[K-Movie] Life Risking Romance – Part 1

life_risking_romance         Hujan deras dan petir bergemuruh, Han Jane memasuki sebuah rumah. Di dekat pintu masuk sudah disambut sesosok mayat pria yang berlumuran darah. Jane menaiki tangga, dikejutkan dengan penampakan wanita bermuka penuh darah.

love-risking-romance-1

love-risking-romance-2

       Seorang pria dan wanita keluar dari mobil, memasuki rumah dan naik ke tangga menuju ruangan di atas. Mereka membawa sesosok tubuh wanita. Si pria bertanya apa yang harus mereka lakukan dengan ini?. Si wanita puny aide bagaimana kalau dipotong tubuhnya, kepalanya dikubur di depan. Rasanya pasti melegakan melihat kepala di halaman. Si pria senang dengan itu tapi rasa-rasanya akan sia-sia.

love-risking-romance-3

love-risking-romance-4

Di luar ruangan, Jane menahan untung buang angin. Tapi akhirnya keluar juga. Kedua orang di dalam ruangan langsung membuka pintu, bau gas Jane sudah tidak karuan. Jane membuka pintu duluan, melihat mayat di meja, ia syok dan mengacungkan alat penyetrumnya. Dua polisi datang, mereka hendak menangkap kedua terduga pelaku pembunuhan berencana.

love-risking-romance-6

love-risking-romance-7

       Salah duga, tempat ini adalah Kantor Penerbit Novel Kriminal, sehingga ada banyak benda mencurigakan dan manekin seperti jasad manusia. Sersan sangat terkesan dengan boneka replika yang mirip seperti manusia sungguhan di meja, ia bahkan mau selfie.

love-risking-romance-8

love-risking-romance-9

Byeon So-jeong menjelaskan kegiatan mencurigakannya ini dilakukan untuk simulasi menulis novel misterinya, ini penting bagi seorang penulis, menjadi satu dengan karakter. Byeon So-jeong mencela Jane yang tidak mengerti soal ini padahal seorang penulis. Jane rupa-rupanya juga sudah melaporkan ke istri Sajang-nim kalau Sajang-nim selingkuh dengan Byeon So-jeong, ingin membunuh istrinya dan dapat uang asuransinya. Benar-benar membuat Sajang-nim frustasi.

love-risking-romance-10

love-risking-romance-11

      Jane ditangkap. Lok-han memborgolnya. Sersan heran kenapa pula Lok-han memborgolnya? Lagipula Jane tidak akan kabur. Lok-han hanya jaga-jaga, karena Jane ini adalah pengganggu kota. Lok-han mengeluh bau kentutnya Jane sudah seperti diare saja.

Sajang mendekati Jane, ia kesal karena ulahnya Jane ini keterlaluan. Seandainya saja Jane bukan penulis kontraknya. Jane menyesal, ia janji akan ganti rugi berupa novel yang hebat. Sajang masih kesal,

“Lupakan saja. Jika kau tidak memberikanku ide dalam sebulan. Rancangan pertama 6 bulan, diterbitkan dalam 1 tahun. Aku benar-benar akan menuntutmu, untuk pelanggaran kontrak! Kita sudah menandatanginya sudah begitu lama. Aku tidak ingin penjualan terbaik, aku hanya ingin satu ide yang baik!”

love-risking-romance-12

     Di perjalanan Lok-han memarahi Jane. Bukan kali ini saja berbuat aneh atas asumsi sendiri yang buktinya tidak jelas.

“Kau melaporkan Toko Daging, menjual daging manusia. Seorang seniman tato berada di sebuah geng. Lanjutkanlah dan kau akan segera dikeluarkan dari kota!”

“Terserahlah” jawab Jane malas.

Lok-han menyuruh Jane ke klinik karena bau gasnya itu pasti ada malah dengan usus besarnya Jane. Jane membantah ini karena stres! Aku hanya perlu menulis buku, ini terkait stres. Tidak punya ide, tidak satupun.

     Lok-han ada ide bagaimana kalau Jane membongkar kasus di Itaewon, jika berhasil Jane akan menjadi sorotan media. Jane yang tadinya membaca-baca penjahat dicari langsung tertarik, minta Lok-han melanjutkan penjelasannya. Tapi Lok-han malah mengajaknya berkemah akhir pekan ini, mungkin dengan menghirup udara segar ide akan banyak bermunculan. Jane malas, mengapa harus bayar hanya untuk jadi gelandangan? Dan lagi… kenapa pula harus dengan Lok-han?

love-risking-romance-13

love-risking-romance-14

       Mobil berhenti. “Siapa lagi kalau bukan aku. Seorang pria yang tampak stylish dalam setelan jas. Bibir yang sempurna untuk berciuman. Pria sempurnamu itu tidak ada.”

