Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 3 Part 1

r25

   Pagi hari, Mikuri dan Tsuzaki sarapan.  “Itadakimas!”, “Itadakimas!”

Mikuri menatap Tsuzaki yang makan dengan tenang, sedang menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan sesuatu.

“Ada apa ?” Tanya Tsuzaki.

“Aku ingin membeli rice cooker dengan biaya pengeluaran kita. Sekarang aku memasak menggunakan wadah dan menaruhnya ke microwave. Aku membawanya dari rumahku. Tapi itu terlalu kecil, dan aku hanya bisa memasak nasi putih.”

Tsuzaki bertanya memangnya Mikuri mau membuat apa selain nasi putih ?. Mikuri menjawab, ia juga ingin memasak nasi coklat atau 10 macam nasi gandum… atau nasi yang dibumbui.

“Maukan kau mempertimbangkan untuk membeli satu ?” Tanya Mikuri. Tsuzaki terlihat berpikir, dia nampaknya tidak setuju dengan idenya Mikuri. Tsuzaki meletakkan sumpitnya dengan kasar ke tatakannya.

“Terima kasih untuk makanannya,” Kata Tsuzaki seraya beranjak dari duduknya. “Lakukanlah sesukamu soal rice cooker.

n2

     Tsuzaki masuk ke kamar. Mikuri dalam hati bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Padahal sebelumnya Tsuzaki mengatakan padanya

n3

“Sebuah tempat kerja tidaklah dibangun oleh kerja keras pekerjanya saja. Aku sebagai bos,  ingin menciptakan suasana yang mudah untukmu bekerja, Mikuri-san. Tolong jangan tarik kembali, dan katakan padaku apa saja.”

Saat itu Mikuri bahkan tersentuh dengan pengertian Tsuzaki. Sikapnya sangat profesional. Mikuri heran kenapa Tsuzaki hari ini bersikap seperti ini.

n4

Sebelumnya Mikuri menanyakan pendapat Tsuzaki soal nasi. Tsuzaki hanya menjawabnya sepatah kata. Percakapan tidak akan berlanjut, tidak perduli apapun yang Mikuri tanyakan.

“Kelihatannya hari ini panas.” Kata Mikuri mencoba lagi membangun percakapan.

“Mm,” Tsuzaki hanya menjawabnya sesingkat mm..

n5

   Entah mengapa ada kilatan di kaca matanya. Dan itu membuat atmosfer di rumah ini menjadi berubah. Mikuri selesai memikirkannya. Tsuzaki keluar dari kamar.

n6

     Mikuri berlari mengambilkan bento untuk Tsuzaki.

“Ini makan siangmu,”

“Terima kasih banyak.”

    Tsuzaki lalu langsung pergi. “Semoga harimu menyenangkan!” kata Mikuri. Biasanya Tsuzaki akan mengangguk sopan, tapi kali ini pria itu langsung berlalu pergi.

n7

     Mikuri lalu terduduk di lantai. “Sudah kuduga, bekerja di sini adalah sebuah pemikiran yang ekstrem. Kenapa aku bisa seperti ini ?. Jika ada sesuatu yang muncul di kepalaku… Malam saat Numata-san dan Kazami-san menginap. Aku membayangkan sesuatu yang tidak pantas, tapi… Hirama-san tidak memiliki indera keenam, jadi tidak ada alasan untuknya tahu tentang apa yang kukhayalkan.”

n8

     Tapi kalau Mikuri pikirkan di minggu ini, dia menemukan underwearnya Hiramasa-san. Padahal sebelumnya Tsuzaki tidak pernah menaruhnya di keranjang kotor.

    Mikuri senang sekali, dalam hati ia memekik “Yes!, aku akhirnya cukup bisa dipercaya…” katanya sambil mengangkat pants itu seperti mengangkat trofi penghargaan. Mikuri mencuci pakaian dengan bersemangat.n9

-=+-*+Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu||We Married As Job *+-+=-

Dan saat pulangnya, Tsuzaki berjalan santai. Mikuri menyambutnya “Selamat datang!”. Mikuri sedang melipat baju, lebih tepatnya sedang memegangi underwear Tsuzaki, mengibas-ibaskannya dengan ceria, Tsuzaki yang awalnya biasa saja langsung syok menjatuhkan tasnya melihat underwearnya ada di tangan Mikuri.

n10

Tsuzaki berlari kecil mengambil underwearnya. Ia menyembunyikannya di belakang badan “Maafkan aku, aku tidak bermaksud menyuruhmu mencucinya, aku kelupaan”

Dalam hati Mikuri kecewa, “Aku tidak dipercaya ?” Lalu Tsuzaki ke kamar.

