[Review] 7 First Kisses Episode 1 and 2, 100 % absolutely Woman’s Drama.

       Awalnya aku ingin melanjutkan We Married as Job part 3nya dulu, tapi tanganku gatel untuk menulis review web drama terbaru ini. Semua aktor favoritku ada di sana semua *kyaaaaa! Park Hae Jin! Lee Joon Gi! Ji Chang Wook! Kyaaaaa….

Web drama ini baru airing 2 episode saat aku menulis ini. Karena Seven First Kisses adalah web drama, maka setiap episodenya hanya berdurasi tak lebih dari 9-12 menitan. Tapi sukses besar membuat penonton bergemuruh riuh gila~. Readers ngertilah kenapa? Karena drama ini 100 % absolutely for us! For woman! Untuk kita para kaum hawa *kkkkk

Drama ini adalah impian dan khayalan banget-bangetan dari seorang pecinta drama (re: fangirl kdrama), kencan dengan 7 pria tampan yang paling hot di tahun-tahun ini. Sejauh ini baru Lee Joon Gi yang kencan sama Lee Cho Hee. Drama ini kurasa untuk promosi “Lotte Duty Free”, promosi yang luar biasa keren! Daebak! 😀

     Lee Cho Hee di sini benar-benar bisa menampilkan sosok wanita biasa. Dan dua aktor yang selalu membuatku bertanya-tanya apakah mereka keluar dari buku komik? Apa mereka manusia asli?. Park Hae Jin dan Lee Jun Ki garis wajahnya yang tegas dan indah terlihat seperti dua karakter manhwa (komik Korea) yang secara ajaib hidup di dunia nyata (eh.. kok malah jadi inget drama“W”)

       Story:

      Ceritanya mengenai Soo Jin yang merupakan pegawai Lotte Duty Free, di hari ulang tahunnya yang 25 ia masih melajang dan sedih karena tidak memiliki pacar untuk merayakannya. Ada pria tampan yang membawa segelas kopi, dikiranya Soo Jin seseorang yang spesial tapi rupanya pria itu hanya mau tanya di mana tempat sampah, Soo Jin bilang akan membuangkannya, sedih… hari ultah malah dapet kado sampah.

 Seorang pengunjung (Choi Ji Woo) mendatangi tempat Soo Jin dan menanyakan di mana toko perhiasan, Soo Jin memberitahunya. Choi Ji Woo pergi meninggalkan sesuatu yang seperti paspor, Soo Jin hendak mengembalikan barang ketinggalan itu pada Choi Ji Woo tapi tidak ketemu Choi Ji Woo. Soo Jin heran apa benda itu? Seperti paspor tapi bukan paspor.

     Choi Ji Woo mendatangi Soo Jin lagi untuk mengambil barangnya yang ketinggalan. Soo Jin bertanya apa benda itu? Itu bukan paspor. Choi Ji Woo tidak menjawabnya, dia hanya bilang kalau tidak ada itu dia tidak bisa pulang. (aku menduga itu paspor ke-dewi-annya hhhh) Dewi/peri Choi Ji Woo anggap saja begitu.. dia berterimakasih sekali dan ingin balas budi, apa yang Soo Jin inginkan. Soo Jin tidak mengatakannya apa, tapi Dewi Choi Ji Woo tahu kalau Soo Jin ingin merayakan ultahnya dengan seorang pacar, Soo Jin yang jomblo sejak lahir dan belum pernah ciuman.

Dewi Choi Ji Woo lalu memberikan 7 kartu, dalam sepuluh detik Soo Jin akan bertemu pria yang hebat. Lalu waktu seakan berhenti, Soo Jin didatangi pria tampan pertama. Lee Joon Gi bilang akan menunggu Soo Jin pulang kerja di luar. Soo Jin syok dong? Bukankah itu Lee Joon Gi modelnya Lotte Duty Free?, tapi dua rekannya malah mikir Soo Jin aneh. Lee Joon Gi itu adalah konglomerat IT yang tengah bersinar, pria single yang paling mempesona di Korea.

