Sinopsis Koe Koi (Voice Love) Episode 6

Matsubara mendekat tetapi Yuiko melarangnya. Yuiko terkejut kenapa Matsubara bisa ada di sini.

Koe Koi Episode 6: Disampingmu.

    Yuiko malu sekali karena Matsubara melihat penampilan bangun tidurnya Yuiko yang berantakan seperti ini. Rasanya Yuiko ingin menghilang saja. Matsubara meminta maaf karena kedatangannya yang tiba-tiba. Dia berterima kasih atas jusnya dan berpamitan pergi.

  Yuiko Yoshioka mengejar dan memegangi lengan Matsubara. Matsubara kaget, Yuiko melepaskan tangan Matsubara dan segera membungkuk meminta maaf. Maksud Yuiko dia tidak mau Matsubara terinfeksi sakit karena berdekatan dengan Yuiko, lagipula Yuiko bau keringat.

Namun Matsubara menjelaskan tidak apa-apa dan Yoshioka tidak perlu mengkhawatirkan jika Matsubara ikut sakit, soalnya Matsubara mengenakan kantung kertas ini, jadi Matsubara akan baik-baik saja. Tetap saja Yuiko kekeuh dengan pendapatnya, membuat Matsubara bingung sendiri.

Brukk!, Yuiko jatuh ke lantai.

     Malam harinya ayah pulang lebih cepat. Ibu memberitahukan kedatangan Ketua Kelas Yuiko yang bersuara lembut tadi, ibu terlihat senang sekali. Ayah mengernyitkan dahinya bingung dengan tingkah ibu.

—-Koe Koi—

     Yuiko sudah bisa berangkat ke sekolah. Teman-teman senang melihatnya, mereka khawatir Yuiko akan sakit lama. Di Semester kedua ini pun Midorikawa Reina pindah sekolah. Yuiko terkejut mendengar info tersebut, dia teringat saat membuang sampah dengan Reina, Reina mengatakan dirinya akan membuka topeng dan mencoba melakukan sesuatu yang Reina inginkan.

   Yuiko memandang langit biru yang cerah hari ini. Midorikawa-san akan mencari sesuatu yang benar-benar Midorikawa-san inginkan.

Aki mengingatkan Yuiko, mereka bisa terlambat kelas selanjutnya. Yuiko lalu berjalan mendekati Aki dan mereka menuju ke kelas selanjutnya.

    Sebentar lagi akan diadakan Festival, Matsubara memimpin rapat diskusi, apa yang akan kelas 1C lakukan untuk Culture Festival nanti. Sesuatu yang mewakilkan kelas mereka, Matsubara akan mendengarkan usul semua orang.

Yuichi usul roti melon. Aki menolak keras usulan Yuichi, mereka berpandang-pandangan kesal. Yuiko juga memikirkan sesuatu, dia melihat Matsubara, “Sesuatu yang mewakilkan kelas..” yang terpikir di benak Yuiko tentu hanya Matsubara. Dia menggambar kukis wajah Matsubara, dan bergumamam “Manisnya.., apa yang kulakukan ?” Salah seorang teman melihat Yuiko dan mendekatinya, ide kukis Matsubara bagus juga.

    Teman-teman lainnya ikut mendekat juga. Mereka setuju dengan idenya Yuiko. Aki bertanya apa Matsubara juga setuju dengan ide tersebut ?. Matsubara berkata dirinya juga setuju jika semuanya setuju.

Yuiko senang sekali, sepulang sekolah dia membawa buku resep kue. Ia bertanya-tanya apa Matsubara baik-baik saja dengan ide itu ?. Sejak Matsubara berkunjung ke rumahnya, mereka belum berbicara lagi.

   Tak lama kemudian Kaichou Makoto Hyodo menaiki tangga, dia kabur dari Yuki dan Ryoichi. “Sudah kubilang aku tidak mau memakai kostum ini !”, langkahnya terhenti dan tiba-tiba menjadi grogi sendiri melihat Yuiko sang pujaan hati.

“Kaichou-san !”

“Lama tidak bertemu,”

Yuki dan Ryoichi datang, Yuiko mengomentari kostum Kaichou yang sangat besar. Kaichou kikuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, Ryoichi langsung menjelaskan kalau mereka sedang bersiap untuk “Bunkasai”, menampilkan Sleeping Beauty. Makoto menjadi Pangerannya.

