Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 1 Part 1

we-married-as-job

  • Drama: We Maried as Job/ Runaway is Ashamed But Helpful/ Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu
  • Director: Fuminori Kaneko
  • Writer: Tsunamino Umino (Manga), Akiko Nogi
  • Network: TBS
  • Release Date: October 11, 2016

     Dramanya cukup membuat senyum-senyum  sendiri, ini drama pertama Yui Aragaki yang kutonton. Seringnya lihat dia di film. Awalnya aku tidak tahu siapa itu Gen Hoshino ^^ apa dia aktor atau penyanyi ?, atau pernyanyi yang mengaktor ?, setelah searching sebentar saya tahu kalau Gen Hoshino yang berusia 35 di tahun 2016 ini, dia penyanyi, aktor juga, seiyuu juga. Lumayan lucu sih… tapi cuman kurang tinggi sedikit. Perfect tuh, kalau dia lebih tinggi sedikit. Kelihatanya di kamera Gen Hoshino tingginya sepantaran dengan Yui, atau Yui malahan lebih tinggi dari Gen. Jadi Yui gak bisa pakai heels dong…. Cuman terpaut 1 cm dari Yui. Yui 169, Gen 168.

y1

     Moriyama Mikuri, 25 tahun. Mengambil study psikologi di perguruan tinggi, tapi sekarang dia bekerja sebagai pegawai sementara yang mengurusi pekerjaan administratif. Sebenarnya Mikuri melamar pekerjaan sebagai bagian perencanaan atau desain produk baru, tapi gagal. Meskipun dapat pekerjaan yang bukan keinginannya, Mikuri pikir ini lebih baik.

y2

Di Universitas, Mikuri memilih menekuni psikologi klinis. Mendapat sertifikat terbaik dari sana,

y3

Di depan kamera, Mikuri menjelaskan kalau dia tidak menyangka pengetahuan sosial pascasarjana tidak mampu membantunya untuk mencari pekerjaan.

y4

   Mikuri selain mengerjakan pekerjaan administrasi, dia juga sering disuruh atasannya untuk mencuci gelas. Mencuci gelas tidak ada di kontrak, tapi Mikuri menjalankannya. Pekerjaan yang tidak diinginkannya, kompensasinya adalah dibayar… jadi dia pikir tidak bisa protes meski ia tidak menyukainya. Namun perasaan dibutuhkan oleh perusahaan atau lingkungan sosial itulah yang mendorongnya setiap hari sehingga kuat.

y5

    “Moriyama-san !” Kawasaki-san, rekan kerjanya Mikuri datang. Membuyarkan lamunan Mikuri yang sedang wawancara documenter dirinya sendiri dalam benaknya. Chief memanggil Mikuri Moriyama.

y6

“Aku dipecat ?” Kata Mikuri heran. Chief menjelaskan, tepatnya bukan dipecat, perusahaan hanya menyingkirkan kontrak kerja pegawai sementara. Perusahaan sedang mengurangi banyaknya jumlah pegawai sementara.

    Mikuri lalu menoleh ke belakang pada Kawasaki-san yang terlihat kesulitan mengoperasikan komputer. Itu artinya Kawasaki-san yang juga pegawai sementara akan dipecat juga ?. Tapi Chief menjawab, perusahaan merekrut Kawasaki-san. Mikuri terkejut, apa ?. Tentu saja Mikuri terkejut, padahal Kawasaki-san kikuk mengoperasikan komputernya dan selama ini dibantu Mikuri dalam pekerjaannya.

   Chief yakin Moriyama akan mendapatkan tempat yang lebih baik di luar sana, Mikuri Moriyama kan lulusan terbaik sebelumnya. Chief sebelum pergi menyuruh Mikuri membersihkan gelasnya.

y7

   Mikuri di tempatnya Yuri Tsuchiya. Mikuri menyesal pernah mengatakan dirinya adalah lulusan terbaik, fakta itu membuat mereka yang di perusahaan mengolok-oloknya dengan hal tersebut.

