[FF] Day Dreaming – Descendants – Scandal

Title: Day Dreaming

Genre: (Suka-suka elu deh~, wkwkwk)

Author: Chariszha a.k.a Karissa Lee

Length: Flash Fiction

Cast: (Milik Drama masing-masing, tapi khayalannya milik gw! *kkkk)

Sungkyunkwan Scandal – Goo Yong Ha (Song Joong Ki)

Sungkyunkwan Scandal – Moon Jae Shin (Yoo Ah In)

Descendants of the Sun – Yoo Shi Jin (Song Joong Ki)

Descendants of the Sun – Kang Meo Yeon (Song Hye Kyo)Day Dreaming-Descendants-Scandal7

         Saat itu Goo Yong Ha dan Moon Jae Shin berada di salah satu ruangan kosong yang ada di Sungkyunkwan, ia menceritakan kegundahannya akhir-akhir ini pada Moon Jae Shin.

     “Kau tahu tidak?, seminggu yang lalu aku mendatangi peramal. Dia menerawang masa depanku…, maksudku kehidupanku selanjutnya”

Goo Yong Ha menceritakannya dengan nada misterius, Moon Jae Shin menjadi sedikit penasaran dengan terawangan peramal itu.Day Dreaming-Descendants-Scandal 1Moon Jae Shin menatap Goo Yong Ha dengan penuh harap campur penasaran, ia benar-benar penasaran, terlebih lagi karena peramal itu bukannya memberitahukan masa depan Yong Ha, malahan menerawang kehidupan Yeo Rim di masa antah berantah, yang pastinya saat itu Yeo Rim sudah mati, tapi kenapa bocah yang membawa kipas kemana-mana ini terlihat antusias?.

“Jadi peramal itu bilang apa?”

Tanya Moon Jae Shin dengan acuh tak acuh, tidak mau terlihat begitu penasaran di depan sahabatnya selama sepuluh tahun itu.

Day Dreaming-Descendants-Scandal2

“Dia bilang,masa depanku di Joseon sulit diterawang…, gelap!. Tapi kau tahu aku kan?, aku kan Yeo Rim Goo Yong Ha, aku ini Yeo Rim.”

Jae Shin mulai malas kalau Goo Yong Ha sudah membangga-banggakan dirinya sendiri dengan menyebut julukannya sendiri dan mengatakan namanya dengan penuh penekanan.

“….”

“Katanya aku akan jadi tentara di masa depan, bahkan aku lebih keren dari tentara yang mengawal raja. Kata peramal itu, aku menjadi pemimpin para tentara, Kapten atau semacamnya, bukankah itu keren Geol Oh?”

Day Dreaming-Descendants-Scandal3

Moon Jae Shin tidak tertarik lagi, tapi Yeo Rim masih terlihat berapi-api mau melanjutkan ceritanya.

“Tentara?, memangnya bisa seperti itu?, itu kan di kehidupan selanjutnya. Apa hebatnya?”

Day Dreaming-Descendants-Scandal4

“Bagiku kau yang sekarang ini sudah menyebalkan, lalu kau jadi tentara di kehidupan selanjutnya?, aku tidak bisa membayangkannnya. Jangan membuatku tertawa”

Yong Ha terus melanjutkan ceritanya, ia tidak perduli dengan ucapan Moon Jae Shin tadi.

“Sejak saat itu aku selalu bermimpi aneh, aku mengenakan pakaian yang benar-benar tidak ada di jaman kita sekarang, woah….!?, langit mengirimkanku petunjuk yang sangat menakjubkan!”

Mimpi Yeo Rim (Descendants of the Sun)

Day Dreaming-Descendants-Scandal5

”Woah….!, penutup mata itu terlihat sangat trendi kalau aku kenakan di jaman sekarang, aku rasa raja Joseon akan iri, aku dengar dia hanya punya kaca-kaca transparan, tapi aku punya hitam!”

Moon Jae Shin masih mendengarkan Yong Ha, sambil menerawang maksud ucapan Yong Ha yang sulit dimengertinya, karena memang tidak bisa membayangkannya. Tapi Yeo Rim hanya peduli bagaimana dia bisa bermimpi seperti itu.

Day Dreaming-Descendants-Scandal6Day Dreaming-Descendants-Scandal7“Sangat aneh, tidak terbayangkan sama sekali olehmu bukan?, aku sendiri juga bingung. Apa di jaman itu raja masih ada gunanya?.

Goo Yong Ha sendiri juga bingung dengan mimpi anehnya tersebut, apalagi Moon Jae Shin, tapi ia membiarkan saja sahabatnya mengoceh tanpa jeda.