“Tapi, setidaknya itu bukan kau.”

Lok-han memasang poster dicari, lalu memborgol Jane. Jane malah kabur, Lok-han mengejarnya dengan santai.

love-risking-romance-16

Yumi memandangi sepasang sahabat itu yang hubungannya aneh sekali *ckckckck…

love-risking-romance-15

love-risking-romance-17

Lalu Jane bertemu pria tampan yang dikatakan Lok-han tidak pernah ada. Seorang pria yang tampak stylish dalam setelan jas. Bibir yang sempurna untuk berciuman. Pria sempurnamu itu tidak ada. Pria itu langsung menangkap Jane. Lok-han khawatir, ia melompat ke semak dan jatuh tersungkur. Jane justru merasa senang dipeluk pria tampan impiannya ini.

love-risking-romance-18

love-risking-romance-19

love-risking-romance-20

love-risking-romance-21

     Pria berjas dan menawan tadi merupakan Jason Chen, dalam bahasa inggris Jason berkomunikasi, dia salah sangka dan hanya ingin menangkap penjahat. Jane cengar-cengir ini salah paham saja, ini salah kita…

Lok-han tidak mengerti apa yang Jason Chen katakan. Jane hanya menjelaskan kalau Jason mengatakan maaf dan terimakasih. Mereka lalu bersalaman, Jason pergi.

love-risking-romance-22

love-risking-romance-23

love-risking-romance-24

      Lok-han membuat Jane terpikat pada pandangan pertama, ia berdo’a pada Tuhan semoga diizinkan untuk bertemu lagi. Tiba-tiba tas jatuh dari atas, seseorang juga meluncur dari atas. love-risking-romance-25

love-risking-romance-26Jane hendak mengumpat tapi tidak jadi, karena muka pria itu mengerikan tipikal seperti penjahat.

“Hur Jong-gu?”

Jane tahu nama pria itu, pria itu jelas bingung darimana wanita ini tahu?. Jane sendiri juga bingung “Dimana aku mengenalmu, dari….?”

Jane ingat ia pernah lihat pria ini di poster pencarian di kantor polisi. Jane langsung meminta maaf, pura-pura salah orang dikiranya teman gerejanya. Jane langsung kabur.

love-risking-romance-27

love-risking-romance-28

         Jane bersembunyi, Hur Jong Gu menemukannya gara-gara Lok-han meneleponnya. Lok-han malah mengurusi Jane karena ada laporan yang harus ditulis, mengabaikan kata-kata Jane yang ketakutan melihat Hur Jong Gu. Lok-han anehnya malah minta maaf, si Jong Gun mengacungkan pisau lalu kabur setelah Jane mengambil pistol Lok-han dan hendak menembaknya.

love-risking-romance-29

love-risking-romance-30

love-risking-romance-31

     Lok-han berbangga diri seandainya saja dia tidak ada di sini pasti Jane dalam bahaya. Jane melarang Lok-han mengejarnya, memarahinya polisi macam apa yang tidak bisa mengingat daftar pencarian orang?.

     Jane penasaran kenapa di rumah kosong ada koper besar. Dengan bercanda Lok-han mengatakan biasanya itu isinya mayat. Jane membukanya, ia berteriak histeris menemukan sesosok manusia di dalamnya.

love-risking-romance-32

Setelahnya para warga berkerumun ingin tahu. Lok-han dan Sersan dimarahi atasan mereka, bisa-bisanya melepaskan pelakunya?. Mereka diberi pilihan skors selama 3 bulan atau dipindahtugaskan.

love-risking-romance-33

love-risking-romance-34

love-risking-romance-35

     Jane di kamarnya, dia sedang menganalisa kasus pembunuhan di Itaewon terduga utama ada Hur Jong Gu. Korban dibunuh dengan ikat pinggang khusus, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan perlawanan di jasad korban. Ada kemungkinan si korban merasa nyaman dengan pelakunya.

love-risking-romance-36

      Jane meradang ketika PC nya error sendiri, lalu ia memutuskan untuk cuci muka. Dari lubang suara lantai atas sana ia dengar seseorang minta jangan dibunuh. Jane segera melaporkannya, panggilannya diterima dengan nada amarah, lagi lagi Jane-ssi… si petugas menyuruhnya tidur saja! Kelihatannya Jane sedang mabuk.

