Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 9 Part 2

      Hiramasa-san tidak pernah menyatakan “Aku cinta padamu” ke Mikuri, Mikuri tidak benar-benar megerti apakah Hiramasa benar menyukainya atau tidak, semua hal yang Mikuri dan Hiramasa lakukan selama ini ada kemungkinan posisinya Mikuri bisa digantikan dengan orang lain. Yassan membenarkannya, memang ada kemungkinan semacam itu.

      Numata menanyakan besar total aset yang dimiliki Tsuzaki. Tsuzaki tidak mengerti kenapa Numata ingin mengetahuinya?. Numata bilang dia sejujurnya meminjam uang dari tempat yang mengerikan “Cowcow finance”

“Itu dari komik, ‘kan?” tebak Tsuzaki, jelas saja ia tahu nama Cowcow finance berasal dari komik Yamiki Ushijima-kun. (kkkkkk )

Karena ketauhan… Numata langsung ganti topik “Yah, blogger kenalanku berkata.. dia mau menulis artikel tentang simpanan rata-rata insinyur sistem. Numata menunjukkan gambar grafik, meminta Tsuzaki menunjuk di angka mana keadaan keuangan Tsuzaki.

Setelah Tsuzaki menunjuk, Numata beralih ke pegawai lainnya. Menggunakan trik yang sama, bilang baru saja ngutang dari tempat yang mengerikan blablablabla…

     Yasue dan Mikuri mengatuselai di depan, ia bersyukur orang tua Mikuri memiliki sertifikat pengawas makanan sehingga bisa membantu usaha selainya Yasue. Yasue mengakui ia hanya punya SIM saja. Mikuri kaget, bukannya Yassan punya sertifikat sebagai PNS?. Yassan menanggapi, saat itu ia di kantor pemerintahan sebagai pekerja kontrak saja, dapat bantuan koneksi dari ayahnya.

Mikuri mungkin saat itu tidak tahu karena mereka tidak berhubungan seperti sekarang, rasanya mereka dulu cukup jauh. Mikuri sibuk dengan teman-teman kuliahnya dan Yasue lalu menikah, Yasue merasa Mikuri saat itu seperti memandang rendah Yasue, ya… Yassan hidup seperti itu, tampaknya baik-baik saja.

      Mikuri teringat sikapnya dulu, ia lalu menyusul Yassan ke dalam toko. Ia meminta maaf pada Yassan, sekarang ini setelah Mikuri melakukan tugas rumah tangga dan dibayar, serta membuat Mikuri berusaha keras melaukannya… baru sadar arti penting dan nilai seorang ibu rumah tangga. Bekerja dan membesarkan anak, mereka hebat sekali!

Yasue berpendapat, yah! Walau pengorbanan mereka tidak digaji.

Seorang pembeli datang. Yasue meladeninya. Mikuri memperhatikan dari dalam dan melamun.

“Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Pada dasarnya, pekerjaan fisik diberi kompensasi dalam bentuk gaji. Apa sebenarnya arti ibu rumah tangga?

Mikuri mengkhayal, di sebuah acara menyelidiki karakter kata-kata ibu rumah tangga, ia cari-cari maknanya dengan kaca pembesar. Tetap tidak mengerti, apa sebenarnya arti dari ibu rumah tangga? Lalu angka-angka diputar, menunjukkan digit gaji.

Mikuri masih tidak mengerti, jadi bayaran apa yang pantas bagi seorang ibu rumah tangga?.

    Numata disalahkan karena usulan idenya tentang memecat pegawai dengan beban tanggungannya sedikit. Padahal Numata sudah bertanya kepada semuanya, semuanya menjawab jujur. Direktur sejak awal ingin memecati para pegawai yang kinerjanya buruk. Ada tujuh orang yang sudah dipertimbangkan, salah satunya adalah Hideshi Hino.

    Hino senang karena dia sudah membayar KPRnya yang ke 10 tahun ini, ia ingin merayakannya. Tsuzaki memberinya selamat. Hino bilang masih ada 25 tahun lagi yang harus dibayar, sih. KPR nya lunas di umur 65 tahun.

“Hal itu membuatmu kebas, ‘kan?” kata Kazami.

“Sebenarnya membuatku gemetaran” (ahahahahhahaha… kenapa bisa selama itu? >_< aku merinding lho? Ngutang sekian rupiah aja kuusahakan langsung secepatnya dilunasi.)