Yuri sedang bersiap bekerja, dia bertanya memangnya ada apa ?. Mikuri mengatakan, di perusahaan.. pegawai sementara tidak tahu adanya pemecatan, tapi kalau dipikir-pikir lagi Mikuri ingin menjadi pegawai tetap di pekerjaan yang diinginkannya. Yah.. intinya sekarang  Mikuri bebas, pengangguran !

y8

Katanya sambil mengangkat tangannya dengan ceria. Yuri selesai, ia menyebut Mikuri bisa dibilang fobia pada pekerjaan, ketakutan dari pencarian pekerjaan.

Mikuri agak kesal mendengarnya, terserah kau sajalah…. bagaimana menyimpulkannya.

y9

   Telfon Yuri berbunyi. Yuri mengatakan akan sampai dalam 20 menit. Mikuri memandanginya, iri sekali karena Yuri-chan memiliki tempat kerja dimana dia bisa bekerja keras disana. Yuri menanggapi Mikuri, pekerjaannya itu benar-benar membuatnya sibuk dan banyak masalah, rekrutan baru di bawah Yuri tidak berguna dan itu membuat Yuri tidak bisa beristirahat.

    Yuri sebelum pergi meminta Mikuri menerima postnya Yuri. Pihak post akan mengirimnya ke tempat asal kalau Yuri tidak menerimanya hari ini. Yuri memberikan Mikuri uang, Mikuri kebingungan dengan itu. Apa ini ?. Tapi Yuri menegaskan ini tidak apa-apa untuk keponakan manisnya ini. Lalu mengacak-acak rambut Mikuri, membuat Mikuri tertawa.

“Aku pergi dulu,”

“Semoga harimu menyenangkan !”

Mikuri mendesah memandangi uang dari Yuri  “Aku menyedihkan..”

=|Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu||We Married as Job||Runaway is Ashamed But Helpful=

Malam harinya…

Yuri memberikan Mikuri sup Harira sup. Ibu membaca kardus sup Harira.

Mikuri: Yuri-chan pergi ke Maroko natal tahun lalu kan ?. Sejak dia tidak suka sendirian di Jepang.

Ibu mengerti, Yuri melarikan diri ke tempat di mana tidak ada natal. Yuri pun sering menaruh sup itu di kulkas dan memanaskannya kembali. Yuri sering benlaja online makanan karena terlalu sibuk. Setelah asyik membicarakan Yuri, mereka lalu makan.

y10

Tochio: Aku juga, aku lebih memilih ruangan yang bersih dan rapi. Kau tahu kan ?. Itulah kenapa aku selalu berterima kasih karena kau pandai bersih-bersih, Sakura-san.

Sakura: Terima kasih, Tochio-san.

Mikuri sambil mengaduk supnya tidak mengerti kenapa ayah dan ibunya selalu bertingkah aneh begitu. Ibu menjelaskan itu bermakna sekali bagi ayah.

Ayah bercerita tentang Tsuzaki yang bekerja merekayasa mesin. Tsuzaki sangat sibuk sehingga tidak sempat melakukan pekerjaan rumah. Ibu dan Mikuri saling pandang tidak mengerti, karena tidak kenal. Tsuzaki sedang mencari asisten rumah tangga yang datang ke rumah seminggu sekali.

y11

   Ayah berencana membuat Mikuri bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Tsuzaki. Ibu setuju, itu ide yang bagus. Ayah dengan antusias mengambilkan alamat, no telepon dan e-mail Tsuzaki.

   Ibu memuji ayah yang hebat sekali bertindak cepat. Sementara itu Mikuri terkejut, tidak dapat kesempatan berpikir dan memberikan pendapat.

“Kau coba sekali, minggu ini” Kata Tochio.

“Tunggu sebentar!. Aku bekerja di rumah Tsuzaki sebagai asisten rumah tangganya ? ”  Mikuri bingung.

“Kan aku sudah bilang tadi” Kata ayah santai.

“Kau tidak mendengarkan tadi ?” ibu ada di pihak ayah.

“Aku mendengarkan, tapi..”

“Apa kau tidak senang dengan itu ?” tanya ayah Tochio.

