voicekdrama2017

      Aku menyerah menulis sinopsis yang jam tayangnya senin-kamis (KBS, SBS, MBC menjadi mitos bagiku XD ), masalah waktu *kkkkk >_< tapi kalau tayangnya jum’at dan sabtu aku bisa! >_< Hahahaha… dan Januari ini masih padat sekali rasanya, belum bisa aktif menulis sinopsis drama on going yang baru 2017 ini meski sangat menginginkannya. Aku tidak terlalu suka horror yang berhantu tapi aku suka yang thriller :D, dan sedang mencoba untuk tidak akan membaginya menjadi berpart part. Drama ini terinspirasi kisah nyata dan dibuat menjadi fiksi agar lebih dramatis. Dan bagi readers yang hatinya lembut, tidak tega’an… lihat semut mati aja nangis, mohon jangan diikuti drama ini yah? ^^, karena ini sepenuhnya banyak adegan yang membikin ngilu… pening, muntah, jijik.

      Satu pesanku kalau belahan jiwamu (istri/suami/pacar/orangtua) menelfon maka segera angkatlah! T_T karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi…

 Chapter 1: The Voice in The Dark.

voice1

voice2

     Di suatu malam hening dan turun salju, seorang wanita dengan nafas yang menderu tergesa berjalan sesekali menengok ke belakang. Ia sedang menghindari seorang pria berjas hujan misterius.

Di suatu gang ia menjatuhkan bawaannya, ia memilih meninggalkan bawaannya dan menutup mulutnya karena ketakutan.

Saat itu 25 November 2014, pukul 22:15 di Eunhyung-dong, Sungwun. Wanita yang bajunya sudah kumal dan kotor tersebut bersembunyi diantara tong sampah.

       Di pelabuhan Sungwun satu tim detektif sedang mengintai, salah seorang diantaranya buang angin dan membuat Moon Jin Hyuk  (Jang Hyuk) memukulnya, menyuruhnya ke toilet sana!. Disaat yang sama yang mereka intai datang. Jin Hyuk dan timnya akan menangkap para penjahat tersebut lalu makan malam.

voice3

voice4

Mereka keluar dari mobil, istri Jin Hyuk menelfon dengan ketakutan dibalik tempat sampah. Tapi Jin Hyuk tidak mengangkat panggilannya. Kemudian istrinya Jin Hyuk menelfon pusat bantuan, Kang Kwon Joo (Lee Ha Na) yang menerima panggilannya, ada yang bisa dibantu?. Istrinya Jin Hyuk mengatakan ada seseorang yang akan membunuhnya.

Kang Kwon Joo mengetikkan keluhannya, ia bertanya di mana posisi. Istrinya Jin Hyuk tidak tahu ia ada di mana sekarang, “Tangga, aku melihat tangga sempit.”

voice5

Rekannya tanya ada apa. Kang Kwon Joo menjelaskan sepertinya penelepon sedang terluka dan tidak tahu posisinya ada di mana. Rekannya meminta Kang Kwon Joo menyambungkannya dengan ke si penelepon.

     Rekan Kang Kwon Joo mengatakan akan mengirimkan orang dan minta posisi pastinya. Istrinya Jin Hyuk bilang ia ada di dekat gereja Bangseok. Belum selesai lalu panggilan terputus. Rekan Kang Kwon Joo menyuruh Kang Kwon Joo menelfonnya kembali. Na’asnya Kang Kwon Joo menelpon disaat yang salah, ketika si pria misterius ada di sekitar tempat sampah.

voice6

voice7

Ponsel berdering, wanita itu langsung kabur lagi. Ia menjatuhkan ponselnya dan kesulitan bangun. Wanita itu memohon dibiarkan hidup, putranya ada di rumah. Si pembunuh menyeringai dan mengatakan “Karena inilah… kau seharusnya tidak usah banyak tingkah.”

Pria itu mengeluarkan sesuatu yang berbentuk bulat dan memukulnya.

Kang Kwon Joo syok mendengarkan, terdengar suara pukulan berkali-kali. Kwon Joo berusaha memanggil-manggil “Ibu, halo? Bu?”

