Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 10 Part 3

    Mikuri meminta semua orang berhenti dulu. Ia mempertanyakan dirinya yang dimintai bantuan? Secara sukarela? Gratis?. Tapi para bos toko bilang mereka juga melakukannya sukarela. Mikuri bilang ini tidak sama, itu karena mereka adalah pedagang setempat, sedangkan Mikuri?. Mikuri maju ke depan dan menuliskan eksploitasi penghargaan,

Mereka tidak boleh memanfaatkan kebaikan seseorang seperti ini, namanya eksploitasi! Mikuri tidak bisa menerimanya. Salah seorang bos tanya ke Yasue apa Mikuri itu anggota serikat buruh? (kkkk soalnya Mikuri bicaranya berapi-api dan jelas menuntut antara hak pekerja dan kenyataan lapangan :v ) Yasue hanya berkomentar, lagi-lagi Mikuri mengkhayal menjadi calon anggota dewan kota Moriyama.

Lalu Mikuri ditawari bagaimana kalau 3.000 yen per hari?. Murah sekali? Mikuri mendengar nominalnya dan para bos langsung membungkuk meminta kerjasamanya.

    Yassan meminta maaf membuat Mikuri terlibat dalam hal-hal aneh. Mikuri pikir kalau ia meluangkan waktu membantu 3,2 jam perhari, ia bisa mempertahankan upah minimum Yokohama sebesar 930 yen.

“Jumlah harinya bisa dinegosiasikan, kan?” Kata Yasue.

“Apa aku terlihat sangat miskin?”

Yasue menjawab tidak, pendapatan juga penting. Yasue baru menyadarinya setelah bercerai dari suaminya. Syukurlah calon anggota dewan kota Moriyama memberikan pidato (kkkkk)

    Numata diantarkan pulang sampai keluar pintu. Hiramasa memohon kerjasamanya atas setahun ini. Numata meminta maaf. Tsuzaki menyuruh Numata jangan meminta maaf. Numata merasa bersalah, ini karena ia yang memilih Tsuzaki untuk dipecat. Tsuzaki berkata kalau pun dia ada di posisinya Numata ia pasti akan melakukan tindakan yang sama.

   Numata memeluk Tsuzaki, Tsuzaki balas memeluknya. Ini bukan kesalahannya Numata dan bukan salahnya siapapun, ini hanyalah fakta kejam yang memang nyata sudah ada. Tsuzaki lalu ke kamarnya dan segera mencari pekerjaan.

Dengan pendapatan tahunan yang sama seperti sekarang. Di perusahaan yang nyaman dan bisa mempertahankan waktu bercinta dengan Mikuri-san.

Meski ia pun tahu tak akan mudah menemukan pekerjaan dengan spesifikasi yang Tsuzaki inginkan. Tapi ia harus melakukannya untuk mempertahankan kehidupannya yang sekarang. Mikuri pulang ke rumah dan sudah membeli bahan-bahan makanan yang ia katakan tadi. Hiramasa tampak gelisah, Mikuri menyadarinya dan bertanya ada apa.

Hiramasa bilang tidak apa-apa, ayo buat makanannya.

     Kazami menelfon Yuri yang ada di stasiun, ia meminta Yuri datang. Yuri tanya di mana toko terdekatnya, tapi Kazami mengusulkan ke rumahnya saja karena hanya 3 menit dari stasiun. Kazami memberikannya minuman,

Yuri ingin tahu apa ada yang aneh dari kata-katanya malam itu?. Apa ia kelihatan menderita sekali orangnya?. Pura-pura mengatakan hal yang kuat dan menyakitkan. Kazami bilang ia suka dengan Yuri-san yang kuat, kekuatan yang terpancar kuat dari kata-kata Yuri-san.

Menurut Kazami Yuri-san tidak perlu memaksakan diri untuk menjadi teladan bagi orang lain. Itulah yang Kazami pikirkan. Yuri rasa tidak akan semudah itu, ada banyak masalah di pekerjaannya, karena harapan dari orang-orang disekitarnya membuat Yuri bisa melakukan yang terbaik. Yuri sungguh-sungguh ingin menjadi orang yang kuat.