Pulang-pulang Min Soo Jin beneran ditungguin Lee Joon Gi dengan mobil merah menawannya. Joon Gi mengajak Soo Jin ke rumahnya untuk makan malam bersama, Soo Jin bingung tapi disuruh ikut saja karena Joon Gi ada yang mau dibicarakan dengannya.

Malam harinya mereka makan bersama, sebagai wanita biasa yang bisa lumer dengan hanya memandangi pria setampan Lee Joon Gi… Min Soo Jin pun seperti tersihir saat menonton Lee Joon Gi makan. Lalu Joon Gi mengajaknya melihat slide foto-foto yang sengaja Joon Gi rangkum menjadi video, katanya mereka kenal karena sering ikut kegiatan gereja bersama, Soo Jin mikir oh…. Ternyata dia Oppa ganteng yang ditaksir orang-orang dulu?. Joon Gi mengakui dirinya sejak kecil hanya memikirkan Soo Jin seorang, setiap ultahnya Soo Jin.. Joon Gi merenungkan apakah harus menyatakan cinta, tapi ia mempertimbangkan jika tetap menjadi teman mereka akan bisa dekat selalu dan tidak menyatakan perasaannya karena tidak ingin membuat Soo Jin menjauh, akan tetapi di hari ultah Soo Jin ini… Joon Gi ingin menyatakan perasaannya. Soo Jin adalah cinta pertamanya Joon Gi. Dia berlutut dan memberi Soo Jin bunga, lalu mereka berciuman. Kkkk anggap saja begitu… aku merasa tidak akan mungkin ciuman betulan, menang banyak dong? Si Lee Cho Hee nya?? 7 pria ganteng… TIDAKKK~! #ratapan_seorang_fans

       Lalu khayalan sihir magisnya si Dewi Choi Jin Woo selesai. Di waktu sebenarnya masih 10 menit lagi pulang kerja, Soo Jin syok melihat salah satu kartunya yang bergambar hitam sekarang berubah menjadi gambarnya Lee Joon Gi. Sepertinya kebahagian Soo Jin yang sesaat itu hanyalah dalam lamunannya seorang, lalu dua rekannya menyuruh Soo Jin nge-vote di group chat, salah seorang rekannya bilang sudah nge-vote ke Manajer Dept. Store mereka, ia mengatakannya dengan tersipu-sipu. Dua rekan Soo Jin menari-nari kegirangan. Tapi segera jaga sikap karena yang dimaksud langsung datang.

     Soo Jin menatapi layar ponsel itu dengan bingung, Manajer Dept. Store mereka datang dan mengambil ponsel dari tangan Soo Jin. Park Hae Jin! *kyaaaaaa!!!! (ini membuatku streeeesss.. kapan tayangnya episode 3????? T_T *mewek)

Soo Jin syok “Wow! Park Hae Jin!”

Park Hae Jin tanya Soo Jin lagi ngapain. Dan langsung skip yaaaaah…… penonton kecewa -_-. Akan berlanjut episode 3 nanti, previewnya sih mereka akan mulai dekat.

     Park Hae Jin tanya Soo Jin apa punya pacar, Soo Jin bilang tidak dan Park Hae Jin meminta Soo Jin menemaninya, makan malam bersama, lalu Park Hae Jin mengantarkannya pulang. Park Hae Jin ingin selalu mengantarkan Soo Jin pulang ceritanya dan hubungan mereka mulai berkembang lebih dekat. Park Hae Jin mengajaknya pacaran, katanya Soo Jin kan gak punya pacar.. ayo pacaran *kkkkk

Aku jadi inget Cheese in The Trap, pas Yoo Jung Sunbae ngajakin Soul pacaran “Narang sagile?” maaf kalo tulisannya salah ya? ^^. Itu baris naskah terkenal banget di masanya lho…