     Para detektif dan penjahat bertarung. Jin Hyuk dengan mudah mengalahkan bos penjahat walau melawannya dengan pisau.

voice8

Setelahnya para detektif merayakan keberhasilan mereka menangkap para penjahat. Bibi pemilik kedai tanya ke mereka memangnya mereka satu-satunya yang menangkap penjahat di Korea Selatan?. Para detektif membanggakan diri, tim merekalah yang terkuat dan selalu di peringkat satu. Jin Hyuk sampai bosan.

voice9

      Dae Shik menelepon, Jin Hyuk malah mengajaknya makan-makan ronde kedua. Dae Shik tanya pada Jin Hyuk tadi dapat panggilan dari istrinya?. Jin Hyuk tanya memangnya kenapa? Apa Dae Shik rindu istrinya?, ia memang dapat panggilan dari istrinya tadi. Dae Shik sedang ada di lokasi TKP, terjadi pembunuhan setelah seorang pria berusaha memperkosa korban. Masalahnya di dompet korban ada KTP istrinya Jin Hyuk. Jin Hyuk menyuruh Dae Shik memastikan wajah korbannya dulu, ia pikir sedang dikerjai Dae Shik, ini bukan April Mop!. Dae Shik bilang mayat korban sudah hancur semua, saat ini baru dapat sidik jari. Jin Hyuk masih dengan bercanda akan menelfon istrinya, kalau istrinya mengangkat Dae Shik akan Jin Hyuk habisi.

     Jin Hyuk menekan nomor di ponselnya, istrinya diberi nama “Belahan Jiwaku”. Dengan sabar Jin Hyuk menunggu panggilannya diangkat, tapi tidak ada jawaban. Apa sedang sibuk?. Perasaan khawatir mulai menyelubungi semua orang di kedai tersebut.

voice10

      Jin Hyuk datang ke TKP dengan keadaan mabuk. Kepala Jang kesal, ini pasti karena tadi Dae Shik menghubungi Jin Hyuk. Kepala Jang menahan Jin Hyuk jangan dan menyuruhnya pulang. Jin Hyuk melihat sticky notes milik korban

[Bisa-bisanya kau pergi begitu saja? Apa kau sudah lupa ulang tahunmu? Selamat ulang tahun. Aku mencintaimu, Detektif kesayanganku ❤ ]

voice11

     Jin hyuk mendekati jasad korban, mengecek gelang di pergelangan benar milik istrinya. Menanyainya kenapa bertingkah ingin membuat kejutan seperti ini hanya karena tadi pergi tanpa mengatakan apapun, tidak ada yang akan makan kue itu. Jin Hyuk belum bisa menerima kepergian istrinya, ini terlalu cepat, Jin Hyuk tenggelam dalam tangis.

voice12

    Pagi harinya beritanya sudah disiarkan ke penjuru negeri, Ny. Heo istri dari Detektif Moon Jin Hyuk dari Satuan Unit Satu Tindak Kejahatan Polda Sungwun meninggal di tangan pembunuh sadis. Istrinya ingin mendatangi suaminya yang jarang di rumah karena terlalu sibuk bekerja dan 112 Emergency Center yang dinilai tidak cakap menerima panggilan korban sehingga menyebabkan kematian korban.

     Pimpinan 112 mengumumkan pengunduran dirinya di depan pers. Pemakaman istrinya Jin Hyuk digelar,  Jin Hyuk terlihat kuyu dan lemah ketika menyambut pelayat. Jin Hyuk diberitahu kalau nama pembunuhnya adalah Go Dong Chul, terkenal sebagai tukang pukul di Klub Rambada di Yongjin-dong. Memiliki rekam jejak 10 tindakan kriminal.voice13

voice14

Pakaian bernoda di rumah Go Dong Chul memiliki noda darah setelah diuji di lab ternyata milik istri Jin Hyuk. Kepala bilang kasus ini memang kesalahan 112 dan atasan minta kasusnya segera ditutup, tersangka akan dihukum seumur hidup. Jin Hyuk masih belum bisa tenang, ia bekerja menjadi detektif dan jarang pulang untuk bisa hidup dan istrinya yang malang itu membuatkan makanan untuknya tapi justru ini yang terjadi. Jin Hyuk ingin memenjarakan Go Dong Chul seumur hidup jangan sampai keluar dari penjara, kalau sampai keluar Jin Hyuk berjanji akan membunuhnya segera.

voice15

        Sidang Heo Ji Hye istrinya Moo Jin Hyuk. Dari ucapan jaksa, Go Dong Chul menyatakan dirinya malam itu mabuk dan tidak ingat apapun. Tindakan kejinya memang sudah tidak bisa ditolerir, menyeret korban ke tempat yang sunyi disaat Heo Ji Hye dalam perjalanan mengunjungi suaminya, Go Dong Chul hendak melakukan pelecehan seksual pada korban tapi karena korban meminta bantuan maka Go Dong Chul memukuli kepala korban 30 kali sampai tengkoraknya gepeng.

