya gagal. Ia tadinya menargetkan nomor 4. Han menghela napas pasrah, Hyun Joon sendiri terkejut.. e-empat?

Di bilik lain Sun Woo juga menembak. Ia teringat perkataan Hyun Joon saat menemuinya. Hyun Joon menyebut Sun Woo tidak waras, incarannya Reaper bukan hanya Kapten.. tapi seluruh tim NCI.

Hyun Joon meminta Sun Woo segera memberitahu Timjangnim. Sun Woo bilang ia akan memberitahunya dengan hati-hati.

Di berita, pewarta membacakan berita bahwa tadi siang ada seorang pengemudi meninggal di jalanan karena ditembak di siang hari. Masyarakat menjadi ketakutan karena pelakunya belum ditemukan.

Tuan Jang di jalanan, ia sengaja berkendara asal sehingga membuat seorang wanita kebingungan cara menyalipnya. Ketika wanita itu menyamainya dan mulai menumpahkan makiannya, Tuan Jang menembaknya. Setelah melakukan itu Tuan Jang tersenyum lega,

NCI merapatkan kasus Tuan Jang. Min Young di depan menjelaskan pukul 23.00 seorang wanita ditembak dan meninggal seketika. Kasus pertama korbannya selamat tapi masih belum sadarkan diri.

Nana paranoid, mereka ini bukannya di Meksiko atau AS kenapa ada kejadian seperti ini?. Han menjelaskan kalau sebenarnya kasus penembkan di Korea meningkat setiap tahunnya, Oktober lalu pernah ada petugas yang ditembak oleh seorang pria di Terowongan Gunung Opae. 17 senjata buatan… dan bahan peledak ditemukan di rumahnya.

Kesamaan dari kedua korban adalah sama-sama wanita 40 tahunan. Bisa jadi ini hanya benci semata. Insiden pertama di konstruksi jalan dan tidak ada CCTVnya, mobil di sana cukup sedikit sehingga sulit dicari saksi mata.

Hyun Joon melihat ada yang aneh, ia minta foto kedua korban dibandingkan. Hyun Joon merasa kalau pelakunya dua orang yang berbeda, dari luka korban kedua lebih besar. Mungkin kejahatan tiruan.

Kang Timjangnim tidak berpikir demikian,

“Tidak, pelakunya cuma satu. Dia hanya memotong mulut pistolnya. Bubuk mesiu ditemukan… di pipi kanan kedua korban. Mereka ditembak pakai… senapan laras panjang lewat jendela kursi penumpang.”

“Dia pasti belajar dari pengalaman… apa yang harus dia lakukan jika dia ingin menembak dengan mudah.” Terang Kang Timjangnim

Tuan Jang memotong senapannya. Hyun Joon mengira pasti pelaku ingin merasakan membunuh orang.

“Putaran pertama investigasi dipusatkan… pada orang yang punya akses mudah memiliki senjata seperti kemiliteran Namun, hasilnya nihil.” Sun Woo

“Pasti takkan mudah mengejarnya. Ada situs tentang pembuatan pistol pribadi… agar kau bisa membuatnya sendiri.”

“Jadi maksudmu pelaku itu membuat senapan?”

“Tidak ada peraturan tentang senjata pribadi ilegal… karena itu kita sulit menemukannya. Itulah dugaanku.”

Sun Woo dan Hyun Joon melihat foto-foto korban. Nampaknya pistol pribadi. Lubang peluru pasti ukurannya berbeda-beda. Artinya kekuatan peluru itu tidak konsisten.

Tuan Jang terkejut melihat wajahnya berlumuran darah. Ia mencoba membersihkan noda darahnya, lalu menghancurkan kaca tersebut.

Notes:

Butuh 100 tahun bagiku untuk terlihat secantik ini, wkwkwk.