Mikuri meminta Tsuzaki membiarkan underwearnya dicuci sekalian olehnya. Akan boros kalau mencucinya terpisah. Aku mencuci dalaman ayahku di rumah, jadi aku tidak keberatan sama sekali.

n11

    Mikuri meyakinkan Tsuzaki, tapi Tsuzaki tentunya tidak bisa segampang itu menyetujui ide Mikuri.

n12

      Mikuri heran sekali, itu kan hanya pants, hanya pants !. Brakk!~ pintu terbuka.

Tsuzaki pulang ke rumah. Mengajak Mikuri pindah rumah, dari 1LDK ke 2LDK.

-=+-*+Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu||We Married As Job *+-+=-

n13

Mikuri agak kaget, kenapa tiba-tiba ?. Tsuzaki memberikan selembar kertas sobekan bukunya ke Mikuri. Tsuzaki pikir 1LDK terlalu kecil, dan Mikuri perlu kamar sendiri juga. Mikuri tercengang, ini demi dirinya ?, harga sewanya 20.000 lebih dari tempat yang mereka diami sekarang.

     Tsuzaki menjelaskan kalau itu harga wajar untuk 2LDK di pasaran.

“Jadi kalau kita mengurangi setengahnya, ini 10.000 yen lebih.” Pikir Mikuri.

“Aku akan mengurusnya. Itu adalah tanggung jawabku.”

“Ini bukan untuk ruanganku ?”

“Dan satu lagi,..”

    Tsuzaki mengambil kontrak nikah mereka. Ia menyadari kalau dirinya tidak membuat bab sendiri soal pacar.

“Pacar ?” Mikuri heran,

“Antara Mikuri-san dan aku, hubungan kita tidak lebih dari bos dan karyawan. Mulai dari sekarang ada kemungkinan kalau kita mulai menyukai seseorang. Jika itu terjadi apa yang akan kita lakukan soal kontrak ini ?,”

Tsuzaki akan memperharui tentang itu nanti. Setelahnya Tsuzaki langsung kembali pergi, tanpa menoleh ke Mikuri.

n14

       Entah mengapa Mikuri merasa Tsuzaki Hiramasa menutup pintu hatinya dalam-dalam.

n15

    Di kantor. Nabe menanyakan apakah Tsuzaki bisa lembur. Tsuzaki bilang dirinya bisa lembur. Eh ?, Nabe terkejut… apa tidak apa-apa ? tapi bukankah Tsuzaki-san adalah pengantin baru ?. Tsuzaki mengatakan, tidak ada hubungannya dengan statusnya sekarang, pekerjaan adalah pekerjaan…

      Nabe amat berterima kasih pada Tsuzaki. Di sisi lain Kazami menyaksikan Tsuzaki dan Nabe, terkejut.

n16

     Kazami teringat percakapannya dengan Numata sebelumnya. Numata sudah melihat kamar Tsuzaki, single bed dan hanya ada  satu bantal. Namun Kazami menyimpulkan, mungkin Mikuri dan Tsuzaki adalah tipikal pasangan yang tidur bersama di single bed.

“Ini bukan Ozaki Yukata. Model kasurnya Tsuzaki itu berkerit, single bed itu Tsunku. Itu salah[ NB: lirik dari Ozaki Yukata ‘I love you. Lagunya Tsunku: Single Bed]

Tidak ada bukti istrinya ada di kasur itu. Numata yakin sudah ditipu pernikahan bohong-bohangannya Tsuzaki. Tsuzaki juga tidak menjernihkan tuduhannya Numata, sekalipun Tsuzaki temannya Numata. Seorang lelaki yang suka lelaki dan perempuan yang suka perempuan, keduanya tidak cocok untuk bersama. Dan menjalani kehidupan mereka yang berat bersama. Bukankah itu cerita yang indah ?

    Master Yama-san juga memberitahu Kazami kalau Numata itu orangnya kalau menyimpulkan sesuatu pasti sudah disaring terlebih dahulu, dan nyaris setengah dugaannya selalu benar.

n17

    Kazami mulai yakin omongannya Numata memang benar. Tsuzaki sedang makan, Hino mendatanginya. Mengajak Tsuzaki dan istrinya bertemu keluarganya Hino. Tapi Tsuzaki bilang tidak bisa. Salahnya Hino sendiri waktu itu tidak datang. Hino mengatakan, anak-anak sering terkena demam, kedua anaknya ganti-gantian sakitnya dan tidak ada jedanya.

“Apa kau tahu betapa beratnya rasanya ?” Tanya Hino

“Aku tidak tahu,”

     Numata datang tiba-tiba. “Istrinya Tsuzaki adalah orang yang menakjubkan. Istri yang sempurna, istri yang ideal. ” Katanya,

“Aku jadi semakin penasaran !” Hino masih merayu Tsuzaki.