Mikuri mengatakan dia senang. Tapi Mikuri tetap merasa bingung. Ibu menyebut anaknya itu adalah karyawan sekarang. Dan ayah menyambungnya, dia pengangguran sekarang, iya kan ?. ibu balas mengiyakan ayah. Keduanya saling memiringkan kepalanya.

“Happy harira sup !” kata ibu senang.

“Oh, happy harira sup,” balas ayah. Mengabaikan putri mereka yang masih tercengang.

=|Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu||We Married as Job||Runaway is Ashamed But Helpful=

Pagi harinya..

Mikuri datang ke apartemen Hiramasa Tsuzaki. Tsuzaki membukakan pintu dan menatap wanita asing di depannya dengan datar. Mikuri segera memperkenalkan dirinya,

“Senang bertemu denganmu, aku Moriyama Mikuri.”

y12

Tidak ada respon dari Tsuzaki. “Aku putrinya Moriyama Tochio” tapi Tsuzaki masih tidak merespon apapun. Segera setelah Mikuri menjelaskan maksud kedatangannya sebagai asisten rumah tangga, Tsuzaki baru meresponnya. “Aku Tsuzaki, mohon kerja samanya.“ Mereka lalu saling mengangguk sopan.

“Aku minta maaf, kau jauh lebih muda dari yang kupikirkan.”

“Jangan khawatir. Aku tua di dalamnya.” Mikuri meminta Tsuzaki jangan terlalu memikirkan soal itu. Mikuri sudah membawa peralatan bersih-bersihnya juga. Tsuzaki mempersilahkannya masuk.

y13

“Sampai beberapa hari yang lalu, aku memiliki kontrak kerja dengan perusahaan kebersihan. Apa kau sudah dengar tentang itu ?”

Mikuri menjawab dia juga tahu soal masalah sampah rumah ini. Tsuzaki tidak suka cara kerja pekerja dari perusahaan jasa tersebut. Jadi Tsuzaki meminta Mikuri jangan menyentuh sampah atau membukan apa-apa tanpa seizin Tsuzaki. Mikuri mengerti.

       Tsuzaki juga mengkomplain pekerja selanjutnya, pekerja sebelumnya menyapu ruangan bujur sangkar seperti ruangan ini lingkaran saja, Tsuzaki terus mengganti pekerjanya dan tetap tidak puas. Tapi suatu waktu Moriyama Tochio mengatakan padanya “ ‘Anakku pandai membersihkan dan bersemangat.’, beliau mengatakan kau mendapatkan keahlian itu dari ibumu.”

“Iya, Ibuku selalu bersih-bersih. Ini peralatan bersih-bersih dari ibuku juga. “ Mikuri menunjukkan tasnya. Tsuzaki menyuruh Mikuri berkerja sebaiknya, fokus pada area dengan air.

“Tolong lap jendelanya juga. Ini upahmu hari ini.” Tuzaki memberikannya amplop.

“Aku dibayar di muka ?“

“Aku akan memutuskan untuk mempekerjakanmu lagi minggu depan atas keadaan ruangan ini.”

“Seperti tes perekrutan.”

“Aku bayar di depan. Jadi kita mungkin tidak akan pernah bertemu lagi jika kau ditolak. Maaf atas ketidaknyamanannya.”

Bukannya sedih, Mikuri malah senang. Itu hebat sekali !, dan sangat masuk akal. Semua instruksinya Tsuzaki tepat sasaran dan Mikuri memahaminya dengan sangat baik.

y14

   Tsuzaki meminta Mikuri mengunci pintunya setelah selesai bersih-bersih dan meletakkannya di kotak pos di lantai pertama. Tsuzaki berangkat kerja. Mikuri mengikutinya ke pintu dan mengucapkan semoga harimu menyenangkan. Tsuzaki menoleh, ia mengangguk sopan sebelum pergi.

y15

   Mikuri memandangi semuanya lalu menyemangati dirinya “Yosh !”.