Day Dreaming-Descendants-Scandal8

“Tapi yang terpenting apa Geol Oh?”

“Mana kutahu?, itu mimpi-mimpimu, tidak ada urusannya denganku!”

Day Dreaming-Descendants-Scandal9

“Sepertinya aku jatuh cinta pada wanita paling cantik di masa itu, rambutnya indah tergerai, wajahnya sangat cantik, aku tidak akan bosan kalau memandanginya sampai mati. Kalau dia mengenakan hanbok yang cantik, bisa dipastikan putri raja sekalipun masih kalah”

(Song Hye Kyo !)

Day Dreaming-Descendants-Scandal10

Moon Jae Shin mau meminum minumannya dan membayangkan lagi, wanita cantik versi Yeo Rim memang tidak ada tandingannya selama ini, sedangkan bagi Jae Shin sendiri, yang ia tahu di Joseon hanyalah para Gisaeng dan sesekali kalau beruntung ia bisa melihat putri bangsawan yang lumayan menarik, hanya saja orang yang dimaksud Yeo Rim di mimpinya itu tidak terbayangkan sama sekali oleh Jae Shin.

“Kau bisa jatuh cinta?, aku tidak tahu itu. Wanita yang kau maksud itu hanya ada di mimpimu, sadarlah !”

Ucap Jae Shin dengan angkuhnya.Day Dreaming-Descendants-Scandal11

“Kau mau mati?”

Moon Jae Shin terlihat kaget karena Yong Ha menatapnya seperti itu. Sepertinya Yong Ha mulai marah. Moon Jae Shin harus berhati-hati.

Day Dreaming-Descendants-Scandal12

End.

Notes Selasa, 3 Januari 2017:

     Hahahahaha!, ternyata aku pernah segila ini membuat FF dari dua drama berbeda di bulan Maret tanggal 16, 2016. Aku sangat menyukai Goo Yong Ha yang manis dan tengil. Tapi aku biasa saja pada Yoo Shi Jin, mungkin jaman DOTS aku sudah bosan pada Song Joong Ki. Kupikir orang-orang yang sudah menonton kedua drama fenomenal tersebut mengerti kemana arah FF ini *haha!

Like FP nya blog ini untuk tahu update-annya!>>>>>FANPAGE

Advertisements

Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 11 Part 2

b10

~***We Married as Job***~

    Sekarang pembagian tugas di rumah, Mikuri 33 spot dan Hiramasa 22 spot.

Di kantor, Tsuzaki memberitahukan ke Hino tentang Aozora. Hino tidak tahu rupanya istrinya Tsuzaki bukan ibu rumah tangga penuh. Tsuzaki menjelaskan, sampai beberapa waktu yang lalu memang seperti itu. Sekarang istrinya menjadi penulis majalah kota, pengurus aozora dan ibu rumah tangga.

Hino mengerti itulah kenapa akhir-akhir ini lauk pauknya Tsuzaki berkurang. Ia bandingkan dengan lauk buatan istrinya.

Numata datang, ia mempertanyakan jadi Mikuri-san dan Tsuzaki-san saling bergairah, passion?. Hino heran, bukannya itu hal yang wajar kalau pasangan menikah memiliki passion?. Numata duduk, dia sok menjelaskan ada beberapa hal di dunia ini yang gelap dan semacamnya.

Tsuzaki menanggapi, entah passion atau tidak yang jelas ia menyukai Mikuri. Hino dan Numata sampai syok mendengarnya. Tsuzaki bilang ia juga melakukan simulasi pembagian tugas rumah tangga dengan Mikuri, meski merepotkan ia melakukannya walau jika bisa ia pun tidak mau melakukannya.

Mikuri mengirimkan pesan, kalau Hiramasa pulang lebih cepat ia diminta membuatkan nasi.

    Di rumah, Hiramasa membersihkan kamar mandi, lalu ia merenggangkan tubuhnya yang pegal. Mikuri pulang dan meminta maaf karena pulang terlambat, masih ada yang perlu dia selesaikan untuk perbelanjaannya. Mikuri mengajak makan malam. Hiramasa melirik rice cookernya dan syok, ia menghadang Mikuri yang ingin menuju ke dapur. Mengalihkan topik dari rice cooker ke ayo makan malam di luar saja (ahahahahaha, kenapa dia kaget gitu? Bukannya dia selama ini hidup sendiri? Oh iya ya… dia mungkin selama ini beli beli doang.)