 Bonus pict, cantikan mana Readers sama Lee Jun Ki jaman Drama My Girl (?) Kkkkk. Btw dipecah dua part gak masalah ya…  lagi nyari suasana baru, saya mulai agak bosan dengan drama ini. . . dramanya bagus, cuma moodku memang sedang buruk sepertinya.

 

Advertisements

[Sinopsis] Criminal Minds – Episode 07 Part 1

Yoo Kyung kabur dengan mobil petugas NCI. Kang Timjangnim berlari menuju tempat parkir, ia hanya menemukan luaran Yoo Kyung yang dilemparkan asal sebelum pergi tadi.

Atas perintahnya Kang Timjangnim, Nana melihat CCTV nya. Ia tidak menyangka Yoo Kyung adalah pelaku yang menyiksa para korban. Kang Timjangnim mengerti perasaannya Nana yang masih tidak percaya, tapi prioritas utama kita adalah menyelamatkan korban.

Min Young heran mengapa Yoo Kyung kemari jika tahu ia daam bahaya?. Kang Timjangnim menjelaskan kalau Yoo Kyung kemari untuk mengendaikan Yeong Sub.

Dari Yoo Kyung dan Yeong Sub sama-sama mengira kalau masing-masing dari mereka mengendalikan salah satunya. Namun pada kenyataannya Yo Kyung lah yang mendominasi. Yoo Kyung pasti memanfaatkan perasaannya Yeong Sub padanya, tadi saat berdua di ruang interogasi Yeong Sub tampak ketakutan.

NCI pun akan memanfaatkan perasaan tersebut ke Yeong Sub.

Yeong Sub di dalam diputarkan video saat Yoo Kyung di NCI, awalnya Yeong Sub tampak ketakutan lalu ia kembali tenang.

NCI memperhatikan perubahan tersebut, mereka membutuhkan suatu hal yang bisa menghancurkan ikatan mereka berdua. Hyun Joon usul membuat video keterangan palsu dengan rekaman S Culture.

Nana dan Min Young mencari informasi tentang Yoo Kyung. Nana menjelaskan kalau Yoo Kyung pernah dirawat dokter ketika usianya 15 tahun. Pernah mengalami serangan seksual.

Yoo Kyung muda lari dari ayah tirinya yang melakukan kekerasan seksual padanya. Ia sengaja menghadang mobil, lalu ia pingsan dan dibawa ke RS.

Sun Woo merasa ada yang aneh. Kalau yang menyerangnya dulu adalah ayah tirinya mengapa Yoo Kyung sekarang membuat ibu para korbannya terluka secara batin?. Nana lanjut menjelaskan kalau saat itu Yoo Kyung mencabut tuduhannya dan berkata tidak terjadi apa-apa.

Min Young rasa, mungkin ibu Yoo Kyung yang memaksa untuk bungkam. Itu hal yang biasa terjadi pada anak di bawah umur. Takut pada ancaman orang tuanya.

Yoo Kyung di jalanan sedang menyetir.

 Lalu kilasan saat Yoo Kyung ditanyai polisi muncul, detektif heran mengapa tidak terjadi apa-apa sedangkan rekam medis terlihat jelas kalau ini pelecehan seksual. Ibu Yoo Kyung memaksanya bicara, dibawah tekanan tersebut Yoo Kyung tidak berani bicara. Ibu Yoo Kyung langsung mengarahkan, pasti ini perbuatan Oppa itu kan? Sudah kubilang jangan main dengannya!

Yoo Kyung terkejut, ia akhirnya menurut berbohong sesuai paksaan ibunya. Sun Woo yakin itulah permulaan mengapa Yoo Kyung bertindak kriminal seperti ini. Seorang ibu yang seharusnya bisa melindunginya tapi tidak demikian.