Aku tidak pernah membayangkan atau melihat pekerjaan rumah tangga sebagai pekerjaan. Bukanlah sesuatu yang aku pelajari di perguruan tinggi untuk ditangani,”

y16

”tetapi aku akan menikmati yang kukerjakan ini dan berusaha menjadi pekerja tetap !”

=|Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu||We Married as Job||Runaway is Ashamed But Helpful=

y17

Yuri duduk mendengarkan kedua rekannya saling menyalahkan.

“e-mailnya Horiuchi-san tertulis kalau aku harus ada sampai pukul 5 sore.” Kata Umeraha dengan emosi ke wanita di depannya.

“Tapi aku bilang padamu kemarin kalau itu sampai pukul 3 sore. Tentu saja informasi terbarunyalah yang lebih tepat” Horiuchi tidak mau kalah,

“Bagaimana aku bisa tahu soal itu ?”

“Ada apa dengan cara bicaramu itu ?”

“Sudah, sudah. Cukup!”

y18

Yuri menghentikan perdebatan Umehara dan Horiuchi. Bicara pada Horiuchi, Horiuchi harusnya mengirimkan e-mail koreksi jamnya diganti. Dan untuk Umehara, bukankah aku sudah mengatakannya padamu pukul 3 ?, kalau kau tidak bisa mengingatnya, silahkan tulis itu dalam memo.

Yuri menyuruh keduanya melupakan perdebatan mereka, ia tidak ingin ada kesalahan lagi. Oke, aku lapar, ayo kita makan..

Mereka bertiga lalu makan. Seorang pengunjung restoran lainnya berteriak.

“Jadi, Kazami-san.. maksudmu kau tidak berencana menikahiku ?” Kata seorang wanita. Yuri dan kedua rekannya menoleh ke atas.

y19

Ryota Kazami bersama pacarnya. Kazami menanggapi pacarnya, lantas apa untungnya dia menikah ?, segala hal Kazami putuskan sendiri maka setelah menikah harus diputuskan berdua, itu artinya pernikahan lebih merepotkan. Pacarnya tersinggung, oh.. jadi Kazami akan merasa banyak masalah kalau bersamanya ?.

“Aku menyukaimu. Dan menyenangkan bersamamu.” Kata Kazami

“Jadi karena itulah…” Pacarnya memotong.

“Lalu bagaimana denganmu?. Akankah kau bejuang keras demi sesuatu yang mungkin kau lakukan tanpanya?. Maaf, aku harus kembali bekerja.”

y20

  Yuri dan dua rekannya menatap Kazami dengan tatapan aneh. Kazami pergi tanpa dosa. Yuri Horiuchi dan Umehara lalu kembali ke makanan mereka saat Kazami melewati meja mereka.

“Sesuatu yang mungkin kau lakukan tanpanya” Yuri mengulangi kata-kata laki-laki tadi dengan nada heran tak percaya.

“Itu tadi bagus sekali” Horiuchi malah memuji tindakan pria tadi.

“Tidak, itu buruk.” Umehara berbeda pendapat.

   Yuri berpendapat, dia tidak suka dengan pria seperti itu sekalipun pria tadi tampan. Horiuchi mengatakan, dia suka pria yang percaya diri, jadi saat putus… hubungan akan selesai bersih tanpa ada yang mengganjal.  Yuri agak terkejut dengan pendapat Horiuchi. Horiuchi menjelaskan bahwa dia mengetahui pengetahuan seperti ini karena di masa muda berkencan dengan banyak orang, matanya menjadi tajam untuk urusan laki-laki. Umehara mengejek Horiuchi yang tidak jago dalam pekerjaannya. Horiuchi tidak terima, dia menyebut dirinya sendiri jago dalam aspek apapun.

y21

   Tsuzaki sedang istirahat makan siang. Dia mengunyah rotinya sendirian, lalu Yoritsuna Numata dan Hideshi Hino duduk di kanan kirinya. Keduanya saling pamer bekal mereka, Numata-san membawa bekal roti buatan istrinya. Sedangkan Hino-san membawa bento yang dibuat dengan penuh cinta oleh istrinya.

“Ekstra bento untuk anak-anak kan ?” Kata Numata melihat bentonya Hino.