~Seven First Kisses~

     Drama yang luar biasa banget!. I love it so much! Hahahaha… 😀

Urutannya akan dibuka oleh (1.) Lee Joon Gi si konglomerat IT, (2.) lalu Park Hae si manajer yang romantis (bangeeeet!!!! Yay!), (3.) lalu Ji Chang Wook nanti akan menjadi bodyguard ganteng+hot (inget apa? Yaps! K2 yang baru ending beberapa waktu lalu), (4.) Kai EXO akan menjadi mahasiswa ganteng (mm… aku tidak membenci Kai EXO tapi tidak juga menggilainya, tapi kalau boleh jujur aku akan pilih Chanyeol EXO ketimbang Kai :v, bolehlah… Kai mewakili kawula muda.), (5.) kemudian ada Taecyeon 2 PM, agak lupa dia jadi apa di sini…, Presdir/CEO gitulah, bolehlah dia mewakili pria yang badannya keker dan darah muda (6.) Lee Jong Suk, dia di drama ini memerankan aktor terkenal. Emang dia udah aktor terkenal kan? *kkk (7.) yang terakhir ditutup dengan Lee Min Ho. Dia ceritanya nanti akan menjadi wisatawan. Wisatawan apa ya? Kira-kira?, dari Jepang/Tiongkok nih? Atau wisatawan lokal?

     Para aktor ganteng yang telah saya sebutkan di atas nanti akan menjadi diri mereka sendiri dalam khayalannya Soo Jin. Tapi dari preview episode 3 kok ada bagian Soo Jin yang bingung ini mimpi atau bukan ya?, soalnya ada foto-fotonya Soo Jin mengenakan gaun yang sama disaat ia diajak dinner Lee Joon Gi. Ah molla… nanti akan terjawab di episode selanjutnya.

    Kurasa 10 episode saja sudah cukup nih, drama yang keren! Bagus!. Recommended sekali untuk ditonton!. Love it~ ❤karissaremi

Advertisements

Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 7 Part 3

      Dan sekarang yang menempati 10 besar dalam hatinya Mikuri adalah Hiramasa Tsuzaki!. Namun Mikuri mulai khawatir, apa tidak apa-apa memiliki perasaan suka sedalam ini di dalam hatinya?.

Mikuri agak ragu kalau perasaannya ini akan berpangaruh alam pekerjaannya. Tidak! Mikuri langsung menyangkalnya sendiri, yang terpenting berbahagialah dengan tulus,

pokoknya selamat telah merenggut peringkat pertama dihatinya Mikuri!, selamat! Selamat! Selamat!.

 Dan semjenak saat itu hari Selasa menjadi hari yang istimewa bagi Mikuri dan Hiramasa. Mikuri pagi-pagi membuang sampah dan menunjuk stiker hari Selasa pukul 8 pagi sampah daur ulang akan diangkut. Selasa!, dan Hiramasa sendiri melihat ponselnya dan mengucapkan “Selasa!” dengan optimis.

     Mikuri mengantarkan Hiramasa sampai ke pintu, Hiramasa bilang hari ini akan pulang tepat waktu dan Mikuri menjawab akan menunggunya, keduanya saling pandang tahu apa yang dipikirkan masing-masing. Hiramasa meminta Mikuri menunggunya (meminta nunggu untuk hug? Sweet! Menyimpan saat2 indah di akhir :)) )

    Setelah keluar dari rumah, Hiramasa langsung menjatuhkan dirinya ke lantai. Dia sangat gemas pada Mikuri yang manis sekali. Hiramasa sambil berjalan, dalam hati ia mengatakan kalau selama ini dia pikir memang imut sejak lama, namun akhir-akhir ini dia berpikir Mikuri benar-benar imut. (ini orang nyebelin ya? Kalau imut kenapa gak nikahin beneran aja? Ayo kawan-kawan!, bikin petisi supaya mereka nikah beneran!)