Kazami mengerti. Yuri tahu memang ia terkadang tidak dalam kondisi berjuang keras, ia juga meminta maaf telah membuat Kazami melihatnya menangis di tempat seramai itu. Yuri berterimakasih karena telah ditutupi.

     Kazami mengelak dirinya tidak menutupi Yuri, ia hanya tidak ingin memperlihatkan Yuri yang sedang menangis pada orang lain. Yuri tersenyum dan mencoba bercanda, Kazami ini kelihatan seperti memegang rahasia seseorang saja!

Yuri mengaku salah, ini sangat memalukan di depan anak muda.

“Anak muda apanya?” Kata Kazami.

Menurut sudut pandangnya Yuri.. Kazami itu memang cukup muda. Kazami tampak masam mendengar kata-katanya Yuri.

    Mikuri mengajari Hiramasa caranya lalu Hiramasa mencobanya. Mikuri berkata dia akan sering perginya sekarang. Hiramasa mengira Mikuri berkata begitu karena Yasue kesulitan dan Mikuri harus membantunya, memang sulit menjadi single mother.

Mikuri tidak bisa bilang sejujurnya, ini bukan hanya demi Yassan, tapi juga situasi yang melibatkan banyak pria. Harus melakukannya dengan upah yang kecil.

Hiramasa sudah selesai membuatnya. Mikuri memujinya bahkan jauh lebih bagus ketimbang buatannya Mikuri. Hiramasa menyebut dirinya sepertinya punya bakat dalam hal ini. Mikuri mengatakan sebenarnya jika Hiramasa-san mencoba berbagai hal maka akan bisa melakukan segalanya.

Hiramasa-san kemudian memandangi hasil karyanya, ia menyadari hal-hal yang ia pikir tidak bisa melakukannya ternyata ia bisa melakukannya. Satu persatu dunia telah ia jelajahi,

    Bahkan saat ia kehilangan pekerjaannya ia merasa tenang. Karena ia yakin dengan dunia tempatnya berada sekarang. Ia lalu berkata, bersyukur Mikuri ada disisinya.

Mikuri membersihkan kacamata Hiramasa-san (Iiiiii…. So sweet >_<). Mikuri dalam hati berkata, mendapatkan pengakuan dari orang yang paling ia sukai dan diterima olehnya. Ia teringat kata-kata Hiramasa saat di kuil yang katanya tidak mungkin akan menikah betulan.

Mikuri pikir tidak masalah ini pernikahan betulan atau hanya kontrak saja. Apapun bentuknya jika Hiramasa-san mempercayainya dan berada disisinya tidak akan menjadi masalah.

    Yuri pamit pulang, ia bisa jalan sendiri karena rumahnya dekat. Lain kali ia akan berkunjung dengan membawakan anggur ke keponakan tersayangnya ini. Kazami agak geram dianggap ponakan betulan oleh Yuri. Kalau begitu ia akan memeluk Yuri-san sekarang. Yuri tidak menanggapinya dengan serius, ia lalu bergegas pulang.

Kazami heran dengan tingkahnya tadi  yang ingin memeluk Yuri-san. Sementara itu di luar, Yuri masih belum pergi dan bahkan menahan nafasnya karena terlalu syok dengan kata-kata Kazami tadi.

    Mikuri memberikan narasinya, tak perduli betapa pun aneh suatu hubungan… kalau ada kemauan pasti akan berlanjut. Selama salah satu pihak tidak ingin berubah. Selama tidak merusak keseimbangan, selamanya akan tetap seperti ini. Tetap bisa berlanjut.

      Di kantor, Hino tidak mengerti kenapa Teknisi hebat seperti Tsuzaki bisa kena restrukturisasi. Hino tidak mengerti dengan keputusan ini. Numata bilang ada berbagai hal yang terjadi. Kazami meminta menikmati saja karena tidak dipecat, memangnya Hino sudi menggantikan Tsuzaki-san?