    Saksi dihadirkan, Letnan Kang Kwon Joo dari 112 dihadirkan sebagai pihak yang menerima panggilan korban. Kang Kwon Joo ditanyai suara yang ia dengar malam itu apakah benar milik Go Dong Chul?. Go Dong Chul dipanggil siapa namanya? Dong Chul menjawab dengan enteng. Namun Kang Kwon Joo bilang bukan itu suaranya.

voice16

Para hadirin sidang langsung saling berbisik, Jin Hyuk tampak meradang dan tanya ke Dae Shik wanita seperti apa Kang Kwon Joo itu?. Dae Shik menjawab, sebenarnya ada rumor kalau pembunuhnya bukan Go Dong Chul, melainkan seseorang yang juga membunuh ayah Kang Kwon Joo. Tapi masalahnya adalah ayah Kang Kwon Joo murni tabrak lari. Mungkin Kang Kwon Joo sedang berusaha menutupi kelalainnya saat bekerja karena putus asa.

          Hakim keberatan, apa Kang Kwon Joo yakin suaranya benar berbeda?. Kang Kwon Joo yakin, dia memiliki rekaman lain yang belum diserahkan ke pengadilan. Yaitu rekaman pukul 22:18 hingga 22:21, pelaku yang diyakini Kang Kwon Joo berbicara melalui walkie-talki ayah Kang Kwon Joo. Umur pelaku saat itu kira-kira 20an atau awal 30an.

Kang Kwon Joo yakin suaranya jauh lebih berat dari suara Go Dong Chul. Kang Kwon Joo bahkan juga bisa mendengar suara retak dari mulutnya. Jaksa mebisiki Kang Kwon Joo, apa-apaan maksudnya ini? Jaksa kesal karena kesaksian Kang Kwon Joo justru menghambat lajunya kerja jaksa. Kang Kwon Joo tidak peduli, dari awal bukankah sudah ia bilang kalau suaranya berbeda?. Kang Kwon Joo minta hakim mengizinkan rekaman diputar kembali.

       Suara diperdengarkan kembali “Jangan bunuh aku. Anakku ada di rumah. Biarkan aku hidup.”

Jin Hyuk berusaha menahan tangisnya, matanya sudah berkaca-kaca. Tapi suaranya hanya sampai di situ saja, ia yakin rekamannya masih panjang. Kang Kwon Joo yakin ini ada kesalahan, hakim tidak mengerti dimana salahnya… rekaman yang pihak mereka terima hanya sebatas itu saja.

voice17

Kang Kwon Joo langsung menatap si jaksa, ia yakin ini perbuatan si jaksa. Dan Go Dong Chul terlihat senang-senang saja. Jin Hyuk tidak tahan lagi, ia pikir Kang Kwon Joo berbohong. Jelas-jelas ada noda darah di pakaiannya Go Dong Chul, apa Kang Kwon Joo dibayar?

    Kalau Jin Hyuk membayarnya apakah mau memberikan kesaksian asli?. Jin Hyuk diluar kendali, Hakim berniat mengeluarkannya karena ini mengganggu jalannya sidang. Jin Hyuk semakin meradang melihat Go Dong Chul sempat menyeringai. “Apanya yang lucu?”

Jin Hyuk mau menyerang Dong Chul, ia ditahan petugas yang ada. Dong Chul terus tersenyum geli melihat Jin Hyuk.

      Media massa banyak berspekulasi tentang kejadian ini. Kang Kwon Joo bilang suara tersangka aslinya berbeda.

~Voice~

      3 Tahun Setelah Insiden Eunhyung-dong..

Di Polda Sungwun. Di sana terdapat banyak Profiler yang tiap harinya bertugas menerima panggilan dari masyarakat yang membutuhkan bantuan.

voice18

     Kang Kwon Joo sebagai Profiler profesional, ia melihat siaran di televisi. Seorang cucu yang menyatakan Kakeknya ditipu orang. Kang Kwon Joo kemudian menelfon 112 Emergency Center, meminta Profiler yang bertugas melihat televisi. Meski kebingungan petugas yang menerima panggilan tersebut menyalakan TV.

Kang Kwon Joo bilang penipunya adalah cucu Kakeknya sendiri, mengubah suaranya dengan mesin modulator. Dari suara napasnya, pola bicara dan logatnya Kang Kwon Joo yakin itu merupakan orang yang sama. Suara seseorang bagaikan sidik jari. Ada 99 persen peluang kalau itu memang skenario yang dibuat oleh si cucu.

voice19

voice20

   Kang Kwon Joo memiliki bakat khusus yang tidak diketahui orang banyak, bisa melihat dunia bukan dengan matanya. Melainkan dengan telinganya. Setelah ia sembuh dari cedera mata waktu ia masih kecil… ia bisa mendengar dan melihat… semua suara dengan telinganya.

voice21

voice22

     Moon Jin Hyuk malas-malasan di kursi, dia membawa seseorang yang dikiranya tahu Dong Chul dan memukulinya tanpa sebab.

voice23

 Dae Shik datang membawakan minuman. Jin Hyuk ikut pergi juga setelah Dae Shik pergi. Si pria yang Jin Hyuk bawa tadi terkejut, ternyata Jin Hyuk memang pria yang istrinya dibunuh Dong Chul dulu. Pria itu mengejeknya, pantas saja memukulinya tanpa alasan.

voice24

        Pria itu menyebut Jin Hyuk bodoh, pantas saja istrinya meninggal. Jin Hyuk hanya tertawa hambar dan menyuruhnya mengulangi perkataannya lagi. Jin Hyuk ditahan-tahan Dae Shik dan yang lainnya jangan gegabah, nanti bisa diskors. Awalnya Jin Hyuk berjalan pergi tapi kembali lagi dan menghajar pria itu sampai babak belur dan pingsan. Rekan-rekannya berusaha menutupi CCTV dan tidak menghentikan Jin Hyuk.