   Hiramasa tidak bisa menyangkal perasaannya lagi, ia telah benar-benar jatuh hati pada Mikuri. Mikuri melambaikan tangannya dari atas ke Hiramasa, meski ragu akhirnya Hiramasa membalas lambaian tangan Mikuri sambil tersenyum.

    Sebuah mobil pick up melaju ke arah Hiramasa, karena terkejut… Hiramasa diam di tempat tak berkutik. Syukurlah sang sopir mengerem sebelum menabrak Hiramasa, nyaris saja nyawanya Hiramasa melayang. Si sopir memarahi Hiramasa, Hiramasa meminta maaf. Mikuri yang melihat kejadian itu pun juga cemas tapi Hiramasa mengkode dirinya baik-baik saja.

Hiramasa kembali melanjutkan perjalanannya ke kantor. Langkah kakinya gontai, ia masih sedikit syok dan dalam hati bertekad tidak boleh mati sekarang, harus tetap hidup sampai pulang ke rumah nanti.

    Malam harinya ketika Hiramasa pulang ke rumah, ia tidak langsung pulang. Justru memandangi rumahnya, ia memikirkan dirinya yang memegang teguh pemikirannya tentang jomblo profesional yang tidak mengambil langkah selanjutnya, akan tetapi ia mulai menyadari kalau tempat itu sangat hangat. (Mikuri dan rumah)

    Mikuri berpelukan dengan Hiramasa, setelah saling melepaskan mereka langsung sama-sama canggung. “Selamat malam” kata Hiramasa

“Selamat malam”

Hiramasa lalu kembali ke kamar.

    Mikuri dalam hati bertanya-tanya “Apa mungkin.. tidak ada ciuman kedua?”.

Di kamar, Hiramasa sedang browsing dengan keyword ‘Waktu berciuman’ dia syok sendiri melihat sebuah web yang menuliskan ‘Waktu Ciuman: 20 Hal untuk Diperhatikan’,

”Ada dua puluh?!”

~We Married as Job~

      Di kantor saat jam makan siang Hiramasa banyak menguap. Kazami menduga Tsuzaki kurang tidur. Tsuzaki bilang dia kurang tidur karena mempelajari sesuatu semalam, makin lama ia pelajari makin lama yang perlu diperhatikan mana yang fakta dan mana yang benar?.

Kazami tanya apa yang Tsuzaki pelajari itu masalah sosial atau apa?. Tsuzaki berbohong, dia bilang ya… semacam itulah. Hino datang memperingatkan Kazami dan Tsuzaki yang mengobrol begitu akrab dan membuat Numata salah mengira keduanya ada hubungan. Tsuzaki tersenyum, dia tidak menyangka Numata-san bisa berpikir Tsuzaki dan Kazami saling tertarik dan menjalin hubungan.

Kazami tersenyum geli, NUmata lucu ya?. Tsuzaki membela Numata, ia pikir Numata adalah orang yang tajam dan memiliki cara pandang laki-laki dan perempuan.

“Tentu saja bukan begitu.” Sanggah Kazami.

“Hah?” Tsuzaki bingung.

Kazami bilang menjadi gay bukan berarti apa-apa, Numata hanyalah Numata. Hino juga sependapat dengan Kazami “Dia hanya makhluk hidup bernama Numata Yoshitsuna”

Namun Tsuzaki masih berpikir Numata orangnya tajam, Kazami dan Hino beda pendapat. Ketiganya sedari tadi mengomentari Numata, Tsuzaki penasaran di mana Numata sekarang?

    Numata membuntuti Nabe. Nabe merasa diikuti seseorang tapi tidak melihat siapapun. Nabe menemui Takenaka di bawah tangga, ia tanya apa maksudnya Takenaka?.

Takenaka membisiki telinga Nabe. “Membeli semua saham?” pekik Nabe kaget.

Numata juga menguping mereka.