Hino sadar, keluarganya.. cicilan rumahnya…

Numata memegangi perutnya, kesakitan. Ia juga akan berhenti jika sudah agak tenang. Hino mengingatkan bukankah nantinya perusahaan akan banyak kesulitan jika tidak ada insinyur infrastruktur?. Kazami mengusulkan bagaimana kalau kita carikan Tsuzaki-san pekerjaan?

Orang yang dimaksud sedang fokus sekali di depan komputernya, tidak peduli walau orang-orang nampaknya membicarakannya terus. Hino berencana mencarikannya saat makan siang nanti.

    Tsuzaki bahkan makan siang tanpa meninggalkan tempat duduknya. Mikuri membuatkan kuisioner untuk para bos, Mikuri meminta si bos toko menggandakan selembarannya sesuai yang dibutuhkan lalu menyebarkan ke setiap toko. Lalu dikembalikan lagi ke Mikuri.

   Tsuzaki sekarang sibuk sekali. Ia mencari sana-sini dan menghubungi berbagai pihak terkait. Makan malam pun dia selesaikan dengan cepat, kembali ke kamar.

Mikuri merasa ada yang tidak beres dengan Hiramasa-san. Makan tanpa berkomentar meski semuanya dilahap habis. Hiramasa senang sekali sampai berteriak “Benarkah?” dia dihubungi oleh seseorang dan janjian untuk bertemu.

   Hiramasa-san mengajak Mikuri makan di luar saja, ia memberikan alamat tempat mereka akan makan malam ini. Tolong temui aku pukul 18:45, Hiramasa-san pergi terburu-buru sampai lupa bekalnya. Mikuri membaca denah yang dibuat.

    Yuri sudah harap-harap cemas jangan sampai bertemu Kazami. Nyatanya Kazami malah memanggilnya dari belakang, menyapa selamat pagi. Dengan canggung ia balik menyapa. Kazami merasa Yuri-san menghindarinya. Yuri mengelak.

Kazami berkata begitu karena Yuri tidak datang ke bar dan mengabaikan pesannya Kazami. Yuri bilang itu karena dia sibuk.

“Karena aku juga seorang manusia, kalau kau menghindariku sampai sejauh ini, aku pasti akan bertanya-tanya. Kalau kau tak ingin bicara denganku lagi, aku tidak akan mendekatimu lagi.” Kata Kazami.

“Itulah alasannya…” Yuri bingung harus merespon apa.

   Igarashi datang menyapa keduanya. Umehara juga menyapa Yuri, Yuri mengambil kesempatan ini untuk kabur. Pura-pura ada keperluan dengan Umehara.

Igarashi bertanya ada apa?. Kazami dengan cueknya menjawab kalau pun ada dia takkan memberitahunya apa. Igarashi heran, tidak biasanya Kazami marah. Kazami tanya apa Igarashi mau membuatnya marah?. Bukannya kesal tapi Igarashi malah senang

Ia pikir kalau mereka bertengkar dan marahan maka hubungan mereka selangkah lebih maju (hahahaha apa-apaan maksudnya? )

Kazami ingin memberikan julukan ke Igarashi “Positive Monster”. Pojimon? Igarashi malah makin kegirangan. Membuat Kazami makin stres meladeninya (kkkkkkk)

     Umehara menggoda Yuri, sepertinya Tsuchiya-san cocok dengan pria ganteng itu. Yuri rasa tidak mungkin, perbedaan umur mereka seperti orang tua dan anaknya. Umehara malah bilang bukannya makin banyak halangan rintangan  justru bagus?. Umehara menyuruh Yuri menjalaninya saja, temui pria itu.

     Mikuri memikirkan kenapa Hiramasa-san tiba-tiba mengajak makan di luar. Apa jangan-jangan karena pembicaraan mereka sebelumnya. Hiramasa merasa tidak enak karena tidak melakukan apa-apa di ulang tahun Mikuri, Mikuri jawab tidak apa-apa kalau mereka tahun depan pergi makan Yakitori. Hiramasa heran dengan permintaan itu apa tidak masalah hanya itu saja?. Mikuri bilang tidak, asal bukan makanan yang dibuat sendiri di rumah.