Makoto mengeluhkan dirinya dipaksa ikut Bunkasai oleh Yuki dan Ryoichi.

Yuiko tertarik mendengarnya. Kaichou keren mengenakan kostum ini, Yuiko yakin pertunjukkannya akan bagus nanti. Kaichou terbengong-bengong dipuji Yuiko Yoshioka, yang tadinya risih sekarang dia janji akan berusaha keras dan berharap Yoshioka menonton pertunjukkan mereka.

dan Ryoichi menambahkan informasi lainnya, Ryoichi akan menjadi putri tidurnya (aahahahaha… cakep deh tuh putinya XD ), ini akan menjadi pertunjukkan yang hebat nanti, jadi ia harap Yoshioka akan menontonnya nanti.

Yuiko masih tidak percaya mendengar siapa pemeran putrinya, ia berjanji akan melihatnya nanti. Makoto dan Yuiko saling tersenyum.

  Ryoichi menyadari sesuatu, dia menoleh ke belakang dan melihat Matsubara mematung menatap keakraban Kaichou dan Yuiko. Matsubara pergi,

    Kembali ke Yuiko dan Makoto. Makoto menanyakan rencana kelasnya Yuiko. Yuiko dengan bersemangat mengatakan dia akan membuat kafe yang melayani kukis Matsubara. Kaichou terlihat sedih ketika mendengar nama Matsubara disebut-sebut dengan riang oleh Yuiko. Ryoichi menyaksikan kisah cinta segitiga mereka.

Yuiko ingin Kaichou mampir mencoba kukisnya Matsubara. Sementara itu Ryoichi beralih ke tangga lagi, mendesah “Musim semi adalah musim yang menyakitkan”

“Eh ?” tanya Yuki heran, “Tidak, tidak ada apa-apa” kata Ryoichi.

   Matsubara di rak sepatu, dia melamunkan kebersamaannya bersama Yoshioka dan senyumannya, serta sikap pengecutnya mencintai Yoshioka seperti ini. Juga perkataan Kaichou tempo hari lalu, Kaichou menyukai Yuiko dan ingin bersaing mendapatkan hatinya dengan jujur dan adil. Terlebih lagi di tangga tadi, Kaichou berkata akan berusaha keras dalam persiapan Bunkasai, Kaichou ingin Yuiko menyaksikannya nanti. Jawabannya Yoshioka pun semakin menyakitkan bagi Matsubara, gadis itu menantikannya dan akan menonton Bunkasai Kaichou.

  Matsubara kesal pada dirinya sendiri, dia meremas ujung kantung kertasnya. Yuiko menuruni tangga dan melihat Matsubara.

“Matsubara-kun ?” sapa Yuiko hati-hati. Matsubara berbalik, kantung kertasnya terlihat tidak rapi karena diremas olehnya sendiri tadi. “Yoshioka-san ?”

Yuiko khawatir sekali, dia mendekati Matsubara. Apa terjadi sesuatu pada Matsubara ?. Yuiko hendak memegang kantung kertas Matsubara tetapi tangannya terhenti “Maafkan aku, aku tidak bermaksud menyentuhmu. Entah bagaimana, “

“Tidak apa-apa jika itu Yoshioka-san”

“Eh ?. Matsubara-kun..”

Yuiko menyesal dengan sikapnya saat Matsubara mengunjungi kala sakit. Yuiko meminta maaf, dia saat itu sungguh merasa malu. Sejujurnya Yuiko mencari-cari waktu tepat untuk meminta maaf pada Matsubara,

“Tidak apa-apa, Yoshioka-san adalah orang yang sangat baik.” Yuiko tersenyum mendengar ucapan Matsubara.

Malam harinya…

    Kyoshiro membantu Yuiko membuat kukis Matsubara, Yuiko mendapat tugas memberikan mata dan senyum di kukis wajah Matsubara. Lalu kukis dimasukkan ke oven.

Yuiko senang melihat kukis Matsubara yang telah jadi. Tetapi dia sedih, tiba-tiba menyadari perasaan Matsubara di rak sepatu, Matsubara sepertinya saat itu kesepian.