Hino lalu tanya ke Tsuzaki apa tidak mau membeli rumah? Saat punya anak nanti Tsuzaki rumahnya akan terasa sempit.

“Anak?”

“Iya”

     Dengar kata anak membuat kejiwaannya terganggu *ahahahahahahaa!. Mukanya memerah, ia menutupinya dengan tangan.
“Kenapa mukamu memerah?”

“Tidak apa-apa, tidak ada apa-apa”

    Dia dan Mikuri tidak ada di satu kartu keluarga yang sama karena tidak menikah sungguhan. Tentunya ia dan Mikuri tidak dalam posisi bisa memiliki anak. (tampangnya itu Lho?, antara pengen dan kecewa >_<)

Hino lalu membereskan bekalnya, ingin pulang cepat. Hino pergi dan Kazami dengan jahilnya bertanya apa Tsuzaki dan Mikuri sedang mengusahakan memilki anak?.

“Tidak, kau salah.”

(ahahahahaha… itu di tengah sofa ada Numata nguping. Aku gak kuaaat… :D, sofanya jadi ngangkat) Kazami menyarankan kenapa tidak daftarkan pernikahan mereka saja?. Tsuzaki menanggapi sebenarnya hal seperti itu adalah hal terjauh dalam hidupnya, ia rasa sulit. Kazami justru merasa karena pernikahan kontrak mereka dan keadaan mereka sekarang seharusnya lebih mudah, hidup bersama dan saling menjaga.

Numata menguping dengan jelas sekali, tahu pernikahan Tsuzaki bohong-bohongan.

    Di rumah ketika makan malam. Mikuri heran kenapa sejak minggu lalu Numata jarang memposting resep makanan barunya di cookpad. Hiramasa bilang itu mungkin karena Numata-san akhir-akhir sedang sibuk dan bertanya ke semua orang berapa banyak asetnya mereka. Mikuri menduga jangan-jangan Numata ingin memulai bisnis makanan.

Lalu Mikuri pikir jika berjalan lancar, Numata bisa pesan sayur mayur dari tempannya Yassan. Mikuri segera sadar, ia minta maaf kalau idenya ini cukup gila. Sebaliknya, Hiramasa justru kagum dengan Mikuri yang bisa berpikir sejauh itu dalam waktu yang singkat.

    Hiramasa ingat saat pergi ke Tateyama, Tuan Moriyama tanya apa di rumahnya Tsuzaki ada ruang bawah tanahnya?. Tsuzaki bilang tidak ada, tapi di rumah nenek kakeknya ada. Tuan Moriyama berniat mencari harta karun di sana, kalau ada dia izin mendaftarkan penemuannya ke stasiun TV dan menyiarkannya. Ketika Tsuzaki bilang harta karun tidak berharga dan mungkin ada nilainya.. ekspresinya ayah berubah drastis dari yang kecewa dan antusias gembira.

    Mikuri meminta maaf, ayahnya memang aneh begitu. Hiramasa tidak merasa masalah, jika saja Mikuri tidak mengusulkan ide gila pernikahan kontrak dulu, mungkin ia dan Mikuri tidak bisa seperti sekarang. Hiramasa pikir memilki imajinasi memiliki kemampuan untuk mengubah kenyataan.

Mereka lalu makan. Mikuri senang dalam hati, cara Hiramasa memandang kegilaannya Mikuri dan solusi konyolnya menjadi kekuatan untuk mengubah kenyataan. Meskipun dia tidak menyatakan cinta seperti aku cinta padamu, Mikuri rasa yang seperti ini saja sudah cukup.

   Yuri menceritakan ada yang mengajaknya kencan. Kazami dan Master Yama-san penasaran siapa. Yuri menjawab prai itu adalah teman semasa kuliahnya, seorang Kepala penjualan di agensi periklanan. Duda anak satu. Master Yama-san menyebut Yuri bisa segera menjadi ibu. Yuri bilang tidak semudah itu jalannya. Ia menyadari jika menikah dan mengurus anak orang, Ia mungkin masih ada kemungkinan punya anak sendiri. Baginya Mikuri selama ini seperti anak perempuannya, ia bisa merasakan bahagianya merawat anak perempuan, tak banyak tanggung jawab dan banyak memanjakannya.

Kazami menduga Yuri tidak tahu rasanya kebahagiaan yang mendalam. Yuri protes, tidakkan kata-katanya Kazami kasar?, Yuri rasa tidak ada seorang pun di dunia ini yang mengetahui setiap hal dengan mendalam. Semisal… seseorang tak tahu apa yang orang lain tahu. Mungkin cara itulah dunia berputar.