“Aku ingin menikah dengannya juga,” Kata-kata Numata ini membuat Tsuzaki dan Hino terkejut. Hino bertanya-tanya wanita macam apa yang sampai membuat Numata sampai seperti itu.

     Kazami ikut nimbrung, menambahkan kalau istrinya Tsuzaki itu cantik dan manis. Hino makin penasaran dibuatnya.

“Dia tidak manis sama sekali. Yang kurasakan… seperti hidup dengan pekerja rumah tangga yang umurnya 60 tahunan”  Kata Tsuzaki.

Hino langsung tidak tertarik. Numata menanyakan kenapa Tsuzaki bisa begitu berlebihan.

n18

“Aku berpikir begitu karena… dia bisa mencuci dalaman untukku.”

“Aku tahu,” Numata dan Kazami sama-sama memikirkan hal yang aneh tentang pernikahannya Tsuzaki yang tidak wajar. Hino sendiri kebingungan Numata sebenarnya tahu soal apa ?

-=+-*+Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu||We Married As Job *+-+=-

n20

     Mikuri bersama Yasue dan Hirari. Yasue bercerita, walaupun dia membuat makan malam yang enak suaminya pun tetap tidak pulang. Tapi suaminya pulang tengah malam dan makan makanan yang sudah dingin. Dan berkomentar ini buruk. Rasanya Yasue ingin mendorongnya ke tembok.

Tapi Yasue mencoba menahan diri, suaminya bekerja untuk Hirari dan dirinya, jadi dia tidak bisa memprotes sesuatu seperti ini. Tapi saat suaminya pergi… malah selingkuh. Mikuri berkomentar, mungkin mereka hanya jalan saja. Tapi Yasue yakin, suaminya selingkuh!. Sangat bersalah!, dengar kata Sell sell saja mudah sekali terpikat, membeli tanpa tahu apa yang mau dibeli. Yasue sendiri dulu hamil Hirari tanpa sadar, lalu menikah.

      Mikuri berpendapat, dengan pria yang proaktif… jika Yasue pikir pria model itu juga proaktif dengan gadis-gadis lainnya disaat yang sama, proaktif berarti merupakan masalah juga. Yasue masih jengkel, menyesal harusnya dulu jangan menyembunyikan sifat buruknya, jika saja Yasue mendorong suaminya ke tembok mungkin suaminya tidak akan selingkuh.

n21

     Ibu mertua Mikuri menelfon. Nyonya Tsuzaki habis dikirimi buah plum dari orang tuanya Mikuri, ia ingin berterima kasih tapi bertanya apa bagusnya yang harus diberikan ke orang tuanya Mikuri. Ayah dan Ibu Mikuri sebelumnya mengatakan punya plum di kebun mereka, Nyonya Tsuzaki bilang iri sekali, lalu keluarganya Mikuri mengirimkan plum ke Nyonya Tsuzaki.

       Nyonya Tsuzaki menanyakan apakah ada yang tidak ayah dan Ibunya Mikuri benci ?. Mikuri menjawab tidak ada. Lalu Nyonya Tsuzaki menanyakan soal hubungannya Mikuri dengan Hiramasa, Hiramasa orangnya tidak sensitif tapi dia anak yang baik, Nyonya Tsuzaki harap Mikuri bisa memperlakukan Hiramasa dengan baik. Hiramasa hanya pandai belajar saja, tidak pintar memperlakukan wanita. Nyonya Tsuzaki khawatir sekali Hiramasa mungkin menua dan Hiramasa tanpa memiliki pacar.

n22

      Mikuri melihat-lihat rice cooker. Membaca semua mereknya, tiba-tiba dalam benaknya mengatakan  kekasih untuk 35 tahunan. Mikuri segera menyadarkan diri, dia mencari rice cooker!, rice cooker!.

Namun Mikuri masih kepikiran soal Hiramasa Tsuzaki, apakah Hiramasa-san benar-benar tidak memiliki pacar sampai umurnya 35 tahun ?. Mikuri tidak merasa Hiramasa-san adalah tipe pria tang bisa meluluhkan hati perempuan. Kelihatannya Hirama-san adalah orang yang menelaah segalanya sebelum bertindak. Mikuri juga merasa Tsuzaki bukan tipe yang mungkin akan terjun ke situasi yang tidak stabil di satu waktu. Bisa jadi…

    Mikuri kembali ke khayalannya. Di layar kotak, dengan suara yang samarkan (nadanya kyk investigasi sebut saja dia mawar, chipmunk voice mode on XD ) “Aku pikir mungkin. Dia tidak berpengalaman.”

Q: Apa yang kau pikirkan tentang perawan tua? [ perawan tua di kalimat ini konteksnya mengacu pada semua gender ]

Mikuri: Tidak masalah, tiap orang berbeda.