Jin Hyuk lalu pergi, Dae Shik kebingungan dan ikut pergi.

voice25

voice26

       Kang Kwon Joo dan kepolisian di bagian lainnya mengadakan rapat tentang Tim Golden Time, dimana tim tersebut bisa menyelamatkan korban lebih cepat, rentang waktu 3 menit, 5 menit dan 10 menit disebut golden time. Golden Time Team harus diutamakan lebih dahulu datang ke TKP.

Kepala Jang tanya apa maksudnya Satuan Unit Kejahatan harus bergantung pada 112?. Kang Kwon Joo bukan seperti itu, lebih tepatnya pengiriman bantuan. Komisaris Bae Byung Gon tahu Kang Kwon Joo memang mempelajari sistem kepolisian Amerika tapi ini di Korea dan Kang Kwon Joo jelas tidak tahu apapun. Ini juga menentang hierarki pekerjaan.

Kang Kwon Joo tanya lantas apa yang akan Komisaris lakukan apabila ada kasus yang gagal ditangani untuk menangkap penjahat secara langsung karena sistem pelaporan?. Apalagi Polda Sungwun memiliki panggilan-balik yang sangat rendah. Itu bisa dianggap kelalaian kriminal. Kasus Songshin-dong pada bulan Februari. Kasus Hwami-dong pada Oktober lalu. Si penelepon meninggal karena sistem dan aturan-aturan ini. Dan juga kasus penipuan lewat telepon area Buwol-dong. Hal tersebut harusnya bisa ditangani hanya dalam satu menit… jika suara itu dianalisis dengan benar.

voice27

voice28

      Dae Shik mengingatkan Jin Hyuk jangan berbuat onar lagi, baru-baru ini pangkatnya sudah diturunkan. Jin Hyuk harus tetap hidup demi Dong Woo anaknya. Go Dong Chul juga sudah lama tidak terdengar, mungkin saja sudah meninggal. Kalau istri Jin Hyuk melihat ini pasti akan sedih.

Jin Hyuk tidak menanggapi, ia lalu mengajak Dae Shik makan, ia lapar. Jin Hyuk berjalan duluan dan Dae Shik masih di belakang, ia menginformasikan kalau wanita yang bersaksi di sidang itu sudah dipindahtugaskan menjadi kepala pusat. Bahkan menjadi sukarelawan di sini.

voice29

     Kang Kwon Joo dan Komisaris beserta para Kepala Divisi kepolisian masing-masing melihat kinerja para Profiler. Komisaris tampak malas, ia pikir ini sudah cukup.

Sementara itu Dae Shik menjelaskan kalau Kang Kwon Joo kemari karena permintaan sukarela, Kang Kwon Joo sudah banyak membuat wilayah yang ditanganinya menjadi wilayah call-back tertinggi di Korea Selatan, mungkin karena Kang Kwon Joo pernah belajar di Amerika dan memecahkan kasus di sana makanya didukung banyak orang. Dae Shik pikir pasti rumor Kang Kwon Joo belajar ke luar negeri karena uang dari Go Dong Chul mungkin benar. Aneh sekali mau bekerja di sini, pasti sudah gila.

       Komisaris berniat pergi. Ia baru-baru ini terlalu banyak tekanan dari wartawan dan minum obat pun tidak banyak membantu. Kepala Jang menyanggupi, jangan khawatir ia bisa menyelesaikan kasusnya. Kepala Jang menyuruh Kang Kwon Joo jangan buang-buang waktu Komisaris lagi.

       Kang Kwon Joo bilang ia tidak membuang-buang waktu, mereka perlu mengerti apa yang mereka lakukan ini memang ada gunanya atau tidak. Kang Kwon Joo berkata Komisaris baru di sini 10 menit dan sudah membuat keputusan.

Jin Hyuk menggedor-gedor pintu untuk bertemu Kang Kwon Joo. Kang Kwon Joo mengajaknya bicara di tempat lain tapi Jin Hyuk menahannya. Jin Hyuk pikir Kang Kwon Joo tidak punya malu sama sekali kenapa datang ke tempat ini.