“Lihat, ini shio konbu. Anak-anak tidak dapat yang seperti ini. Cintanya padaku seperti halnya dua helai dari shio konbu”

“Kebiasaan makan sangat penting, asal kau tahu ?. Oh iya, kenapa aku tidak bawa beberapa tom- ” Kata-kata Numata langsung disela Tsuzaki “Tidak, terima kasih”

Tsuzaki mengaku tidak terlalu perduli apa yang dia makan.

y23

Kazami Ryota datang. Numata menyapanya, “Mood pacarmu sedang bagus hari ini ya ?”

“Bagaimana kau bisa tahu ?”

“Aku memasang perekam suara di bajumu” Kata Numata dengan riangnya. Tsuzaki dan Hino menoleh terkejut. Numata hanya bercanda, dia tadi kebetulan melihat Kazami dan pacarnya pergi ke restoran.

y24

Kazami bertanya-tanya kenapa semua orang ingin menikah ?. Hino antusias, memangnya kenapa ? menikah itu hebat !, akan super happy !. Numata lalu bertanya bagaimana pendapat Tsuzaki tentang menikah. Tsuzaki mengatakan, itu adalah hal paling terjauh yang mungkin bisa terjadi padanya.

y25

    Mikuri selesai membersihkan kaca. Ia mengolet lega. Di bawah sana, seorang anak kecil melompat-lompat “Oi..!.. Oi..!”.y26

Mikuri balik menyapanya “Oi…!” lalu membungkuk menyapa orang tuanya anak tersebut.

“Jika seseorang melihatku..apakah aku kelihatan seperti pengantin baru ?. Lebih baik… Jika aku mengambil pekerjaan abadi ‘menikah’… akankah aku terberbas.. dari spiral pencari kerja ?”
y27

Meski memikirkan hal tersebut, Mikuri pikir tidak akan seperti itu. Ia lalu melihat kursi yang di atasnya ada sesuatu. DIa pikir kotoran, jadi dia membersihkannya.

y28

   Yuri ikut prihatin dengan keadaan Mikuri. Tochio-san menempatkan Mikuri dalam situasi yang aneh. Namun Mikuri membela ayahnya, ayah tetaplah seorang ayah, Mikuri merasa kalau ayahnya pasti mengkhawatirkannya yang sudah sampai batas limitnya mencari pekerjaan sendiri.

    Namanya Tsuzaki-san, dia benci jika rumahnya seharipun kacau dan kotor. Jadi dia mengupah lagi asisten rumah tangga setiap Jum’at.

Yuri mengerti, jadi dia tipe orang yang sampai rumah sudah capek dan ingin rumahnya bersih. Berapa umurnya?. Mikuri menjawab sekitar 30 an mungkin?.

y29

Yuri agak terkejut mendengarnya. Apa tidak apa-apa bagi Mikuri yang masih belum menikah ?. Mikuri pikir  Tsuzaki tidak berbahaya, pria itu kelihatan seperti herbivora, tipikal yang serius. Yuri tersenyum-senyum sendiri mendengar jawaban Mikuri, dia tidak suka berkencan dengan pria semacam Tsuzaki. Mikuri bertanya kenapa ?. Yuri menjelaskan, kalau pria seperti Tsuzaki benar-benar tidak bisa ditebak pikirannya.

   Yuri menoleh pada Mikuri yang menatap serius. Yuri tahu apa yang Mikuri pikirkan, pasti dia berpikir kenapa Yuri masih melajang diusianya sekarang.

“Tidak.”

“Aku yakin latar dari ‘Jounetsu Tairiku’ sedang bermain di kepalamu.”

y30

Lalu Yuri menarasikan kehidupannya sendiri. Mikuri membayangkan dokumenternya. “Tsuchiya Yuri, 49 tahun, lajang. Bekerja di PR Department sebuah perusahaan make up. Setelah lulus kuliah dia mendapatkan peningkatan karir dan promosi. Tapi sekarang dia mengundurkan diri sendiri dan menjadi bagian Department Manager. Tapi meski begitu, dia hanyalah bekerja keras pada pekerjaannya, dan mencoba menikmati kehidupannya. Satu-satunya hal yang salah adalah… Yuri-chan masih perawan !”