Jadi Mikuri yang tengah menyeterika baju berpikir mungkin saja malam ini mereka akan makan yakitori karena tahun depan masih lama.

   Ini pertemuan pertama, kencan pertamanya dengan Hiramasa-san. Ia ingin tampil semenawan mungkin. Terlalu bersemangat mungkin juga tidak baik, bau yakitori akan menempel di bajunya. Mikuri tiga kali berganti pakaian. Ia bingung memilih.

    Sesampainya di tempat ketemuan. Hiramasa-san menunggu di dekat patung gajah, Mikuri memandanginya dengan senang. Tanpa Hiramasa-san sadari. Sepertinya bagi Mikuri memandangi sosok istimewa dalam hidupnya itu dari kejauhan tanpa pria itu sadari merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Mikuri.

Hiramasa-san menoleh dan melambaikan tangan ke Mikuri. Mikuri meminta maaf membuat Hiramasa-san menunggu. Hiramasa bilang tidak apa-apa, ini sudah tepat waktu.

     Mereka menuju restorannya dengan bergandengan tangan. Menurut Mikuri melakuan hal seperti ini ada baiknya juga. Hiramasa usul bagaimana kalau sebulan sekali makan malam di luar?. Mereka sama sekali tidak menyadari hal seperti ini menyenangkan karena tidak berpacaran sebelumnya

Melihat tempatnya yang kelihatan mewah membuat Mikuri bertanya sepertinya ini terlalu mahal. Hiramasa-san tidak masalah, ia mengajak Mikuri masuk. Tsuzaki sudah ditunggu, mantel keduanya dibawakan dan dibimbing ke meja yang sudah dipesan.

    Mikuri terharu sekali, ia tidak tahu akan diajak ke tempat ini. Harusnya ia berpakaian lebih bagus lagi.

“Kau sangat cantik” puji Hiramasa menenangkan.

Mikuri tidak mengerti, Hiramasa-san di depannya ini berbicara istilah-istilah Eropa dengan wajah yang berseri-seri.

Mikuri berkhayal lagi. (NB: Ini entah perasaanku saja/gimana… modenya ala game otome yang populer sekali di Jepang, bagi yang gak ngerti konsep game otome, aku jelaskan singkatnya begini… kamu main game dan memerankan MC/Heroine dalam game tersebut untuk berusaha memenangkan hati hero pilihanmu, nanti kamu nge-route pria tampan dlm bentuk manga yang kamu inginin, ada banyak dialog dan situasi, dan terkadang ada pertanyaan yang harus kamu pilih dari beberapa opsi yang ada dan seringnya di momen inilah deg degannya harus pilih jawaban yang mana *kkkkk, kalau jawabannya bagus/tepat maka perasaan si pria 2D ini akan semakin naik ke kamu/bahkan kadang ada hadiah CG gambar romantis/tingkah prianya jadi luarbiasa WOW!*hahahahahahaha. Otome adalah game novel, bagi yang suka baca cerita yang romantis dan mendebarkan sangat cocok sekali memainkan game ini karena ada visualisasi pria ganteng 2D XD, aku setahunan ini juga memainkan banyak otome game dan bikin edun sendiri pas maininnya. Coba carilah di playstore keyword “otome game” nanti ada banyak sekali jenisnya, dan perlu kalian ingat gamenya seringnya berbahasa Inggris, ada yang bayar dan ada yang gratis. Hati-hati saja jangan sampai kecanduan/tekor uang cuman gegara memainkan game yang membikin hati leleh ini XD. Weh… singkat? Ini mah~ panjang kali lebar, gapapa… biar yang belum ngerti bisa ikut ketawa menikmati konsep dramanya.)

 Hiramasa: Dengan kata lain hidangan yang tebuat dari daging. Daging lamb dan daging sapi fillet, Mikuri-san, mana yang lebih baik?