      Kepala Jang membisiki Komisaris tentang Kang Kwon Joo merupakan petugas yang menerima panggilan darurat dari istrinya Jin Hyuk, dianggap memberikan kesaksian aneh di pengadilan sehingga membuat tersangka sulit ditemukan jejaknya.

      Kang Kwon Joo tadinya ingin menjadikan Jin Hyuk kepala Tim bentukannya tapi sepertinya dugaannya salah, Jin Hyuk terlihat terpuruk dan tidak ada gairah untuk hidup. Jin Hyuk menyindir, ia merasa terhormat sekali, Kang Kwon Joo dulu bahkan menggunakan kematian ayahnya sendiri untuk berbohong demi Dong Chul.

voice30

Kang Kwon Joo hendak pergi, ia yakin Jin Hyuk masih butuh waktu untuk menerima permohonan maafnya Kang Kwon Joo, tapi ditahan Jin Hyuk. Dae Shik datang, ia yakin pasti akan begini kejadiannya.

      Dae Shik memarahi petugas di sekitar sana kenapa malah diam saja dan tidak melerai. Dae Shik mencoba menyingkirkan tangan Jin Hyuk dari bahu Kang Kwon Joo. Terkejut melihat ada Komisaris, ia berbisik pada Jin Hyuk kalau Komisaris juga sedang melihat mereka.

Jin Hyuk tidak peduli, ia menyuruh Dae Shik menyingkir. Jin Hyuk bertanya kenapa Kang Kwon Joo menghilang setelah memberikan kesaksian aneh bahkan membawa-bawa almarhum ayahnya sendiri? Apa benar demi kepentingan dapat uang dari agar bisa belajar ke luar negeri dari uangnya Dong Chul?.

voice31

   Di dalam ruangan Profiler barusan mendapat panggilan penculikan di Eunhyung-dong. Petugas mendatangi  Kwon Joo. Kwon Joo sudah bilang ke Jin Hyuk ia saat itu tidak mengada-ada, tidak berbohong dan apa Jin Hyuk bisa percaya itu?

     Kwon Joo hendak pergi mengurusi kasus darurat tersebut, dengan berat hati Jin Hyuk melepaskan setelah Kwon Joo bilang nanti akan bicara lagi.

voice32

    Korban Park Bok Nim usia 17 tahun. Dia pergi ke Stasiun Eunhyung Station untuk bertemu seorang pria yang dia kenal dari chatting… dan ternyata dia diculik lima menit yang lalu.

Kwon Joo menerima panggilan Park Bok Nim, Bok Nim di tempat penculikan menjelaskan dengan ketakutan, ia kenal seseorang di chattingan dan akan bertemu dengan Paman tersebut. Paman tersebut mengatakan akan membayarnya 100 ribu won untuk sekedar mengobrol dengannya.

voice33

Bok Nim yakin Ajussi itu gila, di tasnya ada banyak sekali pisau. Sebelumnya mereka bertemu di sekitar stasiun, Bok Nim minta uangnya sekarang tapi Ajussi mengajaknya pergi, nanti dia akan berikan uangnya. Bok Nim meski mengumpat ia tetap ikut pergi. Kemudian mereka sampai di tempat yang sepi, Bok Nim mengutarakan ia tidak bisa Ajussi cari gadis yang lainnya saja. Ajussi tersebut mengiyakannya, membiarkan Bok Nim pergi kemudian membekapnya dan melemparkannya ke tembok.

voice34

     Lokasi dari panggilan telepon tersebut sudah diketahui, hanya 2 km dari stasiun Eunhyung-dong. Ponselnya berbayar jadi melacak koordinat GPS-nya bisa memakan waktu. Kwon Joo menanyakan apa saja yang Bok Nim lihat?.

Bok Nim menjawab, ada penutup plastik, batu bata, sepotong kayu, dan… pasir di lantai. Sepertinya ini tempat bangunan. Dalam hati Kwon Joo merasa kalau Bok Nim saat ini dalam keadaan yang sangat berbahaya, ada kemungkinan ini artinya lebih dari sekedar penculikan atau perkosaan.

“Di mana orang itu sekarang?” Tanya Kwon Joo. Disaat yang sama pria itu pulang, mencuci tangan. Bok Nom berusaha bangun, ia merangkak ke atas jendela dan menjatuhkan batu bata. Pria itu salah mengira Bok Nim keluar, ia turun lagi.

“Aku melempar batu bata keluar dari jendela. Dia langsung keluar dan mengira aku kabur.”

“Bagus, Bok Nim. Karena ini sangat mendesak, aku langsung bicara santai mulai sekarang.”