Kang Ki Hyung menemui Yeong Sub. Ia menyuruh Yeong Sub jangan berusaha melindungi Song Yoo Kyung lagi. Kang Timjangnim sudah mengetahui maksud 5 orang yang Yeong Sub katakana pada Yoo Kyung tadi. 2 orang korban pertama dibunuh oleh Kang Jae Deok, karena ia ketakutan membunuh lebih banyak orang lagi.. Yoo Kyung mendekati Yeong Sub dan melanjutkan pembunuhannya.

Kang Jae Deok lebih memilih mati daripada dipenjara. Tidak mungkin menyimpan barang-barang yang mengingatkannya pada pembunuhan. Sejak awal Yoo Kyung memang memanfaatkan Jae Deok dan Yeong Sub.

Karena Yeong Sub sudah bereaksi, ia bertanya di mana Yoo Kyung sekarang, Sun Woo menelepon Kang Ki Hyung. Kang Timjangnim berpura-pura “Bagaimana kemajuannya? Dimana? Sudah diperiksa isinya?”

Kang Timjangnim tidak menanggapi, ia meninggalkannya. Yeong Sub mulai brutal, ia mengancam NCI. Ia akan menghabisi NCI jika berani menyentuh Yoo Kyung. Lalu Han memutar video S Culture, seorang wanita dipukuli.

Kang Timjangnim masuk ke ruangan kembali. Pria bertopeng di video itu bukanlah Yeong Sub, Yeong Sub tidak ada istimewanya sama sekali bagi Yoo Kyung, baginya pria hanyalah alat. Sikapnya berubah-ubah dan pura-pura membantu penyelidikan. Ini kesempatan terakhir Yeong Sub untuk mengaku.

“Sungguh Song Yoo Kyung berkata begitu? Kalau aku mengancamnya, dan dia tidak punya pilihan lain?”

Kang Timjangnim mengangguk. Yeong Sub mulai menangis. Di dalam sana Lee Han memberikan jempol pada ide cemerlangnya Hyun Joon.

Hyun Joon, Min Young dan polisi menuju tempat Yoo Kyung.

Yoo Kyung hendak menyiksanya terlebih dahulu. Tapi korban minta langsung dibunuh saja daripada disiksa. Yoo Kyung teringat saat dia kecil dulu pernah mengatakan hal serupa pada ayah tirinya.

Lalu Yoo Kyung memutuskan untuk membunuhnya langsung.

Rombongan Polisi datang, Yoo Kyung membawa korban ke mobil. Yoo Kyung diikuti Han dan Min Young. Mereka kebut-kebutan di jalan. Min Young menghadang mobil Yoo Kyung.

Yoo Kyung mengarahkan pisau ke korbannya. Min Young meletakkan senjatanya berharap Yoo Kyung tenang, Min Young tahu betapa menderitanya hidup Yoo Kyung selama ini, Yoo Kyung marah, tahu apa kalian?!. Saat Yoo Kyung lengah, Min Young menyerangnya. Ia terkena goresan pisaunya Yoo Kyung, sebelum Yoo Kyung menusuknya Hyun Joon sudah datang menyelamatkan.

“Marilah kita menyelamatkan diri kita dari masa lalu. Dengan kekuatan kita sendiri.” Ucapan Nana pada Yoo Kyung saat mencoba membujuknya di NCI terngiang. Yoo Kyung menoleh ke belakang

“Kwon Yoo Jin! Kau takkan pernah bisa menjalani hidupmu yang dulu itu. Sama seperti aku, kau juga… Kau selamanya akan hidup menderita.”

*~ Criminal Minds ~*

Yeong Sub dan Yoo Kyung dilempari telur dan menerima puluhan jepretan lampu blitz wartawan. Dari sela-sela kerumunan ibunya muncul, ia meminta maaf pada Yoo Kyung. Yoo Kyung nampak berkaca-kaca, lalu ia melepaskan maskernya berjalan percaya diri walau telur dan umpatan datang.