Matsubara: Tidak hanya Yoshioka-san yang baik. Tapi semua orang di kelas juga, aku tidak bisa membiarkan terus seperti ini selamanya, aku juga harus merubah diriku.

Matsubara melepaskan kantung kertasnya dan meletakkannya di meja. “Karena lebih dari siapa pun, aku ingin selalu ada di sisimu” wajah tersenyum Yuiko terlintas di benak Matsubara.

Di hari selanjutnya, Yuiko membawakan kukis Matsubara. Teman-teman memuji kue itu keren, Yuiko ikut senang tetapi dia melihat bangku Matsubara, dia tidak ada di tempatnya.

    Yuiko ke kantin, dia melihat roti melon teh hijau yang legendaris tinggal satu saja. Yuiko dan Yuichi bersamaan mengincarnya. Dalam situasai seperti ini, Yuiko ingin suit untuk menentukan siapa yang berhak memilikinya. Yuichi si pecinta roti melon tidak bisa menerima itu, ia ingin dibagi saja. Yuichi tidak bisa kehilangan roti melon berharga ini jika kalah suit nanti.

    Mereka membagi dua. Yuiko sudah lama ingin mencoba roti ini. Yuichi berbagi karena mereka teman dan roti melon yang terbaik bukan ?, Yuiko membenarkannya. Yuiko berjalan pergi.

Yuichi penasaran, bagaimana Yuiko bisa bertanya soal kantung kertasnya Matsubara ?. Yuiko mengaku dirinya lebih dari siapapun ingin tahu apa Matsubara benar-benar tersenyum di balik kantung kertas tersebut, Yuiko merasa sepertinya Matsubara sedang bersedih, Yuiko tidak benar-benar yakin dengan pemikiran tersebut, tetapi dia hanya merasa seperti itu.

Matsubara saat SMP “Selalu seperti itu, semua hal yang menyenangkan. Tidak perduli seberapa keras aku mencoba, semuanya berakhir dengan sia-sia. Aku yakin tidak akan ada yang mengerti.”

“Macchan, kau salah. Aku yakin akan ada seseorang di dunia ini yang menyadari dan memahami perasaan Macchan ini.” Sanggah Yuichi saat itu.

Dan sekarang rupanya Matsubara bertemu dengan orang yang Yuichi yakini ada saat itu. Menyadari dan memahami Matsubara. Yuiko Yoshioka lah orangnya.

“Prediksiku benar” Kata Yuichi bangga pada dirinya sendiri. Yuiko heran dengan ucapan Yuichi barusan, dia mendekati Yuichi “Kau bilang apa ?” . Yuichi bangun dari duduknya, seperti yang Yoshioka-san katakan, sekarang ini Matsubara sedang menghadapi dinding tertinggi dirinya sendiri dan jika orangnya adalah Yoshioka.. Yuichi percaya Yoshioka bisa menyelamatkannya.

koi17

“Matsubara-kun, apa kau tersenyum hari ini ?”

Komentar :

   Baka…, wkwkwk gw typo judul Koe Koi jadi Koe Kei XD dari awal. Baru sadarnya episode 4 :v . Yagapapalah.. kurasa membuat sinopsis Koe Koi tidak butuh waktu lama. Alur ceritanya cepat seperti anime dan hanya terdiri dari 12 episode. Tidak perlu dibuat part 1 dan part 2 karena setiap episode durasinya 25 menitan. Itu pun yang bener-bener direcap adalah kurang lebih 20 menit karena kepotong flashback story episode sebelumnya, lagu opening, dan lagu penutup, preview episode selanjutnya. Karena ini ringan, jadi tidak perlu dibuatkan preview sendiri.  Tokoh favoritku adalah Kaichou Makoto Hyodo blo’on yang polos XD, sampai akhir dia akan tetap menjadi Kaichou yang blo’on dan polos jika mengenai urusan cinta-cintaan.

  Yeah.. Shoujo banget dorama ini. Bikin doki doki seperti opening songnya XD, menggemaskan…! *ciao!

Advertisements

About Karissa Yi

Someone who can't live without drama. ["chariszha.com" - Can't Life without drama ]

Posted on 27 October 2016, in Voice Love and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Don't be shy. Leave a reply ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s