“Baiklah”

voice35

    Kwon Joo langsung mengirimkan laporan ke Divisi terdekat dari TKP untuk segera bergegas mengambil tindakan. Ia juga mengirim Jin Hyuk ikut bertindak. Jin Hyuk masih dendam pada Kwon Joo, tidak sudi diperintah-perintah. Tapi mendengar suara memelas Bok Nim yang minta diselamatkan mengingatkan Jin Hyuk pada istrinya saat itu. Jin Hyuk menyerah, ia pergi.

    Kepala Jang kesal karena Kwon Joo mengambil tindakan sepihak, tadi mereka baru saja merencanakan Tim Golden Time tapi sekarang sudah bekerja saja padahal belum dibentuk resminya. Hubungi tim patroli biasanya saja kan sama? Kenapa dengan Golden Time Team?. Bagaimana kalau pelakunya bukanya cuma cabul?

     Kwon Joo berpendapat kalau pelakunya orang cabul tidak akan mungkin membawa banyak senjata dan tidak akan membawa penutup plastik. Kepala Jang rasa itu hanya perasaan Kwon Joo saja.

voice36

     Jin Hyuk ditahan Dae Shik jangan pergi, ia pasti tadi hanya diprovokasi oleh Kwon Joo agar Kwon Joo kelihatan kompeten, itu adalah tempat kejadian istrinya Jin Hyuk meninggal dulu. Jin Hyuk bertindak bukan karena Kwon Joo, melainkan karena ia mendengar permohonan dari korban yang memelas dan menangis minta diselamatkan.

     Park Bok Nim nyaris putus asa kenapa bantuan belum datang juga, apa Kwon Joo mau melihat orang sepertinya meninggal? Bok Nim tahu hidupnya memang menyedihkan dan namanya saja pun sama membuat frustasi. Kwon Joo mencoba menenangkan, mengajaknya membicarakan soal nama baru untuk Bok Nim kapan-kapan saja. Ngomong-ngomong soal nama.. namanya Kwon Joo juga aneh, Kang Kwon Joo memiliki arti memaksa orang buat minum. Ayahnya mabuk saat hari kelahirannya sehingga memberinya nama aneh tersebut.

    Sering diejek teman-teman sewaktu sekolah. “Ayah tak ada gunanya ‘bukan?.”

“Ayahmu juga sama seperti ayahku.” Kata Bok Nim,

Di luar Jin Hyuk sudah mendekati mobil. “Bok Nim. Aku tahu bagaimana perasaanmu. apa kau akan menjalani kehidupan yang lebih baik.. kalau kau bisa keluar darisana.”

“Aku mendengarkanmu, Unni…, dan aku akan keluar dari tempat ini, kan?”

“Aku janji”

    Kwon Joo meminta kerjasamanya, apa saja yang Bok Nim ingat. Bok Nim bilang ia lihat taman bermain tadi, ia diseret kemari.

voice37

      Jin Hyuk berangkat dengan seorang petugas, Jin Hyuk kepikiran perkataan Kwon Joo tadi tentang dia berniat menjadikan Jin Hyuk kepala Golden Teamnya. Rekan Jin Hyuk terkejut karena Jin Hyuk mau ikut dalam penyidikan.

  3 menit berlalu sejak insiden kejadian. Jin Hyuk datang di sana petugas yang sampai duluan tidak banyak karena diutus untuk lomba marathon. Jin Hyuk diam-diam mengumpat “Ini gila!”

Kwon Joo meminta Bok Nim bertahan sedikit lagi. Timnya memberikan daftar pelaku kejahatan di sekitar daerah sana. Kwon Joo mendengar sesuatu, entah dari mana datangnya, firasatnya mengatakan hal aneh.

      Jin Hyuk dan petugas lainnya berpencar. Mencari dengan clue sesuatu yang berwarna, Jin Hyuk memasuki ruangan gelap. Ia membuka pintu mencurigakn tapi yang ada apapun. Bok Nim memutuskan untuk menuruni tangga, Kwon Joo memperingatkannya menunggu saja 1 menit lagi timnya akan sampai.

Bok Nim tetap turun, ia yakin Ajussi itu tidak ada di sini. Ajussi yang dimaksud rupanya sudah sampai dan melihat batu bata, merasa tertipu ia langsung kembali ke tempat menahan Bok Nim.

     Pria itu kembali, Bok Nim masuk lagi ke ruangan. Jin Hyuk dan opsir lainnya masih belum bisa menemukan lokasi Bok Nim. Bok Nim bingung, ia diminta Kwon Joo untuk sembunyi. Pria penculiknya mencari Bok Nim ke lantai tiga.