“Huh ?” Makoto mengerjap-erjapkan matanya bingung, lalu menoleh ke Bibinya itu. Yuri heran, apa Mikuri tidak tahu ?, itu tadi parodi dari “Bewitched” !. Itu drama Amerika yang Yuri tonton saat kecil.

Mikuri kesal, bagaimana dia bisa tahu. Itu kan terlalu jadul untuk Mikuri ??. Yuri lalu berbaring, harusnya dia menikah tanpa banyak berpikir dulu, Yuri pikir hidup sendiri setelah bercerai lebih baik ketimbang belum menikah. Jika seseorang hidup melajang di usianya Yuri sekarang ini, orang-orang akan terus mengulik kehidupannya untuk mengkorek alasannya. Yuri menyuruh pokoknya Mikuri jangan bersimpati padanya, dia punya cara sendiri untuk hidup, ia merasa bahagia setiap harinya.

y31

   Mikuri iri pada Yuri, bekerja keras dan sibuk ini itu. Yuri mendesah, pekerjaannya itu tidak banyak bikin masalah. Mikuri kekeuh Yuri itu hebat, perusahaan membutuhkan Yuri, menurutnya itu keberuntungan besar.

   Pesan masuk ke ponsel Mikuri. Ia senang membacanya. Tsuzaki meminta Mikuri lanjut bersih-bersih minggu depan. “Aku seorang pekerja !” Yuri ikut senang mendengarnya, ia turun dari sofa dan memberantakkan rambut Mikuri. Mikuri akan berusaha keras nanti.

   *Minggu depannya..

y32

Hari ini Tsuzaki hanya ingin Mikuri membersihkan debu-debu dan mencuci. Cuacanya sedang tidak menentu.

y33

    Dia mulai sesi documenter lagi, dia heran kenapa bisa senang sekali menjadi asisten rumah tangga. Underwear?, Tsuzaki tidak menaruhnya di cucian kotor. Mikuri sudah terbiasa mencuci dalaman ayahnya, jadi dia tidak keberatan mencuci dalaman Tsuzaki. Tapi kelihatannya Tsuzaki mempertimbangkan hal tersebut tidak dilakukan A.R.T nya. Mikuri merasa itu mungkin karena dirinya jauh lebih muda dari Tsuzaki.

y34

Pengetahuan psikologi juga sedikit membantunya. Apa yang bos benci dan apa yang disukainya. Aku bisa menarik garis lurus darinya.

[Tiap minggunya Mikuri ke rumah Tsuzaki untuk melakukan tugasnya]

y35

   Mikuri menerima upahnya, minggu depan Tsuzaki tidak bisa pulang maka gaji sekalian minggu ini, dan Mikuri juga dapat uang untuk tugas belanjanya.

y36

   Kadang Mikuri tidak hanya bersih-bersih rumah, tapi adakalanya dan membersihkan rumah saja. Bagi Mikuri harusnya pekerjaan ini tidak istimewa, 3 jam sekali dalam seminggu. Jika ditotal pendapatan sebulannya hanya 24.000 yen. Bukan pekerjaan idamannya pula, lantas kenapa Mikuri bersemangat sekali dengan pekerjaan tersebut ?.

y37

    Mikuri menjelaskan pada pendokumenter tak kasat mata *eh (yagitulah… pas bagian ini model syutingnya vlog ala documenter soalnya :v ) Mikuri berusaha keras meski tidak diperhatikan orang lain, ia pikir dalam bekerja keras tidak perlu diperhatikan atau tidaknya. Itu namanya professional. Itulah alasannya dia bersemangat dalam pekerjaan ini.