Min Young merasa kalau Yoo Kyung punya orang-orang yang mendukung dan menyemangatinya pasti tidak akan seperti ini. Nana tidak setuju, tidak semua orang yang pernah disiksa waktu kecil melakukan hal seperti ini, jadi Min Young mau menyalahkan orang-orang disekitarnya Yoo Kyung?

Jika memikirkan perasaan keluarga korbannya Yoo Kyung, tindakan Yoo Kyung ini tidak bisa ditolerir.

Nana: “Orang yang melakukan kejahatan… menyakiti orang lain, tapi mereka juga pun menyakiti dirinya sendiri.” Socrates.

Min Young membawakan hasil rapatnya Song Yoo Kyung pada Kang Timjangnim. Kang Timjangnim menanyakan lukanya Min Young, Min Young bilang sudah baik. Kang Ki Hyung juga memuji kemampuan profiling Min Young yang bagus. Min Young merendah ia masih butuh banyak belajar dan masih kurang dari Kang Timjangnim, ia berterima kasih atas buku dari Kang Timjangnim.

Kang Timjangnim bilang kalau saja bukan karena tindakan beraninya Min Young kemarin, pasti Kwon Yoo Jin sudah meninggal. Min Young akan berusaha menjadi profiler hebat seperti Kapten Kang.

Setelah Min Young pergi Kang Ki Hyung tampak pusing, ia melihat berkasnya Kim Young Chul.

Sun Woo hendak pergi ke suatu tempat, ia berbicara dengan seseorang via telepon, Sun Woo ingin minta bantuannya dan pastikan ini secara rahasia.

Dua bulan setelah Go Young Min dituduh menganiaya anak di bawah umur…, dia pun akhirnya dibebaskan dari dakwaan…, dan diperbolehkan meninggalkan kantor kejaksaan. Sementara itu, golongan advokat terus berdebat untuk pemenjaraannya…, kuasa hukumnya, Ha Yoon Man, dari Biro Hukum Ha and Jang… menyatakan bahwa Beliau tak bersalah.

Sun Woo sampai di suat tempat, terdengar suara teriakan seorang gadis.

Go Young Min dicekik oleh seseorang. Sun Woo mendapati si gadis meninggal.

Mereka bermain billiard sambil bermain kuis, Min Young bertanya

“Ini tentang kasus pembunuhan di Chungbuk, Yodong, 20 Maret 2011… yang dialami pada seorang mahasiswi. Tidak ada bekas darah, bukti atau saksi. Tidak ada bekas-bekas penyerangan seksual. Dan pelaku juga sepertinya tak mengincar barang berharga. Jadi pelaku itu mencuri hal yang sangat tidak biasa. Jadi apa yang diperbuat pelaku ini pada kasus ini?”

“Tangan dimutasi.” Jawab Hyun Joon.

Nana kagum pada Hyun Joon kenapa jadi orang tidak realistis sekali, terlalu sempurna.. serba tahu.

Giliran Han bertanya.

“Ini tentang salah satu kasus beku yang paling terkenal. Ini tentang kasus Sungai Cheonju-si Nadeul. Di antara 136 tersangka kasus tersebut…, ada satu tersangka yang paling dicurigai. Baik. Ini petunjuknya. Topik terhangat di berita akhir-akhir ini… “

“Go Young Min.” Jawab Hyun Joon dengan lamunan. Han terkejut kenapa Hyun Joon bisa tahu.

Hyun Joon menjawab karena dulu ia adalah tersangkanya. Semuanya tidak percaya. Hyun Joon izin menelepon seseorang.

Hyun Joon tidak bisa menghubungi Ha Sun Woo.

Sun Woo menodongkan pistolnya, katakan padaku jika tidak ingin mati, 14 tahun silam kau adalah pelakunya!. Pria itu mengelak bukan dia, bukanlah pelakunya. Tadi ada pria yang bertanya hal yang sama.