     Kwon Joo memerintahkan polisi untuk bergegas karena penculiknya sudah ada di bangunan Bok Nim berada. Penculiknya mengambil palu dan menuju tempat persembunyian Bok Nim. Bok Nim nyaris ditemukan, ia sampai menahan napasnya.

voice38

voice39

Penculik keluar gedung. Sementara itu Jin Hyuk masih terus mencari dan bertanya ke orang-orang setempat mengenai sesuatu yang berwarna-warni disekitar sini. Seorang ibu-ibu mengatakan itu adalah tempat penitipan anak yang sudah lama bangkrut di dekat gang itu. Temboknya bergambar bunga, tapi ibu tersebut merasa kasihan pada pemilik tempat tersebut. Direktur memperkerjakan supir bus tak ada SIM untuk antar jemput anak-anak itu. Salah satunya melakukan pelecehan seksual pada anak-anak itu. Itulah alasannya bangkrut.

     Jin Hyuk menginformasikan info barusan ke Kwon Joo. Kwon Joo bertanya adakah di sekitar sana plang berlampu LED. Jin Hyuk tidak percaya mana ada tempat penitipan anak seperti itu?. Kwon Joo dalam hati meyakinkan diri, benar… tidak ada tempat penitipan anak yang seperti itu. Kenapa ini?

Kwon Joo menghubungi Bok Nim lagi, petugas akan segera datang. Bok Nim meminta maaf pada Kwon Joo, harusnya tadi mendengarkan peringatan Kwon Joo. Ibunya selalu mengatakan jangan sampai kena masalah dan berperilakulah yang baik. Karena kalau tidak kau akan menyesalinya.

“Ucapan Ibuku ternyata benar”

Kwon Joo mengatakan dia juga pernah membuat kesalahan, menyesalinya. Yang diperlukan adalah meminta maaf dan memulai semuanya dari awal lagi. Pria penculik kembali, ia memukulkan palunya dan naik ke tangga.

        Kwon Joo menerka-nerka dari suara palu tersebut. “Apa itu? Apa itu pipa besi? Bukan. Ini lebih halus, dan tumpul bentuknya. Biarkan aku mendengarnya sebentar lagi.”

Pria itu keluar membawa tasnya, mencari Bok Nim kemana-mana.

voice40

      Nyaris saja Bok Nim diketahui, ia menangis. Pria itu menuruni tangga, tanpa sengaja melihat gantungan ponsel Bok Nim, ia tahu Bok Nim di mana sekarang.

Jin Hyuk sudah menemukan tempat penitipan anak yang warna-warni temboknya. Jin Hyuk masuk dan menyusuri tempat tersebut.

voice41

Kwon Joo masih menghubungi Bok Nim. Ia yakin penculiknya ada di lantai pertama, sejauh ini semuanya berjalan dengan baik. Kwon Joo rasa penculiknya sudah pernah melakukan hal serupa berkali-kali, niat sekali mengejar korban.

Bok Nim ingat sekarang, bukan tas.. pria itu memegang tongkat kayu panjang dan ada yang melekat di kayu tersebut. Mungkin tongkat pemukul bisbol. Kwon Joo berpikir, itu palu? Biasanya digunakan tukang jagal untuk membunuh binatang.

Sebelumnya juga pernah ada berita orang dibunuh dengan tengkoraknya rusak karena dipukuli palu. Jin Hyuk juga salah sasaran, di sana hanya ada beberapa pria yang sedang minum-minum.

voice42

voice43

     Kwon Joo menyuruh Bok Nim keluar. Pelakunya bukanlah orang yang melakukan pelecehan terhadap anak-anak tetapi pelaku pembunuhan. Bok Nim mau keluar, tapi ia merasa pintu di belakangnya ada seseorang.

Pria itu menemukan Bok Nim. “Kau di situ rupanya?”

voice44

Bok Nim diseret paksa, ponselnya jatuh tertinggal. Jin Hyuk masih mencari lokasinya, Kwon Joo menginfokan korban sudah disiksa oleh pelakunya. Ada kemungkinan pelakunya juga pelaku kejahatan lainnya.

Kepala Jang membentaknya, apa yang kau lakukan?!. Kwon Joo mendekatinya dan mengutarakan kesimpulannya, dugaannya tentang palu kuat untuk menjagal hewan memang benar, kasus ini mungkin ada hubungannya dengan Kasus Gojeong-dong di mana mayat korban hanya tersisa terngkorak disebabkan pukulan.

voice45

      “Apa yang kau bicarakan? Apa kau tidak tahu tim-ku di luar sana untuk menangkap si pembunuh?” Bentak Kepala Jang.

“Tersangka kasus ini, bukan pertama kalinya dia melakukan kejahatan ini. Hanya sedikit orang yang bisa memotong- motong badan seperti itu dengan rinci.”

“Dengar, Nn. Kang. Jika kau seenaknya seperti ini, kau bisa dipecat disini. Karena inilah aku menentang ide pembentukan Golden Time Team.”

Kepala Jang ditelfon, lalu melaporkannya ke Komisaris kalau pelaku kejahatan di Gojeong-dong sudah ditangkap. Komisaris menyuruh kirimkan bantuan sekarang juga.