Hiramasa bilang ingin makan pizza. Mikuri membawa makanan. Hiramasa kembali ngeles, dia lagi gak pengen makan gorengan. Perutnya rasanya kenyang. Mikuri balas mengatakan bukannya pizza makanan yang sangat berat?. Pokoknya Hiramasa kekeuh ingin makan di luar saja, mereka kan sudah sepakat makan di luar sebulan sekali.

    Sekarang juga?, Mikuri bingung. Hiramasa pikir lelah, jadi makan di luar saja. Mikuri getol berpendapat, justru karena lelah makanya ia ingin makan malam di rumah saja. Mikuri mendekati rice cookernya, Hiramasa masih menghalanginya untuk mengajak makan di luar. (kkkkkkk)

    Mikuri pindah perhatian ke dua pasang burung emprit jepang yang sering ke balkon.  “Pero? Peroko?”

Mikuri mendekati sangkar burung tersebut, Hiramasa heran sejak kapan mereka punya nama? (ahahahaha….!)

Mikuri menunjuk Peroko jatuh ke bawah. Hiramasa tertipu dan mendekati sangkar, Mikuri mencuri celah untuk mengecek rice cookernya. (Huaaaaa ini kenapa lucu banget??? Cuma rice cooker, rice cooker)

Mikuri membuka rice cookernya, masih kosong. Ia sudah menduga ini pasti akan terjadi. Karena Mikuri bukan anak kecil, tidak ada gunanya Hiramasa menyembunyikannya. Hiramasa meminta maaf. Mikuri lalu hendak membeli nasi, Hiramasa mencegahnya biar dia saja yang beli. Mikuri tidak bisa, ia lagian sudah pakai mantel dan makanan adalah tanggung jawabnya.

     Kazami dan Igarashi bersama. Kazami ingin berkata baik-baik, ia yakin tidak bisa jatuh cinta pada Igarashi. Igarashi sudah menduga Kazami akan berkata semacam itu. Kazami pikir ia dan Igarashi sama, kalau Igarashi mau dimanfaatkan oleh seorang pria, Kazami akan mempertimbangkan untuk memanfaatkan Igarashi. Karena pria dan wanita memiliki derajat yang sama, seharusnya Igarashi menikmatinya dengan nyaman.

Igarashi memastikan kembali apa benar Kazami secepat itu menyimpulkan ia dan Kazami tidak cocok?. Kazami menjawab kalau ia sudah jatuh cinta lagi setelah sekian puluh tahun lamanya tidak jatuh cinta, ia merasa dirinya sendiri lucu, saat sedang memikirkan seseorang.

   Horiuchi memeluk Yuri dan menyelamatinya atas kenaikan jabatan menjadi Manajer. Yuri mengelak masih belum resmi. Umehara menyuruh Horiuchi masuk ke mobil, Horiuchi yang mabuk masuk ke taksi dengan lucu. Yuri heran, tidak biasanya Horiuchi minum sampai mabuk. Umehera juga banyak minum tadi.

    Numata melihat ponselnya, Yuri tidak menjawab pesannya. Master Yama-san tanya apa Yuri masih bekerja?. Numata cerita perusahaannya kacau sejak minggu lalu, ia baru bisa kemari karena ada beberapa hal yang perlu diurusi. Oasis penyejuk bagi hatinya Numata hanyalah percakapan di LINE.

   Yuri dan Umehara berjalan bersama. Umehara tanya bagaimana perkembangannya Yuri dengan pria tampan itu. Yuri tidak bisa. Umehara menyemangati Yuri, kalau suka maka kejarlah. Yuri pesimis, suka dan kejarlah ia pikir hanya cocok jika ia masih muda. Umehara menerangkan dirinya pun juga begitu, suka dan mengejarnya, Umehara menyukai seseorang dan merindukannya tapi tidak bisa menemuinya (heol… maksudnya itu aku bang? *eh)

Umehara iri sekali, di dunia ini orang-orang bisa bertemu dan berkencan dengan bebas. (apa mungkin orang terkasihnya Umehara sudah tiada?)

     Mikuri sibuk dengan laptopnya, Hiramasa hanya memperhatikannya sekilas dan masuk ke kamar. Mikuri menoleh ke pintu kamar Hiramasa, hari ini adalah hari terburuk bagi Mikuri. Kalau tidak ada ruang, sifat aslinya akan segera muncul.

Ia teringat kenangannya dengan pacarnya semasa kuliah dan SMA. Sifat aslinya Mikuri yang kurang ajar dan angkuh, Mikuri yang “Pandai”. Mikuri benci dengan dirinya sendiri.

b10

     Mikuri rasa orang yang rasa percaya dirinya rendah adalah dirinya sendiri. Mikuri pikir orang yang Hiramasa-san sukai sebenarnya adalah wanita yang mengerjakan pekerjaan rumahtangga dengan sempurna, selalu tersenyum lembut, seorang istri idaman.