Sun Woo menjambak pria yang sudah lemah tersebut bertanya sekali lagi, siapa pria yang meondungimu itu??. Pria itu ambruk ke kasur. Sun Woo berteriak frustasi karena tidak mendapatkan apa yang ia cari.

Petugas yang lain datang mengamankan. Dari suatu tempat terlihat seorang pria yang nampaknya mencekik pria tadi, ia memotret hiruk pikuk tim dan ambulance.

Go Young Min dikerubuti wartawan, menanyakan perihal penayangan video anak dibawah umur yang disiksa. Go Young Min beserta rombongan tidak menanggapinya.

       Hyun Joon datang, ia menyapa selamat pagi pada Lee Han. Di mejanya Sun Woo ada Kasus kafe penyiksaan anak. Hyun Joon teringat pada pertanyaan kuisnya Sun Woo saat mereka di rumahnya Kang Timjangnim.

Nana menyayangkan kemarin Sun Woo tidak ikut bermain, Sun Woo bilang ada urusan. Ketua Ha datang ke NCI, Nana dan Min Young tidak mengerti kenapa. Ekspresi Sun Woo langsung berubah ketika tahu Direktur Utama mencarinya.

Di ruangan Baek San…

“Kudengar laporan dari tim investigasi internal… cukup intens.”

“Langsung saja bicara intinya.” Potong Baek San

“Sewaktu NCI didirikan… apa yang kau katakan padaku itu… Apa kau sudah lupa, ya?”

Sun Woo datang. Anda memanggilku?.

Di tangga Tuan Ha memanggil Sun Woo untuk diajak bicara. Sebelum jadinya berantakan…, ikuti saja aku.

“Kenapa kau terus keluar batas?”

“Itu bukan urusan Anda.  Aku hanya melakukan pekerjaanku.”

“Kau tidak perlu menangani hal ini. Dunia… Tidak sesederhana yang kaukira.”

“Jika sudah selesai bicaranya, tolong pergilah.”

“Jaga sikapmu.”

“Jangan pernah mengunjungiku lagi.” Sun Woo meninggalkannya, Hyun Joon melihat keduanya dari meja kerjanya.

Diberitakan. Go Young Min yang dipenjara 3 bulan lalu karena menyerang anak di bawah umur  yang dinyatakan bebas dari tuduhan…, telah ditemukan tewas. Kabar ini pun sontak membuat masyarakat cemas. Berdasarkan bukti yang dimiliki, polisi telah menyelidiki dia. Namun, saat Jaksa Bidang Tindak Pidana akan… menangkapnya, Go Young Min pun ditemukan tewas dan banyak luka tusuk… Kepolisian pun….

Hyun Joon mematikan berita tivi, ia meloihat foto upacara Beasiswanya dulu. Hyun Joon mencoba menghubungi Kang Ho Young tapi tidak ada tanggapan.

Sepertinya ada yang menusuk telinganya Go Young Min ditusuk seseorang. Dia ditikam persis di titik tekanan. Pisau itu nyaris melukai tulang… dan masuk jauh ke dalam organ. Sedangkan korban yang meninggal,  itu Han So Min, telinganya tak pernah terluka.

NPS..

Sun Woo mendapatkan tambahan info dari forensik. Selain polres Ilyang itu belum ada yang tahu mengenai ini.

Hyun Joon mendatangi temannya. Temannya bercerita kalau ada wanita agen NCI yang berada di TKP dan berteriak seperti orang gila, bisa jadi wanita itu punya dendam pribadi pada Go Young Min. Kalau NCI terlibat. berarti kasus itu serius.

Sun Woo masih memperhatikan foto temuannya, sebuah anting-anting. Sedangkan itu Kapten Kang di ruangannya memperhatikan foto istrinya, ia pernah memberikan hadiah pernikahan mereka berupa anting-anting berinisial HW pada Hye Won.

Sementara di foto Go Young Min saat meninggal ditemukan anting-anting yang sama.