      Kazami juga berpendapat, terkadang kita saling memberi tahu tentang dunia yang tdak kita ketahui. Yuri membenarkannya, cara itu tidak buruk.

Hiramasa di kamarnya, pusing memikirkan bab jika manjikan menjadi kekasih di kontrak nikah mereka. Sebelumnya sama sekali tidakberpikir kemungkinan ia dan Mikuri menjadi sepasang kekasih.

Untuk pertama kalinya kita  bisa lihat Hiramasa ngayal, dia menjadi detektif kasusnya sendiri. Mengobservasi Mikuri dengan kaca pembesarnya, saat itu Mikuri pernah bilang tidak masalah jika melakukan itu dengan Hiramasa. Hiramasa tidak jelas mengerti apa maksudnya, apa jangan-jangan Mikuri adalah perempuan yang bisa melakukan itu dengan orang yang tidak disukainya?

(aslinya gunting, gunting jadi kaca pembesar dalam khayalannya XD ) namun ia segera mengenyahkan pemikirannya itu. Tidak mungkin. Ia kembali ke dunia khayal. Ia merasa tidak tahu malu karena telah berpikir Mikuri menyukainya.

     Waktu mereka tidak bertemu di Tateyama, Hiramasa bertanya-tanya apa yang Mikuri hilangkan dan pertahankan? Kembali ke apartemen 303, apakah Hiramasa Tsuzaki sebagai bosnya? Atau Hiramasa Tsuzaki sebagai kekasihnya?. Berapa harganya Hiramasa Tsuzaki yang sebenarnya?

Harga dibuka!, angka berjalan dan hasilnya 0 yen. Membuat Hiramasa stres sendiri, tidak tidak tidak… Hiramasa tidak ingin mengkhayalkan sesuatu yang berefeknya negatif. (itu kenapa sketsanya Hiramasa charming abis? bohong ‘ya? ahahahaha)

    Ia menoleh dan melihat Mikuri terbengong-bengong menatapnya. Mikuri membuat teh, dan ini untuk Hiramasa-san. Mikuri tadi sudah memanggilnya tadi. Mikuri keluar kamar. Hiramasa khawatir apa dia mengucapkan khayalannya tadi?

Di luar, Mikuri tadi sebenarnya masuk ke kamar begitu saja. Tanpa ia duga ia mendengar sesuatu yang luar biasa sekali, dimulai ketika Hiramasa menyimpulkan jangan-jangan Mikuri adalah perempuan yang bisa melakukan itu dengan orang yang tidak disukainya?,

Itu membuat Mikuri syok. Memangnya Hiramasa-san pikir dirinya ini wanita gampangan?. “Kupikir tidak apa-apa karena itu Hiramasa-san” Apa kata-kata itu terdengar gampangan?. Mikuri menuliskan uneg-unegnya di kertas. Kalau saja dia wanita sederhana dan pendiam, apa semua akan baik-baik saja?

“Tidak ada kata-kata sesuai musim” renung Mikuri. Hiramasa memanggilnya dan Mikuri langsung menyembunyikan kertasnya, Hiramasa berterimakasih atas tehnya. Tak lama kemudian Mikuri menyobek-nyobek kertasnya. Kertas ini gamoang disobeknya ya?

Katanya dengan setengah kesal. “Benar-benar gampang, wow!” Hiramasa sebelum masuk ke kamar memperhatikannya sebentar.

    Igarashi naik lift bersama Kazami dan Hiramasa. Igarashi mengajak Kazami makan soba bersama sepulang kerja. Tapi Kazami bilang mau kalau bertiga dengan Tsuzaki-san. Igarashi lalu mengajak Tsuzaki, tapi Tsuzaki tidak bisa karena ada yang menunggunya di rumah.

     Yuri dikirimi pesan oleh Tajima, mengajaknya kencan di sebuah pameran. Kebetulan Tajima ada tugas dan melihat iklan Godard Jepang di tempatnya dinas sekarang, tampilannya apakah sudah Yuri setujui?. Yuri mengklik tautannya, ia terkejut melihat tampilannya.