Di kamar, Hiramasa memperhatikan foto Mikuri saat bulan madu mereka.

    Mikuri pikir dirinya adalah wanita bersikap mengerikan hanya karena sebutir nasi, dan ia bukanlah seorang wanita. “Aku ingin dipilih, aku ingin diakui. Namun aku ingin jadi lebih dan lebih jauh dari diriku sendiri.”

~We Married as Job~

     Yuri melamun, Igarashi duduk di depan Yuri. Ia tanya apa Yuri orang baik? (tidak keberatan?). Yuri mengusirnya dengan sopan, bukannya masih ada banyak bangku yang kosong?. Igarashi bertanya seperti apa hubungannya Kazami dan Onee-san? (Teteh/Kakak).

Yuri setahun ini mengenal Kazami dengan baik. Igarashi mencoba menyudutkan Yuri dengan berkomentar kalau Kazami-san dan Onee-san ada hubungan cinta, seorang wanita 50 tahunan bermain mata dengan pria yang usianya 17 tahun lebih muda. Yuri sepertinya memang berhasil dengan produk anti agingnya.

Yuri balik membalas Igarashi, sebaiknya Igarashi jangan menilai orang setengah-setengah, di waktu mendatang Igarashi mungkin akan menyesali kebodohan yang ia buat sendiri di masa lalu. Kita dikelilingi oleh banyak kutukan, kau juga akan merasakan salah satunya. Jangan kutuk dirimu sendiri, kau harus melarikan diri dengan cepat dari kutukan yang mengerikan itu.

     Mikuri di dalam toilet sembari mengetik layanan konsultasi aozora. Sudah waktunya, Mikuri keluar dari toilet dan mulai rapat pertanggungjawaban dengan Hiramasa. Hiramasa tanya bukankah di dalam toilet sempit?. Mikuri menjawab ia lebih bisa berkonsentrasi di dalam sana (ROFL)

Pertama-tama Hiramasa-san ingin mengungkapkan pendapatnya secara jujur mengenai pembagian tugas mereka yang sudah berjalan seminggu ini. Pembagian tugasnya agak sulit, dia merasa minum jika tidak bisa memenuhi tanggungjawabnya. Ia tentunya akan bertanggungjawab dan Mikuri tidak perlu berterimakasih. Mereka perlu melakukan evaluasi secara positif,

Mikuri meminta maaf soal makanan, ia yang bertugas untuk itu tapi sudah mengecewakan. Hiramasa bilang tidak, ia tidak akan menyalahkan Mikuri. Mikuri usul bagaimana kalau pembagian tugas dihentikan saja? Seperti share house, kita akan melakukan semuanya masing-masing. Makan dan bersih-bersih dilakukan masing-masing.

   Hiramasa khawatir kalau itu diberlakukan, ada kemungkinan tak satupun ruang bersama akan dibersihkan. Mikuri menjawab dialah yang akan mengerjakan pekerjaan rumahtangga, dengan sukarela. Walau sukarela, Mikuri rasa jika ia ada rasa malas untuk bersih-bersih atau memasak di suatu waktu… ia tidak akan mengerjakannya, karena bersifat sukarela. Dan Hiramasa-san tidak boleh bilang “Apa tidak ada nasi?” dan tidak boleh bilang “Ruangannya sangat kotor”

    Karena Mikuri melakukan semuanya secara sukarela dan bukan pekerjaannya. Suasana di ruangan menjadi dingin. Hiramasa cukup terkejut dengan pernyataannya Mikuri.

Footer:

      Kareokea-an lagu ini yuk!. Letnan Yoon dan Sersan Seo lebih mencuri perhatianku saat itu daripada Yoo Shi Jin-Kang Meo Yeon, mereka nyaris tidak pernah bertemu… kalau pun bertemu mereka pasti bertengkar, terganjal restu serta perbedaan pangkat. Aku sampai hari ini belum nonton episode 16 DOTS lengkap, cuman nonton di bagian ending pas gempa, Sersan Seo memegangi bunga dan Kapten Yoo risih lihatnya. Letnan Yoon menyuruh Kapten Yoo membiarkannya saja, karena Seo Deo Yeong punya kenangan pernikahan dengan MANTANNYA *ahahahahahaha

Part 3 nya besok sore/malam. Hufufufufu…. Bye! Bye!

Like FP nya blog ini untuk tahu update-annya!>>>>>FANPAGE