Jane mengadukan apa yang didengarnya, tapi telepon ditutup.

love-risking-romance-37

love-risking-romance-38

     Jane memutuskan untuk bertindak sendiri seperti agen. Ia keluar kamar dengan percaya diri tapi kembali lagi apa benar dia bisa menangkap pelakunya sendiri. Jane menguping pintu tetangga sambil memegangi alat penyetrum. Dari luar tangan mendorongkan selebaran makanan, membuat Jane limbung dan terkena alat penyetrumnya sendiri (HaHaHaHa)

Walhasil Jane kesal.

love-risking-romance-39

     Yumi memanggil-manggil Jane, tidak ada tanggapan. Lok-han datang, ia sejak tadi sudah menghubungi Jane namun tidak ada jawaban. Yumi menyuruh Lok-han tidur saja dengan Jane Eonni dan kelaur dari friendzone (Hahahahaha friendzone XD )

Yumi menyarankan mala mini bertindaklah, ulang tahun adalah sebuah kelemahan. Satu ciuman itu bisa menjadi tiket keluar dari friendzone. Lok-han tidak menanggapinya serius.

love-risking-romance-40

love-risking-romance-41

    Ia memasukkan kode rumahnya Jane. Yumi sudah curigaan, teman macam apa yang tahu kode rumah temannya?. Jane terkapar di lantai, Lok-han syok dan mengangkatnya ke kasur. Yumi mengompor-ngomporinya untuk melakukan CPR.

love-risking-romance-42

       Lok-han mencoba memastikan dia memang profesional, Jane memang tidak bangun, lalu ia hendak menghembuskan udara *ups! Tapi Lok-han tidak sanggup melakukannya. Yumi kembali memprovokasi supaya cepat bertindak, ingat golden time-nya!. Lok-han hendak menyentuh dada seperti prosedur CPR yang umumnya, Yumi sudah harap-harap senang melihatnya (anggap saja Yumi adalah setannya XD)

      Lok-han tidak bisa, Jane bangun “Pembunuhan sedang berlangsung!”

Ia mendorong tangan Lok-han menjauh. Mengajaknya ke lantai atas, Jane yakin terjadi pembunuhan di atas sana.

love-risking-romance-43

      Lok-han menekan tombol apartemen rumah lantai atas. Jane kekeuh yakin 100% terjadi pembunuhan, ia juga hendak membuka kombinasi kodenya. Lok-han mengingatkan mereka perlu surat perintah penangkapan, jangan masuk rumah orang sembarangan.

love-risking-romance-44

love-risking-romance-46

     Hari ini ulang tahunnya Jane. Lok-han tidak bisa memberikan hadiah ultahnya surat penangkapan, ia memberikan tablet keluaran terbaru, selama ini Jane menulis dengan windows 98. Yumi menyuruh Jane menulis saja dan berhentilah melapor ke polisi. Jane tidak terima, ia yakin sekali kali ini benar.

Yumi pamit pergi pacarnya akan berkunjung nanti malam, ia mau bersiap dan mandi uap. Jane menahannya, ia meminta kalungnya dikembalikan, memakai barang orang tanpa izin. Yumi melepaskannya dengan enggan, ia kan hanya meminjam.

love-risking-romance-47

     Lok-han tanya Jane nanti malam ada kegiatan apa? Lok-han nanti malam bebas karena hukuman skors-nya. Ia mengajak Jane mandi uap bersama.

“Menyesatkan!” Jane mencekiknya, Lok-han kabur.

love-risking-romance-49

     Di luar Jane kebetulan melihat pria keren waktu itu. Jane langsung berakting, sengaja mengucapkan “Pacarmu tidak akan senang kalau dia tahu kau sering ke sini.” Dalam bahasa inggris supaya Jason Chen dengar.

love-risking-romance-50

     Jason Chen menyapanya, ia rasa-rasanya pernah bertemu Jane sebelumnya. Jane membenarkannya. Jason Chen bilang ia tinggal di lantai atas, 602.

“Di atas? 602?”

“Aku baru pindah ke sini”

Notes:

Lanjut part 2! Please be patient~ ;), semoga gak PHP lagi XD HaHaHaHa….

Like FP blog ini untuk dapatkan update-annya>>>> klik FANPAGE

Advertisements

5 thoughts on “[K-Movie] Life Risking Romance – Part 1”

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s