Q: Apa alasannya?

M: Kupikir tergantung dari orangnya, tapi…

n23

    Mikuri lalu mengatakan tidak masalah menunjukkan wajahnya. Suara mode chipmunk kembali normal. Mikuri melanjutkan jawabannya, akhir-akhir ini ada banyak orang dengan pendidikan bagus, penghasilan tinggi dan penampilan bagus juga… tipe seperti itu mungkin sangat pongah.

Q: Menurutmu mereka pemilih ?

M: Atau… mereka tidak ingin tidak punya inisiatif. Karena rasanya sakit jika ditolak.

Q: Bagaimana jika wanita ?

M: Menurutku relatif, wanita itu punya sisi kolot. Dia bilang akan menjaga diri dan menjaga dirinya dan tanpa sadar sudah 49 tahun.

n24

    Kita beralih ke Yuri. Yuri nampak jengkel sekali, dia tidak merasa baik-baik saja. Karena berkas barusan, kenapa mereka harus tombok 10 juta ?. Umehara itu karena Yuri setuju dengan check terakhir. Yuri membenarkannya, tapi Umehara tidak memikirkan kalau QR code itu akan ngelink ke perusahaan pesaing mereka kan ?. Horiuchi datang membawa selembar kertas, Yuri makin stres kenapa ada banyak error.

n25

    Orang-orang yang dimaksud datang. Yuri memutuskan untuk tidak menerima hasil deklarasi pertandingan 7:3 nya.

Umehara: 8:2 ?

Horiuchi: bukannya 9:1 ya ?

Yuri: 10:0

Mikuri percaya diri akan menang. Nishi-san datang dan meminta maaf pada Yuri atas kesalahan yang terjadi.

    Tajima Yoshihiko, seorang kepala departemen memberikan kartu namanya ke Yuri. Yuri syok, Tajima-kun yang dari Seminar Kurashina  ?.

“Benar, dulu kita sering bermain ski bersama.”

Yuri senang sekali, ia ingat dulu konser di Naeba. Yuri memperkenalkan teman lamanya itu ke Umeharan dan Horiuchi. Tapi Yuri segera sadar diri, sekalipun mereka kenal Yuri tidak akan bayar sepeser pun.

    Mikuri pulang dan bertemu Kazami saat pulangnya. Kazami baru pulang kerja, sedangkan Tsuzaki lembur tadi. Mikuri juga tahu, Tsuzaki mengirimi Mikuri pesan kalau pulang telat nanti.n26

Kazami membantu membawakan rice cookernya. Mikuri bercerita kenapa bisa pulang selarut ini. Kazami memotong, ia mengerti pasti Mikuri bingung memilih rice cooker yang mana, karena ada beragam jenis dan ukuran.

Mikuri kebingungan karena sangat murah. Kazami bilang banyak barang sekarang ini dari luar negeri, makanya  dibandrol murah.

“Benar, itu membuatku sedih memikirkan pekerjaan yang mengglobal, dan kita akan kehilangan pekerjaan di daerah sendiri.”

“Jadi kita bisa membeli barang-barang dengan harga murah, mereka menjual produk luar negeri ”

“Benar sekali, itu juga yang kupikirkan”

n27

     Ketika semuanya pulang kerja, Tsuzaki masih di depan komputernya untuk lembur.

“Pekerjaanku untuk hari ini… akan selesai sebentar lagi,…”

Sejak hari itu pikiran terdalam Tsuzaki mulai tidak bisa tenang.

    Tsuzaki teringat saat Mikuri rasanya tidur di sampingnya. Tsuzaki berusaha keras untuk menghapus pikirannya tersebut. Tsuzaki akan menghapus semua hal yang dimimpikannya semalam. Jemari Tsuzaki sambil menekan tombol backspace sampai menghapus banyak pekerjaannya. Tsuzaki menghapus lebih dari yang diperlukannya.n28

Komentar:

         Scene favoritku ?, pas Mikuri nemu underwearnya Tsuzaki. Dia ini gak peka atau gimana sih…???, okelah lupakan soal jarak umur 25 dan 35 tahun kalian. Di satu sisi kalian ini beda jenis kelamin dan tidak ada hubungan apapun selain kontrak nikah mereka, sangat wajar kalau Tsuzaki merasa malu jika underwearnya dilihat wanita XD, wkwkwkwk….

Sama pas bagian kacamatanya Tsuzaki berkilat itu, Argh!!…. lucu lucu lucu…. . Sekali lagi kuingatkan, aku membagi tiap episode menjadi 3 part. Bersambung 3 part 2 dan 3 part 3.

Daftar Sinopsis

on-the-way-to-the-airport-22

Advertisements

2 thoughts on “Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 3 Part 1”

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s