Pertanyaan Hiramasa membuat Mikuri bingung harus memilih dua opsi yang ada. Apakah akhir dari rute Hiramasa akan tercapai?. Mikuri menjawab, baiklah daging filler saja.

Hiramasa-san lalu menyeringai, tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya, lalu mengucapkan “Ternyata itulah yang Mikuri-san pikirkan.”

Mikuri pikir mode pangeran Hiramasa-san memang keren, tapi rasanya tidak mungkin seperti itu.

    Untuk persiapan makan malam ini sebenarnya Hiramasa sudah merencanakanya matang-matang, ia memilih Alte Liebe Yokohama yang terkenal.  Saat makan sambil di depan komputernya dan sibuk menghubungi sana-sini adalah demi mempersiapkan malam istimewa ini. Ia sampai stres menunggu adakah tempat kosong untuk direservasi.

Siang hari ia mengunjungi untuk memastikan persiapan terakhir. Ditawari hidangan bernama Mikyui juga. Sejauh ini semuanya berjalan sesuai dengan rencana Hiramasa-san.

     Makanannya enak sekali, tetapi Mikuri tetap saja merasa ada yang aneh. Lebih tepatnya menakutkan, dibalik peran mode Pangeran Hiramasa yang sedang dimainkannya sekarang. Apa yang sebenarnya pria ini sembunyikan?

     Malam ini Hiramasa-san ingin membicarakan tentang masa depan meraka. Meski ia tidak tahu ukuran jarinya Mikuri, ia juga masih belum punya cincin. “Mikuri-san. Aku akan mendaftarkannya secara resmi. Ayo kita menikah.”

Meski agak terkejut Mikuri menanggapi “Hiramasa-san, kau bahkan tidak pernah punya niat untuk melakukan hal seperti itu.”

“Walaupun ku rasa cerita itu tidak akan pernah bisa terjadi pada diriku sendiri. Tapi sejak aku bertemu Mikuri-san, aku berubah pikiran.”

Mikuri terharu, Hiramasa-san lalu mengeluarkan beberapa lembar kertas tentang semua hal yang sudah diperhitungkannya jika menikah nanti.

     Sampai saat ini upah yang ia berikan ke Mikuri terus meningkat. Itu bisa digunakan untuk biaya hidup atau ditabung. Ini adalah perkiraan biaya kalau mereka menikah atau tidak setelah 3 atau 5 tahun. Dengan beginilah ia bisa membeli rumah baru.

Di masa depan mereka bisa memiliki 1 atau 2 anak, Hiramasa-san juga sudah memperhitungkannya. Kalau mereka menikah mereka bisa berguna bagi satu sama lainnya.

Mikuri meminta penjelasan dihentikan, sebelum memperkirakan ini semuanya apa hal yang memicu Hiramasa-san ingin menikah dengan Mikuri?. Hiramasa menjawab pemicunya adalah restrukturisasi. Hiramasa tadinya ingin mengatakannya dengan lebih baik, ia akan dapat kerjaan baru.

Mikuri menyimpulkan, jadi Hiramasa-san melamarnya karena restrukturisasi?. Hiramasa menjelaskan bukan itu saja, memang solusi masuk akalnya adalah menikah.

   Mikuri mengerti sekarang, kedengarannya memang masuk akal jika Hiramasa-san ingin menikah dan memanfaatkan Mikuri tanpa membayar upahnya. Hiramasa bingung dengan itu, apa memang benar dia berniat begitu?

Tapi jika Mikuri menolak, apakah artinya Mikuri tidak suka pada Hiramasa-san?. Mikuri menanggapi, ini namanya eksploitasi rasa suka! (yep! Kalau suka sama orang jangan jadi gelap mata dan mau dimanfaatkan dalam bentuk apapun 😉 )

“Karena aku suka padamu, karena aku cinta padamu. Kau pikir bisa melakukan apapun. Kenapa kau melakukan hal seperti itu? Aku Moriyama Mikuri, Menentangmu melakukan eksploitasi perhatian!”