“Dia memiliki keberanian membunuh orang dengan palu. Mungkin dia sedang berusaha mencari tempat kosong yang tidak terdeteksi… bukan tempat kerja di mana banyak pekerja lalu lalang. Tempat di mana tersangka bisa dengan mudah membunuh orang… dan memutilasi korban.” Kwon Joo memikirkan lokasinya. Sesuatu yang berwarna, apa itu sebenarnya? Kwon Joo yakin pernah mendengar itu sebelumnya.

voice46

     Penculiknya sedang memilih-milih pisau. Jin Hyuk belum menemukan lokasinya.

voice47

voice48

Kwon Joo teringat sesuatu, warna dan suaranya, tempat itu tempat potong rambut. Ia membisiki Jin Hyuk mengenai pemikirannya tersebut. Jin Hyuk tidak langsung percaya, setiap informasi yang salah bisa membunuh korban. Kwon Joo berusaha meyakinkannya untuk percaya.

Jin Hyuk melihat warna yang dimaksud tepat di depannya, Kwon Joo menyuruhnya cepat sebelum terlambat, ia tidak mau melihat orang lain meninggal di depan matanya, tidak lagi.

voice50

voice49

     Jin Hyuk lari ke TKP. Bok Nim meminta jangan dibunuh.

“Kau masih sadar?” kata pelaku.

Lalu menanyakan mau meninggal seperti apa? Ia ingin segera pulang dan menghabisi Bok Nim. Jin Hyuk belum bisa masuk ke dalam karena pintu luar dikunci. Jin Hyuk  memecahkan kaca dengan sikunya, lalu masuk ke dalam menaiki tangga.

Si penculik sudah mengacungkan palunya. Sejauh waktu berlangsung, ini sudah 10 menit semenjak mereka mendapatkan laporan.

Komentar:

      Bagaimana rasanya? Mesra? Romantis? *HaHaHaHaHa… ngeri -_-. Aku ingat dulu seorang teman yang baru suka drama korea minta saran drama yang romantis dan mesra (geli banget gw dengernya XD ). Saya dan partner in crime ngusulin Blood-nya Ahn Jae Hyeon, mesra… darah di mana mana XD *kkkkk, gak ngeri juga sih~ kan love line juga. Kalau diingat lagi bisa juga dikerjain gini, dia ngasih flashdisk terus kita copy in film thriller sejenis ini dengan nama file yang diganti dengan drama romantis :v #Jahil

Aku kehabisan kata-kata… drama besutan OCN memang terkenal penuh misteri dan menegangkan. Sinopsis Drama baru gress 2017 ini aku mulai dengan yang mencekam satu ini saja… huhuhuhu…. Projek sebelum-sebelumnya pending dulu ya~ 😉

         Sebuah drama yang genrenya seperti ini memang selalu dimulai dengan dendam dan tiap episodenya ada saja yang meninggal. Kwon Joo punya kekuatan masuk akal dan gak masuk akal, ketika telinga menuntunnya melihat selama waktu yang lama dan matanya sembuh, ia seperti memiliki 3 mata. Siswi SMU yang berpapasan dengan Kwon Joo adalah Bok Nim.

Aku masih belum bisa banyak berkomentar karena ini adalah episode 1, aku juga tidak terlalu mengenal Lee Hana dan Jang Hyuk siapa. Sampai jumpa di postingan selanjutnya, aku akan menyelesaikannya sampai ending ^^, 16 episode. Setelah sinopsis eps 2 diposting akan dilanjutkan My Annoying Brother.

Share dan Like FP Blog ini untuk tahu update-annya>>>> Klik FANPAGE

Related Posts:

Advertisements

11 thoughts on “[Sinopsis] Voice Episode 1

  1. Sekedar informasi nih, drama diadaptasi dari kisah nyata di mana ada seorang wanita berusia 28thn yg dibunuh lalu dimutilasi oleh seorang imigran keturunan Cina-Korea yg terjadi tahun 2012 lalu (googling aja pake keyword: suwon torso murder case). Awalnya si korban sudah menelpon 112, hanya saja gara2 terjadi miskomunikasi, akhirnya polisi baru bisa menemukan korban dalam kondisi sudah tewas dan sedang dimutilasi oleh pelaku menjadi hampir 400 bagian (aduh… serem ya…). Si pelaku sendiri sudah tertangkap dan divonis hukuman mati.

  2. Ini salah satu drama ongoing yang kuikutin! Seruuu! Kasus-kasusnya bikin penasaran. Kadang ada twistnya juga.

    Jadi pengen nonton drama besutan OCN yang lain gara-gara Voice .-.

  3. @Selvia, Hai.. salam kenal ya? Tonton dong.. Tunnel bisa dijadikan pertimbangan setelah Voice ending ^^

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s