[Kemudian backsound diputar, “Profesional: the way I Work”]

y38

  Di rumah. Tsuzaki pulang dan melihat catatan kecil pengelolaan keuangan hari ini yang ditinggalkan Mikuri. Uang yang diterima dari Tsuzaki dan uang yang digunakan untuk belanja, serta sisanya. Tsuzaki tersenyum melihat pesan kecil di bawah ‘Kau bekerja keras hari ini.’

y39

   Makan malam di rumah. Ayah dan ibu kembali saling memuji, ayah Tochio dapat rumah bergaya lama di Tateyama, Chiba. Ayah dan ibu berencana pindah rumah, paling lambat bulan ini sudah harus beres semuanya. Mikuri terkejut, pindah ?

Ayah dan ibu seolah tidak memperdulikan keberadaan Mikuri. Ayah mengambil berkas di laci dan menunjukkannya ke ibu,

“Tochio-san, kerjamu cepat sekali !” puji ibu

“Tunggu sebentar,” Mikuri minta penjelasan, namun ayah dan ibu asyik mengobrol sendiri.

Ayah dan ibu senang sekali, mereka akan pindah ke Tateyama. Mikuri terkejut, jadi mereka akan pindah ke Tateyama ?, aku juga ?. Ayah mengatakan, Mikuri bisa melakukan apapun yang dia inginkan. Mikuri mengelak, ia tidak punya uang untuk hidup sendiri.

y40

Mikuri protes, kalau dia ikut ayah dan ibu ia tidak ada kerjaan. Di daerah villa sana tidak ada pekerjaan dan kenapa pula ayah dan ibu memilih rumah bergaya tua ?. Sekalipun ayah dan ibu itu agak gila, tapi keputusan mereka sudah  kelewatan menurut Mikuri.

   Ibu menjelaskan, ayah ingin tinggal di rumah yang terbuat dari balok kayu saat tua. Ayah menambahkan, rumah bergaya tua lebih realistis bukan ?. Ayah dan ibu mulai membayangkan kehidupan mereka menikmati pergantian musim di sana. Sementara itu Mikuri berpikir keras, dia dalam masalah sekarang.

y41

   Mikuri sampai di rumah Tsuzaki. Dia mendongak ke atas, ada seekor burung terbang mendekat ke balkon.

y42

Mikuri dan Tsuzaki berjongkok mengamati burung tersebut yang makan. Selama ini Tsuzaki sengaja meletakkan kursi penuh bijian di sana untuk burung yang datang. Mikuri salah mengira kotoran dan membersihkannya kemarin. Keduanya berbisik-bisik agar burung tidak pergi, mereka membicarakan burung tersebut. Tsuzaki pikir burung itu jenis Bengalese finch. Kadang-kadang kemari, mungkin kabur dari sekitar sini. Dan akhir-akhir ini aku khawatir karena tidak melihatnya..

“Syukurlah dia baik-baik saja.” Kata Tsuzaki memandangi burung itu.

y43

Mikuri menatap Tsuzaki yang tersenyum manis. Sepertinya ini pertama kalinya Tsuzaki tersenyum tulus di dekat Mikuri.

KOMENTAR:

   Aku sangat suka drama ini XD !, aku tidak bisa menghentikan senyumku ketika menonton drama ini. Apa ya… ??, manis manis lucu menggemaskan dan fresh ceritanya. Aku belum bisa melihat Mikuri dan Tsuzaki cocok sebagai pasangan di episode 1 ini. Lebih seperti saudara yang sudah lama gak ketemu, atau sahabat lama yang bertemu lagi setelah sekian tahun lamanya. Aura-hawa hawanya seperti itu. Aku yakin pasti PD-nim nya punya perhitungan yang tepat kenapa memilih Yui dan Gen dipasangkan, dan semoga mereka mengeksekusinya menjadi keren sampai episode akhir.

Pria kantoran yang membosankan, hidupnya akan berubah lebih berwarna setelah apa hayoo… segmen2 lucunya terkumpul di SINOPSIS part 2nya.  Sebenernya wajar-wajar saja sih adegannya, tapi menjadi lucu abis menurutku XD

Part Selanjutnya>>> 1-2  |  1-3  |

Advertisements

1 thought on “Sinopsis Nigeru Wa Haji da ga Yaku ni Tatsu (We Married as Job) Episode 1 Part 1”

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s