Seketika wajah Hiramasa-san memelas,

Komentar:

      Entah kenapa aku banyak menyematkan san di belakang nama Hiramasa. Hiramasa-san, mungkin karena sedikit banyak aku menghormatinya, dia keren dengan caranya sendiri, jarang-jarang ada manusia langka seperti Hiramasa-san *kkkkk, yang sopan, pengertian, menghargai pasangan. Bahwa pria itu gak perlu ganteng untuk membuat seorang wanita jatuh cinta sampai rela menyerahkan diri sepenuhnya, daripada nafsu dan keinginan yang menggebu-gebu… ketulusan lebih indah daripada cinta yang terlalu berhasrat karena fisik semata. Ketulusan yang datangnya dari hati dan tentunya akan sampai ke hati juga, aku setuju sekali Mikuri menyebut Hiramasa-san imut banget *kkkk dia memang imut!, imuuut banget! Banget! Manusia langka di abad 21 ini *hahahahaha!, meski aku percaya ya… 3 atau 5% pria semacam itu ada di dunia nyata. Dan tingkahnya yang lamban dalam merespon ke-absurd-annya Mikuri itu lucu sekali~ , membuat geregetan gemes pengen nyubitin si Om Om itu :D, eto~.. Hiramasa-san choukawaii-ne… XD <3, suami yang aneh… hahahahahaha!

Kalau cowo model Kdrama beda! baru ketemu langsung kenalan minta kontak lengkap, mungkin di pertemuan kedua atau ketiga langsung menyatakan cinta atau bahkan ngajakin ke hotel *lol

Akemashite Omedeto! Sayounara 2016!. Hanashi no nagai mono wa hataraki ga sukunai, akiramenna!!. Minnasan aishiteru ❤ Kanpai!| Selamat tahun baru! Selamat tinggal 2016!. Sedikit bicara, banyak kerja, jangan putus asa!!. Semuanya aku cinta kalian ❤ bersulang!

Oi! Futagoza, tadinya aku mau bilang gini “Anata no koto ga suki desu” 😉 tapi gak jadi deh, karena kau agak menyebalkan rasanya aku ingin membentakmu begini “Jiro-jiro mite nanda yo!, urusai yo!” -_- Futagoza Nee-san Hontoni baka! Hahahahaha*puas?
koibito

Like FP nya blog ini untuk tahu update-annya!>>>>>FANPAGE

Advertisements

4 thoughts on “Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 10 Part 3”

  1. aku setuju komentar kak Karissa, ga perlu cwo cakep krn godaanny banyk haha
    iya sih J-drama beda ama drama korea perbedaannya karakter lead aktor hehe
    makasih kak atas sinopsisnyaa

  2. Wkwkwkwk Gk bisa brenti ketawa nih di akhir episode ini.Apa gk bisa ya hiramasa itu sedikit luwes jelasin ngajak nikah resmi? OMG alasannya “restrukturasi” hahaha ya jelas aja mikuri speechless.
    makasih say karissa sinopnya 😉

  3. berdasarkan alur cerita & cra penuturan cerita aq lbih suka kdrama. mnurutq lbih mdah dphami dripda jdrama yg trkdg cra pnyampaian ceritanya aneh…
    trkdg jga bnyak scene ygaq klwatan liatnya, hlang ato mmg dbwt gtu bkin aq hrs brpkir kras ini mksdnya apa?????
    jdi sjauh ini aq lbh ska sma kdrama ktmbg dorama.
    tp dripda snetron india yg smpe 1000-an eps bkin psg liatnya msh mndg dorama. hahahahaha….
    (gak usah dbaca ya komentnya bikin psing, karissa…)

  4. Hai, mbk karissa
    Kalau aq suka kdrma dan dorama dari pada sinetron yg panjang episodenya, tapi kadang2x aq milih juga kalau kdrama yang panjang banget episodenya aq malas,mbk…

    Terima kasih banyak mbk karissa karena susah lo cari blog yg nulis sinopsis khusus dorama..
    Sehat selalu mbk karissa

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s