     Umehara memuji kukunya Yuri hari ini cantik. Yuri lumayan terganggu, ia menyuruh Umehara jangan mengatakan hal-hal seperti itu seenaknya sendiri. Masalah pelecehan seksual sudah tuntas dan Yuri dinyatakan tidak bersalah. Tapi rumornya tetap menyebar kemana-mana. Pada dasarnya orang-orang memang terlalu banyak waktu luang.

Horiuchi kesal dan menyuruh pada karyawan yang menatap Yuri dan Umehara dengan risih untuk kerja saja kalau punya waktu luang daripada menggosipkan orang lain. Umehara dan Yuri khawatir pada Horiuchi karena kata-katanya tadi sudah membuat Horiuchi mendapatkan banyak musuh sekarang. Horiuchi bilang dia hanya mengatakan kebenarannya, Horiuchi balas mengatakan justru itulah yang membuatnya benci Jepang akan tetapi dia juga benci Amerika. Umehara dan Yuri heran dengan pernyataannya Horiuchi.

    Yuri mengobrol dengan Mikuri, mengatakan Horiuchi itu adalah migran yang kembali. Mikuri terkejut,

 Yuri menceritakan saat Horiuchi mengatakan tentang dirinya sendiri. Horiuchi sering menerima perlakuan tidak menyenangkan jika orang-orang tahu dirinya ini migran yang kembali, jadi dia tidak ingin yang lainnya tahu. Orang-orang menyebut Horiuchi migran yang kembali jadi Horiuchi itu aneh, tapi jika ia memprotesnya maka orang-orang menyuruhnya kembali ke Amerika, namun di Amerika ia dikata-katai orang Jepang harusnya di Jepang. Umehara mengerti ternyata Horiuchi di manapun dia berada selalu menjadi minoritas, dia bisa dua bahasa tapi bahasa inggrisnya beraksen selatan dan ia tidak cakap menulis artikel dalam bahasa Jepang.

     Yuri menyayangkan kenapa tidak diberitahu sebelumnya, Yuri pikir sebelumnya Horiuchi hanyalah anak muda yang kurang termotivasi.

Horiuchi sengaja tidak memberitahu Yuri karena Horiuchi tidak ingin menggunakannya sebagai alasan, ada banyak migran yang kembali, bisa membaca dan menulis dengan sempurna.

   Umehara memuji Horiuchi yang hebat, ia meminta maaf karena berpikir Horiuchi itu bodoh, Umehara mulai sekarang akan mendukungnya.

    Yuri menyadari kalau dua anak itu ternyata baik. Lalu Yuri dan Mikuri keduanya membicarakan esensi dari pekerjaan, menghubungkan satu orang dengan orang lainnya, uang adalah sumber penghidupan tetapi alih-alih demi uang… bekerja hanya berorientasi uang tanpa membangun hubungan baik dan niat baik, keduanya sepakat yang terpenting adalah membangun hubungan baik, tercipta rasa terimakasih dan hormat pada orang lain.

     “Terima kasih dan hormat. Hiramasa selalu menunjukkan rasa terima kasih dan hormat padaku. Apa karena ini… hanya hubungan kerja? Kalau kami melewatinya… apa yang akan terjadi?”

Mikuri pulang ke rumah, sebelum pulang ia memandangi rumah sambil memikirkan hubungannya dengan Hiramasa. Mikuri pulang, Hiramasa menyambutnya. Ketika Hiramasa membuka kulkas, Mikuri mengajaknya minum anggur dari Yuri. Anggur yang beku alami di daerah dingin. Kandungan gulanya naik karena proses kondensasi.

    Mikuri lalu izin mau mengucapkan sesuatu, ia berterimakasih pada Hiramasa mempekerjakan Mikuri dan Mikuri bisa menikmati pekerjaannya tiap hari. “Terima kasih banyak.”

“Sama-sama”

“Lalu, …bukan itu saja.”

Hiramasa menantikan Mikuri melanjutkan kalimatnya. Mikuri hendak mengatakan ‘Aku tetap paling menyukaimu, Hiramasa-san’ kata-kata yang pernah ia ucapkan di kuil sebagai seorang pegawai ke bosnya. Entah mengapa dia tidak bisa mengatakannya sekarang. Mikuri lalu bersandar ke pundakk Hiramasa.