     Yuri dan timnya membicarakan poster Epinal yang norak sekali. Dari timnya Yuri belum pernah dikonfirmasi tentang gambar ini. Tapi ketika Yuri bertanya ke penanggungjawabnya ia malah balik diserang dan berkata GM di Tokyo sudah memberikan izin, jadi tidak ada masalah. Kalau GM sudah setuju mau bagaimana lagi?, ada usul kalau pura-pura tidak lihat saja. Minggu ini akan ada presentasinya. Tapi Yuri tidak mau, inginnya sih begitu… tapi ia tidak bisa menutup mata.

     Rekan Tsuchiya datang, ia menanyakan tentang rekannya itu yang pergi menemui General Manager. Horiuchi dan Umehara mengobrol kecil. Wanita yang barusan datang adalah rekan seangkatannya Tsuchiya lagi, rekan dari Bagian Kedisiplinan.

Wanita itu menjelaskan hal ini dulu sering terjadi, ini hantu. Para pegawai wanita rendahan berkumpul dan mendiskusikannya tapi tetap tidak ada yang berubah. Hingga akhirnya Tsuchiya bisa naik pangkat dan membuat iklan norak ini berhenti. Tsuchiya memikul harapan untuk memusnahkan iklan aneh itu.

    Menurut GM ini tidak masalah, bukankah manusiawi sekali jika ingin memikat lawabn jenis?. Ia pikir mungkin ini bisa membuka pasar baru. Yuri bilang ia tidak masalah jika konsep itu diambil perusahaan lain. Tetapi Epinal yang mereka jaga selama 10 tahun ini yang elegan bertagline “Hidup bebas, menjadi cantik” apa perlu menggunakan iklan seperti yang diperdebatkan sekarang?.

92% pengguna saat ini mendukung citra ini. Apa yang para wanita pikir jika melihat iklan kampungan itu?. Godard menyangkal nilai Godard sendiri. Lalu Yuri kembali menemui orang-orangnya, ia berhasil meyakinkan GM.

    Mikuri menatap robot lama sekali. Pepper-kun yang dimaksud Numata dan Hino di episode ketika Tsuzaki dikira gila dan menikah dengan robot. Robot tersebut bisa diajak bicara, Mikuri menoleh kanan kiri sebelum mendekatinya.

“Konichiwa!” sapa Mikuri.

“Konichiwa!” balas Pepper-kun.

“Apa pekerjaanmu?” tanya Mikuri. Pepper-kun bingung.

“Apa yang kau lakukan Pepper-kun?”

“Aku akan membuatmu tersenyum.” Jawabnya.

Komentar:

      Hiksss….. sebentar lagi kita akan berpisah dengan drama ini. Meski berat mari kuatkan hati kita teman-teman…, ending di episode 11. Tokoh favoritku tetaplah Numata *wkwkwkwk, itu orang ada ada saja tingkahnya… XD, Readers… kalau tokoh favorit kalian siapa di drama ini?spoilereps9

Like FP blog ini untuk mendapatkan update-annya>>>>>>FANPAGE

 

Advertisements

7 thoughts on “Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 9 Part 2”

  1. tetap lead aktor hiramasa tsusaki dong krn langka aja karakter tokohnya hihi… iya nih, gak kerasa mau berakhir.. berkat detail sinopsisnya kak karissa aku jd suka drama jepang .. ini sinopsis drama jepang pertama yg aku baca hehe

  2. Setuju, skets mas (eh, oom) gen kok rasanya memikat banget, ^^

    Paling suka hiramasa-san. Polosnya, minta ampun. Mungil, imut, pingin dijadiin hewan piaraan, (ssst, ini bukan pelecehan seksual kaya yuri-chan kan??? Ahahahahaha)

  3. Karissa,,,,”kabar gembira untuk kita semua”(bacanya dinyanyikan ky jingle iklan obat herbal)h h h,,,,eps 11 udah d upload 2 jam yg lalu,,senangnya!bikin sinopnya tetap semangat ya,

  4. Karisa chaaaannn, hampir tiap hari aq berkunjung ke blog mu lo, nungguin lanjutin sinopsis Dorama Jepang. Sukak sama Tulisanmu. Jimi ni sugoi sama hipo kog lanjut?

  5. @Puput, nah… Teteh berarti gak like FPnya blog ini. Biasanya di FP diberitahukan ke Readers jadwal WMAJ tepatnya kapan di Up!. Jadwal WMAJ Selasa tgl 27, nanti aku ungkapkan alasanku kenapa bisa melamakan drama tsb di 9 part 3. Bukannya apa, saya pun juga belum nonton ep 10 & 11.

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s