Membuat Hiramasa kaget. Tangan Hiramasa bergerak-gerak tidak tentu ingin menyentuh gelasnya, tapi tidak tega membuat Mikuri bangun. Ia berhasil mengambil gelasnya dengan penuh perjuangan.

    Lalu Hiramasa dan Mikuri bertatapan lama, Hiramasa meski ragu akhirnya ia menyentuh tangan Mikuri. Mikuri balas menyentuhnya. Mereka lalu berciuman, namun Hiramasa berusaha keras untuk menahan diri. Mikuri lalu memeluknya,

Mikuri bilang tidak apa-apa baginya jika itu Hiramasa, Mikuri mengizinkannya lebih dari pelukan ataupun ciuman.

Hiramasa segera melepaskan pelukannya secara paksa, ia meminta maaf ke Mikuri… dia bukan berniat seperti itu, dan itu tidak mungkin baginya.

Mikuri berdiri dan mengambil gelasnya, ia meminta maaf, meminta Hiramasa melupakan yang tadi tidak pernah terjadi. Mikuri pergi karena malu, ia ke dapur dan meletakkan gelasnya ke wastafel,

“Hal ini membuatku ingin masuk ke dalam lubang, jika ada. Aku benar-benar berharap aku bisa pergi ke sisi lain dunia.”

Lalu kita melihat Mikuri pergi dengan bus.

“Di malam dengan bulan yang samar, aku… melarikan diri dari apartemen 303.”

Komentar:

     Kayaknya kamu gak bisa tidur karena terlalu banyak terpapar sinar layar smartphone/pc deh…, itu satu… duanya karena terlalu banyak pikiran (mikirin aku? Kapan gak update2 blognya? Gitu? Kapan We Married as jobnya up? kkkkk),

     Kalau dipikir-pikir 168 cm di Indonesia sudah cukup tinggi lah… lumayan~  dan Hoshino Gen dibuang ke Indonesia pun orang-orang masih bisa bilang cakep kok~. Palingan dikira koko koko tukang jual hp di tanah abang/glodok. Dan Gakky imut sekali… dia ini orang Jepang tapi gak jepang2 banget karena ada khasnya sendiri, kecantikannya setara dengan seleb korea yang standar atas cantiknya. Aku yakin orang yang gak tahu siapa itu Yui Aragaki waktu lihat foto dia yang baru-baru ini pasti akan komentar “dia seleb korea ya?”  But I’m not sure that is compliment or abusing XD, masyarakat dari kedua Negara tsb kayaknya gak seakur itu untuk urusan looks dan industri hiburan.we-married-as-job

#Komentar lagi ya…, ada beberapa hal yang bisa ditiru dari rumah tangga bohong-bohongan mereka:

  • Suami dibuatkan bekal, yah… apakah di Indonesia bisa berhasil se-cute itu? Suami sudikah membawa bekal buatan istri?, kyknya gak deh… para bapak mikirnya malah diperlakukan seperti anak TK.
  • Suami pergi diantarkan sampai ke pintu. Hmm… ibu2? Kyknya gak mungkin seaneh di Jepang deh, aku pergi ma! Salam lalu cium tangan suami+suami cium kening, itu baru bisa masuk akal di Indonesia.
  • Suami pulang disambut “Selamat datang!”, kalau tetiba mempraktekkannya… yg ada suami malah ngecek dahi istri “Mamah sehat?” *lol, lebih masuk akal kalau menyambut suami dengan senyuman, cium tangan lagi dan menanyakan apa yang terjadi hari ini. lalu ngobrol seru berdua.
  • Dll, silahkan isi di komentar apa-apa saja yah? Mari bandingkan dan tertawakan bersama! ^^

Like FP nya untuk tahu update-an terbarunya>>